cover
Contact Name
Tri Suyatno
Contact Email
Trisuyatno@radenwijaya.ac.id
Phone
+6282242558496
Journal Mail Official
Trisuyatno@radenwijaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Kantil, Bulusari, Bulusulur, Kec. Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah 57615
Location
Kab. wonogiri,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahusacca
ISSN : -     EISSN : 27463397     DOI : -
Core Subject : Education,
BAHUSACCA adalah jurnal yang dikelola oleh prodi PGSD, memiliki ruang lingkup pendidikan dasar dan manajemen pendidikan yang merupakan hasil penelitian maupun kajian ilmiah peneliti/dosen/praktisi di lingkup Ilmu pendidikan dasar dan manajemen pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
Peran Psikologi Islami dalam Menangani Kecanduan Gadget pada Anak Yusuf, M.
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i1.1170

Abstract

Abstrak Kecanduan gadget pada anak merupakan tantangan serius yang perlu segera ditangani, mengingat dampak negatifnya yang merugikan perkembangan psikososial anak. Artikel ini secara khusus mengulas peran psikologi Islami dalam menangani kecanduan gadget pada kalangan anak-anak. Latar belakang penelitian mencakup peningkatan yang signifikan dalam prevalensi kecanduan gadget di kalangan anak-anak, sementara pendekatan yang berbasis nilai-nilai Islam dalam penanganan masalah ini masih minim. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi strategi dan prinsip-prinsip psikologi Islami yang dapat diterapkan untuk mencegah dan mengatasi kecanduan gadget pada anak-anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian perpustakaan , dengan mengumpulkan literatur terkini yang mencakup aspek kecanduan gadget, psikologi Islami, dan aplikasinya pada konteks anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan psikologi Islam, khususnya yang melibatkan dimensi moral dan spiritual, mampu memperkuat upaya pencegahan dan intervensi terhadap kecanduan gadget pada anak. Artikel ini, dengan fokus pada nilai-nilai Islami sebagai panduan utama, memberikan kontribusi penting dalam membentuk landasan landasan yang kuat untuk penanganan kecanduan gadget pada anak. Dengan demikian, artikel ini diharapkan dapat memberikan pandangan holistik dan berbasis nilai-nilai keislaman dalam mengatasi permasalahan kecanduan gadget pada generasi muda. Kata kunci : anak, kecanduan gadget, psikologi Islami, pencegahan. Abstrak Kecanduan gadget pada anak merupakan tantangan serius yang perlu segera mendapat perhatian, mengingat dampak buruknya terhadap perkembangan psikososial anak. Artikel ini secara khusus mengkaji peran psikologi Islam dalam mengatasi kecanduan gadget pada anak. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya prevalensi kecanduan gadget pada anak secara signifikan, sedangkan pendekatan berbasis nilai-nilai Islam dalam mengatasi masalah ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dan prinsip psikologi Islam yang dapat diterapkan untuk mencegah dan mengatasi kecanduan gadget pada anak. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan, mengumpulkan literatur terkini yang mencakup aspek kecanduan gadget, psikologi Islam, dan penerapannya dalam konteks anak-anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan psikologi Islam, khususnya yang melibatkan dimensi moral dan spiritual, dapat memperkuat upaya pencegahan dan intervensi kecanduan gadget pada anak. Artikel dengan fokus pada nilai-nilai Islam sebagai pedoman utama ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun landasan teori yang kuat dalam mengatasi kecanduan gadget pada anak. Dengan demikian, artikel ini diharapkan dapat memberikan perspektif holistik dan berbasis Islam dalam menyikapi permasalahan kecanduan gadget pada generasi muda. Kata Kunci: anak, kecanduan gadget, psikologi Islam, pencegahan.
Efektivitas Terapi Menulis Siswa Disgrafia Untuk Menulis Secara Konsisten Virliana, Asya Izzati
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i1.1283

Abstract

Disgrafia merupakan golongan anak yang mengalami kesulitan dalam belajar (menulis). Disgrafia adalah masalah neurologis yang menganggu siklus menulis pada kreatifitas anak. Hal ini bisa dilihat dari rasa ketidaknyamanan dalam menggunakan pensil, ejaan yang tidak tepat, atau komposisi yang tidak tepat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kefektivan metode terapi menulis agar siswa disgrafia mampu mennulis huruf dengan rapi dan konsisten. Penelitian ini menggunakan metode literature review atau kajian kepustakaan. Teknik pengambilan data melalui pengumpulan sejumlah kajian kepustakaan dari beberapa ahli dan sumber yang relevan. Kesimpulan penelitian ini adalah metode terapi menulis efektif untuk membantu siswa disgrafia dalam menulis huruf secara rapi dan konsisten, selain itu dapat membantu merangsang otot motorik halus siswa disgrafia.
ANALISIS SISWA DISKALKULIA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR: Diskalkulia, Mengatasi, Penyebab Prihantoro, Mahruf todi; Mah’ruf Todi Prihantoro; Muhyiddin Attaqiy; Suparmi, Suparmi
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i1.1298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya kesulitan belajar matematika anak diskalkulia di lingkungan sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah literatur review. Kesulitan belajar peserta didik yang mempunyai kekurangan pada kemampuan berhitung matematika disebut dengan diskalkulia. Diskalkulia dibatasi sebagai bentuk learning disability yang ditandai dengan kekacauan dalam berhitung, anak-anak biasanya memiliki kognisi sosial yang buruk, konsep arah dan waktu yang buruk, serta masalah ingatan, anak merasa kesulitan dalam membedakan bentuk geometris dan konsep bilangan Faktor penyebab kesulitan belajar matematika meliputi factor internal dan eksternal, dan strategi pembelajaran yang sesuai dapat membantu siswa mengatasi kesulitan tersebut, serta diperlukannya peran guru dan orangtua untuk meningkatkan kemampuan kognitif siswa yang mengalami kesulitan belajar matematika.
Manajemen Kelas Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Buddha Di SDN 2 Karangduwur Rispatiningsih, Dwi Maryani
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i1.1302

Abstract

The aim of this research is to describe the planning of the Buddhist education learning process; to describe the implementation of the Buddhist Education learning process; and to describe the assessment of the Buddhist Education learning process at SDN 2 Karangduwur during the Covid 19 pandemic. This research uses qualitative methods. Implementation of research at SDN 2 Karangduwur, Ayah District, Kebumen Regency. In planning, Buddhist education subject teachers have created a syllabus and prepared lesson plans before carrying out learning activities to serve as a guide in teaching and learning activities. At SDN 2 Karangduwur the average number of students in a class is 24 students and for Buddhists it is a very minority, the total from class 1 to class 6 is 13 students. In managing the learning process, teachers are able to recognize and provide direction to students. When the Covid 19 pandemic occurred, the learning process occurred using one of the applications. Then, during the limited face-to-face meeting held at SDN 2 Karangduwur, all Buddhist students still entered. Remembering that students who are Buddhist are a minority and can keep their distance. In carrying out learning activities in the classroom, the stages that teachers carry out include: carrying out preliminary activities, carrying out core activities and; carry out closing activities. Buddhist education subject teachers evaluate their students by giving homework assignments, assignments done in class, tests, written exams, mid-semester exams, final semester exams, oral questions, and also assessing students' attitudes.
INOVASI PENDIDIKAN ERA DIGITAL Athaya Wahyu Garjita; Giezka Khaleda Anindita; Suparmi
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i2.1539

Abstract

Perubahan pada dunia pendidikan berlangsung seiring dengan perkembangan zaman, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan menjadi lebih baik. Dunia pendidikan memerlukan inovasi belajar untuk terus berkembang dan dapat mengikuti perkembangan bidang lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai cara baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi diera digital kepada siswa yang terjadi pada zaman sekarang. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menganalisis beberapa artikel dari laman google scholar yang relevan dengan topik inovasi pendidikan di era digital. Hasilnya penelitian ini menunjukkan bahwa hal penting yang menjadi dasar pengembangan pendidikan di era digital ini yaitu dilakukannya proses inovasi pendidikan oleh pemerintah atau pelaku pendidikan serta fasilitas memadai berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital, penelitian ini juga menghasilkan bukti bahwa sejauh mana teknologi pada zaman sekarang dapat membantu keefektifitasan pembelajaran berbasis digital
PENGAKUAN DAN PENGHARGAAN MENDUKUNG PRESTASI BELAJAR SISWA: Pengakuan, Penghargaan, Prestasi Belajar, Teori Humanisme Muzaimah, Laila Khansa'; Muhammad Fitrah Raffi Akbar
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i2.1545

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas tentang pentingnya pengakuan dan penghargaan terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu Literatur Review. Dengan tahapan mengidentifikasi, mengkaji, dan menafsirkan penelitian. Artikel Literatur Review menggunakan terbitan tahun 2020-2024 yang dapat diakses melalui Google Scholars. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis siswa memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif dan mendukung perkembangan individu secara menyeluruh. Pengakuan dan penghargaan terhadap siswa menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Penghargaan, baik dalam bentuk apresiasi verbal maupun non-verbal, mampu memotivasi siswa dan menciptakan suasana pendidikan yang inklusif dan adil. Melalui pendekatan yang konsisten dalam memberikan pengakuan dan dukungan, sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan pribadi dan potensi siswa secara optimal sehingga mencapai prestasi belajar siswa.
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA DIGITAL PADA ANAK SEKOLAH DASAR Titik Nurwiati; Salma Belva Calysta; Suparmi
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i2.1451

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan karakter pada siswa SD di era digital saat ini. Fenomena yang masih memperlihatkan perilaku siswa yang kurang ideal menyoroti perlunya penguatan karakter, terlebih dalam konteks model pembelajaran berbasis keterampilan Abad 21 yang mulai diterapkan di berbagai sekolah. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah kajian literatur, yaitu dengan menelaah sejumlah sumber buku, jurnal, dan referensi pendukung lainnya. Berdasarkan hasil kajian literatur, dapat disimpulkan bahwa pendidikan karakter siswa SD saat ini dipengaruhi oleh tiga lingkungan utama: keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penerapan pembelajaran berbasis keterampilan Abad 21 dalam proses pendidikan bertujuan untuk membangun karakter siswa secara optimal, sesuai dengan kebutuhan dan sasaran pembelajaran. Pada akhirnya, hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang menekankan pengembangan karakter peserta didik.tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran, sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan optimal. Salah satu tujuan pendidikan nasional pada umumnya adalah pengembangan karakter siswa.
Perencanaan Pembelajaran SD Negeri 4 Wonogiri Dhea Amanda Septiani, Dhea
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i2.1503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh dengan guru di SD Negeri 4 Wonogiri. Studi penelitian tersebut menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap guru SD Negeri 4 Wonogiri yaitu Bapak Marsudiyono, S.Pd wali kelas 5B. Hasil wawancara menunjukkan bahwa penyusunan RPP atau rencana pelaksanaan pembelajaran atau modul ajar yang digunakan merupakan langkah yang sangat penting untuk memastikan bahwa pembelajaran yang berlangsung secara terstruktur dan sesuai dengan kurikulum merdeka yang berlaku saat ini. Guru juga menggunakan berbagai strategi untuk menjaga kelas agar tetap kondusif, seperti memberikan motivasi awal kepada siswa. Guru juga melaksanakan evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan secara rutin untuk mengukur keberhasilan siswa. Evaluasi juga digunakan untuk bahan refleksi bagi guru. Penggunaan media pembelajaran, alat peraga, dan pendekatan kontekstual seperti belajar diluar kelas merupakan langkah yang inovatif dalam medukung pemahaman siswa. Guru juga mengalami kendala dan tantangan dalam menyusun rencana pembelajaran.Contohnya guru harus menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan siswa dan memanfaatkan teknologi secara maksimal dan memastikan bahwa materi pelajaran yang diberikan sudah sesuai dengan standar kurikulum. Kendala tersebut sangat menyoroti perlunya dukungan bagi pendidik, termasuk dalam pelatihan profesional untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran yang efektif membutuhkan peran guru dalam merancang atau menyusun metode yang inovatif. Dapat memanfaatkan media pembelajaran secara optimal, dan dapat menerapkan pendekatan kontekstual yang sesuai dengan karakteristik siswa yang berbeda-beda. Meskipun sering mengalami kendala, prosesrefleksi dan evaluasi secara konsisten dapat membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran. Hasil temuan ini dapat memberikan wawasan yang penting untuk mendukung peningkatan perencanaan pembelajaran sebagai kunci keberhasilan pendidikan ditingkat sekolah dasar.
PERAN KEBUTUHAN MCCLELLAND DALAM PEMBENTUKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI ERA DIGITAL Muhyiddin Attaqiy; Anindya Citra Maharani; Suparmi
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i2.1549

Abstract

Motivasi belajar menjadi salah satu faktor penting keberhasilan akademik, terutama di era digital saat ini. Kemajuan teknologi memungkinkan siswa mengakses sumber belajar dengan mudah melalui internet dan platform pembelajaran online. Namun, era digital juga membawa tantangan, seperti gangguan dari banyaknya konten hiburan, yang dapat menghambat motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki penerapan pengajaran motivasi McClelland dalam lingkungan pembelajaran digital. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan cara meninjau artikel-artikel relevan dalam 10 tahun terakhir melalui Google Scholar. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa teori McClelland yang mencakup kebutuhan berprestasi, kekuasaan, dan afiliasi dapat diterapkan untuk meningkatkan motivasi di era digital. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran, seperti gamifikasi dan layanan dukungan, telah terbukti meningkatkan prestasi siswa. Namun kesenjangan akses terhadap teknologi dan ketergantungan pada perangkat digital masih menjadi tantangan yang harus diatasi dalam mengembangkan motivasi belajar di masa depan.
PERAN TEORI BEHAVIORISTIK DALAM MOTIVASI, KEDISIPLINAN DAN MINAT BELAJAR PADA SISWA Agustin, Salwa; Dzakiyah Adya Apriliani; Suparmi
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Pendidikan dasar dan Manajemen Pendidikan
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v5i2.1550

Abstract

Teori behavioristik adalah teori belajar yang menjelaskan mengenai perubahan perilaku maupun tingkah laku yang terjadi diakibatkan oleh interaksi antara distimulus dan responnya. Motivasi dan minat belajar sangat diperlukan untuk menentukan pembelajaran siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi, kedisiplinan dan minat belajar pada siswa dengan menggunakan teori belajar behavioristik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review. Pada literatur review ini menggunakan artikel yang diterbitkan tahun 2010-2024 di Google Scholar dengan kata kunci “Teori Belajar Behavioristik”. Banyak sekali artikel yang tersedia sebanyak 169 artikel dan yang paling sesuai dengan tema penelitian ini sebanyak 12 jurnal yang direview merupakan jurnal yang sesuai dengan arikel jurnal dengan tema Teori Belajar Behavioristik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teori behaviorisme, terutama melalui stimulus dan respon, serta perhatian terhadap lingkungan belajar dan pengaruh motivasi, sangat penting dalam meningkatkan keaktifan, minat, disiplin, dan karakter siswa. Pendidikan yang mendukung perkembangan fisik, mental, serta karakter siswa melalui pendekatan yang terstruktur dapat menciptakan hasil pembelajaran yang lebih baik.