cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,551 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 2,551 Documents clear
Motivasi dan Kepuasan Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Tim Dakwah di Lembaga Sosial Keagamaan Early Maghfiroh Innayati; Siti Fatimah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran motivasi dan kepuasan kerja dalam meningkatkan kinerja tim dakwah pada lembaga sosial keagamaan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi empat aspek utama, yaitu: (1) bentuk motivasi kerja yang dimiliki anggota tim dakwah, (2) faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan kerja mereka, (3) kontribusi motivasi dan kepuasan terhadap kinerja dakwah, dan (4) tantangan yang dihadapi dalam menjaga semangat kerja secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap anggota tim dakwah dari beberapa lembaga keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Motivasi kerja tim dakwah didominasi oleh motivasi intrinsik seperti dorongan spiritual dan rasa tanggung jawab moral, yang diperkuat oleh motivasi ekstrinsik seperti dukungan sosial dan pengakuan pimpinan. (2) Kepuasan kerja dipengaruhi oleh lingkungan kerja yang kondusif, hubungan harmonis, kepemimpinan partisipatif, dan kejelasan peran. (3) Motivasi dan kepuasan kerja bersama-sama meningkatkan kinerja dakwah melalui semangat tinggi, konsistensi program, adaptasi sosial, dan efektivitas komunikasi. (4) Tantangan utama meliputi kejenuhan peran, ketidakseimbangan tugas-pribadi, kurangnya kaderisasi, serta keterbatasan fasilitas. Kesimpulannya, motivasi dan kepuasan kerja merupakan dua faktor kunci yang saling mendukung dalam membentuk kinerja dakwah yang efektif dan berkelanjutan. Pengelolaan tim dakwah yang memperhatikan kebutuhan spiritual dan profesional secara seimbang diperlukan untuk menjawab dinamika dan tantangan dakwah ke depan.
Analisis Teoretis Hubungan Antara Pasar Pelayaran dan Ketahanan Kesehatan di Wilayah Kepulauan Indonesia Wa Ode Megasari; Eliyanti Agus Mokodompit
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.646

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau menghadapi tantangan serius dalam menjamin distribusi layanan kesehatan yang merata, terutama di wilayah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pasar pelayaran dalam mendukung ketahanan sistem kesehatan di wilayah kepulauan Indonesia. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka sistematis (systematic literature review) dengan sumber data sekunder dari jurnal akademik, laporan WHO, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, UNCTAD, dan Bank Dunia. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan perspektif ekonomi maritim, kebijakan kesehatan masyarakat, dan logistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa distribusi logistik kesehatan di Indonesia sangat bergantung pada keberlangsungan dan efisiensi sistem pelayaran nasional. Struktur pasar pengangkutan yang berorientasi pada keuntungan menciptakan kesenjangan distribusi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Selain itu, kurangnya integrasi antara kebijakan kesehatan dan transportasi laut serta lemahnya infrastruktur pelabuhan kecil dan fasilitas rantai dingin memperparah kerentanan sistem kesehatan. Penelitian ini merekomendasikan adanya integrasi kebijakan lintas sektor, penyediaan kapal logistik khusus kesehatan, serta penguatan infrastruktur pelabuhan sebagai strategi untuk meningkatkan ketahanan dan keadilan sistem kesehatan nasional di wilayah kepulauan.
Strategi pengelolaan Ekosistem mangrove yang berkelanjutan di Desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau Lulu Mayna Nabilla; Ridwan Manda Putra; Efriyeldi Efriyeldi; Budijono Budijono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.647

Abstract

Ekosistem mangrove memainkan peran penting dalam ketahanan pesisir, konservasi keanekaragaman hayati, dan penyerapan karbon. Namun, ekosistem ini menghadapi degradasi parah akibat aktivitas antropogenik seperti deforestasi, konversi lahan, dan eksploitasi yang tidak berkelanjutan. Studi ini menyelidiki status keberlanjutan pengelolaan ekosistem mangrove di Desa Buruk Bakul, Provinsi Riau, menggunakan metode RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries) di lima dimensi: ekologis, ekonomi, dan sosial-budaya. Temuan penelitian ini mengungkapkan indeks keberlanjutan keseluruhan sebesar 45,3, mengkategorikan ekosistem sebagai "kurang berkelanjutan." Dimensi ekologi mendapatkan skor tertinggi (48,7), dikikuti dimensi sosial-budaya 44,7, sementara dimensi ekonomi adalah yang terlemah. (40,4). Atribut sensitif utama yang diidentifikasi meliputi: Pemasaran hasil mangrove, Serapan tenaga kerja local, Memiliki estetika, Akses masyarakat terhadap mangrove dan Ketersediaan aturan dan peran lembaga non-formal. Atribut-atribut ini berfungsi sebagai titik tumpu untuk meningkatkan keberlanjutan. Studi ini mengusulkan strategi terintegrasi yang berfokus pada penguatan ekonomi berbasis mangrove, peningkatan akses dan partisipasi masyarakat, dan penguatan kebijakan dan kelembagaan. Dengan menangani atribut-atribut sensitif ini, penelitian ini berkontribusi pada perumusan kebijakan holistik untuk konservasi mangrove yang berkelanjutan, memastikan kesehatan ekologi dan manfaat sosial-ekonomi bagi komunitas pesisir.
Analisis Pasar Pelayaran dan Distribusi Alat Kesehatan di Wilayah Kepulauan Wahidah Rohmawati; Eliyanti Agus Mokodompit
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.648

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadapi tantangan signifikan dalam distribusi alat kesehatan dan obat-obatan, khususnya di wilayah terpencil dan tertinggal. Keterbatasan infrastruktur pelabuhan, tingginya biaya logistik, dan ketergantungan terhadap pasar pelayaran menyebabkan distribusi alat kesehatan tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pasar pelayaran dalam mendukung sistem logistik kesehatan di wilayah kepulauan Indonesia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Artikel yang dianalisis diperoleh dari sumber-sumber ilmiah terpercaya yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024, dengan fokus pada tema distribusi alat kesehatan, logistik maritim, dan kebijakan pemerintah. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam distribusi alat kesehatan meliputi keterbatasan infrastruktur pelabuhan, ketidakteraturan jadwal pelayaran, dan keterbatasan armada kapal. Program Tol Laut dinilai berkontribusi positif terhadap peningkatan konektivitas, namun efektivitasnya dalam konteks distribusi alat kesehatan masih perlu dievaluasi lebih lanjut. Adopsi teknologi seperti GIS dan pelacakan real-time terbukti dapat meningkatkan efisiensi logistik kesehatan. Selain itu, inovasi seperti Floating Logistics Supporting Facility (FLSF) menjadi alternatif solusi distribusi di daerah kepulauan. Kebijakan seperti e-Katalog juga mendukung proses pengadaan, meskipun diperlukan penyesuaian agar lebih adaptif terhadap kebutuhan daerah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur pelayaran, kolaborasi multisektor, serta penerapan teknologi informasi dalam sistem logistik kesehatan. Dengan strategi yang tepat, distribusi alat kesehatan di wilayah kepulauan dapat ditingkatkan, sehingga mendukung pemerataan layanan kesehatan nasional.
Analisis Lokasi, Keamanan, dan Kenyamanan yang Mempengaruhi Niat Berkunjung Langsung ke Royal Plaza Surabaya Tri Seno Anjanarko; Misye Adelia Rahayu; Rafida Febriana Widya Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.649

Abstract

Setiap kota besar pasti memiliki pusat perbelanjaan yang sesuai dengan target pengunjungnya. Royal Plaza Surabaya merupakan pusat perbelanjaan yang paling ramai pengunjung yang ada di kota Surabaya. Dengan adanya pusat perbelanjaan ini menjadi salah satu penyebab terjadinya persaingan ketat. Tujuan dari studi ini adalah untuk melakukan analisis dampak lokasi, keamanan, dan kenyamanan terhadap niat pengunjung untuk kembali berkunjung ke Royal Plaza Surabaya. Metode penelitian ini mengaplikasikan metode kuantitatif. Sumber data primer yang diperoleh dari pengunjung Royal Plaza Surabaya dengan cara pengisian kuesioner. Populasi penelitian ini adalah pengunjung yang pernah mengunjungi Royal Plaza Surabaya. Penelitian ini melibatkan 100 responden sebagai sampel. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa lokasi, keamanan dan kenyamanan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap niat berkunjung langsung ke Royal Plaza Surabaya. Temuan dari penelitian ini adalah responden yang pada umumnya cenderung telah mencapai kepuasan terhadap lokasi, keamanan dan kenyamanan terhadap Royal Plaza Surabaya. Hal ini dapat ditunjukkan bahwa lokasi mempengaruhi konsumen untuk berkunjung kembali dengan alasan Royal Plaza memiliki lokasi yang strategis dan dapat diakses transportasi umum. Keamanan juga memiliki mempengaruhi konsumen untuk berkunjung kembali dengan alasan area parkir di Royal Plaza Surabaya yang sudah memadai. Kenyamanan pun juga sangat mempengaruhi konsumen untuk berkunjung kembali yang dimana kenyamanan menjadi salah satu kepuasan terhadap pelanggan. Maka dari itu penelitian ini menunjukkan bahwa lokasi, keamanan dan kenyamanan sangat berpengaruh pada niat berkunjung langsung ke Royal Plaza Surabaya.
Peran Infrastruktur Kargo Massal dalam Rantai Pasok Kesehatan: Kajian Teoretis dan Praktis Rasniah Sarumi; Eliyanti Agus Mokodompit
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.652

Abstract

Distribusi layanan kesehatan yang merata dan tepat waktu merupakan elemen fundamental dalam sistem kesehatan publik, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia yang menghadapi tantangan geografis dalam menjangkau wilayah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran transportasi laut dalam mendukung distribusi logistik kesehatan serta mengidentifikasi kendala infrastruktur dan solusi strategis yang relevan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 50 artikel jurnal internasional dan laporan institusi global (WHO, World Bank, USAID) yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir (2014–2024). Hasil studi menunjukkan bahwa ketergantungan pada moda transportasi laut menempatkan infrastruktur pelabuhan, kapal logistik, dan sistem distribusi sebagai komponen kritis. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi kurangnya fasilitas cold chain di pelabuhan kecil, ketidakteraturan jadwal pelayaran, serta belum adanya standarisasi kapal pengangkut alat kesehatan. Studi perbandingan dengan negara lain seperti Maladewa dan Fiji mengungkap bahwa integrasi antara infrastruktur fisik dan teknologi digital, seperti digital tracking system dan drone delivery, mampu meningkatkan efektivitas distribusi. Penelitian ini merekomendasikan empat strategi: pengembangan pelabuhan mini dengan fasilitas pendingin, standarisasi kapal logistik kesehatan, integrasi sistem pelacakan digital, dan pelatihan operator logistik lokal. Implikasi dari temuan ini mendukung penguatan sistem logistik kesehatan maritim yang tangguh, adaptif, dan berorientasi pada keadilan layanan kesehatan di wilayah kepulauan.
Risiko dan Return dalam Model Ekonomi Perusahaan Pelayaran: Implikasi Teoretis terhadap Ketahanan Logistik Kesehatan Elna Sari; Eliyanti Agus Mokodompit
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.653

Abstract

Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menjamin pemerataan layanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil. Transportasi laut memegang peran vital sebagai tulang punggung logistik kesehatan nasional. Namun, keberlanjutan layanan pelayaran sangat dipengaruhi oleh dinamika risiko dan return dalam model ekonomi perusahaan pelayaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis keterkaitan antara risiko ekonomi pelayaran dan ketahanan logistik kesehatan di wilayah kepulauan. Dengan menggunakan metode systematic literature review (SLR) dan pendekatan naratif-deskriptif, literatur dikumpulkan dari basis data Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Sebanyak 42 artikel dipilih berdasarkan kriteria relevansi tematik dan kualitas metodologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko operasional, risiko pasar, dan risiko regulasi menjadi faktor utama yang mempengaruhi keberlanjutan layanan pelayaran. Ketidakseimbangan antara risiko tinggi dan return rendah menyebabkan banyak perusahaan menghindari rute ke daerah non-komersial, yang berakibat pada keterlambatan distribusi logistik kesehatan. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi kebijakan dalam bentuk insentif berbasis risiko dan integrasi sistem pemantauan risiko ke dalam perencanaan logistik nasional. Rekomendasi bagi penelitian lanjutan adalah pengembangan model prediktif kuantitatif berbasis data real-time untuk mendukung pengambilan keputusan lintas sektor.
Analisis Pengaruh Harga, Promosi, Citra Toko terhadap Keputusan Pembelian di Indomaret Surabaya Misbachul Munir; Maytita Tri Hardiyanti; Zulfa Aji Rani Isnuwitama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana harga, promosi, dan citra toko memengaruhi keputusan pembelian di toko Indomaret di dalam dan sekitar wilayah Surabaya. Dalam menghadapi persaingan pasar ritel yang semakin ketat, sangat penting bagi pelaku bisnis ritel untuk memahami faktor-faktor utama yang membentuk pilihan konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan dari 100 pelanggan Indomaret melalui kuesioner online yang disebarkan melalui Google Forms. Data kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, promosi, dan citra toko secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian. Baik harga maupun promosi secara individual menunjukkan pengaruh positif yang kuat, sementara citra toko berkontribusi dalam membangun loyalitas pelanggan dan meningkatkan kepercayaan terhadap merek. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pelaku ritel dalam merancang strategi pemasaran yang lebih terarah dan efektif untuk memengaruhi perilaku pembelian konsumen.
Pembiayaan Kapal untuk Layanan Pelayaran Daerah Terpencil: Studi Literatur terhadap Peran Pemerintah dan Swasta Candra Kirana; Eliyanti Agus Mokodompit
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.656

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menghadapi tantangan logistik yang signifikan dalam penyediaan layanan pelayaran ke wilayah-wilayah terpencil, tertinggal, dan perbatasan (3T). Konektivitas antarpulau yang mengandalkan moda transportasi laut menjadi sangat krusial, terutama dalam distribusi layanan dasar seperti obat-obatan, vaksin, dan alat kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran pemerintah dan sektor swasta dalam skema pembiayaan kapal untuk mendukung layanan pelayaran di wilayah 3T, serta mengevaluasi implikasinya terhadap ketahanan logistik kesehatan nasional. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis dengan pendekatan tematik-naratif. Literatur dikumpulkan melalui basis data Scopus, Google Scholar, ScienceDirect, dan JSTOR dengan kriteria inklusi artikel terbit tahun 2012–2024 yang fokus pada pembiayaan kapal, pelayaran perintis, serta kolaborasi sektor publik dan swasta di wilayah kepulauan. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan temuan ke dalam tema model pembiayaan, peran strategis pemerintah, keterlibatan swasta, dan tantangan implementasi. Hasil kajian menunjukkan tiga model utama pembiayaan kapal: subsidi langsung pemerintah (PSO), pendanaan swasta dengan insentif fiskal, dan kemitraan pemerintah-swasta (PPP). Efektivitas pembiayaan sangat dipengaruhi oleh integrasi lintas sektor dan keberlanjutan dukungan fiskal serta regulasi pro-investasi. Selain itu, ditemukan bahwa pelayaran berkelanjutan memiliki dampak signifikan terhadap akses layanan kesehatan di wilayah terpencil. Studi ini merekomendasikan penguatan sinergi kebijakan antar lembaga serta penerapan strategi blended finance sebagai solusi pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan. Pembiayaan kapal tidak hanya menjadi urusan transportasi, tetapi juga bagian dari infrastruktur kesehatan nasional yang perlu dirancang secara kolaboratif dan responsif terhadap tantangan geografis Indonesia.
Tinjauan Literatur tentang Arus Kas dan Pendapatan pada Layanan Kesehatan Masyarakat: Analisis Teoretis Model Keuangan Sektor Publik Endang Sri Mulyawati Liambana; Eliyanti Agus Mokodompit
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.657

Abstract

Manajemen keuangan yang efisien merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan sistem layanan kesehatan publik, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran arus kas dan pendapatan sebagai determinan utama stabilitas operasional fasilitas kesehatan. Dengan menggunakan metode kajian literatur naratif, literatur relevan dari jurnal ilmiah, laporan kebijakan, dan dokumen lembaga internasional ditelaah secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kelancaran arus kas sangat menentukan kemampuan fasilitas kesehatan dalam menyediakan layanan dasar secara berkesinambungan, termasuk pengadaan obat, pembayaran tenaga medis, dan operasional harian. Di sisi lain, keterbatasan pendapatan mandiri dan ketergantungan pada dana transfer pusat menciptakan kerentanan fiskal yang berdampak pada mutu pelayanan. Kajian juga menyoroti pentingnya diversifikasi pendapatan, penguatan status BLUD, serta implementasi model manajemen keuangan berbasis kinerja dan prinsip Public Financial Management (PFM). Kajian ini menyimpulkan bahwa reformasi tata kelola keuangan di sektor kesehatan harus diarahkan pada integrasi antara pengelolaan kas, strategi pendapatan, dan transparansi fiskal untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan layanan kesehatan publik di Indonesia.

Page 82 of 256 | Total Record : 2551