cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,551 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 2,551 Documents clear
Transformasi Metode/Teknik Mengajar Era Digital Hasnan Nafis; Tamrin Kamal MS; Saifullah SA; Desi Asmaret; Julhadi Julhadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.881

Abstract

Transformasi metode mengajar di era digital memberikan banyak manfaat, termasuk fleksibilitas, interaktivitas, personalisasi, dan kolaborasi. Meskipun menghadapi tantangan seperti kesenjangan akses teknologi dan keterampilan, perubahan ini memungkinkan pendidikan untuk menjadi lebih inklusif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, penting bagi pendidik dan institusi untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan meningkatkan kompetensi digital mereka agar dapat mengoptimalkan potensi yang ada dalam pendidikan digital. Metode penulisan yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) yang memusatkan pada pembahasan belajar dan pembelajaran. Karena penelitian ini menggunakanpendekatan kepustakaan jadi tidak terlalu memakan waktu yang sangat panjang, hanya dengan mengumpulkan beberapa data dan informasi dengan beberpa literatur seperti buku dan karya tulis ilmiah yang berhubungan dengan permasalahan ini. Hasil penulisan ini bahwa transformasi metode dan teknik mengajar di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam proses pembelajaran.
Moderasi Beragama Pada Masa Society 5.0 Hasnan Nafis; Rusyidi AM; Shofwan Karim; Sri Wahyuni; Wndra Yulnadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.882

Abstract

Pada masa society 5.0, moderasi beragama dapat dilihat sebagai strategi penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan inklusif di tengah kemajuan teknologi. Dalam masyarakat yang semakin terhubung dan berbasis digital, moderasi beragama menghadapi tantangan yang lebih kompleks. Metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) yang memusatkan pada pembahasan belajar dan pembelajaran. Karena penelitian ini menggunakanpendekatan kepustakaan jadi tidak terlalu memakan waktu yang sangat panjang, hanya dengan mengumpulkan beberapa data dan informasi dengan beberpa literatur seperti buku dan karya tulis ilmiah yang berhubungan dengan permasalahan ini. Hasil penulisan ini bahwa moderasi beragama pada masa society 5.0 sangat penting dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak dan didukung oleh edukasi dan kebijakan yang tepat, masyarakat dapat memperkuat pemahaman antarumat beragama dan meminimalkan potensi konflik. Teknologi, bila digunakan dengan tepat, dapat menjadi alat yang efektif untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.
Aplikasi Qawaid Fiqhiyah Dalam Penyelesaian Problematika Hukum Kontemporer Hasnan Nafis; Mahyudin Ritonga; Abdul Halim Hanafi; Mursal Mursal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.883

Abstract

Al-Qawa'id al-Fiqhiyah merupakan kaidah-kaidah umum yang mencakup berbagai persoalan fiqih, yang memungkinkan seseorang memahami posisi hukum suatu masalah fiqih dalam konteks yang lebih luas. Kaidah-kaidah ini dirumuskan oleh para ulama dengan tujuan untuk memberikan panduan dalam memahami dan menerapkan hukum Islam secara lebih sistematis dan praktis. Namun, meskipun sangat membantu dalam proses analisis hukum Islam, kaidah-kaidah ini sendiri tidak dapat dijadikan sebagai dalil dalam penetapan hukum Islam karena tidak langsung berlandaskan kepada Al-Quran dan Hadis. Ini disebabkan oleh sifatnya yang lebih berupa prinsip-prinsip umum yang terakumulasi dari berbagai kasus fiqih, bukan dalil yang bersifat nash atau memiliki otoritas sebagai hujjah syar’iyyah.Kendati demikian, apabila suatu kaidah fiqih memiliki landasan langsung dari Al-Quran dan Sunnah (nash), maka kaidah tersebut dapat dijadikan sebagai dalil dalam penyusunan hukum Islam. Hal ini menunjukkan bahwa keterkaitan antara kaidah fiqih dan sumber hukum Islam yang utama sangat penting dalam menentukan validitas dan aplikasinya dalam kehidupan umat Muslim. Oleh karena itu, kaidah fiqih berperan sebagai instrumen yang membantu dalam memahami dan menginterpretasikan hukum Islam secara lebih komprehensif. Lebih jauh, kaidah-kaidah fiqih memiliki fungsi krusial dalam kehidupan sehari-hari umat Islam. Sebagai prinsip yang menyelaraskan perilaku dengan nilai-nilai Islam, kaidah fiqih membantu individu dalam menegakkan aturan-aturan agama yang tidak hanya bersifat ibadah, tetapi juga sosial dan ekonomi. Dengan keberadaannya, umat Islam dapat membangun masyarakat yang lebih adil, bermoral, dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Oleh karena itu, pemahaman terhadap qawa'id fiqhiyah merupakan salah satu aspek penting dalam perjalanan keilmuan Islam, baik bagi para ulama, akademisi, maupun masyarakat secara umum.
Pengaruh Influencer Marketing Dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Produk Uniqlo di Jabodetabek Meilda Sari; Fajar Adi Prakoso
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.884

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh influencer marketing dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian untuk membeli produk Uniqlo. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui desain survei dan mengumpulkan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada responden dengan jumlah sampel 180 sampel pengguna produk Uniqlo. Hasil analisis menunjukkan bahwa influencer marketing memiliki efek positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian; strategi pemasaran yang kreatif dan menarik dapat meningkatkan minat konsumen untuk membeli sesuatu. Metode analisis yang diterapkan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan SmartPLS 0.4 analisis regresi berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen, yaitu influencer marketing dan kualitas produk, terhadap variabel dependen, yaitu keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, di mana strategi pemasaran yang menarik dapat meningkatkan minat beli konsumen. Selain itu, kualitas produk juga berkontribusi secara signifikan dalam mempengaruhi keputusan pembelian, dengan semakin tinggi .
Upaya Hukum terhadap Kepala Desa yang Terbukti Melakukan Korupsi Dana Desa Haniyah Haniyah; Yulia Susilawati; Rizal Muhaimin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.885

Abstract

Tindakan korupsi terhadap dana Desa oleh Kepala Desa merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang yang tidak hanya menyebabkan kerugian pada keuangan negara, melainkan juga merusak struktur sosial dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk upaya hukum yang dapat dilakukan terhadap kepala desa yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi, baik melalui jalur administratif, perdata, maupun pidana. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, serta doktrin hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun telah tersedia berbagai regulasi, implementasi upaya hukum di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala. Faktor-faktor seperti lemahnya pengawasan internal desa, rendahnya partisipasi masyarakat, dan intervensi politik lokal kerap menghambat efektivitas penegakan hukum. Selain itu, rendahnya pemahaman hukum di kalangan aparat desa juga memperburuk situasi. Upaya hukum yang tersedia mencakup banding, kasasi, serta peninjauan kembali, di samping sanksi administratif seperti pemberhentian dari jabatan. Namun, penindakan hukum saja tidak cukup. Pencegahan melalui edukasi hukum, pelatihan pengelolaan dana, dan keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk menciptakan tata kelola desa yang transparan dan akuntabel. Dengan demikian, sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan masyarakat desa menjadi kunci dalam memberantas korupsi Dana Desa secara sistematis dan berkelanjutan, serta membangun kembali kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.
Pengaruh Lingkungan Sekolah terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Menengah Pertama Muhammad Yusron Maulana El Yunusi; Sakia Amanda Deviana Putri; Raudlotul Jannah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menilai sejauh mana lingkungan sekolah dapat mempengaruhi hasil belajar atau prestasi siswa. Studi ini meneliti lingkungan sekolah mempengaruhi hasil belajar siswa sekolah menengah pertama dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metodologi studi literatur. Menurut Sarwono (2006), studi literatur merupakan analisis terhadap berbagai sumber seperti buku referensi dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan, guna memperoleh landasan teoritis bagi masalah yang diteliti. Pendekatan ini sering juga disebut dengan studi kepustakaan. Kajian pustaka ini meliputi kajian teoritis, sitasi, dan karya ilmiah lainnya yang berkaitan dengan budaya, nilai, dan norma dalam kegiatan pendidikan yang diteliti. Berdasarkan kualitas akademik, kesesuaian dengan kerangka teori, dan relevansi dengan subjek penelitian, data deskriptif dikumpulkan dari publikasi, jurnal, dan situs web pilihan. Temuan dari penelitian ini dapat membantu menjelaskan lebih lanjut tentang betapa pentingnya lingkungan sekolah dalam menentukan moral dan prestasi akademik siswa. Temuan ini juga dapat menjadi panduan untuk penelitian pendidikan di masa depan.
Implementasi Teori Permintaan Reza Yulia Putri; Muhammad Ichsan; Zefriyenni Zefriyenni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.887

Abstract

Negara Indonesia merupakan lokasi yang sangat strategis dalam jalur perdagangan maritim dunia. Perdagangan terjadi karena adanya pertukaran antara berbagai produk daerah. Tempat terjadinya transaksi jual beli adalah pasar. Pasar menyediakan berbagai macam barang dan jasa yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari. Kebutuhan pokok selalu dicari oleh konsumen di pasar karena kebutuhan pokok harus dipenuhi untuk menunjang kelangsungan hidup manusia. Agar kelangsungan hidup manusia tidak terganggu. Kebutuhan dasar terdiri dari tiga jenis, yaitu sandang, pangan, dan papan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran kebutuhan pokok serta untuk mengetahui hubungan permintaan dan penawaran kebutuhan pokok. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data observasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran mempengaruhi kebutuhan pokok, baik dari segi harga maupun faktor pendukung. Dan hubungan antara permintaan dan penawaran saling terkait satu sama lain.
Pembuatan dan Uji Mikrobiologi Sediaan Celup Buah Okra (Abelmoschus Esculenttus Fructus) dan Buah Rimpang Jahe Emprit (Zinger Var.amarum) Tatik Handayani; Farda Hakima; Wiwin Fatmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu mikrobiologi dari sediaan celup buah okra (Abelmoschus esculentus Fructus) dan rimpang jahe emprit (Zingiber var. amarum Rhizoma) berdasarkan parameter uji organoleptis, angka lempeng total (ALT), dan angka kapang khamir sesuai dengan ketentuan SNI 01-3753-2014. Buah okra dan jahe dikenal memiliki potensi sebagai tanaman antidiabetes sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku sediaan herbal praktis. Sediaan celup dibuat dengan mengeringkan dan menghaluskan kedua bahan, kemudian dikemas dalam kantong celup @2 gram. Uji organoleptis menunjukkan warna kuning kecoklatan, aroma khas jahe, dan rasa hangat khas jahe. Uji mikrobiologi menunjukkan hasil angka lempeng total sebesar 213 koloni/gram dan angka kapang khamir sebesar 256 koloni/gram. Hasil ini menunjukkan bahwa sediaan celup buah okra dan jahe emprit memenuhi persyaratan mutu mikrobiologi sesuai standar nasional. Dengan demikian, produk ini dinilai aman dari segi cemaran mikroba dan berpotensi digunakan sebagai minuman herbal celup untuk menunjang kesehatan, khususnya bagi penderita diabetes atau individu yang ingin menjaga kadar glukosa darah. Penelitian ini mendukung pemanfaatan kombinasi buah okra dan jahe dalam bentuk sediaan celup yang praktis, higienis, dan sesuai dengan standar yang berlaku.
Analisis Pembiayaan Layanan Kesehatan HIV Dan AIDS Berbasis Standar Pelayanan Minimal Dengan Pendekatan District Health Account Di Kabupaten Teluk Bintuni Provinsi Papua Barat Afdal Kasimur; Yacob Ruru; Septevanus Rantetoding; Hasmi Hasmi; Agus Zainuri; Muhammad Akbar Nurdin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.892

Abstract

Layanan HIV dan AIDS telah menjadi bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Indonesia. Namun, di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, pencapaian indikator layanan HIV masih sangat rendah. Fragmentasi pembiayaan, lemahnya koordinasi lintas sektor, serta keterbatasan sumber daya manusia menjadi hambatan utama dalam optimalisasi program. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengelolaan, persepsi pemangku kepentingan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam tata kelola pembiayaan layanan HIV dan AIDS berbasis SPM, dan memberikan rekomendasi optimalisasi melalui pendekatan District Health Account (DHA). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan antara Januari hingga Maret 2025 melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan kunci dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas, serta analisis dokumen terkait alokasi dan realisasi anggaran HIV tahun 2021–2024. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam pengelolaan dan tantangan pembiayaan layanan HIV. Hasil: Ditemukan empat isu utama dalam tata kelola pembiayaan layanan HIV dan AIDS. Pertama, terdapat fragmentasi sumber pendanaan (BOK, APBD, JKN, Global Fund) yang belum terintegrasi secara optimal. Kedua, pemahaman pemangku kepentingan terhadap mekanisme pembiayaan berbasis SPM masih rendah, yang berdampak pada perencanaan yang tidak tepat sasaran. Ketiga, keterbatasan tenaga terlatih dan lemahnya sistem pelaporan menghambat pemantauan program. Keempat, hambatan geografis serta stigma sosial memperburuk akses dan pemerataan layanan. Pendekatan DHA dinilai relevan untuk memetakan aliran dana dan mendorong transparansi serta efisiensi anggaran. Kesimpulan: Optimalisasi pembiayaan layanan HIV dan AIDS di daerah memerlukan reformasi perencanaan dan penganggaran, peningkatan efisiensi penggunaan dana, penguatan advokasi lintas sektor, serta sistem akuntabilitas dan transparansi yang terintegrasi dan berkelanjutan.
The Talent Equation: Managing Millennials and Generation Z in the Modern Workplace Rafikha Anggraini; Rozie Meidy; Kris Suspon Rama; Solina Balqis; Pika Meri Yanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.893

Abstract

This Study aims to explore human resource management (HRM) approaches in responding to the challenges and opportunities arising from the presence of Millennials and Generation Z employees in today’s workplace. Using a descriptive qualitive method, data were collected through in-depth interviews involving employees from both generation as well as HR practitioners across various industrial sectors. The findings reveal that Millennials and Gen Z possess distinctive characteristics that influence their preferences regarding work systems, leadership styles, and career development paths. Consequently, companies are required to adopt flexible, technology-based managerial strategies that can be tailored to individual needs. Approaches such as flexible working arragements, digital training, and transparent communication have proven effetive in enhancing employee engagement and loyalty. This study highlights the importance of creating a balance between organizational goals and the values of the younger generations to foster an innovative and sustainable work environment.

Page 100 of 256 | Total Record : 2551