cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,145 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,145 Documents clear
Pelatihan Pengetahuan Umum Perbankan bagi Rekrutmen Baru Divisi Pemasaran Bank ABC Andreas Murti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3348

Abstract

Proper recruitment in the banking sector, particularly for marketing positions, is crucial in facing intense competition and evolving customer demands. Professional and competent marketing personnel are able not only to attract new customers but also to build long-term relationships that directly impact business growth and sustainability. Training for new employees in the marketing field is crucial to equip them with product understanding, communication skills, and service ethics in accordance with banking industry standards, so they can carry out their roles effectively and contribute to achieving the bank's business targets. Marketing personnel need to be equipped with general banking knowledge, including funding products, credit or financing products, payment systems, foreign exchange transactions, trade finance transactions, and how banks worldwide communicate through the Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT) system.
Adaptasi Antarbudaya Etnik Bugis, Etnik Tionghoa Dan Etnik Sikka Krowe Dalam Aspek Sosial Dan Budaya Stefanus Ricy Sarianto; Jeanny Maria Fatimah; Muhamad Farid
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3350

Abstract

Adaptasi antar budaya menjadi penting dalam konteks kehidupan multietnis seperti di Kabupaten Sikka. Terdapat pertemuan tiga kelompok etnik yang menonjol yakni etnik Sikka Krowe sebagai penduduk asli, serta etnik Bugis dan etnik Tionghoa sebagai pendatang yang telah lama bermukim dan menjadi bagian dari tatanan sosial lokal. Ketiga kelompok etnik ini hidup berdampingan dalam ruang sosial yang sama, namun membawa latar belakang budaya yang berbeda. Dalam situasi seperti ini, adaptasi antar budaya menjadi kunci utama untuk menciptakan kohesi sosial dan mencegah konflik horizontal. Dalam penelitian ini berupaya untuk mengetahui proses adaptasi yang dilakukan oleh etnik Bugis dan Tionghoa dan etnik Sikka Krowe di Kabupaten Sikka dengan tujuan penelitian yakni menganalisis bagaimana efektivitas adaptasi etnik Bugis, etnik Tionghoa dan etnik Sikka Krowe dan menganalisis faktor yang menghambat proses adaptasi antara etnik Bugis, etnik Tionghoa dan etnik Sikka Krowe di kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan metode metode penelitian kualitatif dimana informan berasal dari etnik Bugis dan etnik Tionghoa. Hasil penelitian ini menunjukan adanya efektivitas adaptasi antarbudaya oleh etnik Bugis dan etnik Tionghoa yakni seikap saling menghormati budaya dan bahasa, penggunaan bahasa secara jelas dan sederhana, mempelajari dan memahami budaya serta membangun hubungan kerja sama dan toleransi sedangkan faktor hambatan oleh kedua etnik tersebut yakni gangguan pada nada bahasa, nilai budaya dan norma sosial yang berbeda dan kurangnya ruang pertemuan budaya
Pengaruh Basis Campuran Beeswax Dan Carnauba Wax Terhadap Sifat Fisik Dan Kadar SPF Pada Formulasi Sediaan Lip Balm Ekstrak Buah Murbei (Morus Alba L.) Nanda Arum Widya Warapsari; Hasriyani Hasriyani; Bintari Tri Sukoharjanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3351

Abstract

Bibir merupakan area spesifik pada kulit yang membutuhkan pelembab yang memadai. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan produk yang dirancang untuk melindungi dan menjaga kesehatan bibir dari paparan sinar matahari, termasuk tabir surya atau bentuk perlindungan matahari lainnya. Sinar ultraviolet (UV) bertindak sebagai radikal bebas yang berkontribusi terhadap pigmentasi kulit bibir, yang mengakibatkan bibir menjadi gelap dan pecah-pecah. Penggunaan tabir surya dalam bentuk Lip balm dapat secara efektif mencegah pigmentasi bibir. Antosianin yang ada dalam buah murbei dapat berfungsi sebagai pewarna merah keunguan alami, yang dipengaruhi oleh formulasi spesifik ekstrak buah murbei yang digunakan. Karakteristik ini bermanfaat karena sifat antioksidannya dan kemampuannya untuk menangkal radikal bebas. Lip balm berfungsi sebagai produk kosmetik yang dirancang untuk mengurangi kekeringan dan melindungi bibir dari paparan radiasi sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti formulasi ekstrak buah murbei sebagai sediaan Lip balm. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan karakteristik formulasi Lip balm yang menggunakan basis carnauba wax pada konsentrasi 15%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Selain itu, penelitian ini juga menilai apakah formula Lip balm tersebut menunjukkan aktivitas sebagai faktor perlindungan matahari (SPF). Metode penelitian ini menggunakan studi eksperimental dengan menggunakan desain One way Anova satu arah. Formulasi ekstrak buah murbei melibatkan pembuatan empat formula yang berbeda, diikuti dengan proses evaluasi yang komprehensif. Hal ini termasuk melakukan uji organoleptik, menilai homogenitas, mengukur tingkat pH, menguji daya oles, dan mengevaluasi aktivitas SPF.
Hubungan Peer Pressure dengan Academic Stress pada Peserta Didik SMA Negeri Kerjo Kabupaten Karanganyar Tahun 2025 Restu Widhi Wulandari; Eko Adi Putro; Ahmad Jawandi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Peer Pressure (tekanan teman sebaya) dengan Academic Stress (stres akademik) pada peserta didik di SMA Negeri Kerjo Kabupaten Karanganyar Tahun 2025. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri Kerjo Kabupaten Karanganyar. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI yang berjumlah 288 peserta didik dengan sampel 108 peserta didik yang terdiri dari kelas XI F1, XI F4, dan XI F7. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif korelasional, dengan instrumen berupa angket Peer Pressuredan Academic Stress yang dibagikan kepada peserta didik kelas XI. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Normalitas, dan Uji Korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara Peer Pressure dan Academic Stress, di mana semakin tinggi tekanan dari teman sebaya, maka semakin tinggi pula tingkat stres akademik yang dirasakan oleh peserta didik. Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,01) dan koefisien korelasi 0,529, yang termasuk dalam kategori hubungan sedang. Karena r hitung melebihi r tabel pada taraf signifikansi 1% (0,529 > 0,256), maka hasil penelitian ini didukung oleh bukti statistik yang kuat. Berdasarkan hasil penelitian terssebut dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara Peer Pressure dengan Academic Stress pada peserta didik di SMA Negeri Kerjo, Kabupaten Karanganyar tahun 2025.
Penerapan Sequence Of Service Pada Saat Pelayanan Breakfast Di Semawis Restoran Padma Hotel Semarang Erlina Setianingrum; Agus Solikhin; Denny Asmara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3355

Abstract

Sequence of Service merupakan tahapan pelayanan waiter/waitress kepada tamu mulai dari tamu datang hingga meninggalkan restoran. Sequence of Service menjadi pedoman penting untuk menciptakan pengalaman makan pagi bagi tamu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja Standar Operasional Prosedur (SOP) Sequence of Service breakfast, bagaimana pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) breakfast dan kendala yang dihadapi serta solusi yang dilakukan oleh waiter/waitress saat penerapan Sequence of Service breakfast di Semawis Restoran Padma Hotel Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) Sequence of Service breakfast di Semawis Restoran mulai dari greeting and escorting, sitting and offering, clear up, feedback dan farewell. Pelaksanaannya menunjukkan bahwa waiter/waitress sudah menjalankan tahapan tersebut, namun terdapat beberapa kendala seperti tamu yang masuk tanpa menyebut nomor kamar, kesalahan pencatatan guest list, serta keterlambatan penggantian asbak saat restoran penuh. Solusi yang dilakukan dengan meningkatkan ketelitian waiter/waitress, memberi pelatihan tentang komunikasi efektif dengan tamu, dan melakukan pengecekan berkala terhadap perlengkapan meja.
Tinjauan Pendaftaran Rawat Jalan Menggunakan Rekam Medis Elektronik Guna Menunjang Pelayanan RSUD Di Majalaya Rival Deva Mulyana; Wowo Trianto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3379

Abstract

Teknologi Penerapan informasi teknologi dalam bidang kesehatan menjadi kunci dalam peningkatan pelayanan rumah sakit, termasuk dalam proses pendaftaran rawat jalan. RSUD Majalaya telah mulai mengimplementasikan sistem Rekam Medis Elektronik ( RME ) sebagai(RME) sebagai bagian dari transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau sistem pendaftaran rawat jalan menggunakan RME di RSUD Majalaya serta menyebarkan dampaknya terhadap kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif, melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan petugas administrasi, tenaga medis, dan pasien, serta studi dokumentasi.
Strategi Guru Dalam Mengembangkan Self-Awareness Anak Usia Dini Melalui Metode Self-Reflection Activities Di TK Islam Nailufar Latifah Nur Rossy; Yon A.E; Lenny Solo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan self-awareness anak usia dini melalui metode Self-Reflection Activities di TK Islam Nailufar. Self-awareness merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional anak yang menjadi fondasi bagi kemampuan regulasi emosi dan interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD) dengan partisipan utama dua guru kelas. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan strategi guru meliputi tiga tahap: (1) perencanaan dengan merancang kegiatan reflektif seperti emotional check-in, menggambar perasaan, storytelling reflektif, dan latihan mindfulness; (2) pelaksanaan melalui komunikasi empatik, penggunaan media reflektif (papan emosi, cermin, boneka), serta menciptakan suasana kelas yang aman secara emosional; dan (3) evaluasi serta tindak lanjut yang dilakukan melalui observasi perilaku anak, diskusi reflektif, serta penguatan positif yang berkelanjutan. Guru juga menyesuaikan kegiatan dengan tahap perkembangan dan karakteristik individual anak. Temuan ini menegaskan bahwa Self-Reflection Activities dapat menjadi strategi efektif untuk menumbuhkan self-awareness anak usia dini bila dilaksanakan secara konsisten, kontekstual, dan didukung guru.
Hubungan Penggunaan Gadget, Jumlah Saudara, Dan Penggunaan Dua Bahasa Dengan Speech Delay Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di TK Budi Mulyo Segoromulyo Rembang Yunita Nur Afifah; Indanah Indanah; Ashri Maulida
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3382

Abstract

Speech delay merupakan kondisi perkembangan bahasa anak yang tidak sesuai dengan tahapan usia sebayanya. Anak dengan keterlambatan bicara berisiko mengalami hambatan dalam prestasi akademik, seperti kesulitan mengeja maupun membaca. Faktor yang diduga berhubungan dengan kondisi ini antara lain kebiasaan menggunakan gadget, jumlah saudara, serta penggunaan dua bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman terhadap faktor-faktor tersebut penting untuk mengetahui sejauh mana lingkungan keluarga dan kebiasaan anak dapat memengaruhi keterlambatan bicara.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget, jumlah saudara, dan penggunaan dua bahasa dengan kejadian Speech delay pada anak usia 4–6 tahun di TK Budi Mulyo, Desa Segoromulyo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel independen terdiri dari penggunaan gadget, jumlah saudara, dan penggunaan dua bahasa, sedangkan variabel dependen adalah speech delay. Populasi penelitian adalah seluruh anak usia 4–6 tahun di TK Budi Mulyo, dengan teknik pengambilan sampel total sampling sehingga jumlah sampel sama dengan populasi. Kriteria inklusi meliputi anak berusia 4–6 tahun, kooperatif, dapat diajak berkomunikasi, dan bersedia menjadi responden. Kriteria eksklusi adalah anak yang hadir namun tidak bersedia menjadi responden atau menolak mengisi kuesioner.,Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar kuesioner Early Language Scale (ELS) yang berisi item untuk menilai kosakata serta pemahaman perintah sederhana. Penilaian dilakukan selama satu minggu. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen.
Analisis Kesesuaian Kodifikasi Penyakit Guna Menunjang Kualitas Pengklaiman BPJS Pasien Rawat Jalan RSUD Welas Asih Pemprov Jawa Barat Rassel Neirawathy Sujadi; Yeti Suryati; Matoeari Soelistijaningroem
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3397

Abstract

Kesesuaian kodifikasi merupakan salah faktor penting dalam menunjang kualitas pengklaiman BPJS, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian kodifikasi penyakit pada pasien BPJS rawat jalan di RSUD Welas Asih serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketepatan kodifikasi dalam mendukung kualitas pengajuan klaim ke BPJS Kesehatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap koder dan verifikator BPJS serta observasi data pending klaim yang disebabkan oleh kodifikasi tidak sesuai periode Oktober – November 2024. Hasil menunjukan presentase kesesuaian kodifikasi penyakit pasien BPJS sudah baik tiap bulannya di angka 95% dan ketidaksesuain kodifikasi penyakit berada di angka yang rendah yaitu 5%. Waalupun ketidaksesuaian kodifikasi penyakit berada di angka yang rendah akan tetapi hal tersebut sangat berdampak pada pengklaiman sehingga rumah sakit akan merugi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan beberapa faktor yang menjadi penyebab ketidaksesuaian antara lain adalah keterbatasan pemahaman koder terhadap regulasi dan pedoman pengkodean terbaru, kurangnya penguasaan terhadap terminologi medis, serta lemahnya komunikasi antara koder dan tenaga medis lain. Untuk mengatasi hal tersebut, RSUD Welas Asih telah melakukan berbagai upaya seperti telaah ulang rekam medis, koordinasi antarprofesi, pengembangan catatan internal referensi kode diagnosis, serta peningkatan kompetensi koder melalui pelatihan.
Perlindungan Hukum terhadap Guru dalam Melaksanakan Tugas Pendidikan Yopiza Yopiza; Putri Ramadhani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis bentuk serta urgensi perlindungan hukum terhadap guru dalam melaksanakan tugas pendidikan melalui pendekatan studi pustaka. Guru merupakan ujung tombak pendidikan nasional yang memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Namun dalam praktiknya, guru sering menghadapi tantangan hukum, seperti kriminalisasi tindakan disiplin, tekanan dari pihak orang tua, serta ketidakpastian regulasi perlindungan profesi. Melalui telaah terhadap berbagai peraturan perundang-undangan seperti Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, serta literatur ilmiah terkait, penelitian ini menemukan bahwa perlindungan hukum bagi guru masih bersifat normatif dan belum sepenuhnya terimplementasi secara efektif di lapangan. Studi ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum yang kuat diperlukan tidak hanya untuk menjamin keamanan dan kenyamanan guru dalam menjalankan tugasnya, tetapi juga untuk memastikan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan harmonisasi regulasi dan penguatan mekanisme advokasi bagi guru dalam sistem pendidikan nasional.

Page 70 of 215 | Total Record : 2145