cover
Contact Name
Tarmiji Siregar
Contact Email
tarmijisir@gmail.com
Phone
+6285275356446
Journal Mail Official
jitkjournal@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.edutechjaya.com/index.php/jitk/about/editorialTeam
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Published by CV. Edu Tech jaya
ISSN : -     EISSN : 30260094     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Articles 172 Documents
Implementasi Nilai-Nilai Islam dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Kasumahian Hasibuan; Hilda Zahra Lubis
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.1785

Abstract

Rencana Studi ini bertujuan untuk meneliti implementasi nilai-nilai Islam dalam pengembangan karakter anak pada usia dini. Usia dini adalah periode krusial dalam pembentukan kepribadian, sehingga perlu adanya penanaman nilai-nilai keimanan, ibadah, dan akhlak yang dilakukan dengan cara yang terencana dan berkesinambungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara studi literatur melalui analisis sejumlah buku, artikel ilmiah, dan sumber terkait yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Islam dapat dilakukan melalui pembiasaan perilaku yang religius, keteladanan dari guru dan orang tua, serta pengintegrasian nilai-nilai Islam ke dalam aktivitas belajar sehari-hari. Keberhasilan penerapan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, seperti keadaan keluarga, pendidikan, budaya sosial, kondisi lingkungan, serta kesiapan fisik dan mental anak. Namun, proses ini juga mengalami tantangan berupa rendahnya motivasi anak, menurunnya peran keluarga, dan dampak dari lingkungan sosial yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang efektif antara pendidik, orang tua, dan masyarakat untuk mencapai pengembangan karakter anak usia dini yang berlandaskan nilai-nilai Islam secara berkelanjutan.
Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha Terhadap Disiplin Belajar Siswa di SMP Muhammadiyah 48 Medan Evy Juliani Siregar; Abdul Fattah Nasution; Said Hasian Simanjuntak; Anisah Aruan
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.1808

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh pelaksanaan shalat dhuha berjamaah terhadap sikap disiplin siswa kelas atas di SMP Muhammadiyah 48 medan.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional yang melibatkan 49 siswa kelas I, II, dan III sebagai populasi. Data dikumpulkan melalui angket tertutup untuk mengukur pelaksanaan shalat dhuha berjamaah sebagai variabel X dan sikap disiplin sebagai variabel Y. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Analisis data dilakukan dengan korelasi Pearson, uji t, dan koefisien determinasi untuk melihat hubungan dan tingkat pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,765 yang menggambarkan hubungan kuat dan positif antara pelaksanaan shalat dhuha berjamaah dan sikap disiplin siswa. Nilai t hitung 9,15 lebih besar dari t tabel 2,01 pada taraf signifikansi 5 persen yang menandakan adanya pengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,585 menunjukkan bahwa pelaksanaan shalat dhuha berjamaah memberikan kontribusi 58,5 persen terhadap sikap disiplin siswa. Temuan ini membuktikan bahwa pembiasaan shalat dhuha berjamaah berperan penting dalam membentuk kedisiplinan siswa, Sekolah dapat menggunakan hasil ini sebagai dasar untuk mengoptimalkan kegiatan ibadah sebagai bagian dari pembinaan karakter
Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Regulasi Emosi dan Perilaku Sosial Anak Muflih Fathin; Ega Aldani Lubis; Novi Miranda Sipayung; Nurhasanah Nurhasanah; Muhammad Fadhil Azhar; Lily Sardiani Daulay
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.1809

Abstract

Lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk regulasi emosi dan perilaku sosial anak. Interaksi yang berlangsung dalam keluarga, termasuk pola asuh dan pendampingan emosional orang tua, menjadi fondasi awal bagi perkembangan kemampuan anak dalam mengelola emosi serta berinteraksi secara sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lingkungan keluarga terhadap regulasi emosi dan perilaku sosial anak melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga yang suportif, ditandai dengan pola asuh demokratis dan pendampingan emosional yang responsif, berkontribusi positif terhadap kemampuan regulasi emosi anak. Regulasi emosi yang baik selanjutnya berperan sebagai mediator dalam membentuk perilaku sosial anak yang adaptif di lingkungan sekolah. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak.
Penguatan Literasi Keagamaan Lintas Budaya melalui Model Cooperative Learning Berbasis Multikultural: Praktik Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di MAN 1 Medan Lutfia Hafni; Meyniar Albina
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.1810

Abstract

Meningkatnya polarisasi sosial, intoleransi berbasis identitas, dan lemahnya pemahaman keagamaan yang kontekstual menjadi isu global dan nasional yang menuntut penguatan literasi keagamaan lintas budaya dalam dunia pendidikan. Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di madrasah, khususnya pada lingkungan multikultural, masih cenderung berorientasi pada aspek kognitif dan belum optimal dalam menumbuhkan sikap saling menghargai keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan literasi keagamaan lintas budaya melalui penerapan model Cooperative Learning berbasis multikultural dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadis di MAN 1 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan peserta didik, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Cooperative Learning berbasis multikultural mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Al-Qur’an Hadis yang inklusif, memperkuat sikap toleransi, kerja sama, dan saling menghargai perbedaan budaya serta latar belakang sosial. Selain itu, model ini mendorong terciptanya interaksi belajar yang dialogis dan partisipatif. Disimpulkan bahwa Cooperative Learning berbasis multikultural efektif dalam memperkuat literasi keagamaan lintas budaya dan relevan sebagai strategi pembelajaran Al-Qur’an Hadis di madrasah multikultural.
Analisis Kebijakan Sistem Zonasi (PPDB) Terhadap Pemerataan Mutu Pendidikan di Indonesia Hadawiyanti Sinaga; Usiono Usiono
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.1811

Abstract

Kebijakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diterapkan untuk mewujudkan pemerataan akses dan mutu pendidikan di Indonesia. Namun, pelaksanaannya masih menimbulkan beragam persoalan seperti ketimpangan kualitas antar sekolah, persepsi negatif masyarakat, serta lemahnya distribusi sarana dan tenaga pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis berbagai hasil penelitian mengenai dampak kebijakan sistem zonasi terhadap pemerataan mutu pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang diperoleh melalui basis data Google Scholar, Garuda, Sinta, dan DOAJ. Analisis dilakukan secara kualitatif menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi kesamaan, perbedaan, serta arah kebijakan dari setiap penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan zonasi berhasil memperluas akses pendidikan dan mengurangi dominasi sekolah favorit, tetapi belum efektif dalam menciptakan pemerataan mutu karena masih terdapat disparitas sarana, kompetensi guru, dan kualitas manajemen sekolah. Dengan demikian, kebijakan sistem zonasi perlu diintegrasikan dengan kebijakan pemerataan mutu melalui penguatan fasilitas pendidikan, redistribusi guru, dan peningkatan kapasitas sekolah agar tujuan pemerataan pendidikan dapat tercapai secara menyeluruh.
Politik Pendidikan Islam Modern dan Kebijakan Pemerintah: Analisis Implementasi UU Pesantren dan Hambatan Birokrasi Sani Marzuqotul Ilmiyah; Fudiana Lailaturrahmah; Muhammad Yahya Ashari
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.1918

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari dinamika politik dan kebijakan pemerintah. Berbagai keputusan strategis seperti anggaran madrasah, regulasi pesantren, kurikulum PAI, dan akreditasi lembaga Islam sangat ditentukan oleh konstelasi politik nasional. Undang-Undang Pesantren No. 18 Tahun 2019 menjadi tonggak pengakuan negara, namun implementasinya masih terhambat oleh masalah birokrasi dan kurangnya koordinasi lintas kementerian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika politik di balik kebijakan pendidikan Islam modern, mengidentifikasi hambatan implementasi UU Pesantren, serta merumuskan model tata kelola yang lebih partisipatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Sumber data berupa dokumen kebijakan, undang-undang, artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional (2020-2026), serta laporan resmi pemerintah. Analisis dilakukan dengan metode analisis isi kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)UU Pesantren baru terealisasi sekitar 20-25% dalam enam tahun, terutama karena kapasitas kelembagaan yang lemah; (2) ketimpangan anggaran antara madrasah dan sekolah umum masih sangat tajam; (3) terjadi ketegangan antara kepentingan politik praktis dan kebutuhan riil pendidikan Islam. Kesimpulannya, diperlukan tata kelola pendidikan Islam yang transparan, partisipatif, dan berpihak pada kemaslahatan umat dengan melibatkan kiai, pesantren, dan ormas Islam secara aktif dalam perumusan kebijakan nasional.
Pentingnya Minat Baca dalam Mendukung Pembelajaran Bahasa Indonesia Laura Apriyola Atmaja; Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.1972

Abstract

Minat baca merupakan salah satu faktor penentu yang paling signifikan dalam keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia, namun kondisi literasi siswa di Indonesia masih berada pada level yang mengkhawatirkan. Artikel ini bertujuan mengkaji secara mendalam peran minat baca dalam mendukung proses pembelajaran Bahasa Indonesia, mencakup hubungannya dengan pemahaman teks, penguasaan kosakata, keterampilan menulis, kemampuan berpikir kritis, serta hasil belajar siswa secara keseluruhan. Selain itu, artikel ini juga menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat baca, strategi efektif untuk meningkatkannya, serta peran kolaboratif sekolah dan keluarga dalam membangun budaya membaca yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) dengan metode analisis isi terhadap berbagai sumber ilmiah primer berupa artikel jurnal nasional dan internasional, laporan lembaga resmi, dan hasil penelitian empiris yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa minat baca memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap seluruh aspek kompetensi berbahasa. Siswa yang memiliki minat baca tinggi cenderung lebih mampu memahami teks secara kritis, menggunakan kosakata yang lebih kaya, menghasilkan tulisan yang lebih koheren, serta meraih hasil belajar yang lebih baik. Implikasi dari kajian ini menegaskan pentingnya kebijakan literasi yang terintegrasi antara kurikulum, lingkungan sekolah, dan keterlibatan keluarga.
Peran Lingkungan Sekolah dalam Mendukung Perkembangan Peserta Didik Vella Maftukhatul Khoiriyah; Ellen Prima
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.2018

Abstract

Lingkungan sekolah merupakan faktor penting yang memengaruhi perkembangan peserta didik pada aspek akademik, sosial, emosional, moral, dan karakter. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran lingkungan sekolah dalam mendukung perkembangan peserta didik melalui kajian terhadap lingkungan fisik, hubungan guru dan peserta didik, budaya sekolah, interaksi sosial antarpeserta didik, serta iklim sekolah yang aman dan inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, peserta didik, tenaga kependidikan, dan orang tua yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, waktu, serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berperan penting dalam mendukung perkembangan peserta didik secara holistik. Lingkungan fisik yang kondusif meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar, hubungan guru dan peserta didik yang positif memperkuat keterlibatan belajar dan perkembangan sosial-emosional, budaya sekolah membentuk karakter melalui pembiasaan nilai-nilai positif, interaksi sosial antarpeserta didik mengembangkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan empati, sedangkan iklim sekolah yang aman dan inklusif meningkatkan kesejahteraan psikologis serta partisipasi aktif peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa lingkungan sekolah merupakan ekosistem pendidikan yang terintegrasi dalam mendukung perkembangan peserta didik secara optimal dan menjadi landasan bagi pengembangan kebijakan sekolah yang lebih kondusif, inklusif, dan berpusat pada peserta didik.
Tren dan Inovasi Multimedia Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta didik di MI/SD Raudatul Jannah Tanjung; Hafizhotul Husnav; Thalita Zayyan Putri Ritonga; Zunidar Zunidar
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.2058

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki berbagai kompetensi, termasuk kreativitas sejak pendidikan dasar. Kreativitas tidak hanya berkaitan dengan menghasilkan karya, tetapi juga kemampuan memecahkan masalah, mengembangkan ide baru, dan menerapkan pengetahuan dalam berbagai situasi. Dalam konteks ini, multimedia pembelajaran berbasis proyek menjadi inovasi yang mendukung pengembangan kreativitas melalui pembelajaran aktif dan pengalaman nyata yang menghasilkan produk bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren dan inovasi multimedia pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan kreativitas peserta didik di MI dan SD. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, bersumber dari artikel, buku, jurnal nasional dan internasional lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan perkembangan signifikan pada media visual interaktif, portofolio digital, proyek berbasis lingkungan, dan multimedia kolaboratif. Pendekatan ini menciptakan pembelajaran kontekstual, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, multimedia berbasis proyek efektif meningkatkan kreativitas peserta didik MI/SD.
Pengaruh Sarana dan Prasarana Terhadap Pelaksanaan Kurikulum di SD/MI Nabila Salwa Bila; Naduah Adilah Batubara; Putri Winda Aliya; Muhammad Dolly Fahriansya
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v4i1.2072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sarana dan prasarana terhadap pelaksanaan kurikulum di SDIT Al Fauzi Medan Amplas. Sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan proses pembelajaran dan implementasi kurikulum di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah salah satu tenaga pendidik di SDIT Al Fauzi Medan Amplas, yaitu Mualimah Ade. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana yang tersedia di SDIT Al Fauzi Medan Amplas sudah cukup baik dalam mendukung pelaksanaan kurikulum, ditandai dengan tersedianya ruang kelas, meja, kursi, papan tulis, perpustakaan, dan area bermain. Fasilitas tersebut mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung proses pembelajaran. Namun, masih terdapat keterbatasan pada fasilitas teknologi dan media pembelajaran yang lebih inovatif. Pengelolaan sarana dan prasarana dilakukan melalui proses pendataan, perencanaan kebutuhan, penyesuaian anggaran, serta pemeliharaan yang melibatkan seluruh warga sekolah. Dengan demikian, sarana dan prasarana memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pelaksanaan kurikulum, terutama dalam mendukung efektivitas pembelajaran, kenyamanan belajar, dan pencapaian tujuan pendidikan.