cover
Contact Name
MUHAMAD ARIFIN
Contact Email
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Phone
+281238233442
Journal Mail Official
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/tashdiq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30308917     DOI : -
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah adalah jurnal yang terbit 3 kali setahun pada bulan Maret, Juli, dan November. Jurnal ini merupakan jurnal kajian ilmu agama, tidak hanya mengacu pada satu agama saja, ada 6 agama yang diakui di Indonesia bisa diterima pada jurnal ini. Selain itu jurnal ini juga membahas tentang pengajaran dalam ilmu agama khususnya yang ada di Indonesia. Isu-isu mutakhir yang berkaitan dengan agama dan multikultur budaya juga dibahas dalam jurnal ini. Kami mengundang bagi para akademisi dan praktisi untuk menulis di jurnal ini guna menambah khasanah pengetahuan terutama yang berkaitan dengan ilmu agama dan dakwah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 446 Documents
STUDI KASUS MENGENAI KESEIMBANGAN ANTARA AKAL DAN KEHENDAK BEBAS DALAM HAKIKAT MANUSIA MENURUT ISLAM Rahmalia, Annisa; Putri, Isabella Clara; Putri, Aurellia Benitha; Widhiandari, Yusnita Nabila; Alzena, Abistha Salwa; Drs. H. Imam Ghozali, M.M
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i4.8699

Abstract

Penelitian ini membahas keseimbangan antara akal dan kehendak bebas dalam hakikat manusia menurut perspektif Islam. Dalam pandangan Islam, manusia dianugerahi akal sebagai alat untuk memahami kebenaran dan kehendak bebas sebagai kapasitas untuk memilih tindakannya. Kedua aspek ini saling melengkapi dalam membentuk perilaku moral manusia, yang bertanggung jawab atas pilihan-pilihannya. Al-Qur'an dan hadis memberikan panduan mengenai bagaimana akal seharusnya digunakan untuk menuntun kehendak bebas agar selaras dengan perintah Allah. Keseimbangan antara keduanya menjadi dasar bagi kebebasan yang penuh tanggung jawab, yang mengarah pada kesempurnaan hidup manusia di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang hubungan ini penting dalam membentuk etika dan moralitas dalam masyarakat Islam
PERKEMBANGAN KEAGAMAAN PADA ORANG DEWASA Syahputra, Dimas; Asna, Atikah
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i4.8739

Abstract

Religious psychology is a field that studies the relationship between individual psychological aspects and religious beliefs and practices. This research aims to explore the development of religious spirit in adults, as well as how psychological factors influence their religious attitudes and behavior. Adults, who often have a more mature under standing of religious values, demonstrate religious attitudes that tend to be stable and integrated into everyday life. This research found that religious attitudes in adults are not only influenced by spiritual experiences, but also by mature cognitive processes in choosing and maintaining religious values. The results showed that adults who have a high level of religiosity are more likely to adopt religious values as a guide to life, which has a positive impact on their mental health and psychological well-being. Additionally, there was a significant relationship between religiosity and mental help-seeking behavior, with religious individuals being more likely to seek support from religious leaders compared to secular mental health professionals. Through this analysis, it is hoped that it can provide deeper insight into the role of religious psychology in the lives of adults and its implications for their psychological well-being and social dynamics. This research also suggests the need for the integration of religious leaders in mental health support systems to increase the effectiveness of interventions for individuals experiencing psychological challenges.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL SEBAGAI PENDEKATAN UNTUK MENGURANGI DISKRIMINASI DI SEKOLAH STUDI KASUS DI SD NEGERI KALIANGET Hasanah, Fitrotul; Milana, Putri; Mubin, Nurul
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i4.8742

Abstract

In schools, multicultural education is an important tool to prevent discrimination that often arises due to differences in ethnicity, religion, race, or culture. Multicultural education is important to be implemented in elementary, middle or high schools in order to foster a sense of mutual respect and tolerance among students. This study aims to determine the approach taken at Kalianget Public Elementary School to reduce discrimination against students. This study uses a qualitative field approach. Data collection techniques with field observations and structured interviews are then analyzed and conclusions are drawn. The results of this study are: Multicultural education provided to students to reduce discrimination in schools include: education about culture, education upholding the values ​​of tolerance, and also humanitarian education. With the multicultural education provided to students, it is hoped that they can become tolerant, inclusive, and anti-discriminatory individuals.
Implementasi Pendidikan Multikultural Dalam Praktik Pendidikan Islam di Indonesia Maulana, Abiyan; Istikomah; Mubin, Nurul
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v8i4.8782

Abstract

Indonesia is a large country with all the cultures and customs inherent in it, the diverse cultures cannot be denied that it will give birth to various views that Indonesia is a country with diverse ethnicities, races, cultures and religions. The science that studies this diversity is often referred to as the term Multicultural education. Therefore, the main problem that will be discussed is how to implement multicultural education in Islamic education practices. This article uses library research where the data sources are obtained through library data, including from journals and the internet. With data analysis using a descriptive analysis approach. The data presented in the form of qualitative literature. In its implementation, multicultural education in Islamic religious education goes through several stages, namely; 1) integration of multicultural values ​​in the curriculum, 2) application of collaborative learning, 3) Multicultural extracurricular activities 4) teacher training on Multiculturalism. Multicultural education is the right approach to answer the challenges of diversity in Indonesian society which is multiethnic, multilingual, and multireligious. In the practice of Islamic education, multicultural education plays an important role in instilling values ​​of tolerance, respecting differences, and recognizing the importance of diversity as part of the will of Allah SWT.
HADIS TENTANG HUKUM ISLAM (FIQH) YANG DIRIWAYATKAN OLEH IMAM ABU DAWUD Rasyid, Khainur ar; Poppy radana; Idris Siregar
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i1.8808

Abstract

Penelitian ini menganalisis hadis-hadis hukum Islam dalam Sunan Abu Dawud untuk menilai keautentikan, kandungan hukum, dan relevansinya dengan kebutuhan kontemporer. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis analisis isi, penelitian ini mengevaluasi sanad dan matan hadis menggunakan ilmu jarh wa ta’dil serta kerangka maqashid syariah. Hadis-hadis dikategorikan berdasarkan aspek hukum Islam, seperti ibadah, muamalah, jinayah, dan akhlak, kemudian dikontekstualisasikan untuk menjawab tantangan modern, termasuk transaksi digital dan isu sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sunan Abu Dawud menyediakan fondasi hukum yang kokoh, relevan untuk membentuk kaidah hukum Islam yang konsisten dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan. Pendekatan maqashid syariah memastikan bahwa hukum yang dihasilkan tidak hanya sah secara tekstual tetapi juga aplikatif dalam kehidupan modern. Temuan ini mempertegas peran hadis dalam menjembatani tradisi klasik dengan dinamika zaman. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan hukum Islam yang adaptif dan relevan, meskipun masih memerlukan kajian lebih lanjut untuk eksplorasi lebih luas.
ANALISIS FI’IL AMR DALAM QS. AL-A’RAF: 89 STUDI TENTANG PERMOHONAN KEPADA ALLAH Zulhijjan, Muhammad Aziz; Rizky Febriansyah Sinaga
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i1.8810

Abstract

Penggunaan fi’il amr dalam QS. Al-A’raf : 89 memiliki makna doa atau permohonan dari makhluk kepada Allah. Itu merupakan penyerahan diri kepada Allah, karena Allah lah yang dapat berkehendak dalam seluruh keputusannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Pustaka (Library Resarch). Adapun sumber yang di dapatkan di dalam penelitian ini berasal dari sumber primer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami berbagai macam sighat fi’il amr, salah satunya terdapat pada QS. Al-A’raf : 89 yang memiliki makna permohonan.
ANALISIS FASHOL DAN WASHOL DALAM SURAT AS SAJADAH AYAT 2 DAN 4 Hasibuan, Nafis; Azlan Nasution
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i1.8812

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisia Fashl dan Washl yang terdapat dalam surah As-Sajdah ayat 2 dan 4. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research), yang melibatkan serangkaian kegiatan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bawha Fashl (Pemutusan) pada ayat-ayat tersebut menunjukkan bagaimana pemisahan kalimat memberi penekanan pada ide atau pesan yang berbeda dalam setiap ayat. Washl (Penyambungan) pada ayat-ayat tersebut menggambarkan keterkaitan antara kalimat yang satu dengan yang lain. Penggunaan fashl dan washl dalam kedua ayat ini memperkuat struktur kebahasaan Al-Qur'an, membantu penekanan makna dan menyampaikan pesan dengan lebih jelas dan efektif, sesuai dengan konteks komunikasi antara Allah dan umat-Nya. Penggunaan fashl dan washl ini juga mendukung pemahaman tentang keesaan Allah, penciptaan-Nya, dan peringatan kepada umat manusia untuk merenungkan kekuasaan-Nya.
HAKIKAT REWARD DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Chandra, Mayora; Cindy Aulia; Hazral Nauva
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i1.8814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep reward dalam filsafat pendidikan Islam, yang tidak hanya berfungsi sebagai alat motivasi tetapi juga sebagai sarana pembentukan akhlak mulia dan internalisasi nilai-nilai Islami. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis teks-teks utama seperti Al-Qur'an, Hadits, dan karya para ulama klasik, serta literatur akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward dalam pendidikan Islam mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial yang saling melengkapi. Dimensi spiritual mendorong siswa untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT, dimensi moral memperkuat karakter seperti kejujuran dan tanggung jawab, sedangkan dimensi sosial memperkuat hubungan antarindividu dalam lingkungan pendidikan. Lebih lanjut, penelitian ini menawarkan model implementasi reward Islami yang relevan dengan sistem pendidikan modern. Model ini menekankan integrasi nilai-nilai Islam dalam sistem penghargaan, sehingga menciptakan individu yang unggul secara akademis sekaligus memiliki moralitas dan kesadaran spiritual yang tinggi. Temuan ini tidak hanya memberikan kontribusi teoritis dalam memahami reward sebagai elemen kunci dalam pendidikan Islam, tetapi juga menawarkan panduan praktis bagi pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif dan produktif. Studi lebih lanjut disarankan untuk memperluas penerapan model ini dalam berbagai konteks pendidikan.
Hermeneutika Cinta dan Takdir: Menyingkap Makna Ambigu dalam Novel Di Bawah Lindungan Ka’bah Karya Buya Hamka Melalui Lensa Jean Paul Ricoeur Nur, Aisyah; Devina Novela
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i1.8815

Abstract

Penelitian ini secara umum mendeskripsikan hermeneutika Jean Paul Ricoeur dalam novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Buya Hamka. Sedangkan secara khusus bertujuan menganalisis makna cinta dan takdir serta makna ambigu pada novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Buya Hamka. Data penelitian ini bersumber dari novel Di Bawah Lindungan Ka’bah karya Buya Hamka. Data dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kata-kata dalam novel tersebut banyak mengandung simbol cinta dan takdir. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa novel Di Bawah Lindungan Ka’bah mengandung simbol cinta dan takdir yang tidak hanya digambarkan sebagai sesuatu yang tidak dapat diubah, tetapi juga sebagai ujian kesabaran dan keikhlasan. Menerima takdir dengan penuh kepasrahan kepada Allah, sebuah sikap yang mencerminkan nilai-nilai keimanan dan ketaatan kepada Tuhan. Cinta sejati tidak hanya berorientasi pada kebahagiaan duniawi, tetapi juga melibatkan kepasrahan kepada kehendak Allah. Cinta sejati akan menemukan jalannya di kehidupan akhirat.
Peran Pembelajaran PAI Dalam Memperkuat Multikulturalisme di Masyarakat Suchy Octarilza, Adisti; Irfan Zaenuri, Muhammad; Mubin, Nurul
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i1.8859

Abstract

Multiculturalism teaches us to appreciate diversity and recognizes that everyone has the right to be respected regardless of their cultural and religious background. Multicultural PAI learning can help students internalize universal values ​​such as tolerance, justice and unity. With an inclusive approach, PAI can become a bridge for dialogue between religions and cultures, reducing the possibility of conflict that may occur due to differences. This research analyzes the role of PAI teachers in implementing multiculturalism education, as well as the possible challenges they face. By understanding the role of multiculturalism, it is hoped that multicultural education can be implemented more effectively, producing a more tolerant and open generation.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 3 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 2 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah More Issue