cover
Contact Name
MUHAMAD ARIFIN
Contact Email
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Phone
+281238233442
Journal Mail Official
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/tashdiq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30308917     DOI : -
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah adalah jurnal yang terbit 3 kali setahun pada bulan Maret, Juli, dan November. Jurnal ini merupakan jurnal kajian ilmu agama, tidak hanya mengacu pada satu agama saja, ada 6 agama yang diakui di Indonesia bisa diterima pada jurnal ini. Selain itu jurnal ini juga membahas tentang pengajaran dalam ilmu agama khususnya yang ada di Indonesia. Isu-isu mutakhir yang berkaitan dengan agama dan multikultur budaya juga dibahas dalam jurnal ini. Kami mengundang bagi para akademisi dan praktisi untuk menulis di jurnal ini guna menambah khasanah pengetahuan terutama yang berkaitan dengan ilmu agama dan dakwah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 446 Documents
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP MITOS GUNUNG MURIA SEBAGAI TEMPAT PUTUS CINTA PASANGAN PRA NIKAH Mardatila, Alika
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v10i1.8490

Abstract

Mitos adalah cerita turun-temurun yang seringkali melibatkan tokoh-tokoh supernatural, dewa-dewi, atau makhluk mitos lainnya. Cerita ini biasanya mengandung pesan moral, menjelaskan asal-usul alam semesta, atau fenomena alam tertentu. Mitos seringkali dianggap sebagai kebenaran mutlak oleh masyarakat yang mempercayainya, meskipun tidak selalu memiliki dasar ilmiah. Salah satunya adalah mitos putus cinta di Gunung Muria bagi pasangan yang belum menikah. Banyak sekali persepsi-persepsi masyarakat terkait adanya mitos tersebut. Mitos ini juga sering kali di kaitkan dengan sejarah dan kekuatan oleh salah satu Tokoh yaitu Sunan Muria. Menanggapi adanya mitos tersebut, seorang muslim harusnya bisa menelaah adanya mitos seperti itu dengan berpegang teguh pada Akidah Islam. A myth is a traditional story that often involves supernatural beings, gods, or other mythical creatures. These stories usually carry a moral message, explain the origin of the universe, or certain natural phenomena. Myths are often considered absolute truth by the societies that believe in them, although they do not always have a scientific basis. One example is the myth of a broken relationship at Mount Muria for unmarried couples. There are many public perceptions regarding the existence of this myth. This myth is also often linked to history and power by one of the figures, Sunan Muria. In response to the existence of this myth, a Muslim should be able to analyze the existence of such a myth by adhering to Islamic beliefs.
KONSEP HARTA (AL-AMWAL) DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADIS: ANALISIS PEMAHAMAN ULAMA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEHIDUPAN UMAT ISLAM Ulfah, Maria; Elma, Elma; Alpani, Fadhil; Ansori, M. Ridho
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i3.8498

Abstract

Harta dalam Islam merupakan karunia Allah SWT yang penting untuk mendukung kehidupan manusia, baik secara individu maupun sosial. Al-Qur’an dan hadis memberikan panduan lengkap mengenai kepemilikan, penggunaan, dan pembagian harta sesuai norma-norma Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan literatur review dengan analisis isi untuk memahami konsep harta dari sudut pandang ulama berbagai mazhab. Harta dipahami sebagai amanah Allah SWT, dengan tujuan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan duniawi, tetapi juga mendukung ibadah kepada Allah. Studi ini mengungkapkan bagaimana kedudukan harta sebagai titipan, ujian keimanan, dan bekal ibadah, yang semua penggunaannya harus selaras dengan syariat untuk meraih keselamatan dunia dan akhirat. Penelitian ini mengkaji konsep al-amwal (harta) dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis. Harta dipandang sebagai amanah Allah SWT yang harus dikelola sesuai dengan syariat Islam untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literatur review untuk menelusuri pandangan ulama dari berbagai mazhab terkait pengertian, kepemilikan, penggunaan, dan pembagian harta. Dalam Islam, harta memiliki fungsi penting sebagai titipan, sarana ibadah, ujian keimanan, dan perhiasan kehidupan. Studi ini menekankan pentingnya penggunaan harta secara bijak dan bertanggung jawab, baik untuk memenuhi kebutuhan duniawi maupun spiritual.
Perluasan Makna Harta Bersama Perspektif Sosiologi Hukum Islam Supriatni, Sulistina; Saebani, Beni Ahmad
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i4.8524

Abstract

Abstract This research focuses on the problem of dividing joint assets in divorce which includes the differences in provisions between talak raj'i and talak ba'in, the expansion of types of assets during marriage, and the influence of marriage agreements. In Islamic law, the division of joint property is influenced by the status of the talak, where in talak raj'i, the division is postponed to allow for reconciliation, whereas in talak ba'in, the division is carried out immediately because the divorce is final. In addition, all income or assets obtained during the marriage, including insurance and other funds, are recognized as part of joint assets. The existence of a marriage agreement also plays an important role in accordance with Articles 45, 52 and 97 of the Compilation of Islamic Law, which regulate the division of assets based on an initial agreement. This research shows the importance of a fair and sharia-based legal approach in resolving issues regarding the distribution of joint assets. Abstrak Penelitian ini berfokus pada permasalahan pembagian harta bersama dalam perceraian yang mencakup perbedaan ketentuan antara talak raj’i dan talak ba’in, perluasan jenis aset selama perkawinan, serta pengaruh perjanjian perkawinan. Dalam hukum Islam, pembagian harta bersama yang dipengaruhi oleh status talak, di mana pada talak raj’i, pembagian ditunda untuk memungkinkan rekonsiliasi, sedangkan pada talak ba’in, pembagian dilakukan segera karena perceraian bersifat final. Selain itu, seluruh pendapatan atau aset yang diperoleh selama perkawinan, termasuk asuransi dan dana lainnya, diakui sebagai bagian dari harta bersama. Keberadaan perjanjian perkawinan juga memainkan peran penting sesuai dengan Pasal 45, 52, dan 97 Kompilasi Hukum Islam, yang mengatur pembagian harta berdasarkan kesepakatan awal. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan hukum yang adil dan berbasis syariat dalam menyelesaikan persoalan pembagian harta bersama.
Memahami Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik: Kunci Sukses Proses Pembelajaran Insani Herlando, Husnul; Deliani, Nurfarida; Batubara, Juliana
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i3.8544

Abstract

This study aims to identify the effect of teacher understanding of learners' growth and development on the quality of learning quality at MAN 1 Padang Pariaman. In the context of education, teachers' understanding of students' developmental stages can influence the way they design and implement implement learning, thus impacting on students' motivation and learning outcomes. students' motivation and learning outcomes. This research uses a descriptive qualitative approach with two main data collection techniques: semi-structured interviews and classroom observations.Participants consisted of five teachers and students. Interviews were conducted to explore teachers' understanding of student development as well as the application of teaching strategies that are tailored to the developmental stage of students. Meanwhile, classroom observations were conducted to directly observe the implementation of these strategies in learning activities. The collected data were analyzed using thematic analysis to identify the main themes that emerged from the interviews and observations. The results show that teachers who understand student development tend to create a more inclusive, supportive and effective learning atmosphere. Conversely, a lack of understanding of students' developmental stages can lead to low student motivation and learning outcomes. This research provides insight into the importance of teachers' understanding of student development in improving the quality of learning that is more in line with students' needs.
EKOLOGI AL-QUR'AN: STUDI LIVING QUR’AN TERHADAP RELEVANSI PROGRAM KONSERVASI ALAM DI PT BUKIT ASAM TANJUNG ENIM DENGAN NILAI-NILAI EKOLOGI QUR’AN Insyirah, Al; Hakim, Lukman Nul; Nur, Sulaiman M
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i4.8567

Abstract

Studi ini mengeksplorasi relevansi antara program konservasi alam di PT Bukit Asam Tanjung Enim dengan nilai-nilai ekologi dalam Al-Qur'an melalui perspektif Living Qur'an. Dalam konteks perkembangan industri yang pesat, kelestarian lingkungan menjadi salah satu isu kritis yang dihadapi perusahaan, khususnya dalam sektor pertambangan. Pendekatan Living Qur'an dalam penelitian ini digunakan untuk memahami bagaimana nilai-nilai ekologi Qur'ani, seperti keadilan ekologis, pemeliharaan alam, dan tanggung jawab terhadap lingkungan, diterapkan dalam upaya konservasi perusahaan. Metode penelitian ini meliputi analisis kualitatif melalui studi literatur dan wawancara mendalam dengan pihak perusahaan serta observasi langsung terhadap praktik-praktik konservasi yang dilakukan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinergi antara program konservasi PT Bukit Asam dengan prinsip-prinsip ekologi Al-Qur'ani, seperti pelestarian sumber daya, perlindungan spesies, dan tanggung jawab sosial-ekologis. Temuan ini menekankan pentingnya nilai-nilai Al-Qur'an dalam membentuk praktik konservasi yang berkelanjutan dan dapat dijadikan model dalam penerapan etika lingkungan yang berdasarkan ajaran Islam. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan perspektif ekologis dalam studi Islam serta memperkuat relevansi Al-Qur'an sebagai landasan etika lingkungan di era modern.
EVOLUSI SISTEM PENDIDIKAN PESANTREN: TELAAH HISTORIS DAN TANTANGAN KONTEMPORER Shalahuddin, M.; Basri, Hasan; Suhartini, Andewi
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i3.8569

Abstract

Pesantren is the oldest Islamic educational institution in Indonesia, which has undergone various transformations throughout history. This study aims to examine the evolution of pesantren’s educational system from a historical perspective and analyze contemporary challenges faced in the era of globalization and the industrial revolution 4.0. Using a qualitative descriptive approach, data were obtained through case studies and literature reviews. The findings indicate that pesantren's educational system evolved from a traditional model focusing on kitab kuning teachings with sorogan and bandongan methods into a modern pesantren that incorporates general curriculum and digital technology. The main challenges faced by pesantren include technological integration, curriculum modernization, and strengthening its role in religious moderation to counter radicalism. Adaptation strategies implemented by pesantren include digitizing learning processes, developing santripreneurship programs, and integrating character education based on Islamic values. The study concludes that pesantren demonstrates remarkable flexibility in navigating changes without losing its traditional identity. Support from various stakeholders is essential to ensure the sustainability of pesantren’s transformation, allowing it to remain relevant and competitive in the future. Keywords: Pesantren, Educational Evolution, Globalization, Technology, Religious Moderation
Konsep Masyarakat Madani dalam Islam dan Keterkaitan terhadap Kesejahteraan Umat Zulfianti, Mariska; Aulia, Cindy Azhara Putri Aji; Astutiningtyas, Talitha Anindya; Fadlilah, Annisa Nur; Lathifa, Tsebyta Nurul
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i4.8641

Abstract

Masyarakat madani adalah tatanan sosial yang beradab, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta memiliki peradaban yang maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Ciri khasnya meliputi kesederajatan, transparansi, ruang publik yang bebas, demokratisasi, toleransi, pluralisme, keadilan sosial, partisipasi aktif, serta supremasi hukum yang berlandaskan iman dan nilai-nilai moral. Sementara itu, kesejahteraan umat mencerminkan kondisi masyarakat yang terpenuhi kebutuhan dasarnya, seperti pangan, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan terhadap agama, harta, jiwa, akal, serta kehormatan. Hubungan erat antara masyarakat madani dan kesejahteraan umat terletak pada peran masyarakat madani sebagai fondasi dalam menciptakan keadilan sosial dan kesejahteraan yang berkelanjutan. Partisipasi aktif masyarakat madani dalam mengawasi pemerintahan dan pembangunan menjadi kunci dalam mewujudkan kesejahteraan umat yang inklusif dan berkeadilan.
PENDIDIKAN AKHLAK DALAM AL-QUR’AN: STUDI PUSTAKA ATAS AYAT-AYAT TENTANG MORALITAS Kusnandar, Annafi Fitria; Azura, Azalia Zalfa; Naufal, Muhammad Salman; Gymnatsiar, Syauqi Al Harits
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i4.8649

Abstract

Globalisasi memiliki dampak signifikan terhadap perubahan karakter masyarakat. Pendidikan akhlak menjadi fondasi utama dalam membentuk moral dan etika individu, khususnya dalam ajaran Islam. Akhlak mencakup sikap, perilaku, serta pilihan antara kebaikan dan keburukan. Pendidikan ini menekankan pengamalan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hubungan dengan Allah, sesama manusia, maupun lingkungan sekitar. Dengan menggunakan pendekatan analisis studi pustaka, kami menggali ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang berkaitan dengan nilai-nilai moralitas, seperti ketelitian, keadilan, kesabaran, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna ayat-ayat tersebut melalui analisis mendalam dan mengidentifikasi relevansinya dalam konteks kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pendidikan moral. Dimana dalam pendidikan, nilai-nilai ini pun berperan penting dalam membentuk karakter peserta didik. Sabar membantu mereka mengatasi tantangan, tanggung jawab mendorong kesadaran menjalankan tugas, ketelitian memastikan pengambilan keputusan yang tepat, dan keadilan menegakkan kesetaraan kesempatan. Dengan demikian, pendidikan akhlak menjadi salah satu solusi penting untuk menjaga moralitas generasi milenial di tengah arus globalisasi, sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan teladan Rasulullah SAW.
TOLERANSI DAN RADIKALISME DALAM KONTEKS KERUKUNAN ANTARUMAT BERAGAMA: TANTANGAN DAN STRATEGI DI INDONESIA Suha, Ainiyyah Hisanatus; Wulandari, Nashwa Ayunda Ratri; Triyoni, Nisrina Alfunisa Lucky; Mawalia, Fitratuz Zahro; Putri, Glady Vashti Anatiya; Ghozali, Imam
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i4.8683

Abstract

Kerukunan antarumat beragama merupakan aspek fundamental dalam menjaga harmoni sosial di Indonesia yang multikultural. Namun, dinamika intoleransi dan radikalisme agama yang meningkat dalam beberapa dekade terakhir menjadi ancaman nyata terhadap keberlanjutan keharmonisan tersebut. Radikalisme tidak hanya berdampak pada relasi antarumat beragama tetapi juga memicu konflik sosial yang lebih luas, mengancam integrasi nasional. Artikel ini bertujuan untuk membahas secara mendalam konsep toleransi, faktor-faktor penyebab intoleransi dan radikalisme, serta berbagai strategi yang dapat diterapkan untuk menciptakan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis analisis literatur dan data empiris yang relevan.
ANALISIS HAK WARIS PEREMPUAN DALAM HUKUM ISLAM (STUDI PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAHRUR DAN PROYEKSINYA DALAM KONTEKS ADAT MATRILINEAL DI MINANGKABAU) Haliza Kanaya Rizky; Muhammad Rayhan; Silvia Anggriyani Agustina
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i4.8696

Abstract

Hukum waris Islam di Indonesia memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Muslim. Prinsip-prinsip syariat yang mengatur pembagian warisan berdasarkan Surah An-Nisa ayat 11 menetapkan bahwa bagian laki-laki adalah dua kali lipat dari bagian perempuan. Muhammad Syahrur, pemikir kontemporer, menawarkan pendekatan pembaruan hukum waris melalui teori batas maksimal dan minimal serta metode ijtihad insya’i. Syahrur berpendapat bahwa pembagian warisan bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan realitas sosial, ekonomi, dan budaya. Dalam konteks Indonesia, dualisme antara hukum Islam dan budaya lokal, seperti sistem matrilineal Minangkabau, menciptakan ketegangan yang memerlukan solusi kontekstual. Integrasi hukum Islam dengan adat lokal melalui pendekatan dialogis dapat menciptakan sistem waris yang lebih adil dan responsif. Evaluasi sistem hukum waris Islam tidak dimaksudkan untuk menghilangkan esensi syariat, tetapi untuk memastikan relevansinya dalam menjawab dinamika kehidupan modern, termasuk peran perempuan yang semakin signifikan. Dengan demikian, harmonisasi hukum waris Islam dan budaya lokal dapat menjadi instrumen keadilan yang berkelanjutan.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 3 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 2 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah More Issue