cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+6285806808392
Journal Mail Official
jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Editorial Address
Amirul Bangun Bangsa Publishing Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0858-0680-8392 email : jurnalpengabdiansosial@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Sosial
ISSN : -     EISSN : 30310059     DOI : https://doi.org/10.59837
Jurnal Pengabdian Sosial published every month (12 times a year), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Amirul Bangun Bangsa Publishing
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober" : 27 Documents clear
Peran Kegiatan Sosial dan Olahraga Dalam Membentuk Karakter Pemuda Desa Cangkuang Zuhri, Ahmad Tuhfah; Nasihin, Anwar; Mulkiyah, Salma Tajki; Sopiyati, Nova; Erlyndia, Vin Vin Ayu; Lestari, Dila; Nuruddin, Nuruddin; Kusumah, Fidia; Fitriani, Erni; Irawati, Irawati
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/31fndw54

Abstract

Jurnal ini memperluas pemahaman kita melalui analisis tentang implementasi Peran Kegiatan Sosial dan Olahraga dalam Membentuk Karakter Pemuda Desa Cangkuang yang saat ini menjadi isu yang jarang terdengar sebagai langkah pemerintah desa dalam mengembangkan karakter pemuda umumnya di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode kualitatif dengan melakukan wawancara dan observasi. Dalam pengabdian masyarakat ini, pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara dan observasi kepada anggota-anggota Karang Taruna Jaya di Desa Cangkuang. Melalui lima dimensi yang terdapat dalam teori PYD dari Lerner kami mengungkap bahwa pada implementasi Peran Kegiatan Sosial dan Olahraga dalam Pengembangan Karakter Pemuda Di Desa Cangkuang sudah cukup optimal dan tepat sasaran.
Sosialisasi Menabung Sejak Dini Di SDN 04 Cangkuang Kap. Talun RT 01/06, Desa Cangkuang Kecamatan Leles Kabupaten Garut Fitriani, Erni; Nasihin, Anwar; Zuhri, Ahmad Tuhfah; Erlyndia, Vin Vin Ayu; Sopiyati, Nova; Mulkiyah, Salma Tajki; Lestari, Dila; Nuruddin, Nuruddin; Kusumah, Fidia; Irawati, Irawati
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/61hrpy85

Abstract

Sosialisasi ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya menabung sejak dini pada anak-anak. Melalui berbagai kegiatan, Dengan menanamkan kebiasaan menabung sejak dini, diharapkan anak-anak tumbuh menjadi individu yang mandiri, bertanggung jawab, dan mampu mengelola keuangan dengan bijak. Sosialisasi ini juga diharapkan dapat berkontribusi peserta diajak untuk memahami konsep menabung, manfaatnya untuk masa depan, serta cara-cara menabung yang efektif. Dan penerapan dalam islam, menabung sosialisasi ini dapat membentuk kebiasaan menabung yang positif pada anak-anak dan menjadi bekal bagi mereka dalam mengelola keuangan di masa depan. Kegiatan ini dilakukan melalui seperti pembuatan celengan dari kardus bekas dan diskusi mengenai cara menabung yang efektif.  Ini ditunjukan kepada siswa kelas 4-6 SDN 4 Cangkuang.
Pembinaan Rohani Agama Islam Dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Siswa Kelas VII di SMP Negeri 8 Palangka Raya Sarifah, Siti; Hartati, Zainap; Darmawati, Elyas
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/wdzpee54

Abstract

Akhlakul karimah merupakan salah satu aspek penting dalam sistem pendidikan nasional dalam konteks pendidikan karakter. Pembinaan akhlakul karimah siswa melalui kegiatan yang diadakan sekolah tidak hanya mencerdaskan secara intelektual namun secara moral dan etika. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatan akhlakul karimah siswa melalui kegiatan bimbingan rohani agama Islam bagi siswa kelas VII di SMPN 8 Palangka Raya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode PAR (Participatory Action Research). Tahapan PAR dalam pengabdian ini disederhanakan menjadi 4 tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah siswa mulai menunjukkan perubahan sikap, perilaku, tingkah laku ke arah yang lebih baik dibuktikan dengan saat guru atau ustadz/ah  menjelaskan materi siswa nampak memperhatikan dengan seksana, kemudian siswa mulai menunjukkan sikap bertanggangjawab,disiplin dan peduli terhadap sesama dengan bertutur kata yang baik dan sopan serta melalui kegiatan pengabdian yang dilakukan siswa mulai membiasakan melaksanakan sholat berjamaah di musholla pada waktu dzuhur.
Pagelaran Wayang Dan Sholawat : Ruwat Desa Rawa Selapan Hasanah, Uswatun; Saputra, Angga Aji; Velyana, Anggi; Ramadhani, Eka Indri; Ramadhani, Huly Luthfi; Nafilah, Itsna Khairunnawa; Sugiarto, Jahyan; Faaza, Muhammad Alfin; Salsabilah, Rani; Maharani, Ainunisya
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/g6mcw608

Abstract

Pertunjukan wayang dan sholawat dalam tradisi ruwat desa Rawa Selapan merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya yang sarat akan nilai-nilai spiritual dan sosial. Ruwat desa merupakan ritual yang bertujuan untuk membersihkan desa dari energi negatif dan memohon perlindungan kepada Yang Maha Kuasa. Wayang dipilih sebagai media utama karena kemampuannya untuk menyampaikan pesan moral dan spiritual melalui cerita-cerita tradisional. Sholawat, yang merupakan pujian kepada Nabi Muhammad, ditambahkan untuk meningkatkan suasana religius dari acara tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran dan signifikansi pertunjukan wayang dan sholawat dalam ruwat desa di Rawa Selapan serta dampaknya terhadap masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertunjukan wayang dan sholawat tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media untuk memperkuat solidaritas sosial dan keimanan masyarakat.
Pengelolaan K3 (Kebun, Kolam Kandang) Sebagai Bentuk Penanganan Stunting Di Pemerintah Desa Rawa Selapan Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan Hasanah, Uswatun; Oktaviyani, Hikmatul; Puspitasari, Andini; Marlinda, Dwi; Maisya, Irin; Azakhia, Yolanda Citra; Hidayat, Rachmat; Ichsan, Amirul; Alvian, M. Andri
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/t6yx5k23

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi buruk kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Faktor penyebab gizi buruk, seperti pola makan yang tidak seimbang, asupan makanan yang tidak mencukupi, infeksi berulang, dan kurangnya akses terhadap layanan kesehatan, air bersih, dan sanitasi yang memadai. Tujuan penelitian ini sangat penting untuk melihat bagaimana pengelolaan K3 (kebun, kolam) sebagai bentuk penanganan stunting di pemerintah desa Rawa Selapan kecamatan Candipuro kabupaten lampung selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, penelitian kualitatif merupakan penelitian deskriptif dan analitis. Deskriptif dalam penelitian kualitatif berarti menggambarkan dan menggambarkan peristiwa, fenomena dan situasi sosial yang diteliti. Untuk mengantisipasi penyebaran angka stunting di Desa Rawa Selapa, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, maka pemerintah desa dan seluruh masyarakat desa telah menerapkan program desa yaitu pembuatan K3 (Kolam, Kebun dan Kandang) di beberapa rumah di setiap dusun di Rawa. Desa. Selapan. Dan anak-anak dapat mengonsumsi sayuran, ikan, dan daging yang ditanam sendiri dan kemungkinan besar aman untuk dikonsumsi setiap anak.
Meningkatkan Wawasan Inovasi dan Kewirausahaan bagi Mahasiswa Baru melalui PKKMB di Institut Bisnis dan Komputer Indonesia Insandi, Arief Muhazir; Ginting, Tampe Tuah Malem
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/nby54m04

Abstract

Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Institut Bisnis dan Komputer Indonesia dirancang untuk menanamkan nilai-nilai inovasi, kreativitas, dan tanggung jawab pada mahasiswa baru. Di era bisnis yang semakin kompetitif, generasi muda diharapkan memiliki kemampuan berpikir kreatif dan inovatif yang mampu melampaui batasan tradisional. Sosialisasi yang dilakukan dalam PKKMB bertujuan untuk mengembangkan mindset kewirausahaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibimbing untuk menghadapi tantangan dunia kerja dengan pola pikir yang lebih progresif dan berani mengambil risiko yang terukur. PKKMB juga memfasilitasi peningkatan rasa tanggung jawab, baik secara individu maupun dalam konteks sosial, guna mempersiapkan mahasiswa menjadi pemimpin masa depan yang memiliki daya saing tinggi di dunia bisnis. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kegiatan PKKMB terhadap peningkatan kreativitas dan inovasi mahasiswa baru serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasinya
Pendampingan dalam Penerapan Mesin Peniris Abon Sebagai Inovasi Teknologi Pada Kelompok UMKM  Usaha Abon  Di Kabupaten Pangkep Asmeati, Asmeati; Yanti, Yanti; Ali, Muhammad Yusuf
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/atnmwv53

Abstract

Abon adalah produk olahan makanan yang sering digunakan sebagai lauk tambahan, dengan bahan dasar yang biasanya berupa ikan atau daging ataupun telur. Indonesia, dengan kekayaan perairannya, memproduksi berbagai jenis ikan laut dan ikan air tawar serta produksi telur yang melimpah yang potensial untuk diolah menjadi abon. Tujuan kegiatan pendampingan ini adalah untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat Kabupaten Pangkep  khususnya kelompok binaan Kelompok Sikamaseang dalam memanfaatkan mesin peniris abon sebagai inovasi teknologi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses produksi abon, memperbaiki kualitas produk, serta memperluas pasar sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal. Penerapan alat peniris abon ini diharapkan  dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi abon. Setelah diadakan tahap pengembangan, maka diterapkanlah  akan peniris abon ini sama mitra binaan  di Kabupaten Pangkep. Pendampingan dalam penerapan alat peniris abon ini  alat ini diharapkan dapat membantu mitra dan masyarakat setempat dalam meningkatkan kualitas produk abon dan memperluas pemasaran produk tersebut ke toko-toko lokal khsusunya kelompok Sikamaseang yang menjadi mitra binaan dalam kegiatan pengabdian ini.
Pelatihan Pemanfaatan Model Pembelajaran Inovatif di di Kota Rembang Soeharso, R; Rakhmanto, Bambang
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/bmnr7j10

Abstract

Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah guru-guru sejarah SMA di Kota Rembang. Berdasarkan observasi awal dengan ketua MGMP dan beberapa guru dapat disimpulkan bahwa para guru Sejarah tersebut dipandang perlu mendapatkan pelatihan dan pendampingan tentang Pemanfaatan Model Pembelajaran Sejarawan Kecil Berbasis Multikultural dalam pembelajaran sejarah dengan pendekatan saintifik. Model pembelajaran sejarawan kecil dapat mempermudah pelaksanaan sintaks Mengamati dan Mencoba dalam pendekatan Saintifik. Dalam kegiatan pelatihan kali ini ditargetkan sekitar 30 guru SMA anggota MGMP sejarah Kota Rembang dapat mengikuti kegiatan. Sementara itu, pilot project kegiatan dipusatkan di SMAN 15 Rembang. Model pembelajaran sejarawan kecil akan memacu daya imaginer siswa dalam berpikir karena model ini bersifat rekreatif dengan menghadirkan siswa di situs sejarah lokal di sekitar sekolah. Sehingga pemahaman siswa terhadap konservasi kesejarahan pada peninggalan sejarah dan peristiwa sejarah dapat lebih optimal. Jangka pendek program ini ditargetkan akan menghasilkan modul panduan optimalisasi pemanfaatan model pembelajaran sejarawan kecil berbasis Multikultural yang disesuaikan dengan pendekatan saintifik sebagai pegangan guru-guru sejarah. Jangka menengahnya akan menghasilkan guru-guru yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan model pembelajaran inovatif dalam pembelajaran sejarah sesuai dengan pendekatan saintifik. Berdasarkan hasil evaluasi juga diperoleh bahwa banyak peserta yang memperoleh pengatahuan tambahan dan keterampilan baru dalam memanfaatkan model sejararawan kecil sebagai media pembelajaran dan power point untuk menunjang pembelajaran jarak-jauh
Optimalisasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Angsau Nurholis, Nurholis; Arbain, Taufik
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/kvqh8259

Abstract

Pembangunan daerah dilaksanakan oleh pemerintah baik fisik maupun pemberdayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya optimalisasi program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Angsau. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di wilayah Kelurahan Angsau dengan pihak informan antara lain lurah, kasi pembangunan, kasi pemerintahan, kasi kemasyarakat, ketua LPM “Maju Bersama”, dan perwakilan masyarakat (Ketua RT / RW). Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penyajian kesimpulan dan verifikasi. Penelitian disimpulkan bahwa optimalisasi program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Angsau menunjukkan hasil yang baik, khususnya pembangunan sarana dan prasarana. Namun terdapat aspek yang perlu dioptimalkan antara lain kurangnya pembinaan dari tingkat kecamatan dan kabupaten serta partisipasi masyarakat.
Pembinaan Membaca Al-Qur’an dengan Penerapan Ilmu Tajwid bagi Anak-Anak TPA Darul Ulum Bangkuang Raudah, Siti Qira’atu Nur; Jannah, Nour; Muhibbah, Nur; Faisal, Muhammad; Ramadhani, Ramadhani; Safitri, Novi Angga; Cahyadi, Maulana Abdullah; Sarmila, Sarmila
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 12 (2024): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/c4590074

Abstract

Dalam rangka meningkatkan pemahaman pada anak-anak TPA Darul Ulum Bangkuang dalam membaca iqra ataupun al-Qur'an dengan menerapkan ilmu tajwid, maka diperlukan adanya pembinaan yang relevan. Tentunya pembinaan penerapan ilmu tajwid dalam membaca iqra ataupun al-Qur'an ini bertujuan untuk menambah wawasan atau pengetahuan pada bidang keagamaan serta meningkatkan kualitas bacaan mereka. Pembinaan ini dilaksanakan di Posko KKN sebagai bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Metode pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dengan pendekatan Service Learning (SL) dengan  metode ceramah dan  praktik. Sasaran atau mitra pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini  adalah anak-anak TPA Darul Ulum Bangkuang, Kelurahan Bangkuang, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan. Sebelum adanya pembinaan, tingkat pemahaman anak-anak terhadap ilmu tajwid itu kurang. Namun, terjadi peningkatan pemahaman setelah mereka diberikan materi dan praktik secara langsung. Dengan demikian, pembinaan ini  dianggap berhasil  dikarenakan adanya  peningkatan pemahaman pada anak-anak. Dengan adanya pembinaan ini, tentu menambah pengetahuan dan meningkatkan kualitas bacaan mereka baik iqra maupun al-Qur'an. Sehubungan dengan hal tersebut, perlu adanya tindak lanjut dalam bentuk pembinaan atau pengajaran lanjutan tentang tajwid. Selain  itu,  diharapkan pihak TPA dan sekolah harapannya memberikan kesempatan lebih banyak dan membiasakan metode pengajaran membaca al-Qur'an dengan menerapkan tajwid agar anak-anak semakin terbiasa.

Page 2 of 3 | Total Record : 27