cover
Contact Name
Fatiatun
Contact Email
fatia@unsiq.ac.id
Phone
+6285329632436
Journal Mail Official
alphateach@unsiq.ac.id
Editorial Address
Kalibeber, RT 03/RW 01, Kec. Mojotengah, Kab. Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
ISSN : -     EISSN : 2809462X     DOI : https://doi.org/10.32699/alphateach.v3i2
Jurnal ALPHATEACH menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam bidang Pendidikan Islam
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
IMPLEMENTATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING IN ESTABLISHING BIRRUL WALIDAIN ATTITUDE OF CLASS VIIA STUDENTS AT SMP N 2 KALIWIRO WONOSOBO Rafidah, Naila; Zuhdi, Ahmad; Lailiyah, Siti
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.4642

Abstract

This The aims of this study were (1) to find out the learning process of Islamic Religious Education for class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro Wonosobo; (2) Knowing the attitude of birrul walidain class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro Wonosoo; (3) Knowing the implementation of Islamic Religious Education learning in the formation of the attitude of birrul walidain class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro Wonosobo. In this study, qualitative research was used with the object of research namely PAI teachers, and class VIIA students, and student guardians of class VIIA. Collecting data using interview techniques, observation and documentation. The results of the study show that the learning process of Islamic Religious Education in class VIIA SMP N 2 Kaliwiro Wonosobo has a target for students to have noble character, always in the way of Allah SWT, where all of this can be used as a provision to live in society. Even though the students' family backgrounds varied, the attitude of the class VIIA class VIIA students at SMP N 2 Kaliwiro could be said to be quite good. It has been proven that most of the class VIIA students can be devoted to their parents, and do not disobey the orders of their parents. And when the implementation of Islamic Religious Education learning takes place, the average student listens seriously and is already conducive during the learning process.
PENGGUNAAN STRATEGI KWL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA INTENSlF MATA PELAJARAN SKI KELAS VII MTs N 2 WONOSOBO Farid, Ahmad; Fatkhurrohman, Fatkhurrohman
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.6476

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan Strategi KWL (Know Want to Know Learned) untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Intensif pada Mata Pelajaran SKI kelas VII di MTs Negeri 2 Wonosobo. penelitian ini memiliki tujuan: (1) untuk menggunakan strategi Know Want to Know Learned pada mata pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) kelas VII di MTs Negeri 2 Wonosobo, (2) untuk mengetahui adakah peningkatan kemampuan membaca intensif pada mata pelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) kelas VII di MTs Negeri 2 Wonosobo setelah menggunakan strategi Know Want to Know Learned, dan (3) untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca intensif antara kelas yang menggunakan strategi Know Want to Know Learned dengan yang tidak menggunakan pada mata pelajaran SKI (Sejarah Kebui dayaan Islam) kelas VII di MTs Negeri 2 Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain Quasi Eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di MTs Negeri 2 Wonosobo. Sampel dalam penelitian ini ada dua kelas yaitu kelas VII B sejumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VII E sejumlah 35 siswa sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunkan uji hogenitas dan normalitas. Analisis uji gain dan uji-t digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil dari penelitianl menunjukan : (1) Penggunaan Strategi Know Want to Learned (KWL) berjalan dengan lancar sesuai perencanaan, (2) Analisis uji gain menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca intensif pada kelas eksperimen sebesar 0,703 (tinggi) dan kelas kontrol 0,568 (sedang), (3) Hasil Uji-t, diperoleh t hitung lebih besar dari t tabel (5,21>1,99) pada taraf kesalahan 5% dan (5,21>2,65) pada taraf kesalahan 1% dengan t tabel (dk= n1+n2-2= 35+35-2=68). Dengan demikian hipotesis dapat diterima. Kesimpulannya terdapat perbedaan peningkatan kemampuan membaca intensif yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol.
ANALISIS KRITIS KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA TERHADAP KETERAMPILAN SISWA DI SMP N 3 KERTEK WONOSOBO Nazala, Ulfi Nurul; Majid, Abdul; Nugroho, M Yusuf Amin
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.7047

Abstract

Penulisan skripsi dalam judul Analisis Kritis Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Kurikulum Merdeka Terhadap Keterampilan Siswa Di SMP N 3 Kertek Wonosobo bertujuan 1. Untuk mengetahui konsep kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka dan keterampilan siswa, 2. Untuk mengetahui kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka terhadap keterampilan siswa di SMP N 3 Kertek Wonosobo, 3. Untuk mengetahui faktor pendukung dan pengambat kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam kurikulum merdeka terhadap keterampilan siswa di SMP N 3 Kertek Wonosobo. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Data-data yang berkaitan diambil dari kata-kata dan tindakan dari responden. Teknik pengumpulan menggunakan observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan verifikasi. Hasil penelitian ini dapat menujukan bahwa dengan adanya kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila P5 dalam kurikulum merdeka terhadap keterampilan siswa di SMP N 3 Kretek dapat meningkatkan perilaku dan keterampilan peserta didik seperti beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Kitab Ad-Diba Karya Al-Imam Al-Jalil Abdurrahman AdhDiba'i Azizah, Nahdia Nur; Zuhdi, Ahmad; Linnaja, Ngatoillah
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.7050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, 1. Mengetahui isi dan kandungan Kitab Ad-Diba’ karya Al-Imam Al-Jalil Abdurrahman Ad-Diba’i. 2. Untuk menganalisis konsep nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung di dalam kitab Ad-Diba’ karya Al-Imam Al-Jalil Abdurrahman Ad-Diba’I tentang sanjungan dan kemuliaan akhlak Rasulullah Saw. 3. Mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Ad-Diba’ karya Al-Imam Al-Jalil Abdurrahman Ad-Diba’i. Sehingga tidak hanya dijadikan sebagai lantunan syair atau nyanyi an shalawat, namun juga dapat dijadikan sebagai upaya pengembangan pendidikan karakter baik di lembaga pendidikan maupun di lingkungan masyarakat luas. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kepustakaan (Library Research), karena semua sumber yang dibutuhkan dan digali dari pustaka. Penelitian kepustakaan (Library Research) adalah penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan), baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian dari peneliti terdahulu.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN DENGAN METODE TEAM QUIZ PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK KELAS VII DI MTS NEGERI 1 WONOSOBO Hakim, Muhamad Lutfi; Kamal, Faisal; Mulyani, Pamungkas Stiya
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 1 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i1.7144

Abstract

Implementasi Media Pembelajaran Dengan Metode Team Quiz Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VII Di Mts Negeri 1 Wonosobo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Media Pembelajaran Dengan Metode Team Quiz Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VII di MTs Negeri 1 Wonosobo dan mengetahui apa saja faktor pendukung dan kendala Implementasi Media Pembelajaran Dengan Metode Team Quiz Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs Negeri 1 Wonosobo. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif.Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan catatan.Analisis data menggunakan analisis model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Team Quiz dalam Pada Mata Pelajaran Akidah akhlak Bagi Siswa MTs Negeri 1 Wonosobo dalam keseluruhan, metode Team Quiz merupakan metode yang efisien dalam menumbuhan rasa semangat dan rasa bertanggung jawab siswa dalam melaksanakan pembelajaraan Team Quiz pada mata pelajaran Akidah akhlak. Meskipun hasilnya tidak instan, metode ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan antusias siswa dalam mengikuti kegiaan belajar, faktor pendukung meliputi motivasi guru, motivasi orang tua, dan lingkungan yang mendukung namun terdapat juga faktor penghambat dalam penerapan metode team Quiz berasal dari berbagai elemen meliputi keterbatasan waktu dan lingkungan yang mendukung motivasi belajar siswa.
Implementasi program quantum training al-qur'an(QTA) dalam meningkatkan kemampuan membaca al-qur'an dengan cdoat,tepat,dan menyenangkan di TPQ yayasan Hidayatut Tholibin Kroya cilacap Nafisah, Chudrotun; Hamzah, Muchotob; Mu'tafi, Ali
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 2 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i2.7185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui program quantum training al-Qur'an. (2) mengetahui implementasi program quantum training al-Quran untuk mendukung kelancaran santri dalam membaca al-Qur'an. (3) mengetahui factor penghambat dan pendukung implementasi program quantum training al- Qur'an untuk mendukung kelancaran santri dalam membaca al- Qur'an. penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun subjek penelitian adalah Kepala TPQ Yayasan Hidayatut Tholibin asatid/asatidzah, santri TPQ Yayasan Hidayatut Tholibin, teknik analisis data yang digunakan ialah memakai penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) program Quantum Training al-Qur'an di TPQ Yayasan Hidayatut Tholibin merupakan metode baru untuk meningkatkan kemampuan membaca al-Qur'an, dan hasil dari penerapan metode ini antar santri akan berbeda-beda sehingga pengajar akan memberikan bimbingan lebih seperti pengulangan membaca beberapa kali pada huruf halaman jilid yang sedang dibaca. (2) Implementasi program Quantum Training al-Qur'an di TPQ Yayasan Hidayatut Tholibin. Implementasi metode Quantum Training al-Qur'an yaitu santri membaca al- Qur'an dengan maju satu persatu dengan ustadz/ustadzah sesuai dengan jilidnya, jika santri salah bacaannya ustadzah kemudian memberikan kode berupa gerak mulut dan bibir, santri yang dapat membaca dengan lancar maka bacaannya dinaikkan kehalaman berikutnya, dan santri yang bacaannnya belum lancar diberi kesempatan mengulang bacaannya selama 3 kali pertemuan, apabila dalam 3 kali pertemuan masih belum lancar bacaannya maka diturunkan pada halaman atau jilid sebelumnya. (3) Faktor penghambat dan pendukung Implementasi program Quantum Training al-Qur'an di TPQ Yayasan Hidayatut Tholibin. Faktor penghambat yaitu ada dua faktor, yang pertama faktor internal dan faktor eksternal. Kemudian faktor pendukung dari implementasi program Quantum Training al-Qur'an yaitu latar belakang pendidik pengajar pengalaman mengajar yang dimilik kemampuan santri, waktu pembelajaran.
Studi Perbandingan Motivasi Belajar Fikih Ibadah Antara Santri di Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah 7 Dan Santri di Pondok Pesantren Ar-Ridwan Anisah, Anisah; Muntaqo, Rifqi; Farida, Nur
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 1 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i1.7203

Abstract

Motivasi memainkan peran penting dalam proses belajar, namun setiap individu memiliki motivasi yang berbeda-beda. Motivasi yang beragam ini dapat memengaruhi pencapaian tujuan belajar masing-masing. Berbagai faktor seperti cita-cita, kemampuan, kondisi pribadi, dan lingkungan dapat memengaruhi motivasi setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi belajar fikih ibadah di Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah 7 dan Pondok Pesantren Ar-Ridwan, serta membandingkan motivasi belajar di kedua lembaga tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari berbagai sumber seperti santri, ustadz/ustadzah, dan pengurus pondok. Data kemudian dianalisis dengan mereduksi informasi yang relevan, memaparkannya, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah 7, motivasi belajar fikih tidak mengutamakan strategi pembelajaran aktif, tetapi lebih cenderung menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif. Di sisi lain, di Pondok Pesantren Ar-Ridwan, motivasi belajar fikih lebih ditonjolkan pada individu, dengan santri menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempelajari fikih ibadah. Perbandingan antara kedua pondok pesantren menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Ar-Ridwan lebih mengutamakan pembelajaran aktif yang membuat santri lebih bersemangat dan tertarik dalam belajar, sehingga mencapai prestasi belajar yang baik. Di sisi lain, Pondok Pesantren Al-Asy’ariyyah 7 lebih mengedepankan pembelajaran kooperatif yang mendorong kemandirian belajar santri melalui tugas-tugas yang diberikan
PENERAPAN METODE AMTSILATI DALAM MEMBACA KITAB KUNING DI PONPES AL-ANWAR JAWAR MOJOTENGAH WONOSOBO Ma'ruf, Ma'ruf; Nasokah, Nasokah; Firdaus, Firdaus
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 1 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i1.7209

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penerapan Metode Amtsilati dalam membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Al Anwar, Jawar, Mojotengah, Wonosobo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana metode Amtsilati diterapkan di Pondok Pesantren Al Anwar Jawar Mojotengan Wonosobo. untuk mengetahui bagaimana penerapan teknik Amtilati berdampak pada kemampuan membaca Kitab Kuning. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis model interaktif digunakan untuk analisis data, yang mencakup penyajian, penarikan kesimpulan, dan reduksi data (Miles dan Huberman). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Tahapan pembelajaran melibatkan pembekalan bagi ustadz/ustadzah, perencanaan dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), pelaksanaan metode Amtsilati yang mengutamakan metode induktif, dan evaluasi untuk mengukur pemahaman santri. Meskipun perencanaan belum menggunakan RPP secara menyeluruh, pelaksanaan metode Amtsilati tergolong baik dengan penggunaan metode induktif. Evaluasi menunjukkan hasil positif dengan nilai rata-rata kelas 84. Dampak penerapan metode ini terlihat dari peningkatan kemampuan santri dalam membaca Kitab Kuning, meskipun beberapa mengalami kesulitan belajar. Faktor pendukung melibatkan kreativitas ustadzah dan kekompakan santri, sementara faktor penghambat meliputi latar belakang santri yang beragam dan keterbatasan fasilitas. Solusi melibatkan pembelajaran mandiri untuk meningkatkan pemahaman.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SMPLB YPAB BARAMAS KLAMPOK BANJARNEGARA Hartati, Erika; Majid, Abdul; Rahman, Rifqi Aulia
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 1 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i1.7295

Abstract

Prinsip fleksibilitas dalam Kurikulum Merdeka berimplikasi pada penyelenggaraan pendidikan yang berbeda antara masing-masing lembaga. Satuan pendidikan harus memiliki strategi serta manajemen kurikulum yang baik agar pembelajaran dapat berlangsung secara efektif di semua mata Pelajaran, termasuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kurikulum Merdeka diterapkan di semua jenjang baik sekolah umum maupun Sekolah Luar Biasa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana konsep, implementasi, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Anak Berkebutuhan Khusus di SMPLB YPAB Baramas Klampok Banjarnegara. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep Kurikulum Merdeka yang ada di SMPLB YPAB Baramas Klampok Banjarnegara sudah sesuai dengan ketentuan pemerintah. Akan tetapi, dalam implementasinya mengalami modifikasi dalam beberapa hal yakni Capaian Pembelajaran, metode dan media pembelajaran, serta Asesmen yang disesuaikan dengan kondisi peserta didik. Ada beberapa faktor pendukung dan penghambat yang harus dikaji kembali guna meningkatkan Implementasi Kurikulum Merdeka menjadi lebih baik.
INTERNALISASI NILAI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN BAITUL ABIDIN DARUSSALAM WONOSOBO Auladi, Ardin Azam; Haryanto, Sri; Faisal, Vava Imam Agus
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 1 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/alphateach.v4i1.7307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui pelaksanaan internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo; 2) Mengetahui dampak internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo; 3) Mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Kemudian, sumber data diperoleh dari sumber data primer dan data sekunder (wawancara langsung dengan subyek penelitian, serta dokumentasi berupa foto, data-data, dan lain sebagainya). Adapun teknik analisis yang digunakan adalah melalukan penelitian terhadap internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pelaksanaan internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo melalui 3 tahapan yakni : pembuatan aturan baru, sosialisasi kepada santri, membimbing dan mengawasi. Dengan tiga tahapan tersebut membuat santri bisa meningkatkan kedisiplinan. 2) Dampak dari internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo bisa dirasakan oleh santri yaitu santri bisa terbantu dalam mengubah dirinya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Dampak bagi pondok yang bisa dirasakan yakni kenyamanan dan ketertiban bagi masyarakat pondok pesantren. 3)Faktor penghambat dan faktor pendukung dari internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo yakni rasa enggan untuk keluar dari zona nyaman, tidak adanya semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, dan tidak fokus terhadap target yang sudah ditentukan. Sedangkan faktor pendukungnya yakni dawuh Kyai yang secara mutlak bisa diterima dan dilaksanakan oleh santri, peraturan pengurus yang telah berlaku dan menjadi penguat dari aturan baru yang diterapkan.

Page 7 of 12 | Total Record : 115