cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
khidmatjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengabdian No 395 Deli Serdang, Sumatera Utara
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Khidmat : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30312795     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Khidmat is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 160 Documents
Relevansi Kebijakan Internasional: Mendeskripsikan Peran UNESCO, OECD, dan UNICEF Sholihin, Ma’ruf; Audina, Nadya Cindy; Fauzi, Irfan
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i2.1767

Abstract

Dinamika global yang semakin kompleks menuntut negara-negara untuk menyesuaikan kebijakan domestik dengan perkembangan kebijakan internasional, mengingat integrasi ekonomi, isu keamanan transnasional, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi global berimplikasi signifikan terhadap perumusan kebijakan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi atau peran UNESCO, OECD, dan UNICEF dalam relevansi kebijakan internasional. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis jurnal dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UNESCO berperan dalam pengembangan standar pendidikan dan kebudayaan, OECD menyediakan instrumen evaluasi dan rekomendasi tata kelola melalui pendekatan berbasis data, dan UNICEF yang berfokus pada perlindungan anak dan pembangunan sosial. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebijakan internasional yang dihasilkan oleh UNESCO, OECD, dan UNICEF memiliki relevansi yang kuat dalam membentuk arah kebijakan nasional, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan manusia.
Edutaiment dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs Al Mustofawiyah Palang Tuban Farikhah, Nihayatul; Mufidah, Zulfatul
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i2.1774

Abstract

Penelitian ini mengkaji pembelajaran Edutainment konsep Pendidikan yang menarik, kreatif, inovatif, menyenangkan perserta didik dibuat senyaman mungkin dalam proses pembelajaran. Pembelajaran Edutainment dapat di artikan humor Ketika penyaimpaian materi pembelajaran Suasana pembelajaran yang demikian, dapat memicu efektifitas pencapaian tujuan pembelajaran. Terdapat tiga aspek yang dibahas dalam penelitian ini yakni aspek humanizing the classroom, active learning, dan quantum teaching mulai dari perencanaan, pelaksanaan, berdasarkan dengan latar belakang tersebut dapat ditarik inti penelitian yaitu. Bagaimana betuk perancanaan Edutainment dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Mts Al Mustafawiyah Palang Tuban. Bagaimana pelaksaan Edutainment dalam Pendidikan Agama Islam di Mts al Mustafawiyah Palang Tuban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, analisis data yang digunakan yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dan untuk metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan untuk mengecek keabsahan penelitian yaitu menggunakan tringulasi yaitu dari sumber data, waktu, dan Teknik Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti tentang Edutainment Dalam Pembalajaran Pendidikan Agama Islam memiliki perencanaan dan pelaksanaan tersendiri. Aspek humanizing the classroom berkaitan dengan dengan pengaturan ruang kelas dengan komunikasi yang baik. Aspek active learning berkenaan dengan penggunaan strategi pembelajaran aktif sebagai penerapan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Aspek quantum teaching berupa memberikan motivasi berupa tepuk semangat dan memberikan pertanyaan yang mendasar. Beliau belum memunculkan sebuah hal atau pertanyaan yang menggugah pengalaman yang dimiliki oleh peserta didik.
Dampak Sistem Zonasi PPDB Terhadap Mutu Pendidikan dan Kesenjangan Antar Sekolah Ulfa Samosir, Najwa Novia; Usiono, Usiono
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i2.1787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis berbagai hasil penelitian terkait dampak penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terhadap mutu pendidikan dan kesenjangan antar sekolah di Indonesia. Kebijakan sistem zonasi diterapkan pemerintah dengan tujuan pemerataan akses dan kualitas pendidikan, namun dalam pelaksanaannya menimbulkan berbagai dinamika di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah beberapa artikel ilmiah yang diterbitkan semenjak diberlakukannya sistem zonasi dalam PPDB dari berbagai database seperti Google Scholar, Garuda, dan ResearchGate. Data dianalisis melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi kualitas, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem zonasi berkontribusi positif terhadap pemerataan akses pendidikan, terutama dalam distribusi siswa berdasarkan wilayah domisili. Namun demikian, beberapa penelitian mengungkap bahwa kebijakan ini juga menimbulkan tantangan baru berupa penurunan kualitas input siswa di sekolah unggulan dan belum meratanya kualitas guru serta sarana prasarana antar sekolah. Secara keseluruhan, penerapan zonasi PPDB dapat memperkecil kesenjangan akses, tetapi belum sepenuhnya berhasil meningkatkan kesetaraan mutu pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendukung berupa pemerataan sumber daya pendidikan agar tujuan zonasi dapat tercapai secara optimal.
Peran Pendidikan dalam Stratifikasi Sosial Masyarakat Afni, Nurul; Pradana, Bayu; Putri, Rizky Amaliyah; Nisa, Khairun
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v3i2.1788

Abstract

Stratifikasi sosial merupakan fenomena sosial yang menunjukkan adanya pelapisan masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial berdasarkan perbedaan status, kekuasaan, dan akses terhadap sumber daya. Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam proses stratifikasi sosial karena menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kedudukan sosial individu dalam masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam stratifikasi sosial masyarakat serta mengkaji bagaimana pendidikan dapat berfungsi sebagai sarana mobilitas sosial maupun sebagai alat reproduksi stratifikasi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui penelaahan berbagai literatur berupa buku dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi sarana peningkatan status sosial apabila akses dan kualitasnya merata, namun sebaliknya dapat memperkuat ketimpangan sosial apabila terjadi ketidakadilan dalam sistem pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan yang inklusif dan berkeadilan menjadi kunci dalam menciptakan struktur sosial masyarakat yang lebih setara.
Perkembangan Sosial Dan Emosional Peserta Didik dengan Kondisi Broken Home Rahmadana, Fitri; Aisyah, Nur; Andriyani, Pika; Ayunda, Riska; Hasanah, Syelila; Daulay, Lily Sardiani
Khidmat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v4i1.1817

Abstract

Perkembangan sosial dan emosional berperan penting dalam kemampuan interaksi, pengelolaan emosi, dan prestasi akademik peserta didik. Anak yang berasal dari keluarga broken home sering menghadapi tantangan psikologis akibat perceraian, perpisahan, atau ketidakstabilan emosional orang tua. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kondisi broken home terhadap perkembangan sosial-emosional peserta didik serta strategi pendukung yang dapat diterapkan oleh guru. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif terhadap berbagai penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa anak broken home cenderung mengalami kesulitan membangun hubungan sosial, konflik emosional internal, serta rentan terhadap stres dan kecemasan. Strategi efektif meliputi penciptaan lingkungan sekolah yang aman, penguatan keterampilan sosial-emosional, komunikasi dengan orang tua atau wali, serta deteksi dini masalah psikologis. Peran guru menjadi kunci dalam mendukung perkembangan optimal peserta didik.
Pemenuhan Kebutuhan Manula Melalui Kunjungan Rumah Lubis, Ramadan; Putri, Nayla Zahara; Br Ginting, Rahma Yumna; Mahfuza, Nazwa; Nasution, Naila Rizki; Agusty, Ralfta Delvia
Khidmat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v4i1.1818

Abstract

Proses penuaan membawa berbagai perubahan pada aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang dapat memengaruhi kualitas hidup manula. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemenuhan kebutuhan manula melalui pendekatan kunjungan rumah dengan studi kasus pada seorang lansia bernama Ibu Qomariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar seperti nutrisi, kebersihan diri, dan kesehatan pada Ibu Qomariah tergolong cukup baik meskipun terdapat keterbatasan fisik berupa radang sendi dan gangguan penglihatan. Kebutuhan fungsional seperti mobilitas dan keamanan lingkungan rumah juga relatif terpenuhi dengan adanya penyesuaian aktivitas dan dukungan keluarga. Selain itu, kebutuhan sosial dan spiritual dapat terpenuhi melalui interaksi dengan keluarga, keterlibatan dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta praktik ibadah yang disesuaikan dengan kondisi fisik. Secara keseluruhan, pemenuhan kebutuhan manula tidak hanya bergantung pada kondisi kesehatan, tetapi juga pada dukungan keluarga dan lingkungan sekitar. Pendekatan yang menyeluruh diharapkan dapat membantu manula menjalani masa lanjut usia dengan lebih nyaman, mandiri, dan bermakna.
Menjaga Kearifan Lokal dalam Era Globalisasi Br Surbakti, Rezki Sukmawati
Khidmat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v4i1.1819

Abstract

Pada era globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi dan internet seperti sekarang ini dapat dengan mudah mempengaruhi keberlanjutan dari kearifan lokal. Pengaruh globalisasi ini tidak jarang juga sering membuat kearifan lokal menjadi terabaikan. Oleh sebab itu kearifan lokal harus tetap dijaga dan juga dileastarikan di dalam era globalisasi ini. Banyak cara yang bisa digunakan agar kearifan lokal tetap terjaga salah satunya dengan masyarakat sendiri harus turun tangan langsung dengan mengadakan acara-acara adat kebudayaan masing-masing serta memperkenalkan nya ke dunia luar. Tujuan penelitian ini adalah untuk bagaimana pentingnya menjaga dan melestarikan kearifan lokal di tengah-tengah era globalisasi yang serba teknologi seperti sekarang ini. Seiring perkembangan zaman, tentu keadaan suatu negara semakin berubah. Apalagi di tengah era globalisasi yang mana segala arus penyebaran informasi dan kebudayaan dapat dengan mudah diakses. Globalisasi tak akan terlepas dari perkembangan teknologi yang sangat berkaitan erat dengan era society 5.0. Dalam menghadapi society 5.0, Indonesia tentu harus siap dengan segala dampak di masa mendatang. Salah satu cara untuk meminimalisir dampak negative dan mengatasi tantangan ini adalah dengan penguatan Identitas Nasional. Identitas nasional merupakan jati diri bangsa yang penting dalam mencapai tujuan negara. Artikel ini akan membahas Urgensi Penguatan Identitas Nasional dalam Menghadapi Society 5.0 di Era Globalisasi dengan metode analisis dan kajian literatur dari berbagai sumber.
Pengaruh Lingkungan Sosial Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Hakim, Lukmanul; Harahap, Muhammad Nazaruddin; Aini, Yusnifa; Nisa, Khairun
Khidmat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v4i1.1820

Abstract

Lingkungan sosial merupakan salah satu faktor eksternal yang berperan penting dalam memengaruhi prestasi belajar peserta didik. Lingkungan sosial yang dimaksud meliputi lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung membentuk sikap, motivasi, serta perilaku belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sosial terhadap prestasi belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah peserta didik pada jenjang pendidikan menengah, dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi nilai akademik. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik untuk mengetahui tingkat pengaruh lingkungan sosial terhadap prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik. Lingkungan sosial yang kondusif, ditandai dengan dukungan keluarga, interaksi positif di sekolah, serta lingkungan masyarakat yang mendukung pendidikan, berkontribusi terhadap peningkatan prestasi belajar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan prestasi belajar peserta didik perlu didukung oleh penciptaan lingkungan sosial yang positif dan edukatif.
Peran Pola Asuh Demokratis dalam Perkembangan Sosial Emosional Anak Indriani, Reni; Darmayanti, Arni; Lubis, Nada Muthi’ah Muthmainnah; Daulay, Lily Sardiani
Khidmat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v4i1.1821

Abstract

Pola asuh demokratis menciptakan lingkungan yang seimbang antara kebebasan dan bimbingan, membangun komunikasi dua arah, serta menanamkan disiplin diri dan rasa tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pola asuh demokratis dapat mengembangkan sosial emosional anak. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan berbagai sumber seperti buku dan jurnal ilmiah. Pola asuh demokratis merupakan gaya pengasuhan orang tua dimana menyeimbangkan antara kasih sayang dan disiplin, orang tua menetapkan aturan yang jelas namun tetap mendengarkan, menghargai, dan melibatkan anak dalam pengambilan keputusan yang bertujuan membentuk anak yang mandiri, percaya diri, dan kritis dalam berpikir. Pola asuh demokratis sangat berperan bagi perkembangan sosial emosional anak karena membangun rasa percaya diri, kemampuan mengatur emosi, empati, dan keterampilan sosial, penuh kasih sayang namun tetap dengan batasan sehingga anak belajar mandiri sambil memahami tanggung jawabnya.
Dialog Antar Umat Beragama Hsb, Sahdin; Chantika, Delsi Dika; Fadillah, Muhammad Haris; Indrawan, Agung
Khidmat Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v4i1.1847

Abstract

Artikel ini membahas model dialog antarumat beragama dengan pendekatan teologis, sosial, dan praktis. Secara teologis, dialog diarahkan untuk memahami kesamaan dan perbedaan doktrin serta nilai-nilai ajaran masing-masing agama, sehingga tercipta penghargaan dan saling menghormati. Dari perspektif sosial, dialog berperan dalam membangun kohesi komunitas, mengurangi konflik, dan memperkuat toleransi dalam kehidupan masyarakat yang multikultural. Secara praktis, artikel ini menyoroti strategi, metode, dan praktik nyata yang dapat diterapkan dalam interaksi antarumat beragama, termasuk kegiatan bersama, forum komunikasi, dan pendidikan lintas agama, yang semuanya bertujuan menciptakan hubungan harmonis, konstruktif, dan berkelanjutan di masyarakat.