cover
Contact Name
Teguh Prasetyo
Contact Email
teguh.dikdas@gmail.com
Phone
+6282314365556
Journal Mail Official
teguh.dikdas@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Alamat: Blok Salasa RT 004/RW 005, Ds. Trajaya, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat Indonesia| Telp. +62 822-1448-3006
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29649838     EISSN : 2963072X     DOI : 10.56855
Core Subject : Education,
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar adalah jurnal nasional yang memuat hasil kajian atau penelitian bidang pendidikan dan pengajaran yang difokuskan pada jenjang Sekolah Dasar atau yang setara. Jurnal ini diterbitkan oleh Edupedia Publisher dan pertama kali terbit bulan Desember tahun 2022. Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar merupakan jurnal yang memuat hasil penelitian yang berkaitan dengan pengajaran atau pembelajaran di Sekolah Dasar, dengan sub fokus antara lain: (1) Strategi dan metode pengajaran tematik/non-tematik; (2) Pengembangan nilai moral dan agama; (3) Pendidikan jasmani dan olahraga; (4) Perkembangan fisik motorik, sosio-emosional, kognitif, dan bahasa; (5) Manajemen pembelajaran; (6) Media pembelajaran; (7) Penilaian pembelajaran; (8) Muatan/Kearifan lokal; (9) Pendidikan inklusif; (10) Parenting sekolah dasar; dan (11) Inovasi pendidikan.
Articles 167 Documents
Pembelajaran Inklusif bagi Siswa tunawicara: Analisis Strategi dan Penilaian di Sekolah Dasar Riska Pratiwi; Rusi Rusmiati Aliyyah; Hanrezi Dhania Hasnin
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2022

Abstract

Pendidikan merupakan suatu upaya untuk memberikan kesempatan belajar bagi setiap anak dalam mengembangkan potensinya, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Salah satu di antaranya adalah siswa tunawicara yang memiliki keterbatasan dalam kemampuan berbicara dan berkomunikasi secara verbal. Meskipun demikian, keterbatasan tersebut tidak menghilangkan hak mereka dalam mendapatkan pendidikan yang layak. Karena hak mereka telah diatur dalam kebijakan pemerintah mengenai pendidikan inklusif. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sekitar 64% siswa berkebutuhan khusus belum mendapatkan layanan pendidikan secara optimal, sehingga diperlukan perhatian lebih dalam implementasinya. Berdasarkan situasi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi startegi pembelajaran dan praktik penilaian dalam pembelajaran inklusif bagi siswa tunawicara di kelas I SDN Cijedil. Penelitian ini menerapkan  pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus guna meenggali pemahaman secara mendalam. Partisipasi dalam penelitian ini melibatkan seorang guru kelas I dengan perhatian khusus pada satu siswa tunawicara. Wawancara, observasi, dan dokumentasi dilakukan untuk pengumpulan data. Sementara itu, analisis data mengikuti tahapan yang dikemukakan Milles et al. (2020). Hasil temuan penelitian menunjukkan sekolah reguler masih menghadapi berbagai tantangan dalam pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus, khususnya siswa tunawicara dengan keterbatasan berbicara. Tantangan ini meliputi kurangnya dukungan khusus khusus dalam menerapkan pembelajaran inklusif serta keterbatasan sarana dan prasarana.Terlepas dari keterbatasan ini, guru menunjukkan upaya yang cukup besar dalam menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif. Hal ini tercemin dalam adaptasi strategi pengajaran, seperti penggunaan media visual dan komunikasi nonverbal untuk mendukung pemahaman siswa. Selain itu, penilaian dilakukan secara fleksibel dan adil dengan mempertimbangkan penilaian akademik dan non-akademik.
Profesionalisme dan Kompetensi Guru di Era Digital: Upaya Mewujudkan Pembelajaran Efektif di Sekolah Dasar dengan Fasilitas Terbatas Fatmawati Zakariah; Nanda Salsabila; Arina Restian
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2035

Abstract

Era digital menuntut guru sekolah dasar untuk memiliki profesionalisme dan kompetensi yang adaptif terhadap perubahan teknologi, meski di tengah keterbatasan fasilitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya peningkatan profesionalisme dan kompetensi guru di sekolah dasar yang beroperasi dengan keterbatasan infrastruktur digital dalam rangka mewujudkan pembelajaran yang efektif. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan mengkaji artikel, jurnal, dan laporan kebijakan yang diterbitkan pada periode 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa profesionalisme guru tidak semata ditentukan oleh ketersediaan teknologi, melainkan oleh kemampuan guru dalam merancang pembelajaran inovatif, memanfaatkan sumber daya alternatif, serta membangun iklim kelas yang kondusif. Kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, dan profesional tetap relevan dan perlu dikembangkan secara kontekstual. Berbagai strategi adaptif terbukti mampu meningkatkan kualitas pembelajaran meskipun fasilitas terbatas, seperti pemanfaatan teknologi sederhana, kolaborasi antar guru, serta penguatan literasi digital berbasis komunitas. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas bukan hambatan mutlak, melainkan tantangan yang dapat diatasi melalui profesionalisme dan kreativitas guru.
Pengaruh Model Interactive Read Aloud Berbantuan Video Read-Aloud Terhadap Keterampilan Menyimak Siswa Kelas III SD Devi Pebriyanti; Teguh Prasetyo; Hanrezi Dhania Hasnin
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model interactive read aloud berbantuan video read-aloud terhadap keterampilan menyimak siswa kelas III SDN 02 Benteng. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 62 siswa yang terdiri dari kelas IIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas IIIB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan menyimak. Analisis data mencakup uji statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen mencatat peningkatan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis Independent Sample T-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.014 (<0.05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan model interactive read aloud berbantuan video read-aloud terhadap keterampilan menyimak siswa. Model interactive read aloud  mampu mendorong keterlibatan aktif siswa melalui menyimak dengan fokus, berdiskusi, dan menjawab pertanyaan, terkait memperdalam pemahaman isi teks. Penggunaan media video juga memberikan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna melalui perpaduan audiovisual, sehingga membantu siswa mengidentifikasi unsur-unsur cerita. Dengan demikian, model interactive read aloud berbantuan video read-aloud dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa sekolah dasar.
Implementasi Kompetensi Pedagogik Guru di Sd Global Islamic School Al Mochtar Sinta Widia; Rusi Rusmiati Aliyyah; Anne Effane
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2040

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pentingnya penguasaan kompetensi pedagogik guru dalam mewujudkan pembelajaran yang efektif, interaktif, dan memberikan makna bagi peserta didik. Kompetensi pedagogik tidak sebatas pada kemampuan mengajar, melainkan juga meliputi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta kemampuan guru dalam berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan kompetensi pedagogik guru melalui penggunaan TIK, sekaligus menganalisis bentuk komunikasi yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek yang terlibat meliputi guru kelas VI sebagai informan utama, serta peserta didik sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru telah memanfaatkan TIK seperti laptop, proyektor, dan smart TV dalam pembelajaran sehingga memudahkan siswa untuk memahami materi, terutama yang bersifat abstrak. Di samping itu, komunikasi guru telah berjalan secara efektif melalui interaksi dua arah, secara empatik melalui perhatian terhadap siswa, dan secara santun melalui penggunaan bahasa yang sopan. Guru juga menyiapkan kondisi psikologis siswa dan mendorong keaktifan peserta didik dalam pembelajaran. Dengan demikian, implementasi kompetensi pedagogik guru telah berjalan dengan baik mampu menciptakan pembelajaran yang kondusif dan interaktif. Penelitian ini menunjukan bahwa integrasi anatar pemanfaatan TIK dan kemampuan komunikasi guru berperan penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan praktik pembelajaran serta penguatan kompetensi pedagogik guru di masa mendatang. Hasil penelitian ini juga menegaskan bahwa pembelajaran yang dirancang dengan memadukan teknologi dan komunikasi yang baik mampu menghadirkan suasana belajar yang efektif, bermakna, serta berpusat pada peserta didik.
Peran Pendidikan Agama dalam Meningkatkan Self-Regulation Anak Usia Dini Luluk Alfiya; Achmad Buchori Muslim; Moh. Toyyib
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2047

Abstract

Perkembangan self-regulation pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam membentuk kemampuan pengendalian emosi, perilaku, dan kognisi yang berpengaruh terhadap keberhasilan belajar dan interaksi sosial. Namun, masih ditemukan rendahnya kemampuan regulasi diri anak dalam konteks pendidikan anak usia dini. Pendidikan agama dipandang sebagai pendekatan strategis dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, kesabaran, dan tanggung jawab sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan agama dalam meningkatkan self-regulation anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan pada salah satu Raudhatul Athfal di Jawa Timur dengan subjek penelitian terdiri dari 1 kepala sekolah, 2 guru, 10 anak usia 4–6 tahun, dan 2 orang tua yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan agama melalui pembiasaan ibadah, keteladanan guru, dan kegiatan nilai moral secara konsisten berkontribusi dalam meningkatkan self-regulation anak, khususnya pada aspek pengendalian emosi, kepatuhan terhadap aturan, dan kemampuan menunda keinginan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan agama memiliki peran strategis dalam mengembangkan self-regulation anak usia dini serta memberikan kontribusi kebaruan dalam penguatan pendidikan karakter berbasis nilai religius.
Implementasi Deep Learning Mindful Learning Terhadap Literasi Numerasi Siswa Kelas 4 SD Negeri Karangsono 3 Zainul Fitri
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebaruan dari implementasi pembelajaran berbasis integrasi Deep Learning dan Mindful Learning serta pengaruhnya terhadap kemampuan literasi numerasi siswa kelas IV SD Negeri Karangsono 3. Integrasi ini menggabungkan struktur kognitif piramida pembelajaran mendalam dengan elemen regulasi emosi dan kesadaran penuh siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental jenis one-group pretest-posttest design terhadap sampel 35 siswa. Teknik pengumpulan data utama dilakukan melalui angket respons implementasi pembelajaran yang mengukur indikator keterlibatan aktif, fokus, dan pemahaman numerasi fungsional dalam kehidupan sehari-hari. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji kelayakan instrumen dan deskriptif persentase pada program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Deep Learning dan Mindful Learning secara teoretis dan empiris meng-cover penguatan literasi numerasi siswa secara signifikan, terbukti dari perolehan persentase respons sebesar 88,14% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Melalui pendekatan terintegrasi ini, siswa tidak hanya mampu menembus pemahaman konseptual matematika yang mendalam (deep thinking), melainkan juga memiliki ruang ekologis-mental yang tenang (mindfulness) untuk memecahkan problem numerasi kontekstual serta mengecek kembali jawaban mereka secara reflektif. Simpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi ini menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang efektif dan berpusat pada siswa di sekolah dasar.
Pengaruh Penerapan Metode SQ4R terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SDN Harjasari 01 Natasya Azzahra; Rusi Rusmiati Aliyyah; Megan Asri Humaira
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2100

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Harjasari 01. Siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami isi bacaan, menentukan ide pokok, dan menarik kesimpulan dari teks yang dibaca. Selain itu, proses pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional sehingga siswa kurang aktif dalam mengolah informasi bacaan. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, salah satunya melalui metode SQ4R (Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode SQ4R terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SDN Harjasari 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental dan desain non-equivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 44 siswa yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing terdiri atas 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan membaca pemahaman pada teks narasi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode SQ4R berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji Independent Sample t-Test yang menunjukkan nilai t sebesar 4,409 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 81,27 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 71,09. Dengan demikian, penerapan metode SQ4R berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa.
Peran Literasi Digital Guru Terhadap Motivasi Siswa Di Sekolah Dasar Icha Nur Azizah; Nur Santy; Wahyullah Alannasir; Sitti Mufidah; Putri Putri; Fauzianti Fauzianti
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2101

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut guru sekolah dasar untuk memiliki literasi digital yang mumpuni guna menjaga relevansi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi digital guru terhadap peningkatan motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data dikumpulkan melalui sintesis literatur ilmiah dari basis data jurnal nasional dan internasional dalam rentang waktu 2018–2026. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi hubungan antara kompetensi digital pendidik dengan indikator motivasi siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital guru yang tinggi berkorelasi positif dan signifikan terhadap motivasi intrinsik siswa. Implementasi teknologi melalui media interaktif, gamifikasi, dan visualisasi konkret mampu memenuhi kebutuhan psikologis siswa akan otonomi dan kompetensi. Meskipun terdapat tantangan berupa kesenjangan infrastruktur dan variasi kemampuan teknis antargenerasi, penggunaan teknologi yang tepat terbukti meningkatkan atensi dan partisipasi aktif siswa secara konsisten. Kesimpulannya, literasi digital guru merupakan katalisator utama dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif dan inspiratif. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan profesional berkelanjutan dan dukungan institusional dalam pengadaan sarana digital untuk memaksimalkan potensi belajar siswa di era transformasi digital.
Manajemen Supervisi Akademik Berbasis Coaching TIRTA untuk Pengembangan Kompetensi Guru SD: Sebuah Studi Literatur Silviana Silviana; Imam Sambas Arifin; Ujang Solehudin; Fika Febriantoyo; Lina Herlina; Ridwan Haris
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2127

Abstract

Manajemen supervisi akademik di sekolah yang masih bersifat instruktif dan konvensional sering kali memicu resistensi serta kecemasan bagi guru, sehingga kurang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi dan merumuskan model konseptual siklus manajemen supervisi akademik berbasis coaching TIRTA dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru kelas rendah di sekolah dasar melalui kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (critical literature review) dengan menganalisis 15-30 referensi teoretis dan jurnal ilmiah bereputasi dari delapan tahun terakhir (2018–2026). Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengintegrasikan fungsi organik manajemen. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknik coaching ke dalam fungsi manajemen supervisi akademik terbukti mampu mengubah paradigma kontrol menjadi kemitraan yang humanis. Pada tahap perencanaan, pelibatan guru secara kolaboratif dalam menentukan fokus supervisi menciptakan ruang aman yang meminimalkan kecemasan dan ketegangan guru. Pada tahap pelaksanaan, dialog berbasis alur TIRTA menstimulus daya refleksi mandiri guru kelas rendah untuk mendesain metode pengajaran yang adaptif dan inovatif bagi siswa kelas awal. Selanjutnya, pada tahap evaluasi dan tindak lanjut, pendekatan ini mendorong peningkatan kompetensi pedagogik guru secara berkelanjutan secara internal tanpa paksaan administratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siklus manajemen supervisi akademik berbasis coaching TIRTA, merupakan strategi krusial untuk pengembangan profesionalisme guru sekolah dasar di era modern.
Pengembangan Media Interaktif TARQAN dalam Digitalisasi Literasi Al-Qur’an untuk Penguatan Nilai Keberagaman Siswa Kelas V Lasyha Fernanda; Muhamad Jenal Arip; Lilis Siti Nursyaidah; Mutiara Azmi Salsabila Nurhidayat; Ani Nur Aeni
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i2.2139

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi Al-Qur’an siswa sekolah dasar serta kurangnya integrasi nilai keberagaman dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media digital interaktif TARQAN berbasis Google Sites serta menguji kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an dan penguatan nilai keberagaman siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar dengan jumlah 20–25 siswa. Instrumen yang digunakan berupa angket validasi ahli media dan ahli materi serta angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media TARQAN memperoleh skor validasi ahli media sebesar 100% dan ahli materi sebesar 98,75% dengan kategori sangat layak. Respon siswa terhadap penggunaan media mencapai 87% dengan kategori sangat baik. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa setelah menggunakan media. Dengan demikian, media TARQAN dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai keberagaman siswa sekolah dasar.