cover
Contact Name
Rusman
Contact Email
rusman.dty@uim-makassar.ac.id
Phone
+6285399696477
Journal Mail Official
junomefar@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan No.9, RW.29, Tamalanrea Indah, Kec. Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Novem Medika Farmasi
ISSN : 29629276     EISSN : 29629276     DOI : https://doi.org/10.59638/junomefar
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Novem Medika Farmasi (JUNOMEFAR) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Makassar yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas & kuantitas penelitian di bidang sains farmasi dan farmasi klinis yang didasari oleh tingginya kebutuhan informasi yang scientific di bidang ini.
Articles 108 Documents
Pengaruh Carbopol 940 Sebagai Gelling Agent Terhadap pH Sediaan Spray Gel Sari Buah Lemon Cui (Citrus microcarpha Bunge) Adi, Abdul Vashar; Arifin, Arfiani; Zam Zam, Andi Nur
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i2.1795

Abstract

ABSTRAK Lemon cui (Citrus microcarpha Bunge) merupakan salah satu tanaman yang mengandung vitamin C dalam jumlah tinggi dan berperan sebagai antioksidan. Kandungan ini menjadikannya berpotensi sebagai bahan alami dalam pengembangan sediaan farmasi, termasuk dalam bentuk spray gel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu pengaruh variasi konsentrasi carbopol 940 sebagai gelling agent terhadap tingkat pH dari sediaan spray gel. Sari buah lemon cui dikeringkan menggunakan metode pembekuan dan pengeringan (freeze drying) untuk menghasilkan liofilisat. Formulasi spray gel dibuat dalam tiga variasi konsentrasi carbopol 940, yaitu F1 (0,3%), F2 (0,4%), dan F3 (0,5%). Sediaan kemudian dievaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, dan pH. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan Carbopol 940 memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai pH sediaan spray gel sari buah lemon cui (Citrus microcarpha Bunge), semakin tinggi konsentrasi Carbopol 940 yang digunakan dalam formula, maka pH sediaan cenderung menurun. Kata Kunci: Carbopol 940, Gelling Agent, Lemon Cui (Citrus microcarpa Bunge), Uji pH.
Uji Efek Minyak Kuda (Equus caballus) Terhadap Luka Bakar pada Kelinci (Ortytolagus cuniculus) Sunggu, Hafipah Parawansya; Pratama, Agus Sangka; Amri, Ayu Wandira A
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): volume 4 issue 3 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i3.1853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas minyak kuda (Equus caballus) dalam mempercepat proses penyembuhan luka bakar derajat satu pada kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus). Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya angka kejadian luka bakar serta kebutuhan akan alternatif terapi alami yang efektif dan ekonomis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang melibatkan lima ekor kelinci, masing-masing diberi luka bakar berdiameter ±2 cm. Perlakuan dibagi menjadi lima kelompok: pemberian minyak kuda murni (100%), minyak kuda dengan konsentrasi 20%, 10%, bioplacenton sebagai kontrol positif, serta tanpa pengobatan sebagai kontrol negatif. Aplikasi dilakukan secara topikal sebanyak tiga kali sehari selama 18 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak kuda murni menghasilkan tingkat penyembuhan tertinggi sebesar 90%, diikuti oleh konsentrasi 20% (76,5%) dan 10% (51%). Hasil analisis menggunakan ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05). Kandungan asam lemak esensial dalam minyak kuda, seperti asam oleat dan linoleat, diduga berperan dalam mempercepat regenerasi jaringan dan mengurangi proses inflamasi. Berdasarkan temuan ini, minyak kuda memiliki potensi sebagai agen topikal alami yang efektif untuk penyembuhan luka bakar ringan serta mendukung pemanfaatan sumber daya lokal dalam pengembangan obat tradisional berbasis hewani.
Skrining Fitokimia, Analisis Kandungan Flavonoid Total dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Batang Bandotan (Ageratum conyzoides L.) Asal Makassar dengan Metode DPPH Saputri, Anugrah Aprilinda; Hasan, Tahira; Ida, Nur
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Issue 2 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i2.1859

Abstract

Mungkin terdapat metabolit sekunder yang berperan sebagai antioksidan pada batang Ageratum conyzoides L. Riset ini bertujuan memastikan kandungan total flavonoid, menilai nilai IC50 ekstrak dari Makassar menggunakan metode DPPH, serta mengidentifikasi kelompok senyawa kimia dalam ekstrak etanol batang Ageratum conyzoides L. Beragam teknik diaplikasikan, seperti maserasi dengan etanol 70% untuk ekstraksi, spektrofotometri dengan aluminium klorida sebagai reagen untuk mengukur flavonoid total, dan uji DPPH guna menilai aktivitas antioksidan. Analisis fitokimia mengungkap keberadaan terpenoid, alkaloid, saponin, dan flavonoid. Konsentrasi flavonoid total ditentukan sebesar 0,1650 ± 0,0397%. Asam askorbat memiliki nilai IC50 2,242 ± 0,001 µg/mL, sementara ekstrak etanol 70% batang Ageratum conyzoides L. menunjukkan IC50 157,18 ± 0,11 µg/mL. Oleh karenanya, ekstrak batang tersebut beraktivitas antioksidan yang lemah.
Aktivitas Hasil Fraksinasi Daun Karamunting (Melastoma malabathricum L.) terhadap Escherichia coli dan Shigella dysenteriae Penyebab Diare Ishak, Andi Sri Wahyuni; Jasmiadi, Jasmiadi; Pratama, Agus Sangka
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): volume 4 issue 3 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i3.1872

Abstract

Karamunting (Melastoma malabathricum L.) merupakan tumbuhan liar yang berada di tempat yang terkena cukup sinar matahari. Adanya kandungan senyawa glikosida, terpenoid, flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin menunjukkan aktivitas sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antibakteri hasil fraksinasi daun karamunting pada Shigella dysenteriae dan Escherichia coli penyebab diare. Metode yang dipakai pada penelitian ini yakni metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%, lalu dilanjutkan dengan fraksinasi yaitu metode ECC (Ekstraksi Cair-Cair), Pengujian Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan ciprofloxacin sebagai kontol positif. Hasil penelitian pada bakteri Escherichia coli menunjukkan bahwa fraksi N-Heksan konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 16,50 mm, fraksi Etil Asetat pada konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 14,42 mm sedangkan fraksi N-Butanol pada konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 14,05 mm. Pada bakteri Shigella dysentreriae yaitu pada fraksi N-Heksan konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 18,04 mm, fraksi Etil Asetat pada konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 13,44 mm sedangkan fraksi N-Butanol pada konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat 11, 79 mm. Hal ini menunjukkan fraksi daun karamunting memilki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli dan Shigella dysenteriae.
Pengaruh Lama Penggunaan Obat Anti Diabetik Oral Terhadap Fungsi Ginjal Pasien di Fasilitas Kesehatan Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar Amir, Nurfadillah; Rusman, Rusman; Baso Amri, ayu wandira A
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): volume 4 issue 3 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i3.1873

Abstract

Penggunaan obat anti diabetik oral dalam jangka lama menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait dengan isu terjadi penurunan fungsi ginjal, sebanyak 537 juta orang dewasa di seluruh dunia menderita diabetes dengan perkiraan peningkatan sebesar 45% yang setara dengan 783 juta pasien pada tahun 2045. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama penggunaan obat anti diabetik oral terhadap fungsi ginjal pasien di fasilitas kesehatan kecamatan biringkanaya kota Makassar. Metode pengambilan sampel yaitu teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling berdasarkan pasien yang mengonsumsi obat anti diabetik oral di bagi menjadi 3 kelompok ada yang lama penggunaan obat selama 1-4 tahun, 5-9 tahun, dan 10-14 tahun penderita diabetes mellitus di fasilitas kesehatan kecamatan biringkanaya dengan menggunakan analisis uji regression mendapatkan hasil penelitian kelompok 1 (1-4 tahun), kelompok 2 (5-9 tahun), dan kelompok 3 (10-14 tahun) didapatkan hasil p value 0,059 lama penggunaan obat terhadap nilai GFR dan p value 0,961 obat anti diabetik oral terhadap nilai GFR keduanya menunjukkan hasil yang tidak signifikan dimana lama penggunaan obat tidak berpengaruh terhadap fungsi ginjal.
Formulasi Dan Uji Mutu Fisik Sediaan Patch Ekstrak Etanol Daun Gedi (Abelmoschus manihot L. Medik) Darajat S, Zakia; Musdalifah, Musdalifah; Arifin, Arfiani
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): volume 4 issue 3 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i3.1877

Abstract

Tanaman gedi (Abelmoschus manihot L. Medik) secara empiris sering digunakan oleh masyarakat di indonesia sebagai obat mengurangi peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi ekstrak etanol daun gedi (Abelmoschus manihot L. Medik) dalam sediaan patch yang memenuhi syarat evaluasi mutu fisik. Penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan variasi konsentrasi ekstrak daun gedi F0 (tanpa ekstrak), F1 (0,5%), F2 (1%) dan F3 (1,5%). Selanjutnya dilakukan pengujian mutu fisik meliputi uji organoleptik dan uji keseragaman bobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun gedi (Abelmoschus manihot L. Medik) yang diformulasi dalam bentuk sediaan patch memenuhi syarat uji mutu fisik meliputi uji organoleptik dan uji keseragaman bobot.
Formulasi dan Uji Mutu Fisik Patch Lengkuas Merah (Alphinia purpurata K. Schum) Sebagai Antiinflamasi Qhalbi, Sulfiah; Arifin, Arfiani; Jummah, Nurul
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): volume 4 issue 3 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i3.1880

Abstract

Lengkuas merah (Alphinia purpurata K. Schum) merupakan salah satu spesies dari famili zingiberaceae. Tujuan penelitian ini untuk memformulasi ekstrak lengkuas merah (Alphinia purpurata) dalam bentuk sediaan patch yang memenuhi syarat uji mutu fisik sebagai antiinflamasi. Metode penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, selanjutnya diformulasi dalam bentuk sediaan patch. Pengujian mutu fisik meliputi uji organoleptik dan uji ketebalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak lengkuas merah yang diformulasi dalam bentuk sediaan patch memenuhi syarat uji mutu fisik meliputi uji organoleptik dan uji ketebalan
oksisitas Subkronis Biji Alpukat (Persea Americana Mill) Terhadap Kadar SGOT, SGPT Tikus Putih (Rattus norvegicus) Safitri, Pipit; Irfayanti, Nur Alfia; Musdalifa, Musdalifa
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): volume 4 issue 3 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i3.1886

Abstract

Tanaman alpukat (Persea americana Mill) adalah salah satu tanaman tropis dari family lauraceae yang bersal dari amerika tengah. Biji alpukat mengandung senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid, steroid, terpenoid, saponin,tannin, alkaloid, sedangkan senyawa metabolit primer yaitu magnesium, kalsium, vitamin C dan vitamin E. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan biji alpukat dalam jangka waktu yang panjang maka perlu dilakukan pengujian untuk memastikan efek toksisitas dari ekstrak etanol biji alpukat dengan variasi dosis 700 mg/kgBB, 850 mg/kgBB dan 1000 mg/kgBB selama pemberian 28 hari secara berturut-turut pada tikus putih untuk melihat efek toksik yang ditimbulkan dengan melihat peningkatan parameter kadar SGOT dan SGPT. Metode maserasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Hewan uji yang digunakan yaitu tikus putih sebanyak 20 ekor dan dibagi dalam 4 kelompok y aitu kelompok 1 Na-CMC 1% dan 2,3,4 diberi dosis perlakuan 700 mg/kgBB, 850 mg/kgBB, 1000 mg/kgBB. Hasil penelitian yang telah dilakukan setelah pemberian ekstrak etanol biji alpukat selama 28 hari pada tikus putih tidak menimbulkan efek toksisitas terhadap kadar SGOT dan SGPT tidak berbeda secara signifikan dengan dosis pemberian kontrol negatif Na-CMC 1%.Kata Kunci: Ekstrak, Alpukat, Subkronis, SGOT, SGPT
Efektivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Dan Daun Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Terhadap Tikus (Rattus norvegicus) Sahruni, Dian; Musdalifa, Musdalifa; Mustainah, Mustainah
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): volume 4 issue 3 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i3.1887

Abstract

Daun sirsak (Annona muricata L.) mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin dan alkaloid. Daun kacang panjang (Vigna sinensis L.) mengandung senyawa flavonoid, kalium, vitamin C, dan efektif sebagai menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) dan Daun Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) pada kombinasi berapa yang paling efektif pada Tikus (Rattus norvegicus). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC 1%), kontrol positif (Insulin), Ekstrak etanol daun sirsak dan daun kacang panjang dengan konsentrasi 25:75, 50:50, 75:25. Sebelum perlakuan tikus diinduksi dengan Aloksan secara intraperitoneal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirsak dan daun kacang panjang menunjukkan efektivitas antidiabetes pada tikus dengan konsentrasi 50:50 dan 75:25 yang memberikan efektivitas antidiabetes yang paling efektif dan tidak berbeda nyata dengan pemberian larutan insulin sebagai kontrol positif.
Toksisitas Ekstrak Biji Alpukat (Persea americana Mill.) Terhadap Fungsi Ginjal tikus (Rattus norvegicus) Mustaeja, Eja; Irfayanti, Nur Alfia; Baso Amri, Ayu Wandira A
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 4 No. 3 (2025): volume 4 issue 3 2025
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v4i3.1888

Abstract

Biji alpukat merupakan salah satu tanaman dalam keluarga lauraceae. Biji alpukat mengandung senyawa Flavonid, tanin, fenol dan alkaloid. Tujuan penelitian untuk mengetahui keamanan biji alpukat dalam penggunaan jangka panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Hewan uji dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC 1%), kelompok II dosis 700, kelompok III dosis 850, dan kelompok IV dosis 1000. Ekstrak biji alpukat dengan dosis 700, 850 dan 1000. Perlakuan tikus diinduksi dengan ekstrak biji alpukat selama 28 hari berturut-turut secara peroral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol biji alpukat tidak memiliki efek toksisitas subkronik yang dapat dilihat dari parameter pengujian kadar kreatinin, ureum dan BUN.

Page 9 of 11 | Total Record : 108