cover
Contact Name
Mohammad Jaelani
Contact Email
10jaelani.gizi@gmail.com
Phone
+6224-6710378
Journal Mail Official
jurnalrisetgizi@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Riset Gizi
ISSN : 2338154X     EISSN : 26571145     DOI : http://dx.doi.org/10.31983/jrg.v11i2.10382
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Riset Gizi (ISSN 2338-154x) is a journal that contains the results of health research in the field of nutrition including clinical nutrition, community nutrition, and food services Published two times a year, Jurnal Riset Gizi considers submissions on any aspect of nutrition and public health across age groups and settings These includes : Evaluation of public health programmes or interventions Health Protection including control of communicable diseases Health promotion and disease prevention
Articles 459 Documents
Gambaran Pola Pemberian Makanan Tambahan dan Kejadian Konstipasi pada Anak Usia 6-24 bulan di Kelurahan Pedurungan Tengah Semarang Prihatin, Setyo
JURNAL RISET GIZI Vol. 2 No. 2 (2014): November 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v2i2.3251

Abstract

Latar belakang : Masa batita (bawah tiga tahun) merupakan periode penting dalam proses tumbuh kembang manusia sehingga sering disebut golden age. Pertumbuhan dan perkembangan pada usia ini menjadi penentu keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan anak di periode selanjutnya. Salah satu gangguan kesehatan yang banyak dihadapi oleh anak usia ini adalah konstipasi. Penelitian di Amerika, Eropa dan Asia didapatkan angka prevalensi konstipasi pada anak mencapai 0.7 - 29.6 %Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola makan dan kejadian konstipasi pada anak usia 6-24 di Kelurahan Pedurungan Semarang.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian descriptive yang bertujuan untuk mendeskripsikan pola makan dan kejadian konstipasi pada anak usia 6-24 bulan di Kelurahan Pedurungan Tengah Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan subjek penelitian anak usia 6-24 bulan berjumlah 41 yang diambil secara purposive random sampling. Pengambilan data meliputi recall 2x24 jam dan kuesioner kejadian konstipasi dilengkapi gambar Bristol Stool Chart.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pola makan sampel berupa ASI+MP-ASI. Sebagian besar pola makan sampel belum sesuai dengan anjuran Kemenkes RI. Pola makan MP-ASI meliputi jenis, frekuensi dan porsi/jumlah pemberian MP-ASI. Kejadian konstipasi sampel sebesar 34.1% dengan tipe feses 1 dan 2. Sebanyak 57.1% sampel mengalami konstipasi dengan frekuensi <3x dalam satu bulan dari waktu penelitian.Kesimpulan : Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan masukan pada pihak pemerintahan Kelurahan dan Puskesmas untuk mengadakan penyuluhan mengenai pola pemberian MP-ASI yang sesuai dengan anjuran Kemenkes RI tentang MP-ASI tahun 2010 pada ibu-ibu balita khususnya ibu anak usia 6-24 bulan.
Pemanfaatan Limbah Ampas Tahu Sebagai Upaya Diversifikasi Pangan di Masyarakat Setiadi, Yuwono; Aambarwati, Ria
JURNAL RISET GIZI Vol. 2 No. 2 (2014): November 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v2i2.3253

Abstract

Latar Belakang: Ampas tahu memiliki sifat yang cepat basi dan berbau tidak sedap (langu). Pemanfaatan tepung ampas tahu yang disubstitusikan ke dalam pembuatan brownies kukus adalah untuk mengganti sebagian tepung terigu dan digunakan untuk lebih meningkatkan kandungan gizi dari brownies.Tujuan: mengetahui nilai gizi brownies kukus dengan substitusi tepung ampas tahu serta daya terimanya.Metode: Penelitian dilakukan 3 tahap, yaitu: pembuatan tepung ampas tahu,  pembuatan brownies kukus, pengujian nilai gizi  serta daya terimanya. Pada penelitian ini dibuat brownies kukus dengan substitusi tepung ampas tahu  0%, 5%, 15%, 25%, 35%, 45%. Disain penelitian ini adalah eksperimen murni dengan Rancangan Acak Lengkap 1 (satu) faktor, yaitu konsentrasi substitusi serta 6 (enam) taraf perlakuan, yaitu:  0%, 5%, 15%,25%,35%, 45%. Jumlah ulangan 2 kali. Variabel yang diukur adalah mutu gizi (proximate) dan daya terimanya. Analisis data menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) dan ANOVA Repetead Measure.Hasil: Pensubstitusian tepung ampas tahu kedalam pembuatan brownies kukus  meningkatkan mutu gizi dari brownies kukus, brownies kukus yang paling disukai dan bernilai gizi tinggi/baik adalah brownies dengan substitusi tepung ampas tahu 25%.Kesimpulan: tidak ada perbedaan mutu  gizi serta adanya perbedaan daya terima brownies kukus dengan substitusi tepung ampas tahu pada berbagai konsentrasi.Saran: perlu adanya perlakuan pendahuluan yang berupa pengukusan bahan baku tepung ampas tahu agar aroma langu yang ada pada produk dapat dikurangi.
Gambaran Pengetahuan, Sikap, Praktik serta Identifikasi Bakteri Escherichia Coli Dan Staphylococus Aureus Pada Penjamah dan Makanan di PT PSA (Pelita Sejahtera Abadi) Sugiyono, Lynda Puspita; Subandriani, Dyah Nur
JURNAL RISET GIZI Vol. 2 No. 2 (2014): November 2014
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v2i2.3257

Abstract

Pendahuluan : Institusi jasa boga memiliki tanggung jawab yang besar dalam menyediakan makanan yang bermutu. Upaya pengamanan makanan sangat penting untuk meningkatkan mutu. Mutu makanan tidak hanya dilihat dari nilai gizi dan cita rasa, namun harus aman dari bahaya kimia, fisik, dan biologi termasuk mikroorganisme.  Bakteri yang paling banyak digunakan sebagai indikator sanitasi adalah Escherichia coli. Di dalam air maupun makanan yang terdeteksi adanya Escherichia coli yang bersifat patogen, jika termakan/terminum dapat menyebabkan keracunan. Selain itu, Staphylococcus aureus merupakan bakteri yang bersifat enterotoksin. Bakteri ini biasanya terkontaminasi silang dari penjamah makanan (hidung, mulut, tangan), dan peralatan masak.Tujuan : Tujuan penelitian adalah mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, praktik serta identifikasi bakteri Escherichia coli dan Staphylococus aureus pada penjamah dan makanan yang diolah di PT PSA.Metode : Penelitan ini termasuk penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan di PT PSA (Pelita Sejahtera Abadi). Besar sampel 16 orang penjamah makanan dan 12 sampel makanan. Variabel penelitian meliputi pengetahuan, sikap dan praktik penjamah, serta identifikasi bakteri  Escherichia coli dan Staphylococus aureus pada penjamah dan makanan. Metode pengambilan data pengetahuan dan sikap melalui tanya jawab menggunakan kuesioner, praktik berdasarkan observasi menggunakan formulir chek list. Uji identifikasi bakteri Escherichiacoli dan Staphylococus aureus dilakukan di laboratorium fisiologi dan biokimia Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro. Waktu penelitian dilakukan pada bulan April  2010.Hasil : Sebanyak (56,3%) penjamah makanan memiliki tingkat pendidikan tamat SMA, dan rata-rata lama kerja 9, 19 tahun (± SD 2,37). Pengetahuan penjamah makanan  sebagian besar (62,5%) tergolong baik, sikap sebagian besar (68,7%) baik, dan praktik sebagian besar (56,3%) kurang. Hasil pemeriksaan identifikasi bakteri Escherichia coli pada makanan ditemukan positif pada sayur bobor bayam dan Staphylococcus aureus pada lauk hewani bandeng presto. Hasil pemeriksaan identifikasi bakteri Escherichia coli pada tangan penjamah makanan (50%) positif dan Staphylococcus aureus (25%) positif. Penjamah yang teridentifikasi bakteri Staphylococcus aureus juga teridentifikasi bakteri Eschericheria coli.Simpulan  : Pengetahuan dan sikap penjamah makanan di PT PSA sebagian besar baik, tetapi untuk praktik higiene personal masih kurang. Makanan yang diolah di PT PSA belum memenuhi syarat kesehatan karena  pada hasil identifikasi bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus positif pada makanan dan tangan penjamah. Ada hubungan antara praktik higiene personal penjamah dengan keberadaan bakteri  Escherichia coli pada tangan penjamah (p=0,001). Tidak ada hubungan antara praktik higiene personal penjamah dengan keberadaan bakteri Staphylococcus aureus pada tangan penjamah (p=0,088).
Hubungan Lama Bekerja, Motivasi dan Pengetahuan dengan Kemampuan Bidan Desa dalam Menginterpretasikan Hasil Penimbangan (N dan T) di Kabupaten Blora Kurniatri, Maniek Indah; Noviardhi, Astidio; Setiadi, Yuwono
JURNAL RISET GIZI Vol. 4 No. 2 (2016): November 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v4i2.3263

Abstract

Latar belakang : Interpretasi hasil penimbangan merupakan hal yang sangat penting dalam pemantauan pertumbuhan balita. Persentase balita yang naik berat badannya (N/D) merupakan indikator keberhasilan program. Masih banyak kader dan petugas kesehatan di Kabupaten Blora yang melakukan penilaian pertumbuhan berdasarkan kenaikan berat badan absolute. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama bekerja, motivasi dan pengetahuan dengan kemampuan bidan desa dalam menginterpretasikan hasil penimbangan (N dan T) di Kabupaten Blora.Metode : Penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara sistematik random sampling untuk mendapatkan sampel sejumlah 172 bidan desa. Semua data primer ( lama bekerja, motivasi, pengetahuan dan kemampuan interpretasi) diperoleh menggunakan kuesioner dengan metode wawancara. Analisis data menggunakan Chi Square.Hasil : Ada hubungan yang signifikan antara lama bekerja dengan kemampuan bidan desa dalam menginterpretasikan hasil penimbangan (N dan T) (p=0,021). Ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kemampuan bidan desa dalam menginterpretasikan hasil penimbangan (N dan T) (p=0,000). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan kemampuan bidan desa dalam menginterpretasikan hasil penimbangan (N dan T) (p=0,005)Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara lama bekerja, motivasi dan pengetahuan dengan kemampuan bidan desa dalam menginterpretasikan hasil penimbangan (N dan T).
Pengaruh Konseling Gizi terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Diet DM pada Pasien DM Tipe-2 di Puskesmas Kapuan Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Handayani, Suci; Ambarwati, Ria; Tursilowati, Susi
JURNAL RISET GIZI Vol. 4 No. 2 (2016): November 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v4i2.3264

Abstract

Latar belakang : Angka kejadian Diabetes Melitus  meningkat dari tahun ke tahun, edukasi gizi adalah salah satu pilar utama pengelolaan  Diabetes Melitus. Konseling gizi bertujuan membuat perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku makan sesuai dengan kebutuhan pasien.Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan dan kepatuhan diet DM pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di puskesmas Kapuan Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.Metoda: Jenis penelitian quasi experimentdengan non-equivalent control group. Pengambilan sampel dengan metode non probability samplingsebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data sekunder dan data primer. Analisa data menggunakan uji statistik independent t-testuntuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan kepatuhan diet DM sebelum dan sesudah konseling gizi antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol.Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh konseling gizi terhadap pengetahuan dan kepatuhan diet DM pada pasien DM tipe-2.Kesimpulan: Disimpulkan konseling gizi dapat mempengaruhi pengetahuan dan kepatuhan diet DM.
Faktor Determinan Kelelahan Kerja Pada Tenaga Penjamah Makanan di Instalasi Gizi RS Dr R Soetijono Blora Ekawati, Heni; Rahmawati, Ana Yuliah; Wijaningsih, Wiwik
JURNAL RISET GIZI Vol. 4 No. 2 (2016): November 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v4i2.3265

Abstract

Latar Belakang: Tenaga penjamah makanan merupakan unsur yang sangat penting dalam pelayanan gizi rumah sakit, yaitu berperan dalam mengolah makanan dan menyajikan makanan yang bermutu kepada pasien. Kelelahan kerja ditandai dengan melemahnya tenaga kerja dalam melakukan pekerjaan, sehingga meningkatkan kesalahan dalam bekerja.Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja tenaga penjamah makanan di instalasi gizi RS dr R Soetijono Blora.Metode: Menggunakan rancangan observasional dengan teknik total sampling dan jumlah sampel 16 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa bivariat dengan korelasi Pearson Product Moment  dan Rank Spearman. Analisa multivariat dengan Regresi Linier.Hasil: Ada hubungan antara tingkat kecukupan energi dengan kelelahan kerja (p=0,005), tidak ada hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja (p=0,899), tidak ada hubungan antara umur dengan kelelahan kerja (p=0,145), tidak ada hubungan antara masa kerja dengan kelelahan kerja (p= 0,243), ada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja (p= 0,011), tidak ada hubungan antara stres kerja dengan kelelahan kerja (p=0,054), faktor yang paling berpengaruh pada kelelahan kerja adalah faktor tingkat kecukupan energi dan beban kerja (p=0,001).Kesimpulan: Faktor yang paling berpengaruh terhadap kelelahan kerja adalah tingkat kecukupan energi dan beban kerja.
Studi Pembuatan “Healthy Fig Bar Food” Yang Tinggi Kalium dan Serat Sebagai Alternatif Snack Penderita Hipertensi Rahayuni, Arintina; Hunandar, Cahyo
JURNAL RISET GIZI Vol. 4 No. 2 (2016): November 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v4i2.3266

Abstract

Latar Belakang : Fig Bar adalah produk roti kering yang tersusun atas bagian kerak/crumb yang renyah dan bagian isi yang terdiri dari bubur buah yang dikeringkan. Fig bar yang dibuat dalam penelitian ini ditujukan untuk penderita hipertensi. Formula ini dibuat karena minimnya snack sehat yang dijajakan dipasaran, terutama snack yang memiliki kriteria khusus bagi penderita penyakit tertentu terutama penderita hipertensi, karena pada umumnya penderita hipertensi harus membatasi asupan natrium. Natrium pada snack food umumnya tinggi karena proses pengolahannya banyak digunakan food additive.Tujuan : Pada penelitian ini dilakukan upaya untuk membuat formula fig bar yang sesuai untuk penderita hipertensi, karena didalam formulasinya mengandung kalium dan serat tinggi,  natrium rendah, nilai gizi yang baik, harganya murah dan disukai. Rasio kalium dan natrium minimal 1:1.Metode : Penelitian dilakukan dua tahap, yaitu penelitian pendahuluan untuk mendapatkan formulasi dan proses pembuatan fig bar yang tepat. Penelitian utama yaitu 4 taraf perlakuan jenis kacang yaitu kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai dan kacang dieng sebagai sumber kalium. Hasilnya diamati kadar kalium, natrium, serat, nilai gizi,  sifat fisik tekstur (hardness), daya terima serta analisis biaya. Analisis kadar serat, kalium, natrium, nilai gizi dianalisis menggunakan one way anova pada α 1%. Uji lanjut ditetapkan berdasarkan besarnya koefisien keragaman. Uji Daya Terima dianalisis dengan Friedman.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan tekstur terbaik nilai kekerasan adalah fig bar kacang dieng dan kacang hijau, karena teksturnya tidak terlalu keras atau terlalu empuk.Kandungan kalium tertinggi ada pada produk fig bar kacang kedelai, Kandungan natrium terendah ada pada produk kacang dieng, rasio kalium dan natrium pada keempat perlakuan pembuatan fig bar lebih dari 1:1. Kandungan serat pada produk fig bar kacang kedelai, kacang hijau dan kacang dieng hampir sama dan tertinggi terdapat pada produk fig bar kacang kedelai.Nilai kalori keempat jenis produk fig bar hampir sama ± 450 kkal per 100 g dan kadar airnya kurang dari 3%, termasuk kriteria produk kering.Sumbangan  kalium dan serat tertinggi pada konsumsi 25 g adalah pada produk fig bar kacang kedelai, yaitu 25,71% dan 46,52%.Hasil uji daya terima ada pengaruh penambahan jenis kacang terhadap warna, tekstur dan rasa, tetapi tidak ada pengaruh terhadap aroma.Harga jual fig bar per 100 g (20 keping @ 5 g) kurang lebih 4000 rupiah.Kesimpulan : Disarankan penggunaan kacang kedelai pada pembuatan produk fig bar karena kandungan kalium dan seratnya tertinggi, memperbaiki tekstur fig bar kacang dieng dengan menambahkan pati pada formulasinya.Warna dan rasa fig bar kacang kedelai diperbaiki dengan lebih memperhatikan proses pengolahan dan pengkombinasian bahan.Disarankan untuk mengkonsumsi fig bar ± 25 g dalam sehari sesuai porsi snack.
Hubungan Tingkat Kecukupan Zat Besi, Seng, Kejadian Stunting dan Sikap Pengasuhan dengan status Perkembangan Anak di PAUD Wilayah Kerja Puskesmas Tegowanu Wahananisanti, Zulva; Sulistyowati, Enik; Wijaningsih, Wiwik
JURNAL RISET GIZI Vol. 4 No. 2 (2016): November 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v4i2.3267

Abstract

Latar belakang : Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang merupakan upaya pemberian layanan kepada anak usia 0-6 tahun melalui penitipan anak, kelompok bermain agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Stunting dapat menimbulkan gangguan tumbuh kembang anak.Faktor lain yang mempengaruhi adalah asupan zat besi dan seng serta pola asuh. Tujuan penelitian : Menjelaskan hubungan tingkat kecukupan zat besi, seng, kejadian stunting dan pola asuh dengan status perkembangan anak di PAUD wilayah kerja Puskesmas Tegowanu.Metode penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian bidang gizi masyarakat dengan pendekatan case control. Sampel penelitian adalah semua kasus dan kontrol dengan perbandingan 1 kasus dan 1 kontrol. Responden penelitian adalah ibu dari sampel. Data yang dikumpulkan meliputi tingkat kecukupan zat besi seng, kejadian stunting, dan sikap pengasuhan. Uji yang digunakan adalah Chi Square dengan α = 0,05.Hasil : Tingkat kecukupan zat besi yang kurang pada kelompok kemungkinan ada penyimpangan sebesar 85,7% dan kelompok sesuai tahap sebesar 52,4%. Tingkat kecukupan seng yang kurang pada kelompok kemungkinan ada penyimpangan sebesar 85,7% dan kelompok sesuai tahap sebesar 57,1%. Kejadian stunting pada kelompok kemungkinan ada penyimpangan sebesar 38,1% dan kelompok sesuai tahap sebesar 9,5%. Sikap pengasuhan negatif pada kelompok kemungkinan ada penyimpangan sebesar 52,4% dan kelompok sesuai tahap sebesar 33,3%.Kesimpulan : Ada hubungan antara tingkat kecukupan zat besi dengan status perkembangan (p=0,019, OR= 5,455). Ada hubungan antara tingkat kecukupan seng dengan status perkembangan (p=0,040, OR= 4,500). Ada hubungan antara kejadian stunting dengan status perkembangan (p=0,030, OR= 5,846). Tidak terdapat hubungan antara sikap pengasuhan dengan status perkembangan (p=0,212).Saran : Kepada tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas untuk melakukan penyuluhan tentang pentingnya kecukupan zat besi dan seng kepada ibu balita.
Efektifitas Rainbow Smoothies terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 di Klub Senam Prolanis Bina Sehat Mandiri Cepu Wuryaningrum, Endah; Jaelani, Mohammad; Sunarto, Sunarto
JURNAL RISET GIZI Vol. 4 No. 2 (2016): November 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v4i2.3268

Abstract

Latar Belakang  : Diabetes melitustipe 2 merupakan penyakit diabetes melitus  dengan penyebab utama adalah pola makan (life style) yang tidak sehat. Pengaturan terapi diet memegang peranan penting dalam pengendalian kadar gula darah. Rainbow smoothies adalah salah satu modifikasi diet yang disajikan sebagai minuman segar kaya nutrisi, tinggi serat dan rendah IG serta dapat menurunkan kadar gula darah pasien DM tipe 2.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas rainbow smoothies terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DM Tipe 2 di klub senam.Metode  : Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan randomized pre test-post test control group design. Subyek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan pengukuran kadar gula darah puasa sebanyak 3 kali selama 10 hari. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, kemudian dianalisis dengan uji repetead measure test.Hasil : Data yang dikumpulkan berdistribusi normal dan menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah secara bermaknasebelum dan sesudah perlakuan (p<0,05). Penurunan kadar gula darah pada kelompok perlakuanyang diberi rainbow smoothies paling efektif hingga 43,75%  dibandingkan dengan kelompok kontrol. Terdapatperbedaan nilai rata-rata kadar gula darah pasien DM Tipe 2.
Efektifitas Edukasi Hidrasi dan Asupan Cairan terhadap Status Hidrasi Atlet Remaja Rahmawati, Aulia Anindya; Isnawati, Muflihah; Rahayuni, Arintina
JURNAL RISET GIZI Vol. 4 No. 2 (2016): November 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v4i2.3269

Abstract

Latar belakang: Hidrasi merupakan keseimbangan cairan dalam tubuh dan merupakan syarat penting untuk menjamin fungsi metabolisme sel dalam tubuh. Dehidrasi merupakan salah satu indikasi status hidrasi seseorang yang berarti kurangnya cairan di dalam tubuh karena jumlah yang keluar lebih besar dari jumlah yang masuk. Faktor utama yang mempengaruhi status hidrasi adalah banyaknya cairan yang dikonsumsi dan kebutuhan cairan. Atlet remaja SSB UNDIP usia 12-15 tahun memiliki status hidrasi yang kurang baik. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas edukasi tentang hidrasi dan asupan cairan terhadap peningkatan status hidrasi atlet remaja.Metode: Penelitian ekperimen rancangan pretest postest ini dengan subjek penelitian 28 orang atlet remaja. Subjek penelitian diberi edukasi berupa video dan slide PPT tentang hidrasi dan asupan cairan terhadap status hidrasi atlet, lalu diukur pengetahuan, asupan cairan serta status hidrasi. Uji statistik yang digunakan adalah Mc-Nemmar dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil : Terjadi peningkatan persentase pengetahuan subjek penelitian (100%) , asupan cairan subjek penelitian (89,3%) serta status hidrasi subjek penelitian (92,9%). Ada perbedaan pengetahuan, asupan cairan dan status hidrasi subjek penelitian yang signifikan sebelum dan setelah mendapat edukasi (p = 0,000)Kesimpulan Edukasi hidrasi dan asupan cairan efektif meningkatkan status hidrasi atlet remaja di Sekolah Sepak Bola Universitas Diponegoro.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): November 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): Mei 2025 Vol 13, No 1 (2025): Mei 2025 Vol 12, No 2 (2024): November 2024 Vol. 12 No. 2 (2024): November 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024 Vol 12, No 1 (2024): Mei 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): November (2023) Vol 11, No 2 (2023): November (2023) Vol 11, No 1 (2023): Mei 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Mei 2023 Vol 10, No 2 (2022): November (2022) Vol. 10 No. 2 (2022): November (2022) Vol 10, No 1 (2022): Mei (2022) Vol. 10 No. 1 (2022): Mei (2022) Vol 9, No 2 (2021): November (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): November (2021) Vol 9, No 1 (2021): Mei (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021) Vol 8, No 2 (2020): November (2020) Vol 8, No 1 (2020): Mei (2020) Vol 7, No 2 (2019): November (2019) Vol 7, No 1 (2019): Mei (2019) Vol 6, No 2 (2018): November (2018) Vol 6, No 1 (2018): Mei (2018) Vol 5, No 2 (2017): November (2017) Vol 5, No 1 (2017): Mei (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): Mei (2017) Vol. 4 No. 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei (2016) Vol. 4 No. 1 (2016): Mei (2016) Vol 3, No 2 (2015): November(2015) Vol. 3 No. 2 (2015): November(2015) Vol. 3 No. 1 (2015): Mei (2015) Vol 3, No 1 (2015): Mei (2015) Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol. 2 No. 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol. 2 No. 1 (2014): Mei 2014 Vol. 1 No. 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol. 1 No. 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 More Issue