cover
Contact Name
Rojai Zhofir
Contact Email
rojaizho@gmail.com
Phone
+6285709037738
Journal Mail Official
admin@yayasandarussalam.or.id
Editorial Address
Jl. Jaya Wijaya, Dusun Besar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Ghaitsa: Islamic Education Journal
ISSN : -     EISSN : 27211592     DOI : https://doi.org/10.62159/ghaitsa.vXXX
Core Subject : Religion, Education,
Ghaitsa: Islamic Education Journal is a double-blind peer-reviewed journal on education and teacher training. Ghaitsa Journal is intended to provide academic forums for researchers who are interested in the discussion of current and future issues on education and teacher training, especially in the Muslim world. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of the published articles. The journal is open to authors around the world regardless of nationality.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 206 Documents
Hubungan Antara Regulasi Diri Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII Pada Mata Pelajaran Fiqh Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kota Lubuklinggau Khermarinah, Khermarinah; Ansyah, Edi; Anggraini, Rimalia
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v1i2.105

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang kurang akan motivasi pada dirinya sendiri dalam belajar yang menyebabkan siswa tidak memperhatikan guru dan asik dengan kegiatannya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi dengan hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran fiqh. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Tsanawiya Negeri 1 Kota Lubuklinggau pada siswa kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan probably sampling dengan simple random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak dari populasi karena populasi dianggap homogen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah kuesioner/angket dan tes. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara regulasi diri dengan hasil belajar siswa kelas VIII di MTs Negeri 1 Kota Lubuklinggau. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien korelasi sebesar 0.727 yang itu berarti koefisien determinasinya memiliki hubungan yang kuat, sedangkan (r2xy) sebesar 0.5285 dengan koefisien determinan (r2xy) sebesar 0.5285 ini berarti bahwa 52.85% sumbangan terhadap hasil belajar siswa diperoleh dari regulasi diri siswa.
Strategi Alternatif Dalam Pembelajaran Daring Pendidikan Agama Islam Pada Masa Pandemi Covid 19 Giyarsi, Giyarsi
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 1 (2020): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v1i1.108

Abstract

Meskipun banyak hasil penelitian yang membahas tentang permasalahan pembelajaran Pendidiakan Agama Islam (PAI) di masa pandemi COVID 19 baik berupa skripsi, tesis maupun jurnal, namun belum ada penelitian yang lebih spesifik dan komprehensif dalam membahas tentang strategi alternatif dalam pembelajaran daring Pendidikan Agama Islam (PAI) di masa pandemi COVID 19. Tulisan ini berusaha untuk memberikan dasar teori dari alternatif-alternatif strategi pembelajaran yang dapat dijadikan rujukan untuk para pendidik dalam melakukan pembelajaran PAI secara daring. Jenis penelitian dari tulisan ini adalah penelitian kepustakaan (library research), yang mengguakan pendekatan konsep (conseptual approach), dan pendekatan komparatif (comparative approach). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat strategi alternatif yang sangat relevan untuk digunakan dalam pembelajaran daring Pendidikan Agama Islam dimasa pandemi COVID 19, yaitu 1. Pembelajaran Discovery/Inquiry Terbimbing, yaitu strategi pembelajaran yang menitik beratkan pada kegiatan mencari dan menemukan sendiri yang dilakukan oleh siswa dibawah bimbinga guru. 2. Contextual Teaching Learning (CTL), yaitu suatu strategi pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkan dengan situasi kehidupan nyata. 3. Problem Based Learning, yaitu suatu kegiatan pembelajaran yang berpusat pada masalah yang timbul dari siswa. strategi PBM ini sangat efektif untuk melatih siswa aktif sebagai pemberhati sosial. 4. Student Active Learning, yaitu cara belajar siswa aktif, artinya aktivitas yang ditunjukkan siswa meliputi aktivitas fisik dan juga mental, sehingga kegiatan belajar siswa bukan hanya mendengar, tetapi juga membaca, menulis, dan berdiskusi serta menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi suatu permasalahan. Dari empat strategi tersebut, guru dapat memilih salah satu strategi yang sesuai dengan jenis materi PAI yang disampaikan dengan tetap memperhatikan kebutuhan siswa.
Penanaman Akhlak Berbasis Kisah Untuk Anak Usia Dini Nurhikma Nurhikma
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v1i3.109

Abstract

Akhlak adalah tingkah laku yang ditunjukan seseorang secara sadar dalam melakukan suatu perbuatan secara berulang-ulang tanpa memikirkan terlebih dahulu sehingga menjadi kebiasaan. Dalam islam pengertian akhlak adalah suatu prilaku yang menghubungkan Allah dengan makhluk-Nya sehingga nilai baik dan buruk dalam akhlak ini diukur mengunakan alquran dan hadis. Upaya menanamkan akhlak hendaknya dimulai sejak anak masih di usia dini. Hal ini karena usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan akhlak seseorang. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam proses penanaman akhlak ini adalah melalui kisah sebab kisah itu mampu menyentuh jiwa. Kisah dapat menjadi sarana penuntun prilaku yang baik sekaligus sebagai sarana kritik bagi prilaku yang kurang baik, menuntun dengan cara yang halus dan mengkritik dengan cara yang tidak menyakitkan hati.
Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Dede, Dede
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 1 (2020): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v1i1.110

Abstract

Initial observations found that the activities of teachers and students were passive and learning outcomes were low. This is assumed because the learning method used is still using conventional methods, which tend to be teacher centered. The purpose of this study was to determine the activities of teachers and students and the application of the Make A Match cooperative method to have a positive impact on QS learning outcomes. Al-Falaq. The study used a classroom action research method in class IV SD Negeri 219 Bengkulu Utara. Data obtained through observation and test learning outcomes. The steps used are planning, implementing, observing and reflecting. These results indicate that student learning outcomes increase. The average learning outcomes of students from cycle I was 68 and increased in cycle II to 78.2 (an increase of 10.2). Individual learning completeness in the first cycle reached 36.8% and in the second cycle it reached 78.9% (an increase of 42.1%). In the aspect of knowledge, students mastered more QS words and verses. Al-Falaq and its meaning. The psychomotor aspect has succeeded in establishing communication between students, because it happens that the cards they hold are in pairs
Pengaruh Motivasi Kerja Guru dan Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Mahendra, Mahendra; Arafat, Yasir; Setiawan, Andi Arif
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v1i3.127

Abstract

This study determined the effect of teacher work motivation and principal leadership on teacher performance. This research uses quantitative methods with correlational research type. This research is a population study with 61 research subjects, namely teachers of public elementary schools in Gugus 03 Muara Telang. The data collection technique used a questionnaire. Data were analyzed using correlation analysis techniques and multiple linear regression. The results showed that: (1) teacher work motivation has a positive and significant effect on the performance of teachers at SD Negeri Gugus 03, Muara Telang District; (2) Principal leadership has a positive and significant effect on teacher performance at SD Negeri Gugus 03, Muara Telang District; (3) Teacher work motivation and principal leadership together have a positive and significant effect on teacher performance at SD Negeri Gugus 03, Muara Telang District.
Pengaruh Disliplin Kerja Guru dan Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Aman , Muhamad; Fitria , Happy; Fitriani , Yessi
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 2 (2020): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v1i2.128

Abstract

This study aims to: (1) identify and describe the effect of teacher work discipline on teacher performance; (2) knowing and describing whether there is an influence of the principal's leadership on performance, and (3) knowing and describing whether there is an effect of discipline and leadership of the principal on teacher performance. This research uses quantitative methods. The population of this research is the principal and teachers of SD Negeri Batanghari Leko Regency. Data collection techniques are questionnaires, observation, and documentation. The results of the calculation of the stimulus comparing the table test and the fcount test between the variables X1 (certification), X2 (principal leadership) and the variable Y (performance), obtained a value of 52,329> 3.21 in the value of the table. This very large difference in value certainly means that the two independent variables (X1 and X2) together have a positive and significant effect on the dependent variable (Y).
Penyatuan Nilai-nilai Agama Islam dalam Pembelajaran IPS Sejarah Sutrisno Sutrisno
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 3 (2020): Oktober
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v1i3.129

Abstract

In the teaching of history there have been contradictions between the goal with the materials, where religion is the purpose of, but the source that comes from religion as revelation is not held as the principle of knowledge. The lessons of history lapsed diapersepsi by secular, so that there must be an effort to straighten the contradiction with the union of the values of Islam in Social Studies lessons history. This research including in descriptive explorative using naturalistic method because this research has been done on natural conditions (natural settings). Data collection techniques conducted by observation, interview, and documentation. The subject of this research is the planting of the value of the religion of Islam at MTs Miftahut Tholibin Mejobo. The object of research is in Social Studies lessons of history in class VIII, with analytically deductive analysis. The results of the study showed that the implementation ofthe values of the religion of Islam in Social Studies lessons History done by specifying the field of study which will be integrated between the Social Studies History and religion. Then, learn competency standard (SK) and basic competencies (KD) of Social Studies History with religion and identify some basic competency in various SK that has potency to be united. The superiority of this learning can improve student learning motivation and increase cooperation between subject and teachers. The disadvantages are the limitations of social studies teachers about the history of the understanding of the arguments of the Qur'an and Hadith and there is no manual book that brings together the subjects with the values of Islam.
SINERGITAS ORANG TUA DAN GURU AGAMA DALAM MEMBINA PENGALAMAN AGAMA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI 4 KOTA BENGKULU Trini Wahyuni, Arum; Asiyah, Asiyah; Walid, Ahmad
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i1.159

Abstract

Tujuan dari penellitian ini adalah unruk mengetahui bagaimana Sinergitas Orang Tua Dan Guru Agama Dalam Membina Pengalaman Agama Anak Tunagrahita Di SLB Negeri 4 Kota Bengkulu, efektivitas penerapan metode yang digunakan orang tua dan guru agama dalam pembinaan agama anak Tunagrahita Di SLB Negeri 4 Kota Bengkulu, dan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pengalaman agama pada anak Tunagrahita di SLB Negeri 4 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data dan menggunakan tringulasi sumber. Teknik analisis data adalah Data reduction (reduksi data), Data display (penyajian data), Conclustion drawing/Verivication (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sinergitas orang tua dan guru agama dalam membina pengalaman agama anak Tunagrahita yakni menggunakan pembinaan sholat. Metode yang digunakan oleh orang tua dan guru agama yakni metode keteladanan, metode pembiasaan, dan metode pemberian ganjaran. Faktor pendukung yakni adanya fasilitas yang memadai, pengalaman keagamaan anak yang sudah baik, tingkat pengetahuan anak mengenai pengalaman agama baik dari sekolah, orang tua yang cukup baik, dukungan dari pihak sekolah kepada guru dalam meningkatkan kualitas guru melalui pelatihan, faktor penghambat dalam pelaksanaan pengalaman agama di SLB N 4 Kota Bengkulu yaitu faktor psikologis anak yang tidak setabil, pengaruh dari teman yang sedang tidak melaksanakan sholat, dan pengaruh Hp
PROBLEMATIKA MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMPERSIAPKAN DIRI MENJADI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Herlambang Putra, Edi; Satria, Irwan; Walid, Ahmad
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v2i1.160

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui problematika mahasiswa Pendidikan Agama Islam dalam mempersiapkan diri menjadi guru Pendidikan Agama Islam. penelitian ini dilatar belakangi karena mahasiswa yang akan lulus dari jurusan (program studi) ini kadang kala belum percaya diri untuk meyakini akan dirinya masing-masing yang sudah menuntut ilmu dan mempersiapkan diri penjadi seorang pendidik serta mahasiswa kurang memahami mengajar yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan naratif untuk menggambarkan secara sistematis mengenai fakta-fakta yang ditemukan.Objek dari penelitian ini adalah sebagian mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam Semester VII, dan prosedur pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara menelaah data yang ada. Dari penelitian yang dilaksanakan oleh peneliti, diperoleh hasil sebagai berikut: bahwa dari problematika yang bersifat internal yang terdiri tiga hal yaitu: cita-cita/minat mahasiswa PAI bahwa sudah banyak mahasiswa PAI yang berminat atau bercita-cita untuk menjadi guru PAI, tetapi masih ada sebagian kecil dari mahasiswa kurang berminat menjadi guru PAI. Tentang pengetahuan dasar PAI dengan tetapi sebagian kecil dari mereka masih kurang paham. Pengetahuan tentang PAI, masih banyak dari mahasiswa kurang mengetahui tentang pengetahuan dasar PAI. Dari problematika eksternal, yang terdiri dari tiga yaitu: Lingkungan keluarga, hasil diperoleh sudah banyak dari mahasiswa mendapat dukungan penuh dari keluarga, tetapi masih ada sebagian kecil dari mahasiswa kurang mendapat dukungan dari keluarga. Lingkungan masyarakat, banyak masyarakat yang mendukung mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi guru, tetapi masih pula ada yang kurang mendukung. Faktor lingkungan sekolah, yang terdiri dari guru dan teman, banyak yang mendukung keputusan mahasiswa untuk menjadi guru PAI.
Evaluasi Program Pendidikan Perspektif Model CIPP (Context, Input, Process, Product) Kurniawati, Esti Wahyu
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 1 No. 1 (2020): Februari
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v5i3.168

Abstract

The purpose of this study is how to evaluate educational programs is an evaluation that measures educational activities that provide sustainable basic services and involves educational curricula. The evaluation of the CIPP (Contex, Input, Process and Product) model was first initiated by Stufflebeam. Then Sutfflebeam developed the CIPP evaluation model in 1966. Stufflebeam stated that the CIPP evaluation model is a comprehensive framework to direct the implementation of formative evaluation and summative evaluation of program objects, projects, personnel, products, institutions, and systems. The CIPP model looks at four dimensions, namely the context dimension, the input dimension, the process dimension and the product dimension. The uniqueness of this model is that each type of evaluation is related to the decision making tool (decission) concerning the planning and operation of a program. The advantages of the CIPP model provide a comprehensive evaluation format at each evaluation stage.

Page 3 of 21 | Total Record : 206