cover
Contact Name
Septian Dwi Cahyo
Contact Email
septiandwicahyo989@gmail.com
Phone
+6289669500612
Journal Mail Official
septiandwicahyo989@gmail.com
Editorial Address
JL Soekarno Hatta Km 03, Patebon, Kendal
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian
ISSN : 30261791     EISSN : 30261791     DOI : -
JIHAN: Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian is a National Journal published by Selamat Sri University (UNISS) in collaboration with the Indonesian Central Bureau of Statistics (MoU). JIHAN: Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian is proposed as a medium for disseminating the results of service and the exchange of scientific work on Community Service activities among academics, practitioners, regulators, and the general public. JIHAN: Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian is published twice a year, namely in February and August.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
Perbandingan Hukum Perkawinan Dalam Kuh Perdata Dan Undang-Undang Perkawinan Nirwana, Muhammad Alfaruq
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v1i2.16

Abstract

Perkawinan mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat karena perkawinan merupakan sendi dasar terbentuknya keluarga, dimana keluarga adalah bagian dari masyarakat. Di Indonesia, terdapat 3 (tiga) peraturan yang mengatur masalah perkawinan, yaitu BW, Undang-Undang Nomor 1 tahun l974 mengenai Perkawinan, dan Kompilasi Hukum Islam. Ketiga aturan tersebut memiliki perbedaan dalam mengatur masalah perkawinan. Tentunya hal ini sangat menarik untuk dikaji karena terdapat beberapa permasalahan hukum yang timbul khususnya masalah perjanjian kawin, yaitu masalah proses pelaksanaan perjanjian kawin, bahkan masalah akibat hukum dari pelanggaran perjanjian kawin. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perbandingan (comparative approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Perkawinan menurut BW, Undang-Undang Perkawinan No. 1 Th. 1974, dan KHI adalah pertalian antara pria dan wanita untuk membentuk keluarga antara pria dan wanita yang rukun, bahagia, sejahtera dan abadi. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu setiap sistem hukum perkawinan menurut BW, Undang-Undang Perkawinan No. 1 Th. 1974, dan Kompilasi Hukum Islam mempunyai perbedaan baik dari segi filosofis, asas, maupun norma perkawinan, sehingga pengaturan mengenai harta perkawinan dan perjanjian kawin juga berbeda. Dalam hal membuat perjanjian kawin hendaknya para pihak menaati aturan dan isi perjanjian tersebut.
Powerpoint Media Pembelajaran Audio-Visual Yang Menantang Dalam Proses Pembelajaran Di Sekolah Dasar Yusak Suharno; Nurmawati; Edi Prayitno
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v1i2.19

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini didasari atas ketimpangan keadaan lingkungan, di mana sekolah-sekolah dasar di lingkungan Gugus Ki Mangun Sarkoro Kabupaten Tegal, dimana para guru sekolah-sekolah tersebut telah memilki piranti canggih, berupa laptop, LCD dan jaringan internet yang mamadai, namun jarang dimanfaatkan guru karena keterampilan guru-guru dalam memafaatkannya dalam proses pembelajaran masih kurang. Tim PkM UT tergerak untuk memberdayakan guru-guru SD dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah dipunyai guru dan sekolah. Program PkM UT berwujud pelatihan dan pembimbingan mendesain ‘powerpoint’ sebagai media pembelajaran audio-visual sehingga para guru di sekolah dasar terampil mendesain media pembelajaran ‘audio-visual powerpoint’ dan mampu menggunakannya dalam proses pembelajaran. Tujuan dari PkM ini, selain memampukan guru lebih kreatif dan bervariasi dalam proses pembelajarannya,, juga agar para siswa di sekolah-sekolah dasar Gugus Ki Mangun Sarkoro tersebut dapat mengikuti proses pembelajaran dengan rasa senang, semangat, dan mudah dan cepat dalam mencerna konsep-konsep materi pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih efisien dan efektif.
Sosialisasi Motivasi Dan Etos Kerja Di Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal Eka Kurnia Patmasari; Suparti
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v2i1.20

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk sosialisai mengenai motivasi dan etos kerja agar menjadi seorang yang professional kepada peserta. Pendekatan yang dilakukan menggunakan metode ceramah materi dan simulasi pengenalan dunia kerja agar menjadi professional. Pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat wawasan dan pengetahuan kepada peserta Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kendal sehingga peserta memahami betapa pentingnya motivasi dan etos kerja terutama dalam dunia kerja untuk meningkatkan diri di masa datang menjadi seorang professional.
Pelatihan Penulisan Proposal Kegiatan Suprihatma; Septian Dwi Cahyo; Rizky Ananda Putra
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v2i1.23

Abstract

Proposal kegiatan adalah sebuah rencana atau rancangan kerja tertulis suatu kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka untuk mendapatkan bantuan dana dan atau persetujuan dari suatu pihak terkait dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Sebelum suatu acara atau kegiatan berlangsung, misalkan peringatan ulang tahun sekolah, biasanya panitia pelaksana harus membuat proposal kegiatan untuk disampaikan kepada Kepala sekolah dalam rangka mendapatkan bantuan dana dan atau persetujuan pelaksanannya.
Pelatihan Dan Implementasi Sistem Informasi Absensi Menggunakan Qr Code Hidayat, Taufik; Handayani, Yuni; Hafidz, Ananda Akhmad
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v2i1.25

Abstract

Sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini, proses absensi banyak berkembang, mulai dari sistem manual hingga sistem komputerisasi seperti sekarang ini. Dalam lembaga pendidikan termasuk kehadiran ke universitas memegang peranan yang sangat penting dalam menunjang perkembangan mahasiswa, kehadiran dapat dikatakan sebagai penilaian yang paling penting bagi seorang mahasiswa, karena jika seorang mahasiswa mengalami masalah dengan kehadirannya maka tentunya akan mempengaruhi penilaian mahasiswa tersebut. Kegiatan pelatihan atau penyuluhan dan implementasi ini bertujuan untuk mengajarkan kepada mahasiswa dalam penerapan teknologi QR Code dalam sistem informasi absensi, dan agar menambah wawasan tentang perkembangan teknologi, dan karna terus berkembangnya terknologi Sebagian besar universitas masih menerapkan sistem absensi manual dalam penilaian absensi mahasiswa yang sudah tertinggal jauh, sehingga masih banyak terjadi kesalahan dari pihak dosen dan mahasiswa dalam melakukan penilaian absensi. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem untuk mengatasi kesalahan tersebut dengan merancang sistem aplikasi absensi berbasis web dengan menggunakan QR Code sebagai alat bantu untuk menandai kehadiran mahasiswa. QR Code merupakan kode yang memiliki respon yang cepat dalam cara kerjanya dan kode tersebut dapat dibaca melalui scanner sehingga sangat berguna untuk diterapkan dalam sistem absensi dan android milik mahasiswa yang juga lebih bermanfaat.
Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung Sebagai bahan Pembuatan Donat Untuk Peningkatan Perekonomian Di Desa Menjangan Khasanah, Sufrotun; Yohandika Tri Apriliyanto
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v2i1.26

Abstract

Menjangan Village has quite a lot of potential for corn crops, but the large amount of corn cob waste produced is mostly for animal feed. Corn cobs are a type of corn waste that can be used as processed food, one of which is corn cob flour. Corn cobs contain 23.3% lignin, 31.8% hemicellulose and 44.9% cellulose as well as high fiber content. The aim of this community service is that it is hoped that the people of Menjangan Village can utilize corn cobs which are currently only used as animal feed and are considered waste to become products that have high economic value and can keep the environment clean by reducing harvest waste. This community service was carried out using the socialization method regarding the use of corn cob waste as an ingredient for making donuts which was carried out in Menjangan village on January 19 2024. The results obtained from this socialization were an increase in community understanding about the use of corn cob waste so that it can be processed into products that have high economic value so that it can improve the economy of the Menjangan Village community. From the results of the socialization, the community gained an increased understanding of how to use corn cob waste as an ingredient for making donuts.
Sosialisasi Dan Pendampingan Teknis Pembangunan Tempat Penampungan Sampah Sementara (Tps) Di Desa Wonobodro Muhammad Rezki Ian; Chorunissa; Muhammad Achsin Samas
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v2i1.27

Abstract

Desa Wonobodro merupakan desa wisata religius bagi masyarakat Kabupaten Batang maupun dari luar kota., Banyaknya peziarah yang datang di desa Wonobodro memberikan dampak kepada masyarakat sekitar. Salah satu dampaknya yaitu meningkatnya jumlah sampah. Tidak adanya Tempat penampungan sampah sementara yang menampung sampah-sampah dari sekitar makam dan perumahan warga menjadi fokus pada tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Selamat Sri. Dalam mengatasi masalah tersebut, tim PkM memberikan suatu solusi dengan melakukan pembangunan TPS di desa Wonobodro. Pada pembangunan TPS ini, tim PkM menggunakan metode sosialisasi dan pendampingan teknis kepada karangtaruna desa Wonobodro. Hasil dari sosialisasi dan pendampingan tersebut adalah menambah wawasan melalui praktek secara langsung dan membangun prasarana kebersihan yaitu Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah sampah di desa Wonobodro.
Sosialisasi Pengenalan Kehidupan Kampus Sigit, Nawang; Tri Joko Sulistiyanto; Fitri Awan Arif Firmansyah; Dian Kusumawati
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v2i1.28

Abstract

Sosialisasi yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa kepada kehidupan kampus. Perguruan tinggi, yang juga disebut universitas, institut, atau akademi, adalah tahap akhir dari pendidikan formal. Mahasiswa di perguruan tinggi berkonsentrasi pada satu bidang yang mereka sukai dan berharap dapat diterapkan di tempat kerja. Siswa SMA selalu ingin memiliki karir yang sukses untuk masa depan mereka, itulah sebabnya ada persaingan yang ketat di seluruh Indonesia untuk masuk ke perguruan tinggi dan jurusan yang mereka inginkan. Metode penyuluhan atau sosialisasi digunakan untuk menyelesaikan masalah kurangnya pengetahuan siswa tentang perguruan tinggi. Materi pengenalan dunia kampus disampaikan dengan cara yang diikuti oleh diskusi. Semua siswa, terutama siswa SMA yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, diberikan informasi melalui kegiatan sosialisasi ini. Dengan demikian, mereka akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kampus, yang merupakan tempat di mana proses pendidikan berlangsung dan tempat tujuan dan fungsi perguruan tinggi terwujud. Mereka juga akan mendapatkan pemahaman tentang etika hidup di kampus, termasuk tata tertib dan tata krama yang harus mereka taati. Ketika Anda berada di kampus, Anda pasti akan mengenal orang-orang yang bekerja di sana, seperti mahasiswa, dosen, dan karyawan.Sosialisasi yang bertujuan untuk memperkenalkan siswa kepada kehidupan kampus. Perguruan tinggi, yang juga disebut universitas, institut, atau akademi, adalah tahap akhir dari pendidikan formal. Mahasiswa di perguruan tinggi berkonsentrasi pada satu bidang yang mereka sukai dan berharap dapat diterapkan di tempat kerja. Siswa SMA selalu ingin memiliki karir yang sukses untuk masa depan mereka, itulah sebabnya ada persaingan yang ketat di seluruh Indonesia untuk masuk ke perguruan tinggi dan jurusan yang mereka inginkan. Metode penyuluhan atau sosialisasi digunakan untuk menyelesaikan masalah kurangnya pengetahuan siswa tentang perguruan tinggi. Materi pengenalan dunia kampus disampaikan dengan cara yang diikuti oleh diskusi. Semua siswa, terutama siswa SMA yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, diberikan informasi melalui kegiatan sosialisasi ini. Dengan demikian, mereka akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kampus, yang merupakan tempat di mana proses pendidikan berlangsung dan tempat tujuan dan fungsi perguruan tinggi terwujud. Mereka juga akan mendapatkan pemahaman tentang etika hidup di kampus, termasuk tata tertib dan tata krama yang harus mereka taati. Ketika Anda berada di kampus, Anda pasti akan mengenal orang-orang yang bekerja di sana, seperti mahasiswa, dosen, dan karyawan.
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING DAN PELATIHAN KOMUNIKASI KESEHATAN KEPADA REMAJA DI DESA PURWOSARI, KECAMATAN SUKOREJO Yuniar, Miandhani Denniz; Bintang Amartiya Putri; Laila Syaidatul Karima Utami; Sitta Saraya
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v2i2.54

Abstract

Desa Purwosari merupakan Desa dengan kasus stunting tertinggi di Kabupaten Kendal yaitu mencapai 57 kasus. Sementara jumlah kasus stunting di seluruh Kabupaten Kendal mencapai 5017 kasus, sebagian kasus terjadi karena adanya campur tangan nenek dan kakek yang memberikan asupan gizi alakadarnya kepada bayi sehingga mengalami stunting. Mitra yang bekerjasama dalam program pengabdian ini yaitu Bidan Desa dan Puskemas Sukorejo karena angka stunting di Sukorejo masih tergolong tinggi. Berdasarkan pemasalahan tersebut, program pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja wanita terkait stunting dan cara pencegahannya serta meningkatkan keterampilan komunikasi bidan desa dalam menyampaikan hal-hal terkait stunting sehingga diharapkan masyarakat bisa lebih memahami tentang stunting dan bisa melalukan pencegahannya. Kegiatan ini dilakukan di Desa Purwosari dengan melibatkan 25 orang remaja wanita. Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi beberapa tahapan seperti tahap pertama yaitu persiapan kegiatan untuk analisis masalah dan kebutuhan mitra, tahap kedua yaitu pemberian edukasi mengenai stunting dan pelatihan komunikasi bidan desa, serta tahap ketiga yaitu evaluasi untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan bidan desa. Hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan remaja wanita tentang stunting serta pemahaman tentang cara komunikasi yang baik kepada masyarakat menjadi meningkat.
Pelatihan Dan Pendampingan Penggunaan Alat Pengering Kerupuk Otomatis Pada UKM Kerupuk Di Semarang Probokusumo; Alfiya Rokhmah; Karyadi; Ririn Mulyani; Fajar Anzari; Asep Saepullah
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v3i1.59

Abstract

Kegiatan Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan suatu pelatihan dan pendampingan penggunaan alat pengering kerupuk otomatis kepada UKM Kerupuk Rahayu. UKM Kerupuk ini berdiri pada tahun 2010 yang merupakan milik sendiri dan dibantu oleh keluarga dan tetangga sekitar dalam produksinya. Usaha kecil menengah ini berjenis makanan kerupuk rambak yang sangat diminati oleh warga untuk semua kalangan umur karena citra rsanya yang sangat enak. Dalam sebulan UKM bisa memproduksi sebanyak 35-50 kg adonan kerupuk. Oleh sebab itu UKM ini sangat membutuhkan pelatihan penggunaan alat pengering kerupuk otomatis yang sebelumnya telah di buat oleh tim peneliti, dengan tujuan untuk mengoptimalkan kinerja para pekerja sehingga nantinya tingkat produktivitas produksi akan semakin meningkat. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah praktek langsung ke UKM Kerupuk Rahayu dan diberikan pelatihan materi secara online via google meet. Adapun materi yang akan diberikan selama proses pelatihan dan pendampingan terdiri dari : (1) mengenalkan jenis-jenis bahan yang digunakan untuk membuat alat pengering kerupuk otomatis, (2) cara melakukan perawatan alat pengering kerupuk otomatis, (3) tutorial penggunaan alat dari proses menghidupkan sampai dengan mematikan alat. Dengan pelatihan ini diharapkan UKM Kerupuk Rahayu bisa semakin lebih mudah dalam memproduksi kerupuk dan bisa meningkatkan tingkat produktivitas produksi.