cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
pvskuliner@undiksha.ac.id
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
pvskuliner@undiksha.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik dan Kejuruan Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali Kode Pos 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Kuliner
ISSN : -     EISSN : 28095561     DOI : https://doi.org/10.23887/jk.v3i2
Core Subject : Education,
Jurnal Kuliner adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Ganesha dan dikelola secara profesional oleh Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. Jurnal ini bertujuan untuk menampung artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat di bidang Kuliner, baik itu baik mengenai teknik persiapan, pengolahan dan penyajian makanan dan minuman, teknik meracik minuman alkohol dan non alkohol, serta higiene-sanitasi makanan dan minuman. Pada akhirnya Jurnal ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang seni kuliner bagi sivitas akademika. Jurnal ini diterbitkan 2 kali dalam setahun (Maret dan Agustus).
Articles 79 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Materi Adonan Lean Pada Mata Kuliah Bakery Made Widia Pramesti; Cokorda Istri Raka Marsiti; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.115937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses pengembangan media pembelajaran flipbook materi Adonan Lean pada mata kuliah Bakery di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, dan (2) tingkat validitas pengembangan media pembelajaran flipbook materi Adonan Lean pada mata kuliah Bakery di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kepada 2 ahli materi dan 2 ahli desain media pembelajaran untuk menguji validitas media flipbook yang dikembangkan. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media telah dilaksanakan dengan tahapan model 4D yaitu Define dilakukan melalui analisis kebutuhan pembelajaran, tahap Design meliputi perancangan materi, desain tampilan, dan ilustrasi flipbook, tahap Development melakukan pembuatan produk dan uji validitas oleh para ahli serta tahap Disseminate dilakukan secara terbatas kepada dosen pengampu mata kuliah Bakery di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner. Hasil uji validitas menunjukkan persentase sebesar 98,75% dari ahli materi dan 98,67% dari ahli desain dan media dengan kategori “Sangat Valid”, sehingga media dinyatakan valid digunakan sebagai sumber belajar digital pada mata kuliah Bakery di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner.
Uji Hedonik Pembuatan Enting-Enting Dari Sortiran Kacang Mete I Komang Agus Saputra; Risa Panti Ariani; Luh Masdarini
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.115954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Formulasi enting-enting dari sortiran kacang mete (Anacardium Occidentale L.). 2). Tingkat kesukaan konsumen enting-enting dari sortiran kacang mete (Anacardium Occidentale L.) yang dilihat dari aspek warna, tekstur, bentuk, aroma dan rasa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, pada penelitian ini menggunakan panelis tidak terlatih yang berjumlah 50 orang masyarakat umum, kemudian panelis dilakukan uji hedonik atau uji kesukaan enting-enting dari sortiran kacang mete (Anacardium Occidentale L.) dengan skala likert yang diklasifikasikan ke dalam lima kategori yaitu Sangat Suka, Suka,  Cukup Suka, Kurang Suka, Tidak Suka. Data diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus presentase. Hasil penelitian enting-enting dari sortiran kacang mete (Anacardium Occidentale L.) menunjukkan bahwa, 1) Formulasi pembuatan enting-enting dari sortiran kacang mete (Anacardium Occidentale L.) dengan menggunakan sortiran kacang mete 250 gram, gula pasir 250 gram, margarin 50 gram, garam 1 gram. 2) Hasil uji hedonik enting-enting dari sortiran kacang mete (Anacardium Occidentale L.) pada aspek warna coklat kekuningan, memperoleh skor 4,88, aspek warna putih susu, memperoleh skor 4,74, aspek aroma karamel memperoleh skor 4,36, aroma kacang mete menperoleh skor 4,88, aspek tekstur keras memperoleh skor 4,58, aspek crunchy memperoleh skor 4,78, aspek rasa manis memperoleh  skor 4,7, aspek rasa gurih memperoleh skor 5, dan aspek bentuk memperoleh skor 4,4. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan tingkat kesukaan terhadap Enting-enting dari sortiran kacang mete (Anacardium Occidentale L.) sebagai produk inovasi berada dalam kategori Sangat suka.   Kata kunci: Enting-enting, Sortiran Kacang Mete, Uji Hedonik.
Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Dengan Model 4D Pada Mata Kuliah Dasar Pengolahan Makanan Made Ayu Marsia Agustini; Cokorda Istri Raka Marsiti; Luh Masdarini
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.115963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1)Mendeskripsikan pengembangan flipbook dengan model pengembangan 4d pada mata kuliah dasar pengolahan makanan, materi teknik dasar memasak prodi pendidikan vokasional seni kuliner; 2)Mendeskripsikan validitas media pembelajaran berbasis flipbook pada Mata Kuliah Dasar Pengolahan Makanan, materi Teknik Dasar Memasak Prodi Pendidikan Vokasinal Seni Kuliner. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) ini dilakukan dengan menggunakan model 4D, yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Data dikumpulkan melalui metode observasi,wawancara dengan menggunakan pedoman wawan cara dan penyebaran kuesioner analisis kebutuhan peserta didik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah – langkah pengembangan media pembelajaran flipbook dilakukan secara sistematis sesuai dengan model 4D, yaitu pada tahap define dilakukan  observasi tempat penelitian,analisis sumber belajar,analisis kebutuhan peserta didik, tahap design perancangan storyboard,penyusunan kerangka materi,penyusunan kerngka tampilan dan membuat visual media flipbook, tahap development mengembangkan media dan melakukan tahap validasi oleh para ahli, tahap disseminate menyebarkan produk media pembelajaran flipbook kepada dosen pengampu mata kuliah dasar pengolahan makanan. Hasil validasi menunjukkan bahawa media pembelajaran flipbook termasuk katagori sangat valid, dengan rata – rata persentase validitas ahli materi 98,7%,rata-rata persentase ahli media 98%, dan rata – rata persentase ahli desain pembelajaran 96,5.
Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Pada Materi Minuman Mocktail Di SMK N 1 Seririt Pada Kelas XI Kuliner Kadek Andi Krismawan; Ni Wayan Sukerti; Ni Made Suriani
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.115967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tahapan pengembangan media pembelajaran Flipbook  dan (2) menguji validitas media pembelajaran Flipbook  pada materi minuman Mocktail di SMK Negeri 1 Seririt. Metode penelitian yang digunakan adalah Flipbook   Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, Design, development, dan Disseminate. Subjek penelitian terdiri atas 2 orang ahli materi dan 2 orang ahli media yang merupakan dosen dari Universitas Pendidikan Ganesha. Variabel dalam penelitian ini yaitu, media pembelajaran Flipbook pada materi minuman Mocktail untuk siswa kelas XI Kuliner di SMK Negeri 1 Seririt yang difokuskan pada tingkat kevalidan media. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan penyebaran instrumen kuesioner skala Likert. Data hasil penilaian para ahli dianalisis menggunakan rumus indeks kesepakatan pakar Gregory. Pada tahap define dilakukan analisis kebutuhan pembelajaran mandiri bagi siswa kelas XI Kuliner. Tahap Design dilakukan dengan menyusun draf materi dan rancangan visual media pembelajaran. Selanjutnya, pada tahap development dilakukan pengujian validitas produk melalui evaluasi oleh ahli materi dan ahli media menggunakan instrumen kuesioner skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kategori sangat valid dengan skor rata-rata sebesar 98,86% dari ahli materi dan 98,07% dari ahli media. Pada tahap Disseminate, produk akhir diserahkan kepada guru untuk digunakan dalam proses pembelajaran dan diimplementasikan sebagai sarana pembelajaran praktikum mandiri siswa. Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran Flipbook  materi minuman Mocktail dinyatakan sangat valid digunakan sebagai media pembelajaran dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Mata Kuliah Kuliner Bali Materi Klasifikasi Hidangan Bali Komang Lely Midayanti; Ni Made Suriani; Luh Masdarini
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.115987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan pengembangan media pembelajaran flipbook dalam mata kuliah Kuliner Bali khususnya pada materi Klasifikasi Hidangan Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan menggunakan Model 4D. Data dikumpulkan melalui angket yang diberikan kepada ahli materi, ahli desain, serta ahli media pembelajaran kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dalam bentuk presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap pengembangan media pembelajaran flipbook Klasifikasi Hidangan Bali mata kuliah Kuliner Bali dilakukan secara sistematis sesuai model 4D, yaitu define untuk menganalisis kebutuhan pembelajaran, design untuk menyusun materi, merancang story borad, serta membuat tampilan visual, development untuk mengembangkan media dan melakukan proses validasi oleh para ahli. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran flipbook yang telah disusun termasuk dalam kategori sangat valid dengan rata-rata presentase dari ahli materi sebesar 97%, presentase dari ahli desain sebesar 96%, dan presentase dari ahli media pembelajaran sebesar 97%. Dengan demikian, media flipbook yang dikembangkan terbukti sangat valid digunakan sebagai alternatif media pembelajaran pada mata kuliah Kuliner Bal, dan tahap disseminate untuk menyebarkan produk media pembelajaran flipbook dalam lingkup terbatas yaitu dosen pengampu mata kuliah Kuliner Bali. Media flipbook ini diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami karakteristik Kuliner Bali secara lebih menarik, kontekstual, dan aplikatif.
Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Materi Makanan Pokok Pada Mata Kuliah Kuliner Bali Ni Putu Risa Dewi; Ni Wayan Sukerti; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.116004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran flipbook materi makanan pokok pada mata kuliah Kuliner Bali di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, dan (2) mengetahui validitas media pembelajaran flipbook yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri atas dua ahli materi serta dua ahli desain dan media pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara dan angket. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengembangan media dilakukan melalui empat tahapan model 4D hingga menghasilkan media pembelajaran flipbook yang memadukan teks, gambar, audio, video, dan tautan aktif dalam satu media yang sistematis dan interaktif. (2) Validitas menunjukkan persentase sebesar 97,5% oleh ahli materi serta 95,63% oleh ahli desain dan media pembelajaran dengan kategori “sangat valid”. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis flipbook materi makanan pokok sangat valid digunakan sebagai media pendukung pembelajaran pada mata kuliah Kuliner Bali.
Pengembangan Video Pembelajaran Keterampilan Bertanya Pada Mata Kuliah Pembelajaran Mikro Prodi PVSK Ni Putu Tania Sinta Dewi; Risa Panti Ariani; Ni Wayan Sukerti
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.117228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan media video pembelajaran keterampilan bertanya untuk mata kuliah pembelajaran mikro pada Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner. Penelitian ini merupakan penelitian Research And Development dengan model penelitian 4D. Teknik pengumpulan data yang di gunakan penyebaran angket yang diberikan kepada 2 orang ahli instrumen, 2 orang ahli materi, dan 2 orang ahli media dan desain pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, di mana data diolah dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan media video pembelajaran keterampilan bertanya dilakukan dengan model 4D, yang terdiri dari beberapa tahapan penelitian yaitu: tahap pendefinisian (Define) ditemukan mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam merumuskan pertanyaan dan menerapkan keterampilan bertanya dalam pembelajaran; tahap perancangan (Design), meliputi penyusunan naskah video pembelajaran, pelaksanaan proses perekaman video pembelajaran serta proses editing video pembelajaran; tahap pengembangan (Development), dilakukan uji kelayakan media dengan hasil yang menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh kategori “Sangat Layak”, dengan persentase ahli materi sebesar 97,9% serta ahli desain dan media pembelajaran sebesar 98,9%; tahap penyebaran (Disseminate), dilakukan dengan memberikan media kepada dosen pengampu mata kuliah dan dilakukan penyebaran media pembelajaran melalui flatform YouTube, di mana diperoleh data Engagement Rate (ER) sebesar  71,68% yang termasuk dalam kategori “Sangat Tinggi”. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran keterampilan bertanya yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran yang efektif pada mata kuliah pembelajaran mikro.
Pengembangan Video Pembelajaran Bumbu Base Genep Berbasis CapCut Bayu Eka Deyanto; Cokorda Istri Raka Marsiti; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.117359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan video pembelajaran Bumbu Bali Base genep berbasis CapCut pada Mata Kuliah Kuliner Bali dan (2) mendeskripsikan validitas video pembelajaran Bumbu Bali Base genep berbasis CapCut pada Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penyebaran angket kepada ahli materi, ahli media, ahli desain pembelajaran, dosen pengampu, dan mahasiswa. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan video pembelajaran telah dilaksanakan sesuai dengan tahapan model 4D, yaitu (a) tahap Define dilakukan melalui analisis kebutuhan, analisis karakteristik mahasiswa, analisis tugas, analisis konsep, dan analisis tujuan pembelajaran; (b) tahap Design berupa perancangan struktur, materi, dan tampilan video pembelajaran; (c) tahap Develop berupa pembuatan produk, validasi oleh para ahli, serta revisi berdasarkan masukan ahli; dan (d) tahap Disseminate dilakukan melalui penyebaran terbatas kepada dosen dan mahasiswa. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa video pembelajaran memperoleh persentase sebesar 98,7% dari ahli materi, 98,2% dari ahli media, dan 97% dari ahli desain pembelajaran yang seluruhnya berada pada kategori sangat valid. Selain itu, respons pengguna menunjukkan hasil yang sangat positif dengan persentase sebesar 100% dari dosen dan 98,2% dari mahasiswa. Dengan demikian, video pembelajaran Bumbu Bali Base genep berbasis CapCut dinyatakan sangat valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada Mata Kuliah Kuliner Bali.
Uji Selera Kue Apem Kukus Substitusi Tepung Biji Nangka Komang Maliarta; Ni Made Suriani; Ida Ayu Putu Hemmy Ekayani
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.119546

Abstract

Biji nangka (Artocarpus heterophyllus) merupakan hasil samping pengolahan buah nangka yang produksinya melimpah di Provinsi Bali, namun pemanfaatannya masih terbatas dan kerap dianggap limbah pertanian. Padahal, biji nangka memiliki kandungan karbohidrat, protein, kalsium, dan fosfor yang relatif tinggi sehingga berpotensi diolah menjadi tepung substitusi pada produk pangan tradisional. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap kue apem kukus yang disubstitusi tepung biji nangka sebanyak 50% dari total tepung beras dan tepung terigu, ditinjau dari aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pengujian organoleptik metode hedonik yang melibatkan 50 panelis tidak terlatih. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung skor rata-rata setiap aspek sensoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kue apem kukus substitusi tepung biji nangka memperoleh skor rata-rata warna sebesar 4,22, aroma 4,36, tekstur 4,10, dan rasa 4,40, yang seluruhnya berada pada kategori sangat suka. Temuan ini menunjukkan bahwa tepung biji nangka mampu menggantikan hingga separuh tepung beras dan tepung terigu pada kue apem kukus tanpa menurunkan penerimaan sensoris produk. Secara praktis, hasil ini mendukung pemanfaatan biji nangka sebagai bahan pangan lokal alternatif yang dapat menekan limbah hasil pertanian dan ketergantungan terhadap tepung terigu impor, sekaligus membuka peluang diversifikasi produk pangan tradisional berbasis sumber daya lokal.