cover
Contact Name
Hasriani
Contact Email
mediasi341@gmail.com
Phone
+6285696685341
Journal Mail Official
mediasi341@gmail.com
Editorial Address
Jalan Muhajirin, Makassar, Sulawesi-Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
INDOPEDIA (Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan)
ISSN : 29857309     EISSN : 29857309     DOI : -
Core Subject : Education,
INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Education and Teaching. Scopes INDOPEDIA : Journal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan includes research papers from researchers, academics, and practitioners. In particular, papers which consider the following general topics are invited: Teaching and Learning in Education Educationcal Technology Curriculum Development Material Development Education Professionalism Education Curriculum Education in 5.0 era E-Learning in Education Character building. Special Needs Education. Global Issues in Education. Technical and Vocational Education. Language and Literature Education. Social Sciences Education. Education Management. Sports Science and Physical Education. Learning Models and Strategies Other Fields in Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 325 Documents
PENGARUH MODEL ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESMENT AND SATISFACTION (ARIAS) TERHADAP KEMAMPUAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI BADOKKA Findiarti; Jusmaniar N; Ira Irviana
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. 1) Bagaimana penerapan model pembelajaran ARIAS terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV di SD Negeri Badokka. 2) Untuk mengetahui pengaruh model ARIAS terhadap hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas IV di SD Negeri Badokka. Jenis penelitian eksperimen dan adapun objek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Baddoka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis statistic deskriptif dan inferensial berupa uji normalitas, homogenitas dan hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Gambaran penerapan model pembelajaran assurance, relevance, interest, assesment and satisfaction (arias) terhadap kemampuan hasil belajar pada mata pelajaran ipa siswa kelas IV SD negeri Badokka. dikategorikan sangat baik, karena adanya peningkatan terhadap hasil belajar siswa dibandingkan sebelum penerapan model pembelajaran assurance, relevance, interest, assesment and satisfaction (arias). (2) Terdapat pengaruh model pembelajaran assurance, relevance, interest, assesment and satisfaction (arias) terhadap kemampuan hasil belajar pada mata pelajaran ipa siswa kelas IV SD negeri Badokka berdasarkan nilai uji t yang menunjukan nilai signifikansi (2-talled) lebih kecil dibandingkan 0,05 (0,000<0,05).
PERANAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK AKHLAK PADA SISWA KELAS III DI SDIT AL-FATIHA AMPEK NAGARI Rifdha Hayati; Martin Kustati; Gusmirawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT dalam membentuk akhlak pada siswanya. Serta untuk mengetahui bagaimana akhlak pada siswa disekolah tersebut dan cara guru dalam mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mengumpulkan data dengan cara observasi, wawancara dan pengamatan secara lansung. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III di SDIT Al-Fatiha Ampek Nagari Kabupaten Agam. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah : (1) Siswa kelas III di SDIT Al-Fatiha tersebut rutin melakukan shalat berjamaah di masjid sekolahnya, bersalaman dengan guru  ketika hendak pulang, bersalaman jika ada kerabat yang mengunjunginya, dan berbicara sopan. (2)  Terdapat tenaga pengajar yang penuh kesabaran menghadapi berbagai problem masing-masing siswanya, dan para guru yang menerapkan perannya sebagai guru disekolah. (3) Dari hasil observasi dan wawancara ditemukan faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan akhlak pada siswa baik internal maupun eksternal. (4)  Metode yang diterapkan oleh guru PAI terbukti mampu memberikan perubahan kepada siswanya meskipun secara perlahan. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat mengetahui bagaimana peranan guru PAI di sekolah tersebut dalam membentuk akhlak pada muridnya dan  apa saja tindakan yang dilakukan oleh guru PAI dalam mengatasi permasalahan akhlak pada siswanya.
PERAN KOMUNITAS MAHARDIKA MUDA DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN DI DAERAH TERTINGGAL Debi Yandrizal; Martin Kustati; Gusmirawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan adalah seluruh pengetahuan belajar yang terjadi sepanjang hayat dalam semua tempat serta situasi yang memberikan pengaruh positif pada pertumbuhan setiap makhluk. . Pendidikan yang akan mengubah manusia ke arah yang lebih baik, adalah pendidikan yang kualitasnya baik pula. Secara realitas sekarang, kualitas pendidikan di Indonesia masih rendah apalagi dalam hal pemerataan pendidikan, di antaranya: fasilitas, akses, dan tenaga pengajar yang akan berimplikasi pada proses belajar dan hasil belajar, keadaan tersebut salah satunya gambaran pendidikan yang ada di daerah terpencil. Dengan demikian, penelitian ini akan berfokus pada masalah pemerataan pendidikan di daerah terpencil dengan cara mengoptimalkan peran komunitas mahardika mengajar sebagai komunitas sosial pendidikan. Komunitas ini bergerak di daerah-daerah terpencil khususnya di Kabupaten  Solok, Provinsi Sumatera Barat, kajian awal mencari data keadaan pendidikan di daerah tersebut dengan cara membaca literature dan wawancara langsung kepada relawan Mahardika Muda kemudian hasilnya dideskripsikan, dengan demikian penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk mengatasi tidak meratanya pendidikan di Indonesia ada beberapa langkah yang harus dilakukan: pertama, mengoptimalkan gerakan sosial pendidikan. Kedua, melakukan program yang mengedukasi masyarakat. Ketiga, harus melibatkan masyarakat dalam semua program.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO ANIMASI POWTOON DAN MEDIA KONVENSIONAL PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMP NEGERI 1 AMPEK ANGKEK Amertya Azahra; Martin Kustati; Gusmirawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan pembelajaran dengan media video animasi powtoon dan pembelajaran menggunakan media konvensional terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 1 Ampek Angkek. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Ampek Angkek tahun ajar 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling, kelas yang dipilih sebagai kelas eksperimen adalah VIII-6 dan kelas kontrol adalah VIII-4. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar pada kelas eksperimen yang menerapkan media pembelajaran video animasi powtoon berada pada klasifikasi tinggi, sedangkan hasil belajar kelas kontrol yang menerapkan media konvensional berada di klasifikasi sedang. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh menggunakan SPSS 23 for windows diperoleh rata-rata kelas kontrol 79,57 dan kelas eksperimen 87,00 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbandingan hasil belajar menggunakan media video animasi powtoon dan media konvensional.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DALAM MENDIAGNOSA KESULITAN BELAJAR DI SMAN 1 LINGGO SARI BAGANTI Mohamad Tabri; Martin Kustati; Gusmirawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dalam penulisan riset ini mendeskripsikan Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam mendiagnosa kesulitan belajar di SMAN 1 Linggo Sari Baganti. Latar belakang penuliaan riset ini adalah melakukan observasi kelas untuk melihat perilaku menyimpang siswa ketika mengikuti pembelajaran hal ini terlihat pada guru kurang memperhatikan perilaku siswa dalam pembelajaran seperti guru masih membiarkan siswa rebut saat dalam proses pembelajaran, dan guru kurang memberikan motivasi dan hanya terfokus pada materi pembelajaran sehingga siswa merasa bosan sedangkan waktu pembelajaran 3 jam / minggu dan untuk mendiagnosa kesulitan belajar dengan mewawancarai orang tua untuk mengetahui kondisi keluarga yang menjadi masalah bagi siswa dalam belajar, namun pendekatan yang dilakukan guru belum maksimal untuk mengatasi kesulitan belajar, siswa dapat dilakukan kunjungan kerumah atau lewat media telepon. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan Upaya guru pendidikan agama islam dalam mendiagnosa kesulitan belajar dengan wawancarai orang tua di SMAN 1 Linggo Sari Baganti. Jenis penelitian field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, menjadi informan penelitian terdiri dari data primer guru PAI dan data sekunder kepala sekolah, Teknik pengumpulan data adalah, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian mengambarkan upaya guru pendidikan agama Islam dalam mendiagnosa kesulitan belajar adalah sudah berjalan dengan baik namun belum maksimal dalam pelaksanaannya, hal ini terlihat pertama pada guru PAI belum maksimal melakukan observasi kelas untuk melihat perilaku menyimpang siswa ketika mengikuti pembelajaran seperti guru kurang memperhatikan siswa yang ribut dalam belajar dan kurang memberikan motivasi dalam belajar, guru hanya terpokus pada materi pembelajaran sehingga siswa merasa bosan seharusnya guru mengaitkan pembelajaran dengan materi sebelumnya supaya siswa merasa paham dengan materi yang dijelaskan dan guru bisa memberikan contoh metode pembelajaran sehingga siswa lebih menguasai materinya.
PENERAPAN E-MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS SAINTIFIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Ani Fitria Nurkhasanah; Martin Kustati; Gusmirawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana peranan dari pengembangan e-modul berbasis saintifik menggunakan fliphtml 5 pada materi qurban dan aqiqah mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas IX terhadap motivasi belajar siswa. Permasalahan dalam pembelajaran yang masih bersifat konvensional membutuhkan solusi agar pembelajaran dapat dilakukan secara inovatif untuk dapat meningkatkan motivasi siswa. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan E-modul yang memiliki keunggulan dan dapat membantu proses pembelajaran menjadi lebih menarik karena didalamnya terdapat terdapat video pembelajaran, gambar dan audio berupa backsound yang dapat didengarkan dari halaman awal hingga akhir. Selain itu e-modul mudah dibawa kemana saja, dan menghemat biaya. Soal latihan yang ada pada e-modul dapat mempermudah siswa mengethui kemampuannya. Subjek penelitian yaitu 1 orang ahli dalam pembelajaran fiqih, 1 orang ahli media pembelajaran, 1 orang ahli teknologi pendidikan, dan juga 1 orang guru mata pelajaran PAI serta 11 orang siswa unutk uji coba perorangan. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan dapat dinyatakan valid dengan presentase 90,5%. Dengan masing-masing penilaian kelayakan isi 91,25%, kelayakan Penyajian 90,55%, kelayakan bahasa 89%. Dan hasil uji coba diperoleh 90,18%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan e-modul dalam pembelajaran dapat meninkatkan motivasi belajar siswa kelas IX.
PENERAPAN METODE COOPERATIVE LEARNING DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK Seswi Derti; Martin Kustati; Gusmirawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Metode Cooperative Learning terhadap mata pelajaran Aqidah Akhlak pada siswa kelas VIII MTsS Koto Tuo Kumpulan Kecamatan Bonjol dan untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap Metode Cooperative Learning dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak. Dalam hasil observasi, terdapat beberapa isu, salah satunya adalah masalah Pendidikan agama Islam terutama mata pelajaran Aqidah Akhlak. Salah satu fokus penelitian ini adalah kurang efektifnya proses pembelajaran Aqidah Akhlak oleh para siswa di MTsS Koto Tuo Kumpulan Kecamatan Bonjol kabupaten Pasaman. Salah satu solusi yang diusulkan adalah menggunakan metode Cooperative Learning untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan para siswa dalam memahami mata pelajaran Aqidah Akhlak. Metode Cooperative Learning ini adalah suatu model pembelajaran dimana siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari 4 sampai 6 orang , dengan struktur kelompoknya yang heterogen. Implementasi metode Cooperative Learning telah memberikan dampak yang positif pada kemampuan siswa dalam memahami mata pelajaran aqidah akhlak. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan ( Field Research ). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu dengan mengembangkan dan menggunakan hasil penelitian sesuai dengan data yang diperoleh dilapangan. Teknik yang gunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah 1. Penerapan metode Cooperative Learning yang dilakukan oleh guru sudah berjalan dengan baik. 2. Para siswa merasa senang dengan adanya metode Cooperative Learning, dalam hal ini dikarenakan siswa mendapatkan kesempatan untuk berbicara dalam memberikan ide dan pendapatnya dalam mata pelajaran Aqidah akhlak.
A GAYA PENGASUHAN ORANG TUA BERPROFESI SEBAGAI GURU Sriyanti; Eka Saptaning Pratiwi
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya pengasuhan orang tua berprofesi sebagai guru paud di Kecamatan Gayam Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian diskriptif kualitatif, adapun teknik yang digunakan adalah purpose sampling. Subyek penelitian terdiri dari sembilan orang guru paud di desa yang berbeda diwilayah kecamatan Gayam Bojonegoro. Metode pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya pengasuhan orang tua berprofesi sebagai guru paud diKecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro yakni pertama pola asuh demokratis yang paling dominan diterapkan oleh orang tua dalam hal memberikan berbagai pilihan, menghargai pendapat anak, menghargai dan mengapresiasi sikap positif anak, menghargai kebebasan anak dengan tetap memberikan bimbingan yang penuh pengertian, serta orang tua mengajak anak bekerja sama menyelaraskan kepentingan dan tujuan bersama-sama. Kedua pola asuh permisif yang diterapakan terkait dengan tidak konsisten dengan peraturan yang dibuat, sangat dekat dan menyayangi anak terlihat seperti teman dan bukan orang tua, sangat mendukung dan responsif terhadap anak serta meminta pendapat anak pada keputusan-keputusan besar, dan menggunakan hadiah agar anak melakukan sesuatu ataupun agar anak berperilaku baik. Ketiga pola asuh otoriter yang diterapkan orang tua memiliki aturan dan tanpa adanya kompromi, komunikasi yang diterapkan orang tua satu arah dan tidak bisa dibantah dan orang tua jarang memberikan pujian atas sikap dan perilaku positif yang dilakukan oleh anak.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAIBP KELAS XI SMK PEMBANGUNAN BUKITTINGGI Muhamad Azmy; Martin Kustati; Gusmirawati
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah-satu cara untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, guru memerlukan kerangka konseptual yang menggambarkan prosedur yang sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran, dengan penggunaan model pembelajaran yang sistematis dapat membuat suasana belajar lebih kondusif, aktif dan menyenangkan, salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik adalah model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran kooperatif adalah suatu model pembelajaran di mana upaya-upaya berorientasi pada tujuan tiap individu menyumbang pencapaian tujuan individu lain guna mencapai tujuan Pembelajaran dengan kata lain model pembelajaran kooperatif adalah bentuk pembelajaran yang menggunakan pendekatan melalui kelompok kecil siswa bekerja sama dan memaksimalkan kondisi belajar dalam mencapai tujuan belajar. Model pembelajaran kooperatif terdiri dari beberapa tipe, salah-satunya adalah tipe learning together. Model learning together ini merupakan salah-satu alternatif yang dirancang sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa. Model ini menekankan setiap siswa untuk bertanggung jawab secara individu dan kelompok dalam menyelesaikan tugas yang diberikan guru. Hasil wawancara dengan salah seorang guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Bapak Nofiral Tanjung, S.Pd pada tanggal 21 September 2022, diperoleh informasi bahwa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMK Pembangunan Bukittinggi khususnya pada kelas XI masih terdapat peserta didik yang memperoleh nilai tidak tuntas atau di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal)
TEKNIK DAN TIPE SUPERVISI PENDIDIKAN Suhada; Enung Nugraha; Agus Gunawan
INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan) Vol. 1 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam ilmu administrasi pendidikan, kedudukan manusia sangat menentukan karena manusia dalam administrasi dan manajemen tidak hanya dipandang sebagai subjek tetapi juga objek. Atau dengan kata lain, manusia itu selain sebagai pelaku juga sebagai penerima perlakuan. Oleh karena itu diperlukan supervisi sebagai suatu pendekatan yang paling tepat dan manusiawi terhadap manusia yang melaksanakan kegiatan administrasi. Supervisi pendidikan merupakan kegiatan mengamati, membimbing dan memberikan stimulus pada setiap kegiatan pembelajran yang dilakukan oleh kepala sekolah/pengawas kepada guru/tenaga pendidik dengan maksud mengadakan perbaikan. Tujuan umum superrvisi pendidikan yaitu memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru dan staf sekolah lainnya agar mereka mampu meningkatkan kualitas kinerjanya, terutama dalam melaksanakan tugas, yaitu melaksanakan proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan jenis, teknik, dan tipe supervisi pendidikan. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, yang mencakup kegiatan membaca, menulis, dan menganalisis bahan penelitian, serta memanfaatkan strategi pengumpulan informasi yang berpusat di perpustakaan. Penulis menggunakan analisis isi sebagai metode untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Analisis isi digunakan untuk membandingkan temuan suatu penelitian dengan penelitian lain yang berkaitan dengan isu yang sama. Buku teks dan artikel Jurnal berfungsi sebagai sumber pengetahuan yang digunakan untuk penyusunan artikel ini.