cover
Contact Name
MUHAMAD ARIFIN
Contact Email
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Phone
+281238233442
Journal Mail Official
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/tashdiq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30308917     DOI : -
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah adalah jurnal yang terbit 3 kali setahun pada bulan Maret, Juli, dan November. Jurnal ini merupakan jurnal kajian ilmu agama, tidak hanya mengacu pada satu agama saja, ada 6 agama yang diakui di Indonesia bisa diterima pada jurnal ini. Selain itu jurnal ini juga membahas tentang pengajaran dalam ilmu agama khususnya yang ada di Indonesia. Isu-isu mutakhir yang berkaitan dengan agama dan multikultur budaya juga dibahas dalam jurnal ini. Kami mengundang bagi para akademisi dan praktisi untuk menulis di jurnal ini guna menambah khasanah pengetahuan terutama yang berkaitan dengan ilmu agama dan dakwah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 446 Documents
MAKNA AR RIQAB SEBAGAI KORBAN PERDAGANGAN ORANG (HUMAN TRAFFICKING) Hendra, Hendra; Said Al Farisi Tombang; Mustopa Husein
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i4.9409

Abstract

Ar-Riqab merupakan salah satu kategori asnaf zakat yang awalnya diperuntukkan untuk membebaskan budak dalam tradisi Islam. Dalam konteks modern, makna Ar-Riqab dapat diperluas untuk mencakup korban perdagangan orang (human trafficking), suatu bentuk eksploitasi manusia yang menyerupai perbudakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi konsep Ar-Riqab dalam mendukung pembebasan, pemulihan, dan pemberdayaan korban perdagangan manusia. Melalui analisis tafsir, fiqh, dan perspektif hukum kontemporer, penelitian ini menemukan bahwa zakat dapat menjadi instrumen yang efektif dalam upaya rehabilitasi korban serta memperbaiki kondisi sosial-ekonomi mereka. Studi ini menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai Islam dalam menciptakan keadilan sosial dan menangani isu perdagangan manusia secara komprehensif.
TANTANGAN DAN PELUANG DAKWAH DI ERA DIGITAL STUDI KASUS: DAKWAH UST. HANAN ATTAKI Sunny Ghinastia Fathin; Zaafirah Nurdiana Tamathalia; Fadillah Qodri; Abdul Fadhil
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i4.9425

Abstract

This article examines the challenges and opportunities of da'wah in the digital era with the case study of Ustad Hanan Attaki. Da'wah linguistically means calling, inviting, invitation, appeal and dish. Da'wah can also be interpreted as a call or invitation. Islam was spread through da'wah. Quoted from the book Da'wah in the Koran by Yuli Umro'atin, Islam is a religion of da'wah. This religion was disseminated and introduced to mankind through missionary activities, without violence, without coercion or the use of weapons. The same thing was done by Rasulullah SAW. Quoted from the book Actual Da'wah (1998) by Didin Hafidhuddin, explaining that the aim of da'wah in general is to change the behavior of the target of da'wah so that they are willing to accept Islamic teachings and practice them in everyday life, whether related to personal, family or social issues, so that a life full of heavenly blessings and ardhi blessings, getting goodness in this world and the hereafter, and free from the punishment of hell.
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MENGAJARKAN NILAI - NILAI HIDUP PADA SISWA DI SEKOLAH SMP N 172 JAKARTA Nadia Sadila; Ahmad Maulana Pratama; Abel Danka Rahadinata; Abdul Fadhil
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i4.9426

Abstract

This article examines how Islamic religious education teaches life values to students at school. Islamic Religious Education is a planned and systematic effort to guide individuals, especially students, in understanding, appreciating and practicing the teachings of the Islamic religion. The main aim of Islamic religious education is to form a Muslim character who is devout, has noble character, and is able to apply Islamic values in everyday life. Islamic Religious Education has a very important role in shaping the character and life values of students at school. The main role of Islamic religious education in teaching students life values: first, Islamic religious education focuses on developing good morals. students are taught values such as patience, honesty, hard work, and empathy; second, provides a strong moral compass, helping students understand the difference between right and wrong; and third, Islamic religious education teaches a balance between spiritual and material needs.
ENTREPRENEURSHIP ISLAMI: INSPIRASI BISNIS SYARIAH BAGI MAHASISWA Farhan Wicaksono; Nabiilah Annisa Fitri; Bunga Sasqia Nayla Salsa; Wida Nahyatul Nafisah; Abdul Fadhil
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v9i4.9427

Abstract

Islamic entrepreneurship is a business approach based on sharia principles, which is increasingly relevant among university students. This article discusses the inspiration and opportunities that students can take in developing business ethics, students can not only achieve financial success, but also contribute to the welfare of society. Through case studies and real-life examples, this article aims to provide insight and motivation for students to start and manage sustainable and socially responsible businesses. This article also uses literature research, qualitative research, and field observation methods.
PERSEPSI MAHASISWA/I UNJ TENTANG TOLERANSI DAN KEBEBASAN DALAM BERAGAMA Puspa Ayuningrum; Karimah Mutawaqilin Tri Rapani; Lucky Bintang Aprilliano; Lyvia Sastramidjaja; Abdul Fadhil
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v10i1.9430

Abstract

Tolerance is a human attitude or behavior that adheres to the principle of respecting and respecting the behavior of others. In the social, cultural, and religious context, tolerance means attitudes and actions that reject discrimination against different groups or factions in a society. Islam, as a religion that teaches noble teachings, always encourages its people to respect and be tolerant of others, as well as to maintain the purity and truth of its teachings. The facts show that Islam teaches tolerance to all religions. In every situation, Islam as the religion of Rahmatal Lil'alamin always appreciates and respects differences—be it differences in ethnicity, nation, or belief. This shows that Islam provides freedom of speech and tolerance to all religious believers, as well as prioritizing respect for fellow human beings, regardless of existing differences.
PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA UNIVERITAS NEGERI JAKARTA (UNJ) SESUAI AJARAN AL-QUR'AN Rivani Ayu Ningsih; Muhammad Andre Maynard Musnamar; Nazwa Mutia Violita; Abdul Fadhil
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v10i1.9435

Abstract

This article discusses how the teachings of the Qur'an can shape the character of an individual, especially in a campus environment. Character does not just appear in a Muslim, in its formation it requires guidelines and instructions. Various problems regarding negative characters are often widely displayed as if they are right to do. Such as bullying, corruption, Domestic Violence, and others. These various problems require character education that can truly create positive characters.
PSIKOLOGI AGAMA DAN TASAWUF Tul Afipa, Sabaria; Asna, Atikah; Nurvadilla Syah Panjaitan, Putri; Dimas Afandi , M; Rizki , Muhammad; Akbar, Ilham; junior , ananda; MANDIKA, Iskandar; fawwaz rajfan , Ahmad; mawaddah, mardhiah; Khusnul, Dinul
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v10i1.9497

Abstract

Psikologi agama dan tasawuf merupakan dua disiplin ilmu yang berfokus pada pengembangan spiritualitas dan kejiwaan manusia. Psikologi agama mempelajari dimensi psikologis dalam praktik keagamaan, sedangkan tasawuf menitikberatkan pada penyucian jiwa dan kedekatan dengan Allah. Artikel ini membahas pengertian, dasar, karakteristik, dan pokok ajaran tasawuf, serta perannya dalam membentuk psikologi keagamaan. Kajian ini menemukan bahwa nilai-nilai tasawuf, seperti zuhud, sabar, syukur, dan tawakal, berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kesehatan mental dan spiritual individu. Dalam konteks kehidupan modern, tasawuf relevan sebagai pendekatan untuk mencapai harmoni batin dan kedamaian dalam hubungan dengan Tuhan dan sesama.
AL-MUBALAGHAH SEBAGAI KAJIAN KEINDAHAN MAKNA DALAM ‘ILMU BADI’: ANALISIS SESUATU YANG BERLEBIHAN DAN MASUK AKAL (TABLIGH) DALAM QS. AL-BAQARAH AYAT 20 Aulia Marhamah; Fahriza Ramadhan; Nurul Hafizhah S. Sitorus; Harun Al-Rasyid
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v10i1.9512

Abstract

Al-Qur'an, sebagai kitab suci umat Islam, tidak hanya kaya akan makna tetapi juga kaya akan penggunaan gaya bahasa yang beragam, ada banyak macam surah di dalamnya termasuk surah Al-Baqarah. Penelitian ini berfokus pada konsep mubalaghah dalam konteks Ilmu Badi', yang menekankan aspek linguistik dan teologisnya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis terhadap surah Al-Baqarah ayat 20, apakah terdapat mubalaghah dalam konteks sesuatu berlebihan dan masuk akal dalam ayat tersebut. Penggunaan al-mubalaghah dalam Surah Al-Baqarah memiliki makna teologis dan linguistik yang mendalam. Al-mubalaghah tidak hanya berfungsi sebagai alat retorika, tetapi juga sebagai cara untuk menyampaikan pesan Allah dengan lebih efektif dan menggugah hati manusia. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai sumber yang terkait dengan balaghah dan tafsir untuk memperdalam pemahaman tentang dampak mubalaghah dalam teks. Hasil analisis menunjukkan bahwa mubalaghah pada surat Al-Baqarah ayat 20 tergolong pada mubalaghah tabligh. Kata Kunci: Mubalaghah, ‘Ilmu Badi’, Tabligh.
ANALISIS HUKUM KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN KEHIDUPAN SOSIAL INDONESIA Adinda Namirah; Haifa Fatharani Putri D; Khairunnisa Rahma Hasani; Nadya Yusrina Fauhani; Nasywa Salsabila; Rahila Puspa Zahra; Edi Suresman
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v10i1.9524

Abstract

ABSTRAK Fenomena kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) cukup menarik perhatian masyarakat Indonesia semenjak beberapa tokoh masyarakat menjadi korban dan melaporkan terkait tindakan kekerasan yang dialaminya. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan suatu tindakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota keluarga yang merasa memiliki kekuasaan dan kekuatan kepada anggota keluarga yang lebih lemah. Umumnya korban dalam tindakan ini adalah perempuan dan anak-anak. Dalam penelitian ini penulis ingin memahami perspektif Islam dan pandangan masyarakat Indonesia terhadap tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dalam mengkaji hal tersebut, penulis menggunakan metode gabungan (kualitatif-kuantitatif). Pendekatan kualitatif dilakukan melalui metode deskriptif dengan mengkaji ayat-ayat al-Quran, hadist-hadist, dan hukum KUHP terkait tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), sedangkan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang yang merupakan masyarakat Indonesia. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perspektif masyarakat memandang KDRT yang terjadi di Indonesia sangat memprihatinkan, sanksi sosial yang umum diterima pelaku berupa pengasingan dari lingkungannya, sanksi sosial dipandang tidak efektif untuk menghukum pelaku, dan pelaku KDRT seharusnya diberikan hukuman pidana yang setimpal. Kata kunci: Kekerasan, Rumah Tangga, Hukum Islam, KUHP, Sanksi sosial ABSTRACT The phenomenon of domestic violence (KDRT) has attracted the attention of Indonesian citizens ever since several public figures became victims and reported the violence they experienced. Domestic violence is an act of violence committed by family members who have more power and authority over their family members who are considered to be weaker. The victims of this act are commonly women and children. In this research, the author wants to understand the Islamic perspective and the views of Indonesian society regarding acts of domestic violence (KDRT). In examining this, the author uses a mixed method (qualitative-quantitative). The qualitative approach is carried out through a descriptive method by examining verses of the Holy Quran, Hadiths, and the Indonesian Criminal Code (KUHP) related to acts of domestic violence, while the quantitative approach uses data collection techniques in the form of questionnaires with a number of samples totalling 57 Indonesian citizens. The findings of this study indicate that the community's perspective on domestic violence that occurs in Indonesia is alarming. Social punishment often involves isolating perpetrators from their neighborhoods. Social punishments are ineffective in penalizing perpetrators, and individuals who commit domestic violence should receive appropriate criminal penalties. Keywords: Violence, Domestic, Islamic Law, Criminal Code, Social punishment
LANDASAN FILOSOFIS PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Iswanto, Rudi; Fatmawati; Rahayu, Fitri; Subekti, Imam
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Landasan filosofis pendidikan Islam mencakup kajian mendalam terhadap prinsip-prinsip dasar yang mengintegrasikan ajaran wahyu, akal, dan nilai-nilai budaya lokal. Pendidikan Islam bertujuan menciptakan individu yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia, sesuai dengan tugas manusia sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Penelitian ini menggunakan metode kajian teoritis dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan teori-teori terkait pendidikan Islam, khususnya dalam konteks filosofi pendidikan yang mengintegrasikan ajaran wahyu, akal, dan nilai-nilai budaya lokal. Metode ini mengutamakan eksplorasi mendalam dan interpretasi terhadap konsep-konsep atau teori yang relevan, tanpa melibatkan pengumpulan data kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa di Indonesia, implementasi landasan ini diwujudkan melalui integrasi nilai-nilai Islam dan Pancasila dalam kurikulum berbasis agama dan kebangsaan. Kurikulum ini bertujuan membentuk generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Namun, tantangan globalisasi dan sekularisasi memerlukan penguatan budaya lokal dan pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 3 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 2 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah More Issue