cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6282286802835
Journal Mail Official
lppmiteba@iteba.ac.id
Editorial Address
LPPM- Institut Teknologi Batam The Vitka City Complex Jl. Gajah Mada, Tiban, Batam, Kepulauan Riau, INDONESIA 29425 Phone : +62 778 3540889
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Tiyasadarma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 30217644     EISSN : 30250072     DOI : -
Jurnal Tiyasadarma merupakan publikasi artikel – artikel ilmiah pada segala disiplin keilmuan yang mencakup Education, Social, Human resource development, Appropriate technology and innovation, Human development and national competitiveness, Small and medium enterprises development. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu bulan Juli dan Januari. Jurnal Tiyasadarma menerima artikel ilmiah dari pengabdian masyrakat yang berkualitas baik dari dosen, dan mahasiswa berdasarkan hasil review dari mitra bestari. Artikel yang masuk harus bebas plagiat dan harus mengikuti layout yang sesuai dengan template jurnal Tiyasadarma.
Articles 42 Documents
Sosialisasi Quality and Green Supply Chain Management di PT Flextronics Technology Pane, Amirah Nova Khairiyah
Jurnal Tiyasadarma Vol. 3 No. 2 (2026): Januari 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jta.v3i2.683

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karyawan PT Flextronics Technology mengenai konsep Quality and Green Supply Chain Management (GSCM). Melalui metode sosialisasi, diskusi, dan workshop, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong implementasi rantai pasok yang berkualitas dan ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta serta antusiasme tinggi terhadap penerapan GSCM dalam operasional perusahaan.
Pendampingan Partisipatif dalam Pemetaan Potensi Desa Wisata Tulang Kecamatan Selat Gelam Saputra, Eryd; I Wayan Thariqy Kawakibi Pristiwasa; Hardini, Widi; I Nyoman Budiartha; Abnur, Asman; Cherryline, Violetta; Rais, Syafruddin; Lapotulo, Nensi
Jurnal Tiyasadarma Vol. 3 No. 2 (2026): Januari 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jta.v3i2.692

Abstract

Desa Tulang memiliki potensi wisata alam dan budaya yang belum dikelola secara optimal sebagai destinasi wisata berbasis komunitas. Minimnya pengetahuan dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan pariwisata menjadi tantangan utama dalam mewujudkan Desa Tulang sebagai destinasi wisata alternatif yang berdaya saing. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendampingi masyarakat Desa Tulang dalam pemetaan potensi wisata desa sebagai destinasi alternatif di Kabupaten Karimun. Mitra dalam kegiatan ini adalah Pemerintah Desa Tulang dan Kelompok Masyarakat Peduli Wisata (Pokdarwis) setempat. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari perangkat desa, pemuda, dan pelaku usaha lokal. Pendekatan dilakukan melalui observasi, wawancara, diskusi. Latar belakang alam yang memukau, berupa hutan mangrove, perairan tenang, dan perbukitan hijau, memperkuat keyakinan bahwa Desa Tulang memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik wisata alternatif di wilayah pesisir Kabupaten Karimun. Kegiatan pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperkuat strategi pengembangan Desa Wisata Tulang sebagai destinasi alternatif yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Sosialisasi Circular Economy Dengan Pemanfaatan Limbah UMKM Coffee Shop “Nostalgia0254” Menjadi Sabun Scrub Natural Setyo Rini, Asih
Jurnal Tiyasadarma Vol. 3 No. 2 (2026): Januari 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jta.v3i2.796

Abstract

Daily operations of coffee shop MSMEs generate a considerable amount of coffee grounds waste, which is generally discarded without further utilization. However, coffee grounds still possess physical characteristics and natural compounds that allow them to be processed into value-added products, such as natural scrub materials. This study aims to design a natural scrub soap product utilizing coffee grounds waste from “Nostalgia0254” Coffee Shop MSME. The Quality Function Deployment (QFD) method was applied to translate customer needs into technical product specifications through the House of Quality (HoQ). The results indicate that natural ingredient composition, soap pH level, and coffee grounds concentration are the main technical priorities. This product design is expected to support waste reduction initiatives and enhance the sustainable economic value of MSMEs.
Penyuluhan Pembuatan Kerajinan Tangan (Gelang, Kalung, Gantungan Kunci, dan Cincin) Menggunakan Manik Pada Ibu-Ibu di Perumahan Tiban Mas Residence Meldra, Delia Meldra; Yopy Mardiansyah
Jurnal Tiyasadarma Vol. 3 No. 2 (2026): Januari 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jta.v3i2.798

Abstract

This community service activity aimed to enhance the skills, creativity, and entrepreneurial potential of women through training and counseling on bead-based handicraft production, including bracelets, necklaces, keychains, and rings. The activity was conducted at Tiban Mas Residence using counseling, demonstration, and hands-on practice methods. The results showed an improvement in participants’ technical skills, increased product design variations, and growing interest in developing small-scale handicraft businesses. Additionally, the activity strengthened social interaction and collaboration among participants. Therefore, bead-based handicraft training can serve as a sustainable community empowerment model within the creative economy sector.
IMPLEMENTASI PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI DAN PERILAKU MAKAN SEHAT SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 011 SEKUPANG BATAM amalia, eva; Afriani, Miratia; Arif Gunawan, Agung
Jurnal Tiyasadarma Vol. 3 No. 2 (2026): Januari 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jta.v3i2.808

Abstract

Optimal nutrition plays an essential role in supporting the growth and learning process of elementary school students. The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a strategic government initiative that requires support through nutrition education and the development of healthy eating habits at school. This community service program aimed to improve students’ nutritional knowledge and promote healthy eating behavior among students at SD Negeri 011 Sekupang through nutrition education integrated with the implementation of MBG. The methods included coordination with the school, interactive nutrition education sessions, meal-time assistance, and observation of menus and students’ eating behavior. The results showed an improvement in students’ understanding of the importance of balanced nutrition and increased awareness of healthy eating practices. In addition, the program strengthened the role of teachers and schools in supporting the sustainability of school-based nutrition programs. Integrated nutrition education within the MBG program contributes positively to the formation of healthy eating habits among elementary school students.
Penerapan Infrastruktur Informasi dengan Sign System dalam Pengembangan Desa Wisata Religi Besilam Chan, Andi Supriadi; Destiadi, Rezha; Hasibuan, Annalisa Sonaria; Wathan, Hubbul
Jurnal Tiyasadarma Vol. 3 No. 2 (2026): Januari 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/jta.v3i2.809

Abstract

Desa besilam yang ada di kabupaten Tanjungpura merupakan salah satu desa Religi Tertua di Indonesia. Masyarakat Desa Besilam Sebagian besar bermata pencaharian sebagai wirasusaha dan petani selanjutnya disebut sebagai Kelompok Masyarakat yang disebut sebagai masyarakat produktif secara ekonomi dan yang lainnya bekerja sebagai buruh tani. Anggota Kelompok Masyarakat di Desa besilam terdiri dari 3 Kelompok. Pembangunan fasilitas dan infrastruktur fisik di Desa Besilam semakin baik, hal tersebut dibuktikan dengan sudah adanya akses jalan yang bagus , fasilitas parkir yang baik dan terdapat akses jalan tol dari kota medan sudah tersedia. Setiap peringatan Haul Tuan Guru Babussalam Syekh Abdul Wahab Rokan, Desa Besilam dipadati pengunjung dari berbagai daerah. Hal ini tidak di iringi dengan perbaikan dari sisi Infrastruktur Informasi yang ada di Desa Besilam dan Infrastruktur yang mendukung Ekonomi Kreatif yang dimiliki oleh Desa. Permasalahan Krusial yang dimiliki desa besilam salah satunya adalah terkait infrastruktur pada bidang Informasi seperti petunjuk arah maupun informasi yang ada pada desa besilam. Wisatawan yang berkunjung seringkali merasa kebingungan dalam mencari informasi maupun arah terhadap objek wisata yang ada di Desa Besilam. Dengan adanya solusi berupa infrastruktur informasi diharapkan mampu menjadi pengarah yang jelas kepada pengunjung ketika ada acara besar seperti Haul Tahunan dan kegiatan keagamaan lainnya.
Pemberdayaan Pengepul Sampah Dengan KSM Gebres Cemerlang Melalui Pengolahan Plastik Menjadi Paving Block Setyo Rini, Asih; Ahmad Rizky Pratama; Imas Nurul Meilinda; Suci Safitri; Yosua Rosevelt Ayawaila
Jurnal Tiyasadarma Vol. 4 No. 1 (2026): Juli 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/qez1bb19

Abstract

Plastic waste, which is difficult to decompose naturally, has become a serious environmental problem due to its potential to pollute soil, water, and air. This activity aims to process plastic waste from waste-collecting MSMEs into functional paving blocks with economic value. The program was carried out with partners from a Waste-Collecting MSME in Serang and KSM Gebers Cemerlang MSME in Cilegon using the 5W+1H method through observation, interviews, documentation, and direct practice of paving block production. The process included sorting, washing, cutting, melting, molding, and cooling of plastic waste. The results show that plastic waste can be successfully processed into paving blocks with good shape and potential market value, and the cleaning and cutting stages improved melting efficiency, while water cooling helped maintain the product form. It can be concluded that processing plastic waste into paving blocks is an applicable solution to reduce plastic waste generation and support the circular economy, although further testing is required to ensure product strength and quality according to standards.
Pengembangan Produk Paccukka dalam Peningkatkan Nilai Usaha Rumah Tangga Kelurahan Ompo Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng : Pengembangan Produk Paccukka dalam Peningkatkan Nilai Usaha Rumah Tangga Kelurahan Ompo Kecamatan Liliriaja Kabupaten Soppeng Haslindah, Andi; Ahmad Hanafie
Jurnal Tiyasadarma Vol. 4 No. 1 (2026): Juli 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/3893tz02

Abstract

Pengembangan produk bukan saja membuat produk menjadi lebih unik, lebih berkesan dari kemasan produk yang sudah ada sebelumnya sehingga memiliki daya tarik lebih untuk dibeli oleh konsumen. Tetapi fungsi dan kegunaan produk tersebut. Kemasan produk hendaknya dapat mempengaruhi konsumen untuk memberikan kesan yang lebih baik. Tujuan dalam penelitian pengembangan produk paccukka pao dalam peningkatkan nilai usaha rumah tangga Kelurahan Ompo Kabupaten Soppeng, adalah untuk merancang desain kemasan yang heiginis sehingga mampu meningkatkan nilai jual terhadap produk Paccukka Mangga (Asam Mangga). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil pengembangan produk beberapa hal yang perlu diperhatian yaitu dapat memahami Produk dan target pasar, memilih warna, membuat desain dan fungsional, menguji desain, sosialisasi produk dengan memprestasikan hasil pengembangan produk di masyarakat. Dapat meningkatkan nilai jual produk paccuka mangga dan lebih menjamin kebersihan dan heiginitas
Optimalisasi Pendampingan Pemilihan Material Kemasan UMKM Sambel Pecel Mbak Lina Azdi; Hanan Fairuz Izdihar; Najwa Nur Fadilah; Akmad Farkhan; Asih Setyo Rini
Jurnal Tiyasadarma Vol. 4 No. 1 (2026): Juli 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/szy7f191

Abstract

The snack food industry in Indonesia has transformed into a highly dynamic sector. Consumers, particularly students, tend to choose products that are practical, easy to consume, and have an attractive appearance. MSMEs are increasingly aware of the need to improve quality and hygiene by improving packaging materials. This situation has become one of the efforts to select packaging materials using the Quality Function Deployment (QFD) method. This method is used to integrate customer needs (Voice of Customer) into the product design process. Through the House of Quality (HOQ) tool, packaging attributes such as visual design, protective function, ease of use, and hygiene aspects can be identified and prioritized in a structured manner.
Penyuluhan Keteramilan Merajut sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga di RT 005 RW 011 Tiban Lama Meldra, Delia Meldra; Mardiansyah, Yopy; Razan Muhammad Railis
Jurnal Tiyasadarma Vol. 4 No. 1 (2026): Juli 2026 | Jurnal Tiyasadarma
Publisher : LPPM ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/w68sx837

Abstract

Knitting skills counseling is one form of community empowerment aimed at improving creativity and creating opportunities for home-based creative economic activities among housewives. This community service program was conducted in RT 005 RW 011, Tiban Lama Village, Batam City, on March 12, 2026, involving 10–15 housewives as participants. The activity aimed to enhance participants' basic knitting knowledge and skills while introducing the economic potential of knitted products as an alternative home-based business. The methods employed included counseling, demonstrations, guided practice, discussions, and evaluation through observation of participants' products. The results indicated that participants were able to understand basic knitting techniques and produce simple products such as keychains and knitted flowers. Furthermore, the participants showed high enthusiasm throughout the activity and gained a better understanding of the potential of knitted products within the creative economy. This activity is expected to serve as an initial step toward improving the skills and economic independence of housewives through the development of handicraft-based home businesses.