cover
Contact Name
Alpan Ahmadi
Contact Email
alpansori90@gmail.com
Phone
+6281337157471
Journal Mail Official
berugak.baca23@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Green Asia Blok P5, Bagik Polak
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Lembaga Berugak Baca
ISSN : -     EISSN : 30261333     DOI : -
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Berugak Baca. BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan dengan tujuan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait pengembangan dan penerapan IPTEKS hasil-hasil penelitian, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 85 Documents
SOSIALISASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI DI MA DARUSSHOLIHIN NW DARMAJI Lalu Yoga Vandita; Ahmad Taufik
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community service has been carried out by conducting socialization of the impact of early marriage at Madrasah Aliyah Darusholihin NW Darmaji. Our hope is how teenagers become aware and do not easily get married which has a negative impact on themselves and their environment, so that they know the consequences of early marriage and they are given knowledge about positive activities to fill their free time besides studying at school. The success of this activity can be seen from the increase in participants' knowledge through pre-tests and post-tests. So it can be concluded that there is a significant difference in the knowledge of participants in the socialization activity before and after being given material in the socialization activity. There is an understanding from students about early marriage. There is an understanding and knowing the impacts of early marriage. There is an understanding of the negative impacts of early marriage.
PELATIHAN BUDAYA LITERASI DAN PENGELOLAAN SAMPAH YAYASAN PONDOK PESANTREN ZAINUDIN ATS-SANI BENTENG Fadma Rosita; Wahidatul Murtafi’ah; Nurul Hidayah; Parhiyatun; Syafira Diva
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v3i4.276

Abstract

Program ini bertujuan untuk mendorong siswa siswi di kawasan YPP Zainudin Ats-Sani untuk membudayakan kegiatan literasi atau gemar membaca, agar siswa-siswi di lingkungan YPP Zainudin Ats-Sani, gemar membaca dan melatih fokus dan konsentrasi dengan berbagai metode membaca. Selain itu juga dapat mengembangkan potensi siswa dalam mengolah informasi dan melatih kemempuan membaca. Media yang digunakan yaitu dengan membuat pojok baca, yang dilengkapi dengan berbagai macam jenis buku, dan dekorasi yang menarik, agar siswa dapat membaca dengan gembira. Program selanjutnya adalah peatihan mengelola sampah. Dengan program ini diharapkan siswa dapat membedakan sampah, berdasarkan jenisnya. Kemudian siswa juga dapat memahami mengenai penguraian sampah, dan pengolahan jenis-jenis sampah. Selain itu, diharapkan siswa dapat membiasakan membuang sampah pada tempatnya, dan akan tertanam jiwa cinta kebersihan. Program ini telah diterapkan sejak bulan Agustus 2025, dan mendapat respon yang baik oleh pihak YPP Zainudin Ats-Sani. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa peserta KKN/PPL Institut Pendidikan Nusantara Global yang dimulai dari akhir bulan Agustus, dan mulai berjalan pada bulan September 2025. Diharapkan pihak YPP Zainudin Ats-Sani dapat meneruskan program ini, sehingga siswa-siswi tetap melaksanakan budaya literasi, mengembangkan potensi baca, dan menerapkan budaya cinta kebersihan.
KLINIK BACA SEBAGAI PROGRAM UNGGULAN KKN MAHASISWA INSTITUT PENDIDIKAN NUSANTARA GLOBAL Muh. Ridwan Habibi; Meri Yuliani; Masyudi; M. Amin Al Kutbi
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v3i4.281

Abstract

melalui tahapan sebagai berikut: 1) Melakukan identifikasi masalah yang telah dihadapi oleh sekolah di Yayasan Hafizul Mutawalli; 2) Memberikan motivasi agar siswa di Yayasan Hafizul Mutawalli meningkat minat bacanya; 3) Monitoring evaluasi (monev), hasil dari kegiatan ini untuk Pengabdian berikutnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penerepan klinik baca ini dilaksanakan pada masa pelaksanaan KKN Mahasiswa Institut Pendidikan Nusantara Global berjumlah 14 mahasiswa dengan menggunakan sistem mengumpulkan bahan-bahaban baca untuk siswa di Yayasan Hafizul Mutawalli mulai pada bulan Agustus 2025. Program ini tidak hanya membantu siswa yang kesulitan membaca tetapi juga mampu membangun kebiasaan membaca sejak dini. Untuk hasil yang lebih optimal, perlu dilakukan perbaikan dalam pengelolaan sumber daya, seperti menambah koleksi buku dan meningkatkan kompetensi guru.
PEMBUATAN TUNGKU PEMBAKARAN (INSINERATOR) SAMPAH DI YAYASAN PONDOK PESANTREN MAMBAUL ULUM JURIT M. Rudi Gunawan Parozak; Hendri Hendri; Putra Wija Sisanto; Nopiani Amri
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v3i4.283

Abstract

Program ini bertujuan untuk membantu mengatasi permasalahan sampah yang terdapat di yayasan pondok pesantren Mambaul Ulum Jurit. Program ini dilakukan oleh mahasiswa KKN Institut Pendidikan Nusantara Global. Metode pelaksanaan program KKN ini diawali dengan observasi lokasi, penentuan lokasi pemasanan tungku pembakaran sampah (insinerator), dan dilanjutkan dengan pembuatan dua buah tungku pembakaran sampah (insinerator) dilokasi yang sudah ditentukan. Metode yang digunakan di dalam kegiatan ini adalah implementasi. implementasi/penerapan teknologi tungku pembakaran sampah (insinerator) digunakan untuk mengurangi volume sampah yang ada di yayasan mambaul ulum. Selain menyiapkan tungku pembakaran sampah, tim KKN juga membagikan 11 bak sampah bambu sekaligus melakukan sosialiasi terkait pemilahan sampah organik dan arorganik kepada masyarakat sekolah. Kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat baik dari pihak yayasan, karena permasalahan sampah diyayasan mambaul ulum jurit belum mendapat solusi yg tepat. Sehingga, program pembuatan tungku pembakaran sampah (insinerator) ini akan oleh kelompok KKN Institut Pendidikan Nusantara Global sangat diapresiasi oleh pihak yayasan.
EXPERIENTIAL LEARNING BERBASIS ANIMASI DI PAUD MAWAR KUNING REMAJUN Harjanty Rokyal; Laily Fitriani; Baiq Aisya Putri Khotimah
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v3i4.290

Abstract

Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD Mawar Kuning Remajun melalui penerapan experiential learning berbasis animasi. Pembelajaran berbasis pengalaman dianggap sesuai untuk anak usia dini karena memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar melalui aktivitas langsung yang menyenangkan, sementara penggunaan media animasi membantu memperkuat pemahaman melalui visualisasi yang menarik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, pembuatan media animasi edukatif, implementasi model experiential learning yang terdiri dari tahapan concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, dan active experimentation, serta pendampingan guru dalam penggunaan media animatif. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterlibatan anak, wawancara dengan guru, dan analisis respon peserta didik selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak menjadi lebih antusias, aktif, dan mampu memahami materi pembelajaran dengan lebih baik ketika media animasi digunakan sebagai pemicu pengalaman belajar. Guru juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengelola pembelajaran inovatif dan memanfaatkan teknologi sebagai media ajar. Secara keseluruhan, penerapan experiential learning berbasis animasi terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik PAUD.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN KERAJINAN DAUR ULANG SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN DI DESA MEKAR DAMAI Alpan Ahmadi; Nurul Azma; Era Junia; Meta Septiana; Bq. Nuramalina; Miftahul Jannah; Ahmadi; Riska Julianti; Januar
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v3i4.297

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi isu lingkungan yang krusial di berbagai wilayah, termasuk di Desa Mekar Damai. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah menyebabkan penumpukan limbah yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya anak-anak, dalam memanfaatkan sampah anorganik menjadi produk kerajinan bernilai guna. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lingkungan, pemberian edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah, serta praktik langsung pembuatan kerajinan dari bahan daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta terhadap pengelolaan sampah serta munculnya kreativitas dalam mengolah limbah menjadi produk sederhana yang bermanfaat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk perilaku peduli lingkungan serta mendorong keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
WORKSHOP BEDAH BUKU NEGERI 5 MENARA: MENGGALI PESAN MORAL DAN EDUKASI DI SMK TAMAN SISWA 1 JAKARTA PUSAT Try Annisa Lestari; Sifa Sultanika; Handini Rahmawati; Azril; Aan Nursyam
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2025
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v3i3.318

Abstract

Kegiatan Workshop Bedah Buku Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi ini bertujuan untuk menggali pesan moral dan nilai edukatif yang terkandung dalam novel serta meningkatkan literasi baca kritis siswa SMK Taman Siswa 1 Jakarta Pusat. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada pendekatan analisis sastra yang menitikberatkan pada pemaknaan unsur intrinsik seperti tema, tokoh, alur, latar, serta amanat yang relevan dengan pembentukan karakter generasi muda. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, pembacaan kutipan teks, serta refleksi nilai secara kolaboratif antara dosen dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengidentifikasi nilai-nilai seperti kerja keras, disiplin, persahabatan, religiusitas, dan semangat meraih cita-cita (man jadda wajada). Workshop ini memperlihatkan bahwa karya sastra populer dapat menjadi media efektif dalam pembelajaran karakter dan penguatan literasi di lingkungan sekolah menengah kejuruan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam membangun budaya literasi dan pendidikan karakter berbasis karya sastra.
PENINGKATAN KESADARAN HUKUM DAN DAMPAK PSIKOLOGIS BULLIYING BAGI SISWA di MADRASAH TSANAWIYAH DARUSSHOLIHIN NW DARMAJI Lalu Yoga Vandita; Ahmad Taufik; Lalu Yogi Madala Putra
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i1.361

Abstract

Perilaku bullying di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius pemerintah dan lembaga perlindungan anak di Indonesia Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyatakan bahwa sebanyak 45% siswa laki-laki dan 22% siswa perempuan menyebutkan bahwa guru atau petugas sekolah pernah menjadi pelaku kekerasan di lingkungan sekolah. KPAI juga mencatat bahwa 84% siswa di Indonesia pernah mengalami kekerasan di sekolah. Sebanyak 40% siswa usia 13–15 tahun melaporkan pernah mengalami kekerasan fisik oleh teman sebaya, sedangkan 75% siswa mengaku pernah melakukan kekerasan di sekolah. Untuk memudahkan dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Msyarakat ada bebrapa Langkah yang dilakukan diantaranya Tahap Persiapan dan Kordinasi, Tahap Pelaksanaan, Tahap Evaluasi dari kegiatan yang dilakukan dapat kami simpulakn bahwa bahwa kegiatan PKM yang telah dilakukan dapat dikatan berhasil dengan baik, dapat memberikan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai bahaya bulliying secara signifikan.
PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL AJAR KURIKULUM BERBASIS DEEP LEARNING BAGI GURU SEKOLAH DASAR Muhamad Ridwan Habibi; Meri Yuliani; Masyudi; M. Wahyu Hadi; Nurhayani; Laili Irmayani
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i1.367

Abstract

Implementasi pembelajaran berbasis Deep Learning menjadi salah satu arah kebijakan pendidikan Indonesia dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih bermakna, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Namun demikian, sebagian besar guru MI Yayasan Hafizul Mutawalli masih mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Deep Learning ke dalam proses pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun modul ajar Kurikulum berbasis Deep Learning melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan di MI Yayasan Hafizul Mutawalli dengan melibatkan 10  guru. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan yaitu identifikasi kebutuhan, pelaksanaan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi hasil penyusunan modul ajar. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari menggunakan metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, diskusi kelompok, serta pendampingan individual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami konsep Deep Learning dalam pembelajaran, mengidentifikasi karakteristik modul ajar yang sesuai, serta berhasil menyusun modul ajar yang lebih kontekstual, inovatif, dan berorientasi pada pembelajaran bermakna.
PENDAMPINGAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS SASTRA LISAN Wahidatul Murtafi’ah; Hendri; Fadma Rosita; M. Rudi Guanawan Parozak; Alpan Ahmadi; Agus Darma Putra
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i1.368

Abstract

Keterbatasan kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar yang kontekstual dan berbasis kearifan lokal menjadi salah satu tantangan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Bahasa Indonesia dalam mengembangkan bahan ajar berbasis sastra lisan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan koordinasi, analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi dengan melibatkan guru Bahasa Indonesia sebagai mitra. Metode yang digunakan adalah Participatory Action yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep sastra lisan, teknik penyusunan bahan ajar, serta strategi mengintegrasikan sastra lisan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan bahan ajar yang berbasis sastra lisan sesuai dengan capaian pembelajaran dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal melalui pendidikan. Oleh karena itu, pendampingan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar inovasi bahan ajar tentang sastra lisan dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai jenjang pendidikan