cover
Contact Name
Alpan Ahmadi
Contact Email
alpansori90@gmail.com
Phone
+6281337157471
Journal Mail Official
berugak.baca23@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Green Asia Blok P5, Bagik Polak
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Lembaga Berugak Baca
ISSN : -     EISSN : 30261333     DOI : -
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Berugak Baca. BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan dengan tujuan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat terkait pengembangan dan penerapan IPTEKS hasil-hasil penelitian, yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 85 Documents
PELATIHAN PENGGUNAAN SPSS BAGI MAHASISWA UNTUK PENELITIAN KUANTITATIF DI INSTITUT PENDIDIKAN NUSANTARA GLOBAL Syaipul Syaipul Pahru; Made Ayu Pransisca; Munawir Gazali; Alfandi; Ahmad Dedi Marzuki; Abdul Alim
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i2.369

Abstract

Penguasaan perangkat lunak statistik merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa dalam menyusun penelitian kuantitatif. Namun, berdasarkan hasil observasi awal di Institut Pendidikan Nusantara Global, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam melakukan pengolahan data, menentukan teknik analisis statistik yang tepat, serta menginterpretasikan output Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kualitas analisis data dalam penyusunan proposal penelitian maupun skripsi. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan SPSS sebagai perangkat lunak analisis data penelitian kuantitatif. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pelatihan partisipatif yang terdiri atas tahap persiapan, penyampaian materi, praktik langsung (hands-on training), pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi pengenalan SPSS, penginputan data, statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis korelasi, regresi linear sederhana, serta interpretasi output statistik. Pelatihan diikuti oleh 40 mahasiswa dari berbagai program studi di Institut Pendidikan Nusantara Global. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta yang ditandai dengan meningkatnya rata-rata nilai pre-test sebesar 58,4 menjadi 85,7 pada post-test. Selain itu, peserta mampu melakukan pengolahan data secara mandiri mulai dari proses input data hingga interpretasi hasil analisis statistik. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa metode pelatihan berbasis praktik langsung dan pendampingan intensif efektif dalam meningkatkan literasi statistik mahasiswa. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas penelitian kuantitatif mahasiswa dan mendukung penyusunan skripsi yang lebih sistematis, objektif, dan sesuai kaidah ilmiah.
PEMBERDAYAAN GURU PAUD DAN ORANG TUA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN “CALM-CLAY”: EDIBLE CLAY ANTIBAKTERI BERBASIS TEPUNG SINGKONG UNTUK STIMULASI MOTORIK HALUS ANAK Harjanty Rokyal; Ni Made Sulastri; Farhiatin Amalia; Islahatul Aulia
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i2.376

Abstract

Masa usia dini (golden age) membutuhkan stimulasi motorik halus yang intensif, salah satunya melalui media permainan clay. Namun, tingginya peredaran clay komersial yang mengandung bahan kimia sintetis berbahaya seperti boraks menimbulkan kecemasan bagi guru PAUD dan orang tua jika tidak sengaja tertelan oleh anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru PAUD dan orang tua di Lombok melalui pelatihan pembuatan "Calm-Clay", sebuah inovasi edible clay antibakteri yang memanfaatkan komoditas pangan lokal berupa tepung singkong serta pewarna alami tanaman. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan utama: koordinasi dan pemetaan masalah mitra, pelaksanaan workshop demonstrasi pembuatan formulasi, serta pendampingan aplikasi media pada anak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru dan orang tua sebesar 85% terkait bahaya toksisitas mainan kimia, serta peningkatan keterampilan praktis dalam memproduksi edible clay mandiri sebesar 90%. Produk Calm-Clay terbukti higienis, aman secara oral, dan efektif menstimulasi kekuatan intrinsik jari anak melalui aktivitas motorik terarah. Kesimpulan dari program ini adalah modifikasi media berbasis bahan alam lokal mampu menjadi solusi alternatif media pembelajaran PAUD yang aman, sehat, dan ekonomis.
PELATIHAN BUDIDAYA LEBAH TRIGONA BAGI MASYARAKAT DESA KEBUN TATAR, LOMBOK TIMUR Alpi Zaidah; Fena Prayunisa; Usman; Irwansah; Ermila Mahariyanti; Mulia Rasyidi; Muh Zaini Hasanul Muttaqin; Asrorul Azizi; Mizan Hadi
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i2.378

Abstract

Budidaya lebah trigona merupakan salah satu alternatif usaha berbasis potensi lokal yang memiliki prospek ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan melalui peningkatan aktivitas penyerbukan tanaman. Desa Kebun Tatar, Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi sumber daya alam yang mendukung pengembangan budidaya lebah trigona, namun pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai teknik budidaya yang baik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan budidaya lebah trigona kepada masyarakat Desa Kebun Tatar, Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi keterampilan peserta selama praktik dan angket respons peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengenali karakteristik lebah trigona (100%), sedangkan kemampuan peserta dalam memahami fungsi dan penempatan stup serta penyediaan tanaman sumber pakan mencapai 90%. Kemampuan peserta dalam melakukan pemeliharaan koloni dan memahami teknik pemanenan madu mencapai 80% dengan kategori baik. Hasil angket respons peserta menunjukkan rata-rata persentase sebesar 92,4% dengan kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa materi, metode, dan praktik pelatihan dapat diterima dengan baik oleh peserta. Dengan demikian, pelatihan budidaya lebah trigona memberikan pengalaman pembelajaran dan praktik kepada masyarakat dalam menerapkan teknik dasar budidaya lebah trigona sebagai alternatif usaha produktif berbasis potensi lokal.
PEMBERDAYAAN PEMUDA DESA SEDAU MELALUI PELATIHAN ENGLISH FOR TOURISM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI KOMUNIKASI DAN KUALITAS PELAYANAN DESA WISATA Hendra Suryadi; Suparlan; Mul Muliadi
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i1.386

Abstract

Pengembangan desa wisata memerlukan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan, termasuk kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Desa Sedau memiliki potensi wisata alam yang cukup besar, namun kemampuan bahasa Inggris pemuda sebagai garda terdepan dalam pelayanan wisata masih terbatas. Kondisi tersebut menjadi kendala dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan mancanegara dan mengurangi daya saing desa wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris pemuda Desa Sedau melalui pelatihan English for Tourism berbasis pendekatan komunikatif (Communicative Language Teaching). Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan secara partisipatif, praktik lapangan melalui simulasi pelayanan wisata, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh sekitar 20–40 pemuda Desa Sedau yang terlibat dalam pengembangan desa wisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris peserta, khususnya dalam menyambut wisatawan, memberikan informasi objek wisata, memberikan petunjuk arah dan menjelaskan budaya lokal. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris selama praktik pelayanan wisata. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia desa dan mendukung penguatan daya saing Desa Sedau sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.
SOSIALISASI PERMAINAN TEQBALL KEPADA GURU PENDIDIKAN JASMANI (PJOK) DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Herlina; Zakir Burhan; Lalu Hasan Ashari; Lalu Heri; M. Anshari; Agus Sari M.Ripai; Nurul Aini
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, April 2026
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v4i1.387

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Kabupaten Lombok Tengah mengenai permainan teqball sebagai salah satu inovasi olahraga yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah. Teqball merupakan cabang olahraga modern yang mengombinasikan unsur permainan sepak bola dengan media meja melengkung sehingga mampu mengembangkan keterampilan teknik dasar, koordinasi gerak, keseimbangan, konsentrasi, dan kerja sama peserta didik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyampaian materi melalui ceramah dan diskusi, demonstrasi teknik dasar permainan teqball, praktik langsung oleh peserta, serta sesi evaluasi. Sasaran kegiatan adalah guru PJOK tingkat SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Lombok Tengah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai konsep, aturan permainan, teknik dasar, serta manfaat teqball dalam pembelajaran PJOK. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan praktik dan menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan permainan teqball sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan olahraga modern. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkenalkan teqball secara lebih luas di lingkungan sekolah sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK serta mendorong pengembangan prestasi olahraga di Kabupaten Lombok Tengah.