cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalcendekia123@gmail.com
Phone
+6282341891541
Journal Mail Official
jkipcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP)
ISSN : 29875781     EISSN : 29875161     DOI : https://doi.org/10.61116/jkip.v1i4.187
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu keguruan dan ilmu pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
LITERATURE REVIEW: EFEKTIFITAS SIMULASI BERBASIS KOMPUTER UNTUK MENGATASI KETERBATASAN EKSPERIMEN FISIK DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DWI ETIKA FEBRIANI; ANI RAKHMAWATI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i3.349

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan mengenai efektivitas penggunaan simulasi berbasis komputer untuk mengatasi keterbatasan eksperimen fisik dalam pembelajaran fisika. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif literature review dengan sumber berupa artikel jurnal. Artikel jurnal diambil dari Google Scholar yang diterbitkan pada tahun 2020 hingga 2024. Dari beberapa artikel jurnal yang berkaitan dengan pembahasan simulasi virtual, dipilih sebanyak 5 artikel yang dirangkum dan diulas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan simulasi berbasis komputer efektif digunakan  untuk mengatasi keterbatasan eksperimen fisik dalam pembelajaran fisika. Simulasi virtual terbukti meningkatkan minat siswa dalam belajar fisika dan berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Penggunaan media yang interaktif memicu kreativitas siswa melalui rasa ingin tahunya yang tinggi. Penggunaan simulasi virtual juga merupakan bagian dari melatih siswa dalam beradaptasi dengan kemajuan sistem teknologi dan informasi yang berkembang pesat.
FISIKA SEBAGAI PILAR ILMU PENGETAHUAN: TANTANGAN DAN INOVASI MASA DEPAN ANI RAKHMAWATI; RYZA SATIVA PUTRI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i4.350

Abstract

Fisika merupakan pilar utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menopang berbagai disiplin ilmu lainnya. Sebagai dasar bagi pemahaman alam semesta, fisika menghadapi tantangan besar di era modern, termasuk eksplorasi materi dan energi pada skala mikro dan makro, serta penerapannya dalam industri, kesehatan, dan lingkungan. Kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan, komputasi kuantum, dan material baru menawarkan inovasi yang mengubah paradigma penelitian fisika dan aplikasinya. Artikel ini membahas tantangan serta inovasi dalam fisika yang berpotensi membentuk masa depan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus mengeksplorasi pendekatan interdisipliner dalam menghadapi perubahan global.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP FATHIN SALSABILA
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i4.352

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia memerlukan metode yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan prestasi belajar siswa. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah Problem-Based Learning (PBL), yang berfokus pada pemecahan masalah nyata sebagai sarana pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas manajemen pembelajaran bahasa Indonesia melalui metode PBL dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMPN 1 Syamtalira Aron. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta analisis hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, memperbaiki pemahaman materi, serta meningkatkan nilai akademik mereka secara signifikan. Dengan demikian, penerapan PBL dalam manajemen pembelajaran bahasa Indonesia dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP PRESTASI BELAJAR (STUDI KASUS PADA PKBM AL FATTAH KABUPATEN TASIKMALAYA) ISNANI NURPAZRIAH; LILIS KARWATI; NASTITI NOVITASARI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i4.359

Abstract

Motivasi merupakan sikap yang dapat meningkatkan kemampuan dan prestasi dalam mencapai harapannya. Belajar dan  berlatih merupakan cara untuk tetap berkembang dan membuka peluang untuk mencapai pendidikan yang lebih tinggi. Maka untuk dapat mewujudkannya dengan tekun dalam belajar. Namun fakta di lapangan kehadiran peserta didik masih rendah dan sebagian peserta didik kurang aktif ketika pembelajaran dan berdampak pada prestasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh motivasi belajar peserta didik terhadap prestasi belajar. Pendekatan dalam penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode kuantitatif. Cara pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling dengan pengambilan sampel secara acak tanpa memperhatikan strata, yaitu dengan rumus n = R x E x N. Hasil uji hipotesis menunjukan nilai t hitung pada variabel  motivasi belajar (X) yaitu -3.500. sedangkan untuk signifikansi atau nilai probabilitas yaitu 0,001 < alpha atau 0,05 ( 5% ), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil analisis determinasi menunjukan bahwa motivasi belajar memiliki pengaruh sebesar 0,244 terhadap prestasi belajar serta untuk nilai persamaan regresi yaitu Y = 1650.186 - 3.429 X dengan hasil motivasi belajar berpengaruh negatif terhadap prestasi belajar. Sementara itu, hasil korelasi motivasi belajar dengan prestasi belajar memiliki hubungan yang sedang.  Dengan demikian berdasarkan hasil analisis simpulannya yaitu motivasi belajar sangat berpengaruh signifikansi terhadap prestasi belajar.
PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG NILAI-NILAI SURAH AL MA’UN DAN MENYAYANGI ANAK YATIM MELALUI METODE PEMBELAJARAN CROSSWORD LINDA APRIANI
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i4.362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V tentang nilai-nilai Surah Al-Ma’un dan sikap menyayangi anak yatim melalui metode pembelajaran Crossword di SDN 1 Babakan Losari Lor, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Metode Crossword dipilih karena dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar serta memperkuat daya ingat mereka terhadap materi yang diajarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, di mana hasil pre-test dan post-test dianalisis untuk melihat efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Crossword secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap makna Surah Al-Ma’un serta menumbuhkan sikap empati terhadap anak yatim. Dengan demikian, metode ini dapat dijadikan alternatif inovatif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam guna menanamkan nilai-nilai keislaman secara lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar.
FILOSOFI PENDIDIKAN MENURUT PERSPEKTIF ISLAM ZENIA AZZAHRA RAMANDANI; BINTI MAUNAH
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i4.380

Abstract

Pendidikan dalam Islam memiliki dimensi yang luas, tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan spiritualitas individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filosofi pendidikan menurut perspektif Islam dengan menelaah landasan, tujuan, serta implikasinya dalam sistem pendidikan modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder, termasuk Al-Qur’an, Hadis, serta pemikiran para ulama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam bertumpu pada konsep tauhid, integrasi ilmu dan amal, serta keseimbangan antara dunia dan akhirat. Selain itu, pendidikan Islam menekankan metode pembelajaran berbasis keteladanan, pembiasaan, dan dialog kritis. Dalam menghadapi tantangan modernisasi, filosofi pendidikan Islam tetap relevan sebagai solusi dalam menciptakan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan tetapi juga memiliki moralitas yang tinggi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengembangkan sistem pendidikan yang lebih holistik dan berakar pada nilai-nilai Islam.
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAHASA INGGRIS UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR MELISA KHOYYIROH HARAHAP; DIAH KHOIRUNNISA HARAHAP
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v2i2.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa sekolah dasar di Kota Medan. Media yang dikembangkan mengombinasikan elemen visual, audio, dan interaktivitas digital guna menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan memotivasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan pendekatan kuasi-eksperimental, melibatkan siswa dari beberapa sekolah dasar di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif secara signifikan meningkatkan pemahaman kosakata, tata bahasa, serta keterampilan berbicara siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran Bahasa Inggris dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar, khususnya di Kota Medan.
Kontribusi Penggunaan Media Audiovisual terhadap Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Yakin A Asikin; Istiqamah, Istiqamah; Desi Haga
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v3i3.564

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dampak kurangnya penggunaan media pembelajaran terhadap kemampuan membaca siswa kelas III A SD Islam Cokroaminoto 1 Kalabahi. Observasi awal menunjukkan bahwa dari 24 siswa, satu siswa sama sekali tidak bisa membaca, tujuh siswa membaca mengeja, dan lima siswa membaca lambat, sementara sisanya sudah lancar. Kondisi ini menyoroti perlunya intervensi untuk meningkatkan literasi siswa. Peneliti mengimplementasikan penggunaan media audio visual sebagai strategi untuk menarik minat belajar dan melatih kemampuan membaca siswa. Tujuan utama penelitian ini adalah mengevaluasi sejauh mana media audio visual dapat memengaruhi kemampuan membaca siswa di kelas tersebut selama Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, menggunakan teknik pengumpulan data observasi langsung, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan 24 siswa kelas III A, dengan fokus pada proses pembelajaran membaca. Hasil penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa penerapan media audio visual secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca siswa. Peningkatan ini terjadi karena media tersebut memungkinkan siswa untuk tidak hanya melihat tetapi juga langsung mendengar informasi, sehingga memfasilitasi pemahaman yang lebih baik dan retensi materi. Temuan ini menegaskan bahwa media audio visual merupakan alat yang efektif untuk mengatasi tantangan membaca dan meningkatkan motivasi belajar siswa.
Analisis Kinerja Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Krisis Identitas Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Maulida Putri Lesmana
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v3i1.600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam (fenomenologi) mengenai pengalaman yang dialami dan peran yang diemban oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam membantu siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Banyuwangi dalam mengatasi krisis identitas. Siswa SMK berada pada tahap perkembangan remaja yang krusial, diperparah oleh tekanan tuntutan karir, akademik, dan penemuan jati diri, yang sering memicu krisis identitas. Berangkat dari kondisi ini, Guru BK menjadi figur sentral dalam memfasilitasi integrasi identitas diri siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif (Interpretative Phenomenological Analysis - IPA). Partisipan penelitian terdiri dari lima Guru BK yang secara aktif terlibat dalam penanganan kasus krisis identitas siswa SMK di wilayah Banyuwangi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur. Analisis data IPA berfokus pada pemaknaan dan pemahaman atas pengalaman subjektif para partisipan. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa tema sentral terkait pengalaman Guru BK, meliputi: (1) Perasaan kewalahan dan dilema antara peran pendidik dan penegak disiplin; (2) Strategi layanan komprehensif yang memadukan konseling individual, bimbingan kelompok karir, dan kolaborasi dengan orang tua/dunia industri; serta (3) Pemaknaan diri sebagai fasilitator pematangan identitas karir dan pribadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Guru BK di SMK Banyuwangi melampaui batas tradisional, menuntut kompetensi profesional tinggi dan pendekatan kontekstual untuk membantu siswa merumuskan identitas yang terintegrasi, terutama identitas karir. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi empiris dalam pengembangan model layanan BK yang lebih adaptif di sekolah kejuruan.
Analisis Perbandingan Metode Permainan Traditional dan Digital terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Bahasa Inggris pada Siswa Sekolah Dasar Melisa Khoyyiroh Harahap; Ika Utama Simamora
Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jkip.v3i1.601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan secara kuantitatif pengaruh metode permainan tradisional dan permainan digital terhadap motivasi intrinsik dan hasil belajar kognitif Bahasa Inggris (kosakata dan struktur dasar) pada siswa kelas awal (Kelas II dan III) sekolah dasar. Dalam konteks pendidikan modern, efektivitas alat pedagogis harus diukur untuk optimalisasi kurikulum. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen kuasi dua kelompok perlakuan (two-group pretest-posttest design). Populasi penelitian adalah siswa kelas II dan III di salah satu SD di Kota Medan. Sampel dibagi menjadi Kelompok Eksperimen 1 (menggunakan Permainan Tradisional: Simon Says, Guessing Game) dan Kelompok Eksperimen 2 (menggunakan Permainan Digital: Kahoot!, Quizlet Live) selama enam minggu. Motivasi diukur menggunakan Angket Motivasi Intrinsik Modified ARCS (Skala Likert), dan Hasil Belajar diukur menggunakan tes objektif kosakata dan tata bahasa. Analisis data menggunakan ANOVA dua jalur (Two-Way ANOVA) dan uji-t independen. Hasil menunjukkan bahwa kedua metode permainan secara signifikan meningkatkan motivasi dan hasil belajar (p<0.05). Namun, ditemukan bahwa Permainan Digital menghasilkan peningkatan hasil belajar kognitif yang lebih tinggi secara signifikan (p=0.012), sementara Permainan Tradisional menghasilkan peningkatan motivasi intrinsik yang sedikit lebih tinggi tetapi perbedaannya tidak signifikan secara statistik (p=0.158). Disimpulkan bahwa integrasi kedua metode adalah strategi paling optimal: Permainan Digital untuk efisiensi transfer pengetahuan kognitif, dan Permainan Tradisional untuk pembangunan suasana kelas dan keterlibatan emosional.