cover
Contact Name
Rusman
Contact Email
rusman.dty@uim-makassar.ac.id
Phone
+6285399696477
Journal Mail Official
junomefar@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan No.9, RW.29, Tamalanrea Indah, Kec. Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Novem Medika Farmasi
ISSN : 29629276     EISSN : 29629276     DOI : https://doi.org/10.59638/junomefar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Novem Medika Farmasi (JUNOMEFAR) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Makassar yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas & kuantitas penelitian di bidang sains farmasi dan farmasi klinis yang didasari oleh tingginya kebutuhan informasi yang scientific di bidang ini.
Articles 108 Documents
Pengaruh Minuman Tradisional Sopi dari Maluku Tengah Terhadap Kadar SGPT dan SGOT pada Tikus (Rattus norvegicus) Una, Yusna; Baso Amri, ayu wandira A; Bariun, Hasyim
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 2: Volume 3 Issue 2
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i2.1009

Abstract

Sopi merupakan minuman keras beralkohol yang dikenal oleh kalangan masyarakat lokal Maluku. Sopi sebagai minuman lokal yang diolah dari hasil penyadapan nira aren yang diproduksi secara tradisional menggunakan pengetahuan yang diwariskan secara turun temurun. Serum glutamic pyruvic transaminase (SGPT) dan serum naseglutamic oxaloacetic transami (SGOT) merupakan dua jenis enzim serum transaminase yang berperan penting dalam metabolisme makhluk hidup. Kerusakan sel hepar tanpa disertai gangguan sintesis enzim akan menunjukkan peningkatan kadar enzim aminotransferase. Sampel yang digunakan merupakan sampel jadi dari hasil penyulingan murni dari air nira aren. Minuman Sopi mengandung kadar etanol sebesar 17,37%. Pengaruh pemberian Sopi 1 kali, 2 kali dan 3 kali sehari 5 ml/200g BB  selama 7 hari mengakibatkan penurunan kadar SGPT dan SGOT dan pengaruh pemberian Sopi 3 kali sehari 5 ml/200g BB selama 7 hari mengakibatkan kenaikan kadar SGPT  tikus putih (Rattus norvegicus)   Kata Kunci: Etanol, Kadar SGPT & SGOT, Minuman Sopi
Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Hasil Partisi Buah Sawo Manila (Manilkara zapota (L.) Van Royen) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) yang diinduksi Aloksan Ardian, Mohd; Musdalifah, Musdalifah; Sangka Pratama, Agus
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 2: Volume 3 Issue 2
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i2.1017

Abstract

Telah dilakukan uji aktivitas antidiabetes ekstrak hasil partisi buah sawo manila (Manilkara zapota (L.) Van Royen) pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi aloksan. Serbuk simplisia buah sawo manila diekstraksi secara maserasi menggunakan etanol 70%. Hewan uji yang digunakan adalah tikus putih sebanyak 15 ekor yang dibagi menjadi 5 kelompok, tiap kelompok terdiri atas 3 ekor tikus. Dilakukan pengukuran kadar glukosa awal, kemudian diinduksi dengan aloksan 120 mg/kgBB, kemudian diukur glukosa darah setelah induksi dengan menggunakan alat glukometer. Hasil penelitian dianalisis secara statistik menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hasil rata-rata penurunan glukosa darah pada kelompok I EHP n-heksan dosis 35 mg/kgBB (10,17%); II EHP etil asetat dosis 35 mg/kgBB (42,82%); III EHP etanol 96% dosis 35 mg/kgBB (78,35%); IV kontrol positif (82,02%) dan V kontrol negatif (4,51%). Ekstrak hasil partisi n-heksan 50 mg/kgBB dan etil asetat 50 mg/kgBB buah sawo manila (Manilkara zapota (L.) Van Royen) tidak memiliki aktivitas menurunkan glukosa darah yang berbeda nyata dengan kontrol positif serbuk tablet pioglitazone sedangkan ekstrak hasil partisi etanol 96% buah sawo manila (Manilkara zapota (L.) Van Royen) memiliki aktivitas menurunkan glukosa darah pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang tidak berbeda nyata dengan kontrol positif serbuk tablet pioglitazone dan berbeda sangat nyata dengan kontrol negatif Na CMC 1%. .
Pengaruh pemberian ekstrak etanol lignum batang bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) Asal Kalimantan Timur terhadap kadar glukosa darah tikus putih (Rattus norvegicus) Wardayani, Rika; Fauziah Noer, Siti; Musdalifa, Musdalifa
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 1: Volume 3 Issue 1
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i1.1023

Abstract

Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh. Hormon insulin di dalam tubuh dapat meninmbulkan hiperglikemia dan hipoglikemia. Hiperglikemia karena insulin mengalami defesiensi (kekurangan) yang berarti kadar glukosa dalam darah tinggi, dan bila kadar glukosa dalam darah terlalu rendah disebut hipoglikemia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol lignum batang bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.) terhadap kadar glukosa darah pada tikus putih. Tikus putih yang digunakan diadaptasikan terlebih dahulu, tidak di beri pakan selama 8 jam namun tetap diberi minum, kemudian diukur kadar glukosa darah awal untuk memperoleh kadar gula darah awal dengan cara mengambil darah melalui vena lateralis pada ekor. Selanjutnya dibagi secara acak ke dalam 5 kelompok perlakuan kemudian tiap kelompok diberikan perlakuan selama 7 hari, lalu diberi glukosa 20% secara oral, kemudian dilakukan pengukuran kadar glukosa darah sebanyak 3 kali dengan interval waktu 60 menit, pada menit ke 60, 120 dan 180. hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol bajakah tampala dengan dosis 25 mg/kg BB, 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB pada tikus memiliki yang sangat berbeda nyata dengan kontrol negatif Na-CMC 1% dan tidak berbeda nyata dengan kontrol positif glibenklamid. Dosis 25 mg/kgBB, 50 mg/kgBB dan 100 mg/kgBB memiliki efek dalam mempertahan kadar glukosa darah pada tikus puih yang telah di induksi glukosa darah 20%. KEYWORDLignum Batang Bajakah Tampala (Spatholobus littoralis Hassk.); Glukosa darah; Induksi Glukosa 20%,
Formulasi dan Uji Mutu Fisik Sediaan Sheet Mask dari Sari Buah Lemon Cui (Citrus microcarpha Bunge) Sebagai Antiaging Nada, Salsabila; Arifin, Arfiani; Mawarni, Razifah Suci; Adi, Abdul Vashar
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 2: Volume 3 Issue 2
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i2.1040

Abstract

Cui lemon (Citrus microcarpa Bunge), also known as fish lemon or calamansi lemon, contains vitamin C, citric acid and flavonoids which have antiaging potential. This research was conducted to formulate Lemon Cui fruit juice in a sheet mask preparation that meets the physical quality test requirements. The method of this research is that a sample of Lemon Cui juice is obtained by grinding it using a blender by adding enough water and then separating the pulp until the juice is obtained. The sheet mask formulation used varying concentrations of Cui lemon juice lyophilisate samples, namely F1 (0.5%), F2 (1%), F3 (1.5%), and negative control (without lyophilisate). Physical quality testing includes organoleptic tests, homogeneity tests, pH tests and irritation tests. The results obtained were physical quality testing of F1 (0.5%), F2 (1%), F3 (1.5%), and negative control (without lyophilisate) fulfilling the physical quality test requirements, including organoleptic tests, homogeneity, pH, and irritation test.
Uji Aktivitas Antioksidan Formula Sheet Mask Dari Sari Buah Lemon Cui ( Citrus microcarpha Bunge) Sebagai Antiaging Mawarni, Razifah Suci; Arifin, Arfiani; Nada, Salsabila Yudratun; Adi, Abdul Vashar
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 2: Volume 3 Issue 2
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i2.1046

Abstract

Jeruk cui (Citrus microcarpha Bunge), juga disebut jeruk ikan atau jeruk kalamansi, adalah jenis jeruk lokal yang sebagian besar tumbuh di wilayah Sulawesi Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antioksidan dari formula masker lembaran jus jeruk cui. Metode penelitian ini dimulai dengan metode pengeringan hingga diperoleh liofilisat jus jeruk cui, kemudian diformulasikan menjadi masker lembaran dengan variasi konsentrasi F1 (0,5%), F2 (1%), dan F3 (1,5%), dan diuji aktivitas antioksidannya terhadap radikal DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 505 nm. Hasil uji aktivitas antioksidan pada liofilisat jus jeruk cui memperoleh nilai IC50 rata-rata 13,67 μg/mL yang diklasifikasikan sebagai sangat kuat . Hasil uji aktivitas antioksidan pada setiap formula F1 (0,5%) memperoleh nilai IC50 rata-rata 54,338 μg/mL yang diklasifikasikan sebagai kuat, F2 (1%) memperoleh nilai IC50 rata-rata 31,963 μg/mL yang dianggap sangat kuat, dan F3 (1,5%) memperoleh nilai IC50 rata-rata 23,439 μg/mL yang sangat kuat. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa formula masker lembaran jus lemon Cui juga berpotensi sebagai anti penuaan. Kata kunci: Lemon Cui (Citrus microcarpha Bunge); Antioksidan; Masker Lembaran
Uji Antioksidan Isolat Fungi Endofit Biji Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Rahmawati, Rizki; Rusman, Rusman
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 1: Volume 3 Issue 1
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i1.1060

Abstract

Kopi arabika mengandung senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian untuk menentukan aktivitas antioksidan isolat fungi endofit biji kopi arabika dengan metode ABTS. Tahap yang dilakukan meliputi isolasi yang ditanam pada media Potato dextrosa agar, fermentasi isolat pada media Potato dextrosa bouth,uji antioksidan dengan metode ABTS. Hasil pengujian antioksidan menunjukkan bahwa isolat KA-03 memiliki nilai IC50 sebesar 24,878 µg/mL sedangkan isolat KA-04 memiliki nilai IC50 sebesar 22,539. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat KA-03 dan KA-04 memiliki aktifitas antioksidan yang sangat kuat.
Penetapan Kadar Flavonoid Total dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol 70 % Bunga Kamboja Jepang (Adenium obesum (Forssk.) Roem. & Schult) dengan Metode DPPH Ramli, Musniati M.A; Hasan, Tahira; Iqbal, Muhammad
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 2: Volume 3 Issue 2
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i2.1070

Abstract

Penelitian penetapan kadar flavonoid total dan uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70 % bunga kamboja jepang (Adenium obesum (Forssk.) Roem. & Schult dengan metode DPPH telah dilakukan. Pelaksanaan penelitian ini memiliki tujuan untuk menentukan kadar flavonoid total serta nilai IC50 ekstrak etanol 70 % bunga kamboja jepang (Adenium obesum (Forssk.) Roem. & Schult menggunakan metode DPPH.  Metode penelitian mencakup ekstraksi bunga kamboja jepang dengan memanfaatkan etanol 70 % menggunakan cara maserasi. Penetapan kadar flavonoid total menggunakan spektrofotometer visibel pada panjang gelombang 428 nm dengan baku standar kuarsetin.  Hasil analisis kadar flavonoid total ekstrak etanol bunga kamboja jepang yakni kadar rata-rata 29,3333 %. Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol bunga kamboja jepang dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer visibel pada panjang gelombang 505 nm. Berdasar pada hasil analisis tersebut, diperoleh informasi bahwasanya ekstrak etanol 70 % bunga kamboja jepang mempunyai aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 mencapai 30,673 ± 1,077 ppm serta nilai IC50 pembanding asam askorbat adalah 2,077 ± 0,03 ppm. Kemampuan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70 % bunga kamboja jepang mencapai 0,067 kali dari nilai IC50 pembanding asam askorbat.
Uji Aktivitas Antifungi Fraksi Ekstrak Etanol Daging Buah Kecapi (Sandoricum koetjape Merr.) Asal Kabupaten Pinrang Terhadap Candida aIbicans Syafruddin, Astrivo; Jasmiadi, Jasmiadi; Rante, Herlina
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 2: Volume 3 Issue 2
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i2.1107

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antifungi dari fraksi ekstrak etanol daging buah kecapi (Sandoricum koetjape Merr.) terhadap Candida albicans. Metode penelitian ini meliputi ekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 96% kemudian dilanjutkan dengan fraksinasi dengan metode partisi cair-cair menggunakan pelarut n-heksan, kloroform dan etil asetat. Fraksi n-heksan, kloroform dan etil asetat kemudian diuji aktivitas antifungi terhadap Candida albicans dengan metode difusi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa fraksi n-heksan, kloroform dan etil asetat mampu menghambat pertumbuhan Candida albicans pada konsentrasi 10% (2mg/paper disk) dengan diameter hambatan berturut-turut yaitu ekstrak etanol 8,93 mm, 7,02 mm, 8,33 mm, dan 11 mm. Hasil skrining fitokimia dari ekstrak etanol 96% daging buah kecapi (Sandoricum koetjape Merr.) diduga mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, steroid dan saponin. ABSTRACT This study aims to test the antifungal activity of the ethanol extract fraction of harp (Sandoricum koetjape Merr.) flesh against Candida albicans. This research method includes extraction by maceration with 96% ethanol solvent then followed by fractionation using the liquid-liquid partition method using n-hexane, chloroform and ethyl acetate solvents. The n-hexane, chloroform and ethyl acetate fractions were then tested for antifungal activity against Candida albicans using the diffusion method. The test results showed that the n-hexane, chloroform and ethyl acetate fractions were able to inhibit the growth of Candida albicans at a concentration of 10% (2 mg/paper disk) with respective inhibitor diameters, namely ethanol extract of 8.93 mm, 7.02 mm, 8.33 mm. mm, and 11 mm. The results of the phytochemical screening of the 96% ethanol extract of harp flesh (Sandoricum koetjape Merr.) are suspected to contain alkaloids, flavonoids, tannins, steroids and saponins.
Formulasi dan Uji Anti Mikroba Sabun Transparan dari ekstrak biji kopi hijau robusta (coffea canephora Lin) Ramli, Nur Zalzabila; Hasanah, Uswatun; Triwardhani, Amelia; Rusman, Rusman
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 2: Volume 3 Issue 2
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i2.1159

Abstract

Ulkus diabetik  ditandai dengan luka pada kaki disertai dengan nana dan bauk khas,disebabkab karena kondisi glukosa dalam darah yang tidak terkontrol, Kopi robusta dengan kandungan asam klorogenat secara ilmiah terbukti dalam mengontrol glukosa dalam darah serta kemampuan dalam membunuh mikroorganisme, sehingga perlu di formulasi dalam bentuk sabun transfaran untuk pengobatan ulkus diabetic. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas antibakteri  formulasi sabun transfaran dari biji kopi robusta (Coffea chanefora L) Metode Penelitian secara eksperimental dengan cara maserasi simplisia biji kopi robusta dengan pelarut etanol  21%, ekstrak yang diperoleh diformulasikan dalam bentuk sabun trasfaran, kemudian dilanjut dengan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri  Staphilococcus aureus, Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk uji. Hasil penelitian yang terlah dilakukan diperoleh formulasi sabun transfaran berwarna bening, hijau,tekstur padat. Hasil Uji Angka Lempeng Total terhadap bakteri Staphilococcus aureus dengan nilai < dari 1.0x101 koloni /gram. Dari hasil yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa sabun transfaran  memiliki aktivitas terhadap bakteri staphylococcus aureus
Uji Aktivitas Antioksidan dan Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Rumput Laut Merah (Eucheucma cottonii) Asal Kabupaten Polewali Mandar Hanisa, Nur; Pakki, Ermina; Zam Zam, Andi Nur
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 3 No. 3 (2024): volume 3 Issue 3 2024
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v3i3.1371

Abstract

Rumput Laut Merah (Eucheuma cottonii) merupakan salah satu rumput laut merah yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Antioksidan merupakan suatu senyawa yang dapat menyerap atau menetralisir radikal bebas sehingga mampu mencegah penyakit. Senyawa di dalam rumput laut merah yang dapat bersifat sebagai antioksidan adalah flavonoid. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan skrining fitokimia dan menentukan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% dan 90% rumput laut merah (Eucheuma cottonii). Yang diperoleh dari perairan Desa Ujung, Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Metode Penelitian meliputi ekstraksi dengan metode maserasi, dilanjutkan skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang visible 505 nm. Hasil uji skrining fitokimia menggunakan pelarut etanol 70% dan 90% positif mengandung golongan senyawa alkaloid, flavanoid, fenolik, saponin, dan triterpenoid diperoleh hasil rendemen ekstrak etanol 70 yaitu 10,45% dan 90 yaitu 11,68%. Uji aktivitas antioksidan ekstrak sampel masing-masing didapatkan nilai IC50 yaitu 11,553 ppm dan 9,045 ppm dikategorikan sebagai antioksidan sangat kuat. Kemampuan aktivitas antioksidan tertinggi diperoleh pada ekstrak etanol rumput laut merah (Eucheuma cottonii) dengan konsentrasi 90%.

Page 6 of 11 | Total Record : 108