cover
Contact Name
Teguh Prasetyo
Contact Email
teguh.dikdas@gmail.com
Phone
+6282314365556
Journal Mail Official
teguh.dikdas@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Alamat: Blok Salasa RT 004/RW 005, Ds. Trajaya, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat Indonesia| Telp. +62 822-1448-3006
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29649838     EISSN : 2963072X     DOI : 10.56855
Core Subject : Education,
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar adalah jurnal nasional yang memuat hasil kajian atau penelitian bidang pendidikan dan pengajaran yang difokuskan pada jenjang Sekolah Dasar atau yang setara. Jurnal ini diterbitkan oleh Edupedia Publisher dan pertama kali terbit bulan Desember tahun 2022. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar merupakan jurnal yang memuat hasil penelitian yang berkaitan dengan pengajaran atau pembelajaran di Sekolah Dasar, dengan sub fokus antara lain: (1) Strategi dan metode pengajaran tematik/non-tematik; (2) Pengembangan nilai moral dan agama; (3) Pendidikan jasmani dan olahraga; (4) Perkembangan fisik motorik, sosio-emosional, kognitif, dan bahasa; (5) Manajemen pembelajaran; (6) Media pembelajaran; (7) Penilaian pembelajaran; (8) Muatan/Kearifan lokal; (9) Pendidikan inklusif; (10) Parenting sekolah dasar; dan (11) Inovasi pendidikan.
Articles 144 Documents
Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Pada Pembelajaran IPA Di SD Amaliah Nariyah, Risnawati; Prasetyo, Teguh; Mawardini, Annissa
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1661

Abstract

Memasuki abad ke-21, kemampuan menalar secara mendalam menjadi bekal utama bagi individu dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Dunia pendidikan memegang peranan strategis dalam menumbuhkan kecakapan tersebut melalui proses pembelajaran di kelas. Khususnya dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), pemilihan pendekatan dan model pembelajaran yang tepat diyakini memiliki kontribusi besar dalam membentuk serta meningkatkan daya pikir kritis peserta didik. Tujuan peneliitian meninjau bagaimana pengaruh PBL terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas empat di Sekolah Dasar Amaliah. Penelitian menggunakan Quasi experimen dengan pretest-posttest control group design. Uji hipotesis menggunakan uji t. Jumlah sampel penelitian 50 siswa terbagi menjadi dua kelas, kelas eksperimen berjumlah 25 siswa menggunakan model PBL (Project) dan kelas kontrol dengan jumlah 25 siswa menggunakan model PBL (Problem). Data penelitian menggunakan tes pilihan ganda beralasan dan nilai pretest dan posttest dengan hasil rata-rata pretest kelas eksperimen 45,60 dan Pretest kelas kontrol 39,60, sedangkan,  perolehan skor rata-rata Posttest kelas eksperimen 80,80 dan Posttest kelas kontrol 69,60. Hasil analisa data dalam penelitian ini dapat dilihat dari hasil uji Independent sample t-test sig. 2 tailed diperoleh hasil Sig. 0,038< 0,05 maka keputusan Ho ditolah dan Ha diterima. Dari data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dengan memberikan perlakuan model Project Based Learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV pada pembelajaran IPA di SD Amaliah.
Dampak Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Kemampuan Bernalar Kritis Kelas V SD Siti, Siti Nur Rizkiah; Teguh Prasetyo; Novi Maryani
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1595

Abstract

Di era globalisasi saat ini, salah satu kemampuan penting yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan adalah bernalar kritis. Bagi siswa sekolah dasar, kemampuan ini dapat dikembangkan melalui implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5). Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) pada kemampuan bernalar kritis siswa kelas V di SDN Gunung Leutik. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan secara mendalam dengan dua belas siswa kelas V, wali kelas V, dan juga kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek-aspek bernalar kritis yang berkembang pada siswa meliputi memperoleh dan memproses informasi dan gagasan, menganalisis dan mengevaluasi penalaran, serta merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antara projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) dan kemampuan bernalar kritis meliputi; a) Dukungan kepala sekolah, b) Keterlibatan orang tua dan masyarakat sekitar, c) Pengembangan kompetensi guru, d) Strategi mengatasi tantangan siswa, dan e) Kondisi sarana dan prasarana yang terbatas
Upaya peningkatan Minat Membaca dan Motivasi Belajar Siswa Melalui Kegiatan Literasi di Madrasah Ibtidaiyah Marwiyah, Marwiyah; Sastra Wijaya; Anna Maria Oktaviani
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1753

Abstract

Rendahnya minat membaca dan motivasi belajar siswa di MI Darul Qori berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran, sehingga diperlukan upaya terstruktur untuk meningkatkan budaya literasi di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan minat membaca dan motivasi belajar siswa melalui kegiatan literasi yang dilaksanakan secara konsisten. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara selama empat minggu. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas V dan guru wali kelas. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua aspek yang diteliti. Persentase siswa dengan minat membaca tinggi meningkat dari 20% pada minggu pertama menjadi 48% pada minggu keempat. Selain itu, motivasi belajar yang awalnya didominasi motivasi ekstrinsik, seperti pujian dan reward dari guru, secara bertahap bergeser menjadi motivasi intrinsik, ditunjukkan oleh munculnya keinginan siswa untuk membaca dan belajar secara mandiri. Penelitian juga menemukan adanya hubungan positif antara minat membaca dan motivasi belajar, di mana siswa dengan minat membaca tinggi cenderung lebih aktif, percaya diri, dan menunjukkan semangat belajar yang lebih kuat. Namun demikian, hambatan seperti keterbatasan bahan bacaan yang menarik serta pemanfaatan pojok baca yang belum optimal masih ditemukan. Oleh karena itu, sekolah disarankan memperkaya fasilitas literasi dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung perkembangan motivasi dan minat membaca siswa.
Pengaruh Media Komik melalui Model Pembelajaran CIRC untuk Meningkatkan Minat Baca dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran IPAS Materi Mengenal Bumi Siswa Kelas V SD Abdul, Abdulah Fauzi; Fauzi, Fauzi Fadliansyah; Anna, Anna Maria Oktaviani
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1759

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), khususnya materi “Mengenal Bumi,” yang ditemukan melalui observasi awal di SD Negeri Singapadu. Kondisi tersebut menunjukkan urgensi perlunya media dan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta mempermudah pemahaman konsep. Media komik dipilih sebagai solusi karena memiliki karakter visual yang menarik, sedangkan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) diterapkan untuk mendorong aktivitas membaca, berdiskusi, dan menulis secara kolaboratif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media komik melalui model pembelajaran CIRC terhadap minat baca dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Singapadu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian terdiri dari 45 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar (pilihan ganda dan esai) serta angket minat baca menggunakan skala Likert. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji t sampel berpasangan, dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar, dengan rata-rata nilai pretest 50,31 meningkat menjadi 72,98 pada posttest, dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Nilai N-gain sebesar 0,4667 menunjukkan kategori peningkatan sedang. Minat baca siswa juga meningkat secara signifikan, dari rata-rata skor 39,31 menjadi 80,84. Temuan ini membuktikan bahwa media komik yang dipadukan dengan model CIRC efektif dalam meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS.
Pengaruh Model Direct Instruction Berbantu Media Geoboard Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Bangun Datar Kelas V SDN Turus 5 Hidayatullah, Sahrul; Ari Gunardi; Anna Maria Oktaviani
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1764

Abstract

Rendahnya motivasi dan hasil belajar matematika pada materi bangun datar di kelas V SDN Turus 5 menjadi dasar perlunya inovasi melalui penerapan model dan media pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model Direct Instruction berbantu media geoboard terhadap motivasi dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pretest–posttest dan melibatkan 29 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri atas angket motivasi belajar dan tes hasil belajar yang telah divalidasi serta diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan membandingkan skor pretest dan posttest, di mana motivasi belajar diuji menggunakan paired sample t-test, sedangkan hasil belajar dianalisis melalui uji Wilcoxon dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Direct Instruction berbantu geoboard berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Rata-rata skor motivasi meningkat dari 53,28 menjadi 82,62 dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Hasil belajar juga mengalami peningkatan signifikan dari 53,00 menjadi 83,07, dibuktikan melalui uji Wilcoxon dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta N-Gain yang berada pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi model Direct Instruction dan media geoboard efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa pada materi bangun datar. Oleh karena itu, strategi ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar di sekolah dasar.
Vlog sebagai Sarana Asesmen Formatif dalam Pembelajaran di Kelas IV Sekolah Dasar Huda, Noor Auliya; Saleh, Saleh; Hasna, Raudhatul; Syaripudin, Ahmad
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1514

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan vlog sebagai media asesmen formatif pada pembelajaran P5 dan IPA di kelas IV Sekolah Dasar. Urgensi penelitian ini didasari oleh tantangan implementasi Kurikulum Merdeka yang menuntut peralihan dari asesmen tradisional menuju asesmen autentik yang berpusat pada siswa, namun di lapangan guru masih sering terjebak pada metode penilaian konvensional yang kurang mampu memotret perkembangan karakter dan keterampilan abad ke-21 secara komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan guru dan observasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai instrumen asesmen formatif di sekolah dasar, penggunaan vlog efektif dalam memantau perkembangan belajar siswa secara berkelanjutan (on-going assessment). Vlog memungkinkan guru memberikan umpan balik yang lebih personal dan mendalam terhadap pemahaman konsep, kreativitas, serta keterampilan berpikir kritis siswa yang sulit terukur melalui tes tertulis. Selain itu, vlog mendorong internalisasi profil pelajar Pancasila melalui penilaian aspek sosial-emosional seperti tanggung jawab dan kerja sama selama proses pembuatan karya. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan sarana teknologi dan kompetensi digital guru dalam mengelola umpan balik berbasis digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa vlog merupakan solusi asesmen formatif inovatif yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Rekomendasi yang diajukan meliputi pelatihan khusus bagi guru mengenai teknik penilaian berbasis video (rubrik vlog) serta peningkatan dukungan fasilitas teknologi sekolah.
Kolase Tokoh Nasional Menggunakan Sampah Plastik Kemasan Sebagai Kegiatan Recycle Pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Mawardini, Annisa; Rasyida Syafawani, Ummi; Utami, Irma Inesia Sri
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1584

Abstract

Permasalahan sampah plastik yang terus bertambah, khususnya di lingkungan Sekolah Dasar, memerlukan pendekatan inovatif dan edukatif guna menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tiga aspek kemampuan siswa, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pada aspek kognitif, siswa diharapkan memahami jenis-jenis sampah, dampak negatif sampah terhadap lingkungan, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta mengenalkan tokoh-tokoh nasional. Pada aspek afektif, kegiatan bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa dalam menjaga lingkungan, melatih kesabaran, ketelitian, dan tanggung jawab sosial. Sementara pada aspek psikomotorik, siswa dilatih keterampilan seperti menggunting, melipat, dan menempel dalam kegiatan pengolahan sampah menjadi karya kreatif. Kegiatan ini melibatkan 22 siswa kelas 5 serta seorang guru pendamping. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang terdiri dari tiga tahap utama: sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa siswa dapat memahami konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), meningkatkan kreativitas, mengasah keterampilan motorik halus, serta mengenal tokoh-tokoh nasional dengan lebih baik. Antusiasme dan keterlibatan aktif siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung yang berarti minat belajar siswa meningkat. Kegiatan ini efektif menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan dan relevan, serta mampu membangun nilai kepedulian terhadap lingkungan dan nasionalisme. Meski demikian, masih terdapat kendala teknis seperti kesulitan dalam proses pemotongan bahan kolase, yang dapat diselesaikan dengan pendampingan dan kolaborasi antar siswa. Penelitian ini menyarankan agar media kolase dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai metode edukatif dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Upaya Mengatasi Tindakan Perundungan Siswa Kelas Tinggi di SD Negeri Sukamahi 01 Nasution, Syarifah Nur; Aliyyah, Rusi Rusmiati; Rosnawati, Rosnawati
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1597

Abstract

Permasalahan perundungan terutama di sekolah dasar seperti perundungan verbal, fisik, sosial, daring dan lainnya merupakan fenomena yang meresahkan dan memerlukan perhatian serius. Meskipun telah dipasang poster-poster edukatif di lingkungan sekolah untuk meningkatkan kesadaran, perundungan masih terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tindakan perundungan yang terjadi di kalangan siswa kelas tinggi di SD Negeri Sukamahi 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan terjadi dalam berbagai bentuk. Sekolah telah melakukan langkah-langkah pencegahan, seperti membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Perundungan (TPPK), kesepakatan kelas, dan edukasi mengenai dampak perundungan. Namun, implementasi program tersebut belum sepenuhnya efektif, karena banyak siswa yang tidak menyadari keberadaan program ini. Kasus perundungan ditangani melalui identifikasi, dialog individu, dan tindakan disiplin yang mendidik. Observasi lebih lanjut menunjukkan bahwa interaksi antar siswa mungkin terlihat bercanda tetapi dapat meningkat menjadi tindakan kekerasan ringan. Dengan pendekatan komprehensif ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua siswa serta mengurangi angka perundungan yang terjadi.
Implementasi Kompetensi Pedagogik Guru Di SDN Nyomplong Kota Sukabumi Basae, Bunga M Cikal; Aliyyah, Rusi Rusmiati; Indra, Syukri
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kompetensi pedagogik guru dalam memahami karakteristik peserta didik dan membangun komunikasi efektif di kelas IV SDN Nyomplong Kota Sukabumi. Kompetensi pedagogik merupakan salah satu kemampuan inti yang wajib dimiliki guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil pelnellitian melnunjukkan bahwa guru mampu melngidelntifikasi karaktelristik pelselrta didik dari aspelk fisik, moral, sosial, kultural, elmosional, dan intellelktual. Guru melnelrapkan stratelgi difelrelnsiasi pelmbellajaran selpelrti variasi tugas, meldia intelraktif, selrta aselsmeln awal untuk melnyelsuaikan meltodel pelmbellajaran. Sellain itu, guru melmbangun komunikasi dua arah yang elfelktif delngan melnggunakan bahasa yang sopan, mudah dipahami, selrta melnciptakan suasana kellas yang positif dan intelraktif. Komunikasi yang elmpatik dan pelndelkatan yang humanis melmbuat siswa melrasa dihargai dan lelbih telrlibat dalam prosels bellajar. Pelnellitian ini melnelgaskan bahwa kompeltelnsi peldagogik guru belrpelran pelnting dalam melnciptakan pelmbellajaran yang belrmakna dan melmbelntuk rellasi positif antara guru dan pelselrta didik.
Pelaksanaan Kegiatan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Oleh Warga Sekolah Secara Partisipatif Sutisna, Nadia Wirdha; Aliyyah, Rusi Rusmiati; Ichsan, Muhammad
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1645

Abstract

Sekolah Adiwiyata merupakan upaya strategis dalam menanamkan budaya peduli lingkungan sejak jenjang sekolah dasar melalui keterlibatan aktif seluruh warga sekolah. SDIT Alif merupakan salah satu sekolah yang menerapkan program Adiwiyata dengan menekankan partisipasi warga sekolah dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pengelolaan serta perlindungan lingkungan hidup oleh warga sekolah secara terencana, serta bentuk kemitraan dengan pihak luar dalam mendukung program lingkungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDIT Alif telah melaksanakan kegiatan lingkungan secara sistematis dan partisipatif. Warga sekolah terlibat aktif dalam pemeliharaan lingkungan, pemanfaatan lahan seperti taman dan kebun, serta kegiatan ekstrakurikuler Agrokids yang mengajarkan pertanian, peternakan, dan daur ulang. Inovasi dalam pengolahan limbah menjadi produk kreatif seperti ecobrick dan vas bunga menunjukkan tingginya kesadaran dan kreativitas lingkungan. Selain itu, SDIT Alif menjalin kemitraan dengan Dinas Lingkungan Hidup, Puskesmas, bank sampah, dan UPPKS dalam mendukung edukasi serta aksi lingkungan. Urgensi penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam memberikan gambaran praktik baik implementasi kegiatan lingkungan berbasis partisipatif di sekolah dasar sebagai upaya pembentukan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.