cover
Contact Name
Adinda Juwita Sari
Contact Email
adindajuwitasari@poltekkes-tjk.ac.id
Phone
+6281369445898
Journal Mail Official
jkm@poltekkes-tjk.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend. Soetiyoso No. 1 Kota Metro
Location
Kab. lampung selatan,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
ISSN : 1979469X     EISSN : 26571390     DOI : https://doi.org/10.26630
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai E-ISSN 2657-1390 and P-ISSN 19779-469X is published by the Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Metro City, Indonesia. The Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai was first published in December 2008 as print media. Since 2016, the Journal has been published in print and online twice a year (June and December). All manuscripts submitted will go through double-blind peer review and editorial before being given acceptance for publication. The scope is midwifery, public health, nursing, nutrition, complementary and alternative medicine (CAM), and education in health.
Articles 185 Documents
FAKTOR RISIKO KEJADIAN RETENSIO PLASENTA PADA IBU BERSALIN DI RSUD Dr. H. BOB BAZAR, SKM KALIANDA Riyanto Riyanto
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 8, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v8i1.168

Abstract

Penyebab perdarahan postpartum diantaranya retensio plasenta.Terjadi tren peningkatan kejadian retensio plasenta dalam 3 tahun terakhir di RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM., Kalianda, tahun 2011 tercatat sebanyak 42 (15,9%) kasus retensio plasenta  dari 264 persalinan, pada tahun 2012 meningkat menjadi 52 (19,3%) kasus dari 269 persalinan dan tahun 2013 menjadi 66 (21,3%) kasus dari 310 persalinan.Tujuan penelitian mengetahui hubungan factor  usia, paritas dan anemia dengan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di RSUD Dr. H. Bob Bazar, SKM Kalianda. Penelitian  ini menggunakan rancangan cross sectional dengan sampel berjumlah 176 ibu bersalin. Pengumpulan data bersumber dari dokumen register persalinan. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh kejadian retensio plasenta berjumlah 19,3%. Faktor yang berhubungan bermakna antara kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin adalah usia (p = 0,040; POR = 2,414 95% CI: 1,110-5,250) dan anemia (p = 0,027; POR = 2,506, 95% CI: 1,170-5,366), sedangkan factor paritas tidak terdapat hubungan secara statistic dengan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin (p = 0,060), namun nilai POR = 3,023 (95% CI: 1,187-8,023). Kesimpulan penelitian menunjukkan faktor yang meningkatkan kejadian retensio plasenta adalah usia ibu dan anemia.
HUBUNGAN KETERPAPARAN IKLAN, AKSES DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PETUGAS RUMAH SAKIT HM RYACUDU KOTABUMI KABUPATEN LAMPUNG UTARA Deni Metri; Bambang Murwanto
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v9i2.1744

Abstract

Smoking behavior can happen cause of advertisement exposure, access to get cigarette and legislation. Moreover as a provider of health service as a no smoking area that shiud be role models for society. Seventy percent of mayjen ryacudu hospital employees are smoking. Researcher want to know how correlation of advertisement exposure, access, and legislation so smoking behavior in ryacudu hospital kotabumi. This study design is analytic quantitative use cross sectional approach and quantitative to complete quantitative study and doing indepth interview with 5 people of management of hospital that are: director, head of administration, head of nursing, head of medical service, and head of PKRS. Population of this study are all of employee of ryacudu hospital kotabume that have total 611 employees. Sample of this study are 97 employees with proportio random sampling technique. Data analysis use chi square test with α=0,05. The result of this study get smoking employees are 41,3%, advertisement exposure is 52,6, easy access to get cigarette is 84,5%, legislation is 34%. No coreelation between advertisement exposure and smoking behavior )p value = 0,527) and no correlation between easy access and smoking behavior (p value=0,336). There is correlation between legislation and smoking behavior )p value = 0,000) observation result is find there is board ban of vend in hospital area and there is no regent legislation about no smoking area in hospital. Interview with hospital director say if legislation is not yet socialized.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kotabumi II Lampung Utara Fitarina Fitarina
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 7, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v7i1.268

Abstract

Propinsi Lampung tercatat sebagai peringkat pertama di wilayah Sumatra untuk jumlah penderita anemia. Tingginya kejadian anemia pada ibu hamil di Provinsi Lampung yaitu sebanyak 67%, angka itu lebih tinggi dari angka anemia gizi nasional yang hanya sekitar 63,5%.  Penyebab anemia gizi meliputi ketidacukupan makanan, infeksi, diet makanan tidak adekuat, sanitasi lingkungan dan makanan yang buruk layanan kesehatan yang buruk dan perdarahan akibat menstruasi, kelahiran ,malaria, dan sebab mendasar meliputi pendidikan yang rendah dan ekonomi yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan  antara umur, jarak kehamilan,asupan makanan, pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, penghasilan /pendapatan, akses pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan dan faktor yang paling dominan dengan kejadian anemia ibu hamil di Puskesmas Kotabumi II. Jenis penelitian analitik kuntitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di wilayah Puskesmas Kotabumi II sebanyak 116 orang. Hasil perhitungan sampel diperoleh jumlah sampel sebanyak 87 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil pembahasan diperoleh ibu hamil yang mengalami anemia yaitu sebanyak 64 (73,6%),  Sedangkan faktor yang berhubungan dengan kejadaian anemia ibu hamil adalah umur  (p value =0,025),  jarak kehamilan  (p value =0,018),  asupan makanan  (p value =0,000),  pengetahuan, (p value =0,002), pendapatan (p value =0,014),   dan faktor yang tidak berhungan dengan anemia adalah akses pelayanan kesehatan  (p value =0,532), informasi kesehatan (p value =0,0561),  pekerjaan (p value =0,93), sedangkan  faktor yang paling dominan terjadinya anemia ibu hamil di Puskesmas Kotabumi II adalah asupan makan   dengan p value =0,001  dan  OR= 13,68 (CI 3,112 – 60,25). Saran dalam penelitian agar keluarga  memberikan dukungan dalam bentuk pengawasan minum obat tablet tambah darah dan menghimbau kepada petugas kesehatan di Puskesmas agar memberikan makanan tambahan pada ibu hamil setiap melakukan pemeriksaan kehamilan serta promosi kesehatan tentang kebutuhan gizi pada ibu hamil.
Faktor Usia Ibu dan Paritas Meningkatkan Kejadian Mioma Uteri Army Novitasari; Gangsar Indah Lestari; Martini Fairus
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v11i1.1766

Abstract

Background: The most common reproductive disease among Indonesian women is uterine myoma. The number of occurrences of this disease in Indonesia ranks second after cervical cancer. Purpose: This study aims to determine the relationship between maternal age and parity with the incidence of uterine myoma at Mardi Waluyo Metro Hospital in 2016. Methods: This study uses a cross sectional design. The study sample was 141 respondents. The independent variable of the study was maternal age and parity, while the dependent variable was uterine myoma. Data analysis using univariate and bivariate analysis. Bivariate analysis using chi square test. Results: The results showed that there was a relationship between maternal age (p = 0,000) and parity (p = 0,000) with the incidence of uterine myoma at Mardi Waluyo Metro Hospital. Conclusion: The conclusions of this study are maternal age and parity are factors that increase the incidence of uterine myoma. Prevention efforts and reducing the incidence of uterine myoma need to be improved by early detection of women with age and risky parity.
HUBUNGAN KEHAMILAN GANDA DAN KELAINAN LETAK JANIN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD DEMANG SEPULAU RAYA LAMPUNG TENGAH M. Ridwan; Herlina Herlina
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 7, No 2 (2014): JURNAL KESEHATAN METRO SAI WAWAI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v7i2.553

Abstract

Di Provinsi Lampung (2013) kejadian KPD sebanyak 29% kasus lebih tinggi dari target WHO tahun 2010 sebesar 20%. Adanya peningkatan kasus KPD di RSUD Demang Sepulau Raya Lampung Tengah dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 sebesar 21,44%, lebih tinggi bila dibandingkan dengan RSU Ahmad Yani Metro pada tahun 2012 sebanyak 183 (10,4%) dari 1765 total persalinan dan tahun 2013 sebanyak 27,06% (319 orang) dari 1179. Penyebab KPD diantaranya adalah ketegangan rahim yang berlebihan akibat kehamilan ganda dan kelainan letak janin. Dampak dari KPD yaitu asfiksia atau hipoksia, dan infeksi. Di RSUD Demang Sepulau Raya Lampung Tengah adanya peningkatan kasus KPD dengan jumlah ibu bersalin tahun 2012 sebanyak 994 orang dan yang mengalami KPD sebanyak 221 (22,23%). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kehamilan ganda dan kelainan letak janin dengan KPD pada ibu bersalin di RSUD Demang Sepulau Raya Lampung Tengah tahun 2013.  Metode Penelitian menggunakan survey analitik dan rancangan case control. Ketuban pecah dini sebagai variabel dependen serta kehamilan ganda dan kelainan letak janin sebagai variabel independen. Populasi penelitian ini adalah semua ibu bersalin di RSUD Demang Sepulau Raya Lampung Tengah Tahun 2013 berjumlah 1.179. Berdasarkan perhitungan sampel berjumlah 122 meliputi 61 kelompok kasus dan 61 kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan symple random sampling.  Analisis berupa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh distribusi kehamilan ganda sebanyak  32,8% dan kelainan letak janin sebanyak 28,7%. Uji statistik hubungan kehamilan ganda dengan ketuban pecah dini diperoleh p value = 0,001 (p α (0,05) dan hubungan kelainan letak janin dengan ketuban pecah dini diperoleh p value = 0,005 (p α = 0,05). Simpulan penelitian ada hubungan antara kehamilan ganda dan kelainan letak janin dengan ketuban pecah dini. 
Dukungan Keluarga Untuk Meningkatkan Motivasi Pasien Kanker Payudara Menjalani Kemoterapi Marlinda Marlinda; Nur Fadhilah; Novilia Novilia
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v12i2.1973

Abstract

Latar belakang: Peningkatan jumlah penderita kanker payudara mengalami trend peningkatan dari tahun ke tahaun di seluruh dunia, termasuk Indonesia.Salah satu pengobatan yang sering dilakukan adalah kemoterapi dengan berbagai efek samping yang penting mendapatkan perhatian. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap motivasi pasien kanker payudara dalam menjalani kemoterapi. Metode:Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studycross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 68 responden dengan teknik accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur dukungan keluarga dan motivasi pasien. Analisis data bivariatmenggunakan uji chi-square. Hasil:Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga terhadap motivasi pasien kanker payudara dalam menjalani kemoterapi (p value = 0,000; OR=8,758). Simpulan: Dukungan keluarga meningkatkan motivasi pasien kanker payudara dalam menjalani selama kemoterapi untuk sembuh. Pentint upaya mengembangkan pelayanan kesehatan pada pasien kanker payudara dengan kemoterapi dalam peningkatan kualitas pelayanan, khususnya pemberian dukungan untuk memotivasi pasien yang menjalani kemoterapi dengan berbagai efek samping yang dihadapi.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PROGRAM STUDI KEBIDANAN METRO Yuliawati Yuliawati; Septi Widiyanti
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v6i1.706

Abstract

Abstrak : Kehidupan suatu organisasi secara mendasar sangat ditentukan oleh manusia dan segenap sumber daya serta berbagai karakteristiknya, termasuk motivasi dan kinerja yang dimilikinya. Kedua komponen ini sangat berkaitan dalam diri pegawai saat melaksanakan tugas sehari-hari. Kinerja pegawai tidak lepas dari motivasi, sebagai pendorong seseorang melakukan kegiatan-kegiatannya guna mencapai tujuan yang ditentukan. Hasil wawancara pendahuluan : diketahui kinerja pegawai  prodi Kebidanan Metro belum optimal dan hasil pra survay masih kurangnya motivasi kerja pegawai. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan motivasi kerja dengan kinerja pegawai pada program studi kebidanan Metro Tahun 2012. Desain penelitian ini survey analitik dengan rancangan cross sectional. Populasinya seluruh pegawai  program studi kebidanan Metro yaitu 39 orang sekaligus menjadi sampel penelitian (total sampling). Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner lalu dianalisis univariat untuk mengetahui proporsi dan bivariat dengan analisis korelasi product moment.  Hasil penelitian ditemukan dari 39 pegawai di Prodi Kebidanan Metro Tahun 2012 ternyata Kinerja pegawai 82,08 % termasuk katagori sangat baik, motivasi kerja sebesar 79,56 % termasuk katagori baik, ada hubungan bermakna antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai, sifat hubungan keduanya positif dan kekuatan hubungan kategori tinggi, maka disimpulkan ada hubungan bermakna antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai pada Prodi Kebidanan Metro. Saran kepada Prodi Kebidanan Metro agar mempertahankan dan meningkatkan kerja sama tim yang sudah ada dan meningkatkan kebutuhan akan prestasi pegawai sehingga akan mendorong  pegawai mengembangkan kreativitas dan mengerahkan semua kemampuan serta energi yang dimilikinya demi mencapai prestasi kerja yang maksimal (p-value =0 ,000; r.xy=0,715)
Dampak COVID-19 pada Kesehatan Ibu Hamil : Literature Review Chahya Kharin Herbawani
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 13, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v13i2.2253

Abstract

Background: Coronavirus is a large family of viruses that can cause illness from mild to severe symptoms. COVID-19 attacks of all ages including vulnerable groups such as pregnant women. Numbers of previous studies on the coronavirus, (SARS-CoV and MERS-CoV), stated that pregnant women have a higher risk of severe disease, morbidity and mortality compared to the general population. Purpose: Currently there is limited research on COVID-19 in relation to pregnancy and childbirth. This study aims to determine the risks and impacts of COVID-19 on pregnancy and childbirth.Methods: This study used a systematic review method. Sources of literature data were obtained from Google Scholar, PubMed, and Proquest taken from 2019-2020. Results: The results of the study based on 13 articles with a total of 363 pregnant women showed that there was no difference in the signs and symptoms experienced by pregnant women with Covid-19 infection when compared to the general population. Until now, a number of studies have been conducted to determine the vertical transmission of COVID-19 from mother to fetus. A number of samples such as umbilical cord blood, amniotic fluid, neonatal throat swab, breast milk, and vaginal secretions were taken for examination and showed negative results. Conclusion: Maternal-fetal transmission of COVID-19 was undetected in the majority of reported cases. But, pregnancy monitoring with COVID-19 and steps to prevent neonatal infection is still needed. Mothers who are infected are at a higher risk of having severe respiratory complications.Latar Belakang: Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang dapat mengakibatkan penyakit dari gejala ringan sampai gejala berat. COVID-19 menyerang semua usia termasuk kelompok rentan, salah satunya ibu hamil. Sejumlah penelitian mengenai coronavirus sebelumnya, (SARS-CoV dan MERS-CoV), menyebutkan bahwa ibu hamil berisiko lebih tinggi terhadap penyakit parah, morbiditas, dan mortalitas dibandingkan dengan populasi umum. Tujuan: Saat ini masih sedikit penelitian mengenai COVID-19 hubungannya dengan kehamilan dan persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko dan dampak dari COVID-19 terhadap kehamilan dan persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode systematic review. Sumber data literatur diperoleh dari Google Scholar, PubMed, dan Proquest yang diambil dari tahun 2019-2020. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan 13 artikel dengan total 363 ibu hamil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan tanda dan gejala yang dialami oleh ibu hamil dengan infeksi covid-19 bila dibandingkan dengan populasi umum. Hingga saat ini sejumlah studi telah dilakukan untuk mengetahui adanya transmisi vertikal COVID-19 dari ibu ke janin. Sejumlah sampel seperti darah tali pusat, cairan ketuban, swab tenggorokan neonatal, ASI, dan sekresi vagina telah diambil untuk dilakukan pemeriksaan dan menunjukkan hasil negatif. Simpulan: Penularan ibu-janin dari COVID-19 tidak terdeteksi pada sebagian besar kasus yang dilaporkan.  Namun pemantauan kehamilan yang cermat dengan COVID-19 dan langkah-langkah untuk mencegah infeksi neonatal tetap diperlukan. Ibu yang terinfeksi berisiko lebih tinggi memiliki komplikasi pernapasan berat.
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI 2 KOTA METRO TAHUN 2011 Giri Udani; Kodri Kodri
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 4, No 2 (2011): JURNAL KESEHATAN METRO SAI WAWAI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v4i2.1164

Abstract

. Remaja sebagai generasi muda merupakan aset nasional yang sangat penting karena pada pundaknya terletak tanggung jawab kelangsungan hidup bangsa. Masa remaja seringkali merupakan masa yang kritis dimana mereka dihadapkan pada berbagai masalah. Perilaku seksual pada remaja dapat diwujudkan dalam tingkah laku yang bermacam-macam, mulai dari berkencan, berpegangan tangan, mencium pipi, mencium bibir, memegang buah dada diatas ataupun didalam baju, memegang alat kelamin diatas maupun didalam baju, hingga melakukan senggama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pendidikan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2 Kota Metro.Desain penelitian  ini adalah desain korelasi dengan rancangan pendekatan cross sectional dilakukan bulan Juni 2011 sampai dengan Nopember 2011, yang menjadi populasi adalah siswa kelas XI, XII yang berjumlah 943 orang, yang terdiri dari 410 siswa kelas XI, dan 416 siswa kelas XII. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 85 orang dengan tekhnik pengambilan sample  stratifed random sampling. analisa yang digunakan  menggunakan uji Chi-square (χ²)Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara pendidikan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 2 Kota Metro, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk menambah studi kepustakaan tentang pendidikan kesehatan reproduksi, serta melakukan kerjasama dengan instansi-instansi terkait dalam memberikan penyuluhan-penyuluhan terhadap remaja tentang pendidikan kesehatan reproduksi remaja sehingga dapat mengendalikan perilaku seksual remaja, dan kemungkinan terjadinya penyimpangan perilaku seks pada remaja dapat dicegah. Sedangkan bagi peneliti lainnya kiranya dapat melanjutkan melakukan penelitian yang terkait dengan permasalahan remaja
Terapi Herbal Jinten Hitam dalam Peningkatan Haemoglobin pada Ibu Menyusui dengan Anemia Ranny Septiani; Nurchairina Nurchairina; Nora Isa Trinovadela; Herlina Herlina
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 14, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkm.v14i2.2961

Abstract

Background: One of the world's health problems in developing countries is anemia. Nationally, anemia is common in women. Anemia is very dangerous for both mother and baby. Anemia in breastfeeding mothers will affect the quality of breast milk so that it affects the nutritional fulfillment of their babies. Purpose: To determine the effectiveness of giving black cumin to breastfeeding mothers with anemia in Bandar Lampung City in 2020. Methods: This study is a quasi-experimental study with pre and post-test designs. The treatment in this study was giving black cumin. While the variables to be studied are hemoglobin levels in the blood of breastfeeding mothers before and after the intervention. The sample in this study was breastfeeding mothers who suffered from anemia in Bandar Lampung City. Bivariate data analysis used the T-test to determine the difference in hemoglobin levels before and before offering black cumin. Results: This study showed that the administration of black cumin had an average hemoglobin level before administration of black cumin the average hemoglobin level after administration of black cumin (p=0,001), resulting in an increase in the average hemoglobin level of 1.84 dl/gr. Conclusion: The use of black cumin as an effective complementary therapy (complementary) in the treatment of anemia in lactating mothers with anemia.Abtrstark. Latar Belakang : Salah satu masalah kesehatan di dunia pada negara berkembang adalah anemia. Secara nasional anemia banyak terjadi pada perempuan.Anemia sangat berbahaya bagi ibu dan bayinya. Anemia pada ibu menyusui akan mempengaruhi kualitas ASI sehingga mempengaruhi pemenuhan nutrisi bayinya.Tujuan : mengetahui efektifitas pemberian jinten hitam pada ibu menyusui dengan anemia di Kota Bandar Lampung tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimendengan desain pre dan post test. Perlakuan dalam penelitian ini adalah pemberian jinten hitam. Sedangkan variabel yang akan diteliti adalah kadar hemoglobin dalam darah ibu menyusui sebelum dan setelah diintervensi. Sampel pada penelitian adalah ibu meyusui yang menderita anemia di Kota Bandar Lampung. Analisis data bivariat menggunakan uji T untuk mengetahui beda kadar haemoglobin sebelum  dan sesudah pemberian jinten hitam. Hasil : Penelitian ini didapat hasil pemberian jinten hitam mempunyai nilai rata-rata kadar hemoglobin sebelum pemberian jinten hitam rata-rata kadar hemoglobin setelah pemberian jinten hitam (p=0,001). Sehingga, terjadi peningkatan rata-rata kadar hemoglobin sebesar 1,84 dl/gr.. Simpulan: Penggunakan jinten hitam efektif sebagai terapi komplementer (pelengkap) dalam pengobatan anemia pada ibu menyusui dengan anemia.

Page 7 of 19 | Total Record : 185


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 17 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 16 No. 2 (2023): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 15 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 15, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 14, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 14, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 13, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 13, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 11, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 9 No. 1 (2016): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 8, No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 8, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 7, No 2 (2014): JURNAL KESEHATAN METRO SAI WAWAI Vol 7, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 6, No 2 (2013): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 5, No 2 (2012): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 5, No 1 (2012): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol 4, No 2 (2011): JURNAL KESEHATAN METRO SAI WAWAI Vol 4, No 1 (2011): JURNAL KESEHATAN METRO SAI WAWAI More Issue