cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
edukatifjournal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Edukatif
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30250544     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edukatif is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Sosialisasi Peserta Didik Sebagai Kunci Adaptasi dan Perkembangan Sosial di Sekolah Khairun Nisa Sitorus; Nazaruddin Nazaruddin; Rika Nurmida Agustin; Khairun Nisa
Edukatif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v4i1.1814

Abstract

Sosialisasi peserta didik merupakan proses penting dalam membantu siswa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah serta membentuk kemampuan sosial yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai agen sosialisasi yang berperan dalam menanamkan nilai, norma, dan perilaku sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sosialisasi peserta didik sebagai kunci dalam proses adaptasi dan perkembangan sosial di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai jurnal, buku sosiologi pendidikan dan literatur ilmiah yang membahas sosialisasi, adaptasi sosial, serta perkembangan sosial peserta didik. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses sosialisasi yang efektif di sekolah mampu meningkatkan kemampuan adaptasi siswa, seperti keterampilan berkomunikasi, kerja sama, rasa empati, dan pengendalian diri dalam interaksi sosial. Selain itu, peran guru, teman sebaya, serta budaya sekolah memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk perkembangan sosial peserta didik. Dengan demikian, sosialisasi peserta didik di sekolah menjadi faktor kunci dalam membangun individu yang mampu beradaptasi secara sosial dan memiliki karakter yang selaras dengan nilai-nilai masyarakat.
Pandangan Islam Terhadap Pendidikan Seni Ayu Wandira Maulidya; Hanifah Fathin Ritonga; Dwi Ananda Nst; Mhd Imran; Siska Purba; Lily Sardiani Daulay
Edukatif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v4i1.1830

Abstract

Pendidikan seni berperan penting dalam mengembangkan potensi peserta didik secara holistik, mencakup aspek kognitif, emosional, sosial, dan spiritual. Dalam perspektif Islam, seni dipandang sebagai sarana mengekspresikan keindahan ciptaan Allah sekaligus media internalisasi nilai moral dan akhlak. Artikel ini bertujuan mengkaji pandangan Islam terhadap pendidikan seni serta implikasinya bagi perkembangan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan metode deskriptif-analitis. Data bersumber dari Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir, buku pendidikan Islam, dan jurnal ilmiah, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam tidak menolak seni, tetapi memberikan batasan agar selaras dengan nilai tauhid dan akhlak. Pendidikan seni Islami berfungsi mengembangkan kreativitas bernilai spiritual, membentuk akhlak mulia, dan memperkuat kesadaran religius. Dengan demikian, pendidikan seni dalam Islam menjadi bagian integral pembentukan manusia beriman, berilmu, dan berkepribadian seimbang.
Pengaruh Supervisi Kepala Madrasah terhadap Disiplin Guru di MTs Ex PGA UNIVA Medan Abdul Fattah Nasution; Filza Alyani; Dhea Puspita; Syarah Nabila Pulungan
Edukatif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v4i1.1833

Abstract

Disiplin guru merupakan salah satu indikator utama profesionalisme pendidik yang berpengaruh langsung terhadap kualitas proses pembelajaran di madrasah. Rendahnya tingkat disiplin guru berpotensi menghambat efektivitas pembelajaran dan menurunkan mutu pendidikan. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan disiplin guru adalah melalui pelaksanaan supervisi kepala madrasah yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh supervisi kepala madrasah terhadap disiplin guru di MTs Ex PGA UNIVA Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear sederhana. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang disebarkan kepada 20 orang guru sebagai responden penelitian. Variabel supervisi kepala madrasah diukur melalui indikator perencanaan supervisi, pelaksanaan supervisi, objektivitas, pemberian umpan balik, dan tindak lanjut supervisi, sedangkan variabel disiplin guru diukur melalui indikator ketepatan waktu, ketaatan terhadap peraturan, kesiapan pembelajaran, serta tanggung jawab administratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala madrasah berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 4,55, sementara disiplin guru berada pada kategori baik hingga sangat baik dengan nilai rata-rata 4,61. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa supervisi kepala madrasah berpengaruh secara signifikan terhadap disiplin guru, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,939 dan nilai signifikansi 0,021 (Sig. < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,554 menunjukkan bahwa supervisi kepala madrasah memberikan kontribusi sebesar 55,4% terhadap variasi disiplin guru. Temuan ini menegaskan bahwa supervisi kepala madrasah memiliki peran strategis dalam meningkatkan disiplin dan profesionalisme guru. Oleh karena itu, pelaksanaan supervisi yang terencana, objektif, dan berkelanjutan perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Script Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Perubahan Wujud Benda di Kelas V SD No. 0127 Sibuhuan Julu Irma Sari Daulay; Elis Nazwa Sikumbang; Nisma Yuli Hasibuan; Roni Sari Pasaribu; Ranti Omas Lubis; Rahma Ito Hasibuan
Edukatif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Script terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi perubahan wujud benda di kelas V SD No. 0127 Sibuhuan Julu. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V, dengan sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen tes berupa pretest dan posttest digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitung lebih besar dari t tabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Cooperative Script berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa. Model ini efektif dalam meningkatkan keaktifan, interaksi, serta pemahaman siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan optimal.
Analisis Penerapan Metode Discovery Learning dalam Pembelajaran Bahasa Jerman Tema Schule Marisa Septiana Situmeang; Putri Angelina Sidabutar
Edukatif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v4i1.1863

Abstract

Pembelajaran Bahasa Jerman di Sekolah Menengah Atas masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan penguasaan kosakata dan keaktifan siswa, khususnya pada tema Schule, karena dominasi metode konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Discovery Learning sebagai alternatif pembelajaran yang lebih inovatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka, melalui pengumpulan data dari jurnal ilmiah, buku, dan artikel yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode Discovery Learning mampu meningkatkan pemahaman kosakata, keaktifan, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, metode ini mendorong kemandirian belajar dan kemampuan siswa dalam mengaitkan materi dengan konteks kehidupan sehari-hari. Namun, keberhasilan penerapan metode ini sangat bergantung pada perencanaan pembelajaran yang matang dan kesiapan guru dalam mengelola kelas. Dengan demikian, Discovery Learning dapat menjadi alternatif yang efektif untuk menciptakan pembelajaran Bahasa Jerman yang aktif, kreatif, dan bermakna, khususnya pada tema Schule.
Peran Pola Asuh Orang Tua (Parenting Style) dalam Pembentukan Karakter Siswa di Lingkungan Sekolah Faniska Aline Alfajri; Ellen Prima
Edukatif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v4i1.1939

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pola asuh orang tua (parenting style) dalam pembentukan karakter siswa di linkungan sekolah. Upaya penguatan moral siswa kini menjadi urgensi tersendiri di dunia pendidikan, menyusul maraknya kendala perilaku seperti merosotnya kedisiplinan, minimnya rasa tanggung jawab, pudarnya hilangnya etika sopan santun, hingga rapuhnya kendali diri anak saat berada di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data yang dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah, jurnal, terakreditasi, dan buku teks yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis memiliki pengaruh paling dominan dalam membentuk karakter positif siswa, seperti disiplin, tanggung jawab, jujur, peduli sosial, dan religious. Sebaliknya, jika pola asuh permisif dan otoriter cenderung menimbulkan perilaku kurang adaptif pada siswa. Sinergi antara keluarga dan sekolah menjadi faktor utama dalam pembentukan karakter siswa.
Efektivitas Manajemen Kurikulum Tahfidz Al-Qur'an Berbasis Poac Dalam Menjaga Kualitas Hafalan Santri: Studi Kasus di Pondok Pesantren Daarul Huda Li Tahfidhil Qur'an Gondanglegi Wetan Muhammad Husni; Sutriyanngsih Sutriyanngsih
Edukatif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v4i1.2040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kurikulum tahfidz Al-Qur'an di Pondok Pesantren Daarul Huda Li Tahfidhil Qur'an Gondanglegi Wetan dalam upaya menjaga kualitas hafalan santri. Meskipun jumlah pesantren tahfidz di Indonesia terus meningkat, yang mencapai lebih dari 14.000 lembaga berdasarkan data Kemenag RI (2023), peningkatan kuantitas tersebut belum selalu diiringi oleh standar kualitas hafalan yang memadai. Celah penelitian yang ada terletak pada belum adanya kajian yang menganalisis secara holistik integrasi keempat fungsi POAC dalam manajemen kurikulum tahfidz di satu lembaga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PP Daarul Huda menerapkan manajemen kurikulum tahfidz berbasis fungsi POAC secara terpadu: (1) Planning berbasis filosofi Al-Itqan qobla al-Kasrah dengan tiga indikator mutu; (2) Organizing melalui struktur halaqah berjenjang berstandar syahadah; (3) Actuating melalui sistem pajak hafalan rasio 1:3; dan (4) Controlling melalui Sema'an Jum'at yang terbagi atas halaqah 30 juz bagi yang telah khatam dan hafalan biasa bagi yang belum, ujian bulanan, dan ujian final publik 30 juz. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integrasi POAC yang disertai dimensi spiritualitas sebagai variabel manajerial yang selama ini diabaikan penelitian terdahulu.
Landasan Teori Pembelajaran Multimedia: Teori Kognitif, Konstruktivisme, Behaviorisme, dan Cognitive Load Theory Mhd Hafis Sitorus; Khairul Abdul Muizz; Muhammad Dolly Fahrianysah Siagian; Zunidar Zunidar
Edukatif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v4i1.2059

Abstract

Pembelajaran multimedia merupakan pendekatan yang memanfaatkan berbagai bentuk media, seperti teks, gambar, audio, video, dan animasi untuk mendukung proses penyampaian materi pembelajaran. Kehadiran multimedia dalam pendidikan memberikan peluang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan efektif dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Kajian mengenai landasan teori pembelajaran multimedia penting dilakukan untuk memahami prinsip-prinsip yang mendasari penggunaan multimedia dalam kegiatan belajar mengajar. Berbagai teori belajar, seperti teori kognitif, teori konstruktivisme, dan teori pemrosesan informasi, menjadi dasar dalam pengembangan media pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman peserta didik. Melalui pemanfaatan multimedia yang dirancang sesuai dengan karakteristik peserta didik, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal serta membantu meningkatkan motivasi, perhatian, dan hasil belajar. Oleh karena itu, pemahaman terhadap landasan teori pembelajaran multimedia menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan strategi pembelajaran yang efektif dan relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Implementasi Metode Pembiasaan dalam Pembelajaran Akidah Akhlak untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Madrasah Aliyah Haqqul Yaqin Muara Panco Barat Bobi Putrawan; Fadly Usman
Edukatif Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v4i1.2060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode pembiasaan dalam pembelajaran Akidah Akhlak serta menganalisis pengaruhnya terhadap peningkatan kedisiplinan siswa di Madrasah Aliyah Haqqul Yaqin Muara Panco Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru Akidah Akhlak, serta peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode pembiasaan dilakukan melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan secara konsisten, seperti pembiasaan salat berjamaah, mengucapkan salam, berpakaian rapi, datang tepat waktu, serta membangun tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Penerapan metode pembiasaan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan siswa, baik dalam aspek kehadiran, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, maupun perilaku sehari-hari di lingkungan madrasah. Faktor pendukung keberhasilan implementasi metode pembiasaan meliputi komitmen guru, lingkungan sekolah yang religius, serta dukungan keluarga, sedangkan hambatan yang ditemukan berupa kurang konsistennya pengawasan dan perbedaan karakter masing-masing siswa. Dengan demikian, metode pembiasaan dalam pembelajaran Akidah Akhlak terbukti efektif dalam membentuk dan meningkatkan kedisiplinan siswa secara berkelanjutan.
Peningkatan Keterampilan Menulis Siswa Melalui Metode Kolaboratif Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Aisa Siregar; Ali Yusril Nasution; Erlin Erlin; Nur Adida Lubis; Siti Azizah; Nurhayati Siregar
Edukatif Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/je.v4i2.2094

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang masih menghadapi berbagai kendala pada jenjang sekolah dasar, terutama rendahnya kemampuan siswa dalam mengembangkan ide, menyusun paragraf yang koheren, serta terbatasnya partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui perspektif Zone of Proximal Development (ZPD). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri 0101 Sibuhuan. Informan penelitian terdiri atas dua guru Bahasa Indonesia dan 25 siswa kelas V yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahapan open coding, kategorisasi, pembentukan tema, dan interpretasi data. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif mampu meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui terbentuknya interaksi belajar yang lebih aktif, pemerataan partisipasi, pemberian peer scaffolding, serta meningkatnya tanggung jawab individual dalam penyelesaian tugas kelompok. Perspektif ZPD memperlihatkan bahwa siswa dengan kemampuan lebih tinggi berperan sebagai more capable peer yang membantu teman sekelompok mengembangkan ide, memperbaiki struktur tulisan, dan meningkatkan kualitas hasil menulis. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran kolaboratif tidak hanya ditentukan oleh kerja kelompok, tetapi juga oleh pengelolaan pembagian peran, kualitas interaksi, dan pemberian scaffolding secara terstruktur oleh guru.