cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,551 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 2,551 Documents clear
Keterampilan Teknik Bermain Bulutangkis Pada Nomor Pertandingan Ganda Putra(Studi Kasus Pada Pertandingan Ganda Putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Di Final All England 2024) Muhammad Syahrowardi; Ananda Perwira Bakti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2380

Abstract

Keterampilan teknik pukulan bulutangkis merupakan salah satu kunci dalam permainan ganda putra dimana kecepatan dan ketepatan sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan teknik bermain pada nomor ganda putra di final All England 2024 antara Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto berhadapan dengan Aaron Chia dan Soh Wooi Yik memakai pendekatan deskriptif kuantitatif yang mengumpulkan data dengan cara mengamati pertandingan, kemudian menganalisis berdasarkan variasi teknik bermain seperti dropshot, smash, net, servis, lob, dan drive. Hasil penelitian menunjukkan teknik yang sering digunakan adalah drive forehand dengan kelebihan teknik menghasilkan poin pada teknik smash dengan persentase (58%) dan kekurangannya pada teknik drive forehand dengan persentase (30%). Jenis permainan yang digunakan Indonesia berupa teknik menyerang bermain cepat dan Malaysia menggunakan teknik bermain relly dan bertahan. Pada keseluruhan selama 1 pertandingan kedua pasangan sama-sama lebih banyak melakukan kesalahan dari pada menyerang yang menghasilkan poin dengan persentase kesalahan Indonesia sebesar (54,05%) dan berpoin sebesar (45,94%) dengan kesalahan Malaysia sebesar (62,85%) dan berpoin sebesar (37,14%).
Optimalisasi Pelayanan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Multazam Kota Gorontalo Putri Haluti; Lisda Van Gobel; Yahya Antu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalisasi pelayanan pasien rawat inap di Rumah Sakit Multazam Kota Gorontalo dengan menitikberatkan pada tiga dimensi utama pelayanan: tangible(bukti fisik), responsiveness (daya tanggap), dan empathy (empati). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pasien, tenaga kesehatan, dan unsur manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek tangibility, rumah sakit telah menyediakan fasilitas dasar, namun masih terdapat keluhan terkait ukuran ruangan yang sempit dan kurangnya privasi antar pasien. Pada aspek responsiveness, ditemukan bahwa respons tenaga medis belum konsisten dan kurang sigap dalam menangani kebutuhan pasien, terutama dalam situasi yang membutuhkan tindakan cepat. Sementara itu, pada aspek empathy, pelayanan masih dirasakan kurang personal dan belum mencerminkan kepedulian yang optimal, terlihat dari sikap sebagian tenaga kesehatan dan non-medis yang dinilai kurang ramah. Secara umum, pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Multazam belum mampu memenuhi harapan dan kepuasan pasien secara menyeluruh. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan melalui perbaikan fasilitas, pelatihan komunikasi empatik, dan penguatan sistem responsif menjadi langkah strategis yang perlu diambil.
Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Di Sekolah Dasar Firmansah Koesyono Efendi; A. Alfiani Damayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2387

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh gadget terhadap pembentukan karakter peserta didik di sekolah dasar. Bagi anak yang menggunakan gadget secara berlebihan akan berdampak negatif pada dirinya. Hasil observasi menunjukkan masih adanya peserta didik membawa gadget ke sekolah sehingga hubungan sosial atau komunikasi kurang aktif menyebabkan para peserta didik menjadi pribadi yang abai dan suka menyendiri. Selain itu, banyak diantara mereka telah meniru seorang remaja, seperti gaya hidup. Mereka masih terlalu gampang terbawa arus atau mengikuti tren, rasa empati yang ada pada dirinya masih rendah nampak pada dia cenderung kurang peduli dengan lingkungan sekitar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Penelitian ini menunjukkan bahwa gadget yang dimiliki peserta didik jarang digunakan dalam pembelajaran seperti memanfaatkan mengerjakan tugas atau mencari informasi sekaitan dengan pembelajaran di sekolah. Peserta didik lebih senang menggunakan gadget dengan bermain game online sampai berjam-jam. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol berdampak pada pembentukan karakter perilaku peserta didik, seperti anak-anak sering kali tidak sadar mengucapkan kata-kata tidak pantas (kotor). Perubahan perilaku peserta didik nampak terlihat saat berada dalam lingkungan keluarga, anak sudah mulai berani melawan perintah orang tua. Mereka sudah malas untuk membantu pekerjaan rumah dan tidak mendengarkan nasihat
Tinjauan Lama Waktu Tunggu Pasien Guna Menunjang Kepuasan Pelayanan Pasien Rawat Jalan Di RSUD Cililin Zahrah Mujaadilah Hermawan; Neni Rohaeni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2389

Abstract

Waktu tunggu pelayanan pasien rawat jalan merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan di rumah sakit. Lamanya waktu tunggu dapat menimbulkan ketidakpuasan dan berdampak negatif terhadap persepsi pasien terhadap mutu layanan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau lama waktu tunggu pasien rawat jalan dan pengaruhnya terhadap kepuasan pelayanan di RSUD Cililin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah 100 pasien rawat jalan yang diambil secara insidental pada bulan April–Mei 2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, dan studi dokumentasi. Instrumen yang digunakan yaitu stopwatch, lembar observasi, dan kuesioner kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54% pasien mengalami waktu tunggu ≥ 60 menit, yang tidak sesuai dengan standar maksimal waktu tunggu rawat jalan menurut Kemenkes RI. Meskipun demikian, sebagian besar pasien menyatakan puas terhadap pelayanan yang diberikan. Hal ini menunjukkan bahwa selain waktu tunggu, aspek lain seperti sikap petugas, kenyamanan ruang tunggu, dan fasilitas juga turut memengaruhi tingkat kepuasan pasien.
Transformasi Ruang Diskusi Publik Program Beladas Radio Elshinta Palembang Ilham Adriyan; Muhammad Ravi Aziz Anafi; Dody Kusuma Jaya; Abdur Razzaq; Muhammad Yudistira Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2390

Abstract

The transformation of the public discussion space on Radio Elshinta Palembang's Beladas program demonstrates a shift in community communication patterns from mere information consumption to active two-way interaction. This study aims to determine how the Beladas program plays a role in strengthening public participation and serving as a platform for community dialogue. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. The research subjects included broadcasters, local communities, and active listeners of the Beladas program. The results indicate that the program is able to provide an inclusive dialogue space and encourage active community involvement in addressing important issues. Beladas is also considered capable of bridging communication between various communities, improving media literacy, and strengthening the role of radio as a traditional medium that remains relevant in the digital age. However, challenges such as adapting to digital platforms and limited online interaction remain obstacles. In conclusion, the Beladas program can be an effective interactive broadcast model for building public discussion spaces at the local level. The transformation of the public discussion space on Radio Elshinta Palembang's Beladas program demonstrates a shift in community communication patterns from mere information consumption to active two-way interaction. This study aims to determine how the Beladas program plays a role in strengthening public participation and serving as a platform for community dialogue. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews, observation, and documentation. The research subjects included broadcasters, local communities, and active listeners of the Beladas program. The results showed that this program was able to provide a space for inclusive dialogue and encourage active community involvement in addressing important issues. Beladas was also deemed capable of bridging communication between various communities, increasing media literacy, and strengthening the role of radio as a conventional medium that remains relevant in the digital age. However, challenges such as adapting to digital platforms and limited online interaction remain obstacles. In conclusion, the Beladas program can be an effective interactive broadcast model for building public discussion spaces at the local level.
Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Inovasi Organisasi Agus Salim Harahap; Bambang Suseno; Rahmat Hidayat; Dewi Shintia Wulandari Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan inovasi organisasi melalui pendekatan studi literatur sistematis. Kajian ini menganalisis 42 artikel ilmiah dari berbagai negara dan sektor industri dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memberikan kontribusi signifikan terhadap perilaku inovatif individu maupun sistem inovasi organisasi. Dimensi intellectual stimulation terbukti paling dominan dalam merangsang kreativitas, sementara inspirational motivation berperan dalam membangun komitmen dan semangat kolektif terhadap perubahan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya faktor kontekstual seperti budaya organisasi, struktur kerja, dan dukungan sistemik sebagai elemen penentu keberhasilan kepemimpinan dalam mendorong inovasi. Dengan demikian, organisasi yang ingin menjadi inovatif perlu mengintegrasikan strategi pengembangan kepemimpinan transformasional ke dalam kebijakan manajemen SDM dan desain organisasinya. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur manajemen dan implikasi praktis bagi pengembangan kapasitas inovatif organisasi di era disrupsi.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Make A Match Pada Materi Pecahan Terhadap Motivasi Belajar Siswa di Kelas 2 SDN 151 Pekanbaru Dewi Anggraini; Siti Quratul Ain
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap motivasi belajar siswa kelas II SDN 151 Pekanbaru pada mata pelajaran Matematika materi pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Sampel penelitian sebanyak 35 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket dengan skala Likert, dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh item valid, dan reliabilitas berada pada kategori sangat kuat (α = 0,954). Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (sig. = 0,200), sedangkan uji linearitas menunjukkan hubungan linear yang signifikan (sig. linearity = 0,000; sig. deviation = 0,633). Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara model Make A Match terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,427 dan signifikansi 0,007. Nilai R sebesar 0,448 dan R Square sebesar 0,201 menunjukkan bahwa model ini mampu menjelaskan 20,1% variasi motivasi belajar siswa. Dengan demikian, model Make A Match berpengaruh positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa pada materi pecahan.
Analisa Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Kredit Kendaraan Bermotor pada Debitur PT.Cakrawala Citra Mega Multifinance Pematangsiantar Rosintan Sipayung; Fandra Dikhi Januardani; Jesika Melina Simamora
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2395

Abstract

This study examines the dominant factors influencing motor vehicle loan decisions among borrowers at PT. Cakrawala Citra Mega Multifinance in Pematangsiantar. Employing a deductive-survey design, data were collected from 31 randomly selected debtors who obtained motor vehicle financing between June and November 2011. Primary data were gathered via structured questionnaires and analyzed using validity and reliability tests, multiple linear regression, t-tests, F-test, and coefficient of determination (R²) analysis. The regression model yielded the following equation: Y=−0.741+0.558X1+0.241X2+0.517X3 where Y represents loan approval decision, X₁ income, X₂ character, and X₃ collateral. Statistical tests reveal that income (t = 2.764, p < 0.05), character (t = 2.164, p < 0.05), and collateral (t = 2.612, p < 0.05) each exert a significant positive effect on credit decisions. The F-test (F = 13.969, p < 0.01) confirms the joint significance of these variables, while an R² of 0.608 indicates that 60.8% of the variance in credit decisions is explained by the three factors. These findings substantiate the applicability of the 5C framework particularly capacity, character, and collateral in multifinance credit assessment. The study contributes empirical evidence supporting the prioritization of borrower income capacity as the strongest predictor of financing approval, followed by collateral value and borrower character assessment. Practical implications suggest that multifinance institutions should calibrate credit-scoring models to weight income more heavily while maintaining rigorous collateral evaluation and character appraisal. Future research is recommended to integrate macroeconomic indicators and advanced credit-scoring technologies to enhance predictive accuracy and risk mitigation in the Indonesian motor vehicle financing sector.
Fear Appeal dan Batasan Etika dalam Iklan Digital: Studi Kasus Iklan Podcast Horor Spotify Vanessa Harjanto; Priya Anka Anjely; Daniel Nathan Asuncion Tjie; Muhammad Axel Zulchair; Dimas Prasetyo Nugroho; Nicko Setiawan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2396

Abstract

The fear appeal strategy, or a fear-based persuasive approach, has long been employed in marketing communication. In the digital era, this technique has evolved and is now utilized across various advertising formats, including podcasts on Spotify. This study aims to examine the use of fear appeal in Spotify horror podcast advertisements, focusing on ethical communication practices. This study employs a descriptive qualitative approach using literature-based content analysis, with data synthesized from academic journals, news articles, and relevant scholarly sources.to understand how fear appeal is applied and its impact on the audience. The primary focus is to ethically evaluate the distinctions between persuasion and manipulation in digital advertising. This study applies normative ethical theories—Theory of Rights, Utilitarianism, and Theory of Justice—to examine whether the use of fear in advertisements is morally justifiable. The findings are expected to provide insights and promote ethical considerations in digital marketing practices.
Lemahnya Implementasi Undang-Undang Pengawasan Produk Halal di Indonesia Agus Salim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2398

Abstract

Penelitian ini mengkaji lemahnya implementasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH) dalam konteks negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Dengan metode penelitian hukum normatif yang menggabungkan pendekatan peraturan, konseptual, dan historis, dianalisis fragmentasi normatif, tumpang-tindih kewenangan, serta kesenjangan akses UMKM terhadap sertifikasi halal. Data sekunder dari BPJPH, KAN, dan studi empiris terkait menunjukkan bahwa hanya 18 % dari 1,2 juta UMKM pangan yang tersertifikasi karena biaya audit yang setara 1–3 % omzet bulanan, keterbatasan 74 auditor nasional, serta 312 kasus pelanggaran yang baru 11 yang diproses. Konsumen Muslim menuntut label halal sebagai hak konstitusional, namun 31 % obat OTC ternyata mengandung enzim rekombinan tanpa label. Hasilnya menegaskan perlunya Omnibus Law Halal, Dana Bergulir Halal tanpa bunga, penambahan 200 laboratorium berbasis kampus, dan dashboard nasional terintegrasi. Rekomendasi ini diharapkan mewujudkan kenyamanan, keamanan, dan kepastian produk halal sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi pelaku usaha di tengah pesatnya kemajuan teknologi pangan dan rekayasa genetika.