cover
Contact Name
Frits Rupilele
Contact Email
fritsrupilele@gmail.com
Phone
+6285243351957
Journal Mail Official
fritsrupilele@gmail.com
Editorial Address
Universitas Victory Sorong Jl. Basuki Rahmat Km.11,5 Kota Sorong
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 26548356     EISSN : 26551799     DOI : 10.34124/jpkm
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang mencakup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS, maka jurnal ini ditujukan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 79 Documents
MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA MELALUI PEMANFAATAN GELAS DAN MANGKOK PLASTIK SEBAGAI LAMPU TIDUR Muskitta, Susana M.W.; Temongmere, Nadia Aprilia; Mambrasar, Giovalda Elina; Dasnarebo, Maria Yemima Juliana; Lende, Aldianus
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i1.213

Abstract

Kreativitas merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan oleh mahasiswa untuk menghadapi tantangan di era modern. Jurnal ini membahas potensi pemanfaatan gelas dan mangkok plastik sebagai bahan utama dalam pembuatan lampu tidur sebagai cara untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa. Dengan ini mahasiswa didorong untuk berpikir inovatif dalam mengubah bahan bekas menjadi produk bernilai guna. Proses ini melibatkan tahap perancangan, pemilihan bahan, dan pembuatan, yang semuanya memerlukan pemecahan masalah dan kreativitas. Selain memberikan pengalaman praktis dalam mendaur ulang dan mengurangi limbah plastik, kegiatan ini juga mengasah keterampilan teknis dan artistik mahasiswa. Dengan demikian, penggunaan gelas dan mangkok plastik bekas sebagai lampu tidur tidak hanya mendukung kreativitas, tetapi juga berkontribusi terhadap kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa
PENINGKATAN KREATIVITAS MAHASISWA MELALUI PEMANFAATAN TALI RAFIA MENJADI BUNGA HIAS Rupilele, Frits Gerit John; Andreas, Claudia Audy; Mambraku, Netty; Tipawael, Zakarias Julianus
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i1.193

Abstract

Peningkatan kreativitas mahasiswa merupakan bagian dalam dari proses pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di masa depan. Salah satu cara yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui kegiatan prakarya yang melibatkan pemanfaatan bahan sederhana menjadi produk yang memiliki nilai estetika. Salah satu contoh kegiatan tersebut adalah pemanfaatan tali rafia untuk membuat bunga hias. Tali rafia, yang biasanya digunakan untuk keperluan kemasan, dapat diubah menjadi berbagai bentuk bunga hias yang menarik melalui teknik kerajinan tangan. Proses pembuatan bunga hias ini melibatkan tahap-tahap kreatif seperti perancangan desain, pemilihan bahan, dan teknik perakitan. Selain meningkatkan kreativitas mahasiswa, kegiatan ini juga membantu mereka mengembangkan keterampilan praktis dalam membuat kerajinan tangan serta memberikan pemahaman tentang pentingnya mendaur ulang bahan-bahan sederhana. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teknik baru tetapi juga merasakan kepuasan dalam menciptakan produk yang dapat digunakan dalam berbagai kesempatan, baik untuk hiasan pribadi maupun sebagai peluang usaha.
IMPLEMENTASI NILAI- NILAI KEARIFAN LOKAL TANIMBAR UNTUK MEMPERKOKOH KARAKTER GENERASI MUDA MELALUI PENDIDIKAN INFORMAL MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 Batkunde, Yoseph; Nifanngelyau, Jakobus; Luturmas, Jufus
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i1.211

Abstract

Kearifan lokal sebagai kekayaan budaya suatu daerah memiliki nilai-nilai moral, pengetahuan dan sebagai sumber ilmu kontekstual. Nilai tersebut lahir dari masyarakat dalam banyak ragam seperti aturan adat yang menjadi aturan tidak tertulis yang sampai saat ini dipatuhi bersama. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan mengimplementasi nilai-nilai kearifan lokal Tanimbar untuk memperkokoh karakter generasi muda melalui pendidikan informal menghadapi era society 5.0. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan memberikan pendidikan dan penyuluhan kepada generasi muda yang berada di desa Lermatang dalam memperkokoh karakter generasi muda melalui pendidikan informal menghadapi era society 5.0 dengan menanamkan nilai-nilai kearifan lokal Tanimbar. Adapun tahapan-tahapan pengabdian masyarakat yang akan dilakukan adalah tahap sosialisasi, tahap pelatihan, tahap penerapan teknologi, tahap pendampingan dan evaluasi dan keberlanjutan program. Berdasarkan pendampingan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut: 1) Adanya perubahan perilaku generasi muda desa Lermatang setelah dilakukan pendampingan. Hal ini dilihat dari adanya kesadaran dari setiap individu terkait dengan apa yang dilakukan selama ini yang kurang terpuji; 2) Perilaku generasi muda desa Lermatang yang saat ini lebih mencintai budaya duan lolat dibandingkan budaya luar (budaya barat); 3) 75 % Generasi muda desa Lermatang saat ini telah siap dalam menghadapi era Society 5.0.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK MELALUI DESAIN RUMAH BELAJAR BERKELANJUTAN DI KAMPUNG BONEN, KABUPATEN KUPANG Lapenangga, Apridus Kefas; Mberu, Yuliana Bhara; Lakapu, Meryani; Lily, Budhi Benyamin; Jeraman, Dominiques S.E.D.; Lassa, Merry Enjel
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i1.208

Abstract

Pemberdayaan perempuan dan anak dapat menumbuhkan nilai-nilai kehidupan yang perlu didukung adanya ruang belajar. Wadah ini diciptakan guna memberi kesempatan belajar bersama. Kegiatan pemberdayaan dilakukan melalui penyelesaian 3 masalah prioritas yakni sosial, ekonomi dan lingkungan. Pemberdayaan yang baik membutuhkan perencanaan yang baik pula dan tentunya ini dapat terwujud melalui desain rumah belajar yang direncanakan dengan matang sebagai solusi yang berkelanjutan. Tujuan dari pengabdian ini adalah menyediakan desain rumah belajar yang multifungsi antara lain; 1) Sebagai tempat belajar lintas generasi bagi perempuan dan anak perempuan, 2) Sebagai tempat pemberdayaan ekonomi dan budayan melalui tenun, seni musik dan tari tradisional, 3) Sebagai guest house bagi tamu ataupun donatur mitra bila berkunjung sekaligus sebagai tempat save house bagi korban kekerasan jika dibutuhkan. 4) Sebagai kantor bagi pengelola. Solusi yang ditawarkan dari kegiatan ini adalah; perencanaan sebuah desain rumah belajar. Masalah sosial, ekonomi dan lingkungan dapat terjawab melalui sebuah objek desain yang dapat direncanakan berdasarkan riset terhadap keadaan sosial, ekonomi dan lingkungan sekitar. Desain yang direncanakan terdiri dari beberapa fasilitas yang meliputi; kantor bagi pengelola, aula (bangunan serbaguna yang dapat digunakan untuk kegiatan latihan drama, musik, tari dan kegiatan lainnya), guest room (tempat penginapan sebagai sumber pemasukan) juga dapat difungsikan sebagai save house bagi korban kekerasan rumah tangga jika dibutuhkan, taman, area baca dan area tenun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi 4 tahapan yakni persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Hasil dari kegiatan ini berupa sebuah desain rumah belajar yang dapat direalisasikan oleh mitra sebagai sebuah objek yang terbangun. Rumah belajar didesain menggunakan konsep arsitektur berkelanjutan yang mengutamakan keberlanjutan sosial, ekonomi dan lingkungan serta berdaptasi dengan konteks lokal setempat. 
PENERAPAN MEDIA STIK ES KRIM UNTUK MENGEMBANGKAN IDE KREATIVITAS MAHASISWA PRODI MANAJEMEN Lahallo, Fensca Fenolisa; Zemi, Zemi; Ijel, Ijel; Palayukan, Evalia; Nuriyance, Maria Ayu
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i1.214

Abstract

Penerapan media stik es krim sebagai alat bantu dalam mengembangkan ide kreativitas mahasiswa program studi Manajemen. Media stik es krim digunakan dalam kegiatan perkuliahan sebagai sarana untuk merangsang dan melatih kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Penggunaan media ini melibatkan berbagai kegiatan praktis seperti pembuatan model bisnis, simulasi manajemen proyek, dan permainan peran yang memerlukan kreativitas dalam pemecahan masalah. Hasil dari penerapan media stik es krim menunjukkan bahwa mahasiswa menjadi lebih aktif, terlibat, dan mampu menghasilkan ide-ide inovatif dalam konteks studi manajemen. Selain itu, metode ini juga meningkatkan kemampuan kolaboratif dan komunikasi antar mahasiswa, yang merupakan keterampilan penting dalam dunia kerja. Secara keseluruhan, media stik es krim terbukti efektif dalam mendorong pengembangan ide kreativitas mahasiswa prodi Manajemen. 
PEMBERDAYAAN EKONOMI WARGA DENGAN PELATIHAN PENGAWETAN BAMBU SEBAGAI MATERIAL ARSITEKTUR DI DESA BAUMATA TIMUR, KABUPATEN KUPANG Lapenangga, Apridus Kefas; Lily, Budhi Benyamin; Mberu, Yuliana Bhara
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i1.207

Abstract

Desa Baumata Timur di Kabupaten Kupang memiliki potensi besar sebagai penyedia bambu yang selama ini hanya dimanfaatkan secara terbatas. Masyarakat umumnya menjual bambu dalam bentuk gelondongan tanpa nilai tambah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengawetan bambu dengan metode perebusan sebagai langkah awal pemanfaatan bambu untuk konstruksi dan kerajinan. Metode pelaksanaan meliputi observasi, perakitan alat, sosialisasi, dan workshop. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif bersama kelompok tukang dan petani setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap potensi bambu serta kemampuan teknis dalam pengawetan dan pembuatan panel anyaman bambu. Panel hasil pelatihan dapat dimanfaatkan sebagai elemen arsitektural seperti dinding dan plafond. Kegiatan ini turut mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui pemanfaatan material yang ramah lingkungan dan mudah diakses.
PENGUATAN KAPASITAS PETANI MELALUI PEMBUATAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) BONGGOL DAN BATANG PISANG DI KAMPUNG TEMIA, WAMENA Inrianti, Inrianti; Mosip, Erinus; Berliana, Meri; Pumoko, Patras; Tulak, Alber; Mbinu, Maria Gabriela
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i2.221

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pemanfaatan residu pisang khususnya bonggol dan batang sebagai substrat fermentasi untuk memproduksi Mikroorganisme Lokal (MoL) berbiaya rendah di Kampung Temia, Distrik Musatfak, Jayawijaya. Kesenjangan praktik pemupukan dan ketergantungan pada input eksternal direspons melalui pendekatan tiga tahap (sosialisasi, demonstrasi praktik, dan pendampingan) untuk membangun pengetahuan, keterampilan prosedural, serta konsistensi produksi dan pengaplikasian MoL di lahan. Integrasi MoL dengan kompos padat guna memperbaiki kualitas tanah. Dokumentasi lapangan menunjukkan keterlibatan aktif petani dan kesiapan adopsi, ditopang oleh ketersediaan bahan lokal, prosedur yang sederhana, dan penguatan higienitas/keamanan fermentasi. Program ini mengarahkan pada kemandirian input pemupukan rumah tangga tani (jangka pendek) dan perbaikan ekologi tanah serta efisiensi biaya (jangka menengah), serta merekomendasikan replikasi lintas dusun dengan kontrol mutu minimal (pH, higienitas), uji lapang terkontrol kecil untuk validasi dosis, frekuensi, dan analisis biaya.
PEMBERDAYAAN UKM SINAGI PAPUA MELALUI PELATIHAN LITERASI DIGITAL DAN PEMANFAATAN WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN PEMASARAN PRODUK LOKAL Rupilele, Frits Gerit John; Lahallo, Fensca Fenolisa; Madina, La Ode
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i2.218

Abstract

UKM Sinagi Papua merupakan kelompok usaha kecil yang bergerak dalam produksi dan penjualan produk makanan berbahan lokal khas Papua seperti teh moi, garam nipah, keripik sagu, kerpik 3 warna, dll serta juga mengemban misi untuk pemberdayaan masyarakat lokal melalui pendampingan kelompok-kelompok binaan. Produk yang dihasilkan memiliki potensi nilai ekonomi dan budaya yang tinggi. Namun, dalam praktik pengelolaan usaha, masih terdapat sejumlah kondisi yang menunjukkan keterbatasan dan menjadi permasalahan utama. Permasalahan prioritas yang akan ditangani berfokus pada aspek pemasaran sebagai bagian dari rantai hulu-hilir usaha ekonomi produktif. Permasalahan dari aspek pemasaran terihat dari masih kurangnya pemanfaatan website sebagai media  pemasran dan promosi produk. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk memberdayaan UKM Sinagi papua melalui pelatihan literasi digital dan pemanfaatan website dalam meningkatkan pemasaran produk lokal. Kegiatan pemberdayaan melalui pelatihan literasi digital berhasil meningkatkan pemahaman dasar anggota UKM Sinagi Papua tentang etika digital, keamanan data, serta pemanfaatan media sosial untuk promosi produk. Pelatihan pemanfaatan website memberikan keterampilan praktis bagi UKM Sinagi Papua dalam membuat, mengelola, dan mengoptimalkan website sebagai etalase digital produk lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini mampu meningkatkan daya saing UKM Sinagi Papua, memperkuat identitas digital, serta membuka peluang pemasaran produk lokal hingga di luar wilayah Papua.
MODEL PENDAMPINGAN PEMBUATAN SERTIFIKAT TKDN-IK BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI: STUDI KASUS PENGEMBANGAN UMKM MELALUI SISTEM SIINAS Mubarok, Nurul Islami; Wafa, Zaenal; Irwanto, Dodi
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v8i2.220

Abstract

Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) mewajibkan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri Industri Kecil (TKDN-IK) bagi Industri Kecil (IK) untuk mengakses pengadaan barang/jasa pemerintah. Namun, implementasi kebijakan yang sepenuhnya digital melalui platform SIINas justru menjadi penghalang karena keterbatasan literasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), persepsi bahwa prosesnya rumit, dan kendala teknis prosedural seperti kewajiban memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha). Penelitian ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui bimbingan teknis agar UMKM terampil menggunakan platform Sistem informasi Industri Nasional (SIINas) untuk memperoleh sertifikat TKDN-IK. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan pendampingan terstruktur yang mencakup empat tahap: sosialisasi untuk membangun kesadaran, pelatihan teknis (termasuk Klinik Legalitas NIB dan pelatihan SIINas), pendampingan intensif untuk registrasi dan self-assessment, serta monitoring. Hasilnya menunjukkan bahwa model pendampingan yang mengombinasikan edukasi, pelatihan teknis, dan konsultasi perorangan terbukti sangat efektif. Program ini berhasil memandu UMKM memperoleh 70 sertifikat TKDN-IK sekaligus mendorong perbaikan legalitas usaha, peningkatan literasi digital, dan manajemen biaya dasar, menjadikan UMKM lebih profesional dan berkelanjutan.