cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 1,557 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 1,557 Documents clear
Praktik Politik Transaksional Dan Implikasinya Pada Perilaku Pemilih: Studi Tinjauan Kritis pada Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2024 Wira Satria; Nani Nurani Muksin; Rahmat Salam
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6295

Abstract

Pemilu legislatif merupakan instrumen utama dalam mewujudkan demokrasi lokal yang berkualitas. Namun, dalam praktiknya, penyelenggaraan pemilu di tingkat daerah masih diwarnai oleh praktik politik transaksional yang berpotensi memengaruhi perilaku pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan pola praktik politik transaksional, faktor-faktor yang mendorong terjadinya praktik tersebut, serta implikasinya terhadap perilaku pemilih pada Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposive, meliputi penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu), calon legislatif atau tim sukses, tokoh masyarakat dan tokoh adat, serta pemilih di beberapa daerah pemilihan di Kabupaten Padang Pariaman. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik politik transaksional masih berlangsung dalam berbagai bentuk, seperti pemberian uang, barang kebutuhan pokok, bantuan sosial, serta janji politik yang bersifat personal. Praktik tersebut didorong oleh kondisi sosial-ekonomi masyarakat, budaya politik lokal yang permisif, lemahnya literasi politik pemilih, serta strategi pragmatis aktor politik. Implikasi dari praktik ini adalah terbentuknya perilaku pemilih yang cenderung pragmatis dan berorientasi jangka pendek, yang berdampak pada menurunnya kualitas partisipasi politik dan legitimasi demokrasi lokal. Oleh karena itu, penguatan pendidikan politik, literasi pemilih, serta penegakan hukum pemilu secara konsisten menjadi kebutuhan mendesak dalam meningkatkan kualitas demokrasi lokal
PENGARUH GAYA HIDUP DAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU KONSUMSI GENERASI Z: STUDI PADA COFFEE SHOP SATU TITIK DENPASAR Ni Made Noviola Puspita Suntari Dewi; ⁠Ni Wayan Lasmi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6302

Abstract

Pertumbuhan pesat industri coffee shop Indonesia didorong perubahan gaya hidup urban dan peran dominan media sosial dalam membentuk preferensi konsumsi Generasi Z. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya hidup dan media sosial terhadap perilaku konsumsi Generasi Z di Coffee Shop Satu Titik Denpasar. Menggunakan pendekatan kuantitatif verifikatif, data primer dikumpul melalui kuesioner terstruktur dari 50 responden Generasi Z (lahir 1997-2012) yang dipilih purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS, didahului uji asumsi klasik. Hasil menunjukkan gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi (t=3,214; sig=0,002), sementara media sosial lebih dominan (t=5,087; sig=0,000), dengan pengaruh simultan terkonfirmasi F=48,732 (sig=0,000). Adjusted R²=0,660 menunjukkan kedua variabel menjelaskan 66% variasi perilaku konsumsi. Kesimpulannya, media sosial mendominasi melalui konten visual sementara gaya hidup memperkuat orientasi pengalaman, mengubah kunjungan coffee shop menjadi ekspresi identitas digital.
Peran Pembiayaan Akad Qard Terhadap Keberlanjutan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Pada Bank Wakaf Mikro Syariah Mawaridussalam Batang Kuis Deli Serdang Satra Alfira; Eli Agustami; Sumiati Sumiati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6304

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian nasional, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pelaku UMKM sering menghadapi kendala utama berupa keterbatasan akses permodalan, terutama bagi masyarakat miskin produktif yang tidak memenuhi persyaratan perbankan formal. Kondisi ini mendorong hadirnya Bank Wakaf Mikro Syariah sebagai lembaga keuangan mikro berbasis syariah yang bertujuan memberikan pembiayaan tanpa agunan melalui prinsip tolong-menolong, salah satunya dengan menggunakan akad qard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pembiayaan akad qard terhadap keberlanjutan Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Bank Wakaf Mikro Syariah Mawaridussalam Batang Kuis Deli Serdang. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji bagaimana pelaksanaan pembiayaan akad qard serta dampaknya terhadap keberlangsungan usaha nasabah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap pengalaman dan pandangan para informan terkait pelaksanaan pembiayaan akad qard. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak pengelola Bank Wakaf Mikro dan nasabah penerima pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan akad qard yang diterapkan oleh Bank Wakaf Mikro Syariah Mawaridussalam Batang Kuis berperan penting dalam mendukung keberlanjutan UMKM. Pembiayaan ini memberikan kemudahan akses modal usaha tanpa beban bunga dan tanpa agunan, sehingga membantu nasabah dalam memulai maupun mengembangkan usaha mikro mereka. Selain itu, pembiayaan akad qard juga disertai dengan pendampingan usaha dan pembinaan melalui pertemuan rutin, yang berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab nasabah dalam mengelola usaha. Dampak pembiayaan ini terlihat pada meningkatnya kemampuan nasabah dalam mempertahankan keberlangsungan usaha, meskipun tingkat peningkatan pendapatan usaha berbeda-beda pada setiap nasabah. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembiayaan akad qard memiliki peran yang signifikan terhadap keberlanjutan UMKM pada Bank Wakaf Mikro Syariah Mawaridussalam Batang Kuis Deli Serdang. Melalui pembiayaan berbasis prinsip syariah dan pendampingan intensif, Bank Wakaf Mikro mampu menjadi solusi alternatif permodalan bagi masyarakat miskin produktif serta mendorong keberlanjutan usaha mikro secara berkelanjutan.
Urgensi Reformulasi UU Tipikor dalam Mengatur Gratifikasi Seksual: Analisis Kekosongan Norma dan Implikasi Penegakan Hukum Rafi' Azhar Izzuddin; Nadea Lathifah Nugraheni; Praditya Arcy Pratama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6305

Abstract

Penelitian ini mengkaji urgensi reformulasi Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) untuk secara eksplisit mengatur gratifikasi seksual, sebuah bentuk korupsi yang belum memiliki pengaturan hukum yang jelas. Tujuan penelitian adalah menganalisis kekosongan norma serta implikasi penegakan hukum. Menggunakan pendekatan hukum normatif, penelitian ini menelaah peraturan, doktrin, dan putusan pengadilan, dengan metode studi literatur dan interpretasi hukum, serta analisis isi kualitatif. Populasi mencakup seluruh peraturan terkait, doktrin, dan putusan dari tahun 2021 hingga 2025, dengan sampel purposif. Hasil menunjukkan adanya kekosongan norma mengenai gratifikasi seksual yang menyebabkan multitafsir, hambatan pembuktian, dan potensi pelanggaran hak asasi manusia. Kesimpulan menekankan perlunya penambahan definisi eksplisit, unsur yuridis, standar pembuktian, serta mekanisme perlindungan korban agar penegakan hukum lebih efektif dalam mengatasi korupsi modern. Penelitian ini berkontribusi untuk mendorong reformasi regulasi yang memperkuat sistem hukum, menjaga integritas penyelenggaraan negara, dan melindungi hak masyarakat.
Kecemasan Berbicara pada Individu: Fenomena tentang Dampak Psikologis dan Perilaku Komunikasi Ridwan Muhamad; Desti Aryani; Fakhirah Rizqy Anwar; Yudistira Pratama Aristiawan; Intan Anjar Sari; Shofie Nurul Lailie; Ryan Muttaqien; Siti Alianti Oktapiandi; Sulistia Fitrianni; Ali Alamsyah Kusumadinata
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6306

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan pengalaman cemas berbicara pada individu dalam konteks komunikasi interpersonal maupun publik. Kecemasan berbicara muncul sebagai respons psikologis yang ditandai rasa takut terhadap penilaian negatif, ketegangan emosional, dan reaksi secara fisik yang menghambat kelancaran penyampaian pesan. Studi ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dan pengamatan terhadap partisipan yang memiliki pengalaman kecemasan dalam berbicara. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecemasan disebabkan oleh pengalaman negatif masa lalu, rendahnya kepercayaan diri, dan situasi sosial yang dianggap mengancam, terutama ketika berhadapan dengan figur penting. Dampaknya terlihat pada perilaku komunikasi, seperti minimnya kontak mata, sulit mengekspresikan ide, dan munculnya gejala fisik seperti tremor serta keringat dingin. Strategi coping yang dilakukan partisipan, seperti latihan pernapasan, persiapan materi, dan penghindaran situasi, belum sepenuhnya efektif, terutama karena penghindaran justru dapat meningkatkan kecemasan. Temuan penelitian menegaskan bahwa kecemasan berbicara merupakan fenomena beragam dan rumit yang memerlukan pendekatan intervensi menyeluruh untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kebahagiaan psikologis individu.
Ambidextrous Leadership dan Transformasi Digital: Sebuah Kerangka Kerja Strategis untuk Keunggulan Kompetitif di Masa Depan Nasrulloh Nasrulloh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6314

Abstract

This research aims to develop a strategic framework integrating ambidextrous leadership with digital transformation to create organizational competitive advantage. Employing a narrative literature review approach, the study analyzes academic publications from 2021-2025 across reputable databases. Analysis results identify that ambidextrous leadership operates through dynamic balance between exploration and exploitation behaviors mediated by innovation capabilities, organizational learning, and organizational resilience. The effectiveness of ambidextrous leadership is moderated by contingency factors including digital maturity, environmental dynamism, organizational size, and technological complexity. The developed framework integrates resource-based view perspective, dynamic capabilities theory, and organizational ambidexterity literature into an operational holistic model. Implementation strategies encompass strategic vision establishment, ambidextrous organizational structure development, digital culture transformation, balanced performance measurement systems, and ecosystem partnerships. This research provides theoretical contribution in enriching strategic leadership literature and practical contribution as implementative guidance for organizations in accelerating digital transformation toward sustainable competitive advantage.
PENGARUH ENVIRONMENTAL SOCIAL GOVERNANCE (ESG) DAN CARBON EMISSION DISCLOSURE (CED) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2022 -2024 Siti Muna Aulia Nurazizah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6316

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Carbon Emission Disclosure (CED) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor industri terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2024, di tengah penurunan kinerja IDXINDUST dan rendahnya pelaporan keberlanjutan. Tujuan utamanya adalah menguji efek parsial dan simultan menggunakan Tobin's Q sebagai ukuran nilai perusahaan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-verifikatif, populasi meliputi seluruh perusahaan IDXINDUST, dengan sampel purposive 15 perusahaan menghasilkan 45 observasi data panel. Instrumen mencakup indeks pengungkapan ESG dan CED dari laporan tahunan serta keberlanjutan berbasis GRI, dianalisis melalui SPSS 22 dengan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan tidak ada pengaruh parsial signifikan dari ESG (t = -0,596; p = 0,554) atau CED (t = 0,287; p = 0,776), maupun simultan (F = 0,252; p = 0,779), dengan R² 1,2%. Kesimpulannya, investor lebih mengutamakan metrik keuangan tradisional daripada pengungkapan keberlanjutan dalam konteks pelaporan sukarela di Indonesia.
Peran Berita Fundamental Terhadap Personal Selling Oleh Account Executive pada PT Agrodana Futures Gilang Adi Pratama; Supriyono Supriyono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6318

Abstract

Latar Belakang: Industri perdagangan berjangka komoditi Indonesia tumbuh pesat karena minat masyarakat pada instrumen berisiko tinggi seperti forex dan komoditas, yang sangat dipengaruhi berita fundamental global dan domestik. Account executive (AE) di PT Agrodana Futures Surabaya memanfaatkannya untuk personal selling, namun integrasinya pada tahapan penjualan belum tereksplorasi secara mendalam.Tujuan: Penelitian ini mendeskripsikan peran berita fundamental dalam meningkatkan efektivitas personal selling AE. Metode : Pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumen.Populasi dan Sampel: Seluruh AE aktif dan nasabah PT Agrodana Futures Surabaya, dipilih purposive sampling hingga saturasi data. Instrumen dan Teknik Analisis Data: Pedoman wawancara, lembar observasi, buletin perusahaan; analisis interaktif melalui reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan (model Miles & Huberman). Hasil: Berita fundamental mendukung seluruh tahapan personal selling (prospekting sebagai pembuka, presentasi untuk relevansi, handling objection berbasis data, follow-up untuk urgensi), mendidik nasabah tentang dinamika pasar, meningkatkan kredibilitas AE, serta mengelola ekspektasi risiko. Kesimpulan: Integrasi berita fundamental menciptakan personal selling edukatif dan berbasis kepercayaan, dengan rekomendasi pelatihan AE dan buletin terintegrasi untuk hubungan nasabah berkelanjutan.
Analisis Keamanan Privasi pada Media Sosial: Studi Kasus Penggunaan Data Pribadi di Facebook dan Instagram Desty Endrawati Subroto;  Rifky Lana Rahardian; Caren Orlanda Ventayen; Abiyasa Eka Saputra; Bambang Cahyono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6347

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keamanan privasi pada media sosial melalui studi kasus penggunaan data pribadi di Facebook dan Instagram, dengan fokus pada kesadaran privasi, praktik kontrol pengguna, titik paparan data yang dominan, serta hambatan yang menyebabkan risiko privasi berulang. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur pada pengguna Facebook, Instagram, dan pengguna yang mengombinasikan keduanya. Analisis data dilakukan melalui pengodean tematik menggunakan codebook yang mencakup kesadaran jejak digital, personalisasi konten/iklan, kontrol audiens, penggunaan lokasi dan tag, izin aplikasi pihak ketiga, pengalaman insiden, serta strategi keamanan akun.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan telah memiliki kesadaran privasi pada level dasar, terutama terkait jejak digital dan fenomena personalisasi konten. Namun, kesadaran tersebut belum sepenuhnya terkonversi menjadi perilaku protektif yang konsisten. Kontrol privasi yang paling umum dilakukan adalah pengaturan visibilitas akun, pembatasan audiens konten, dan seleksi pertemanan/pengikut, sedangkan kontrol lanjutan seperti evaluasi izin aplikasi, pengelolaan tag/mention secara ketat, serta penguatan keamanan akun belum menjadi kebiasaan rutin. Titik paparan data paling sering muncul melalui fitur interaksi sosial, termasuk aktivitas grup/komunitas di Facebook, tag/mention dan penyebaran ulang konten di Instagram, serta pesan langsung yang rentan terhadap phishing dan manipulasi sosial. Hambatan utama yang teridentifikasi adalah literasi privasi yang terbatas dan kompleksitas pengaturan privasi yang dianggap rumit atau tidak efektif.Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan privasi memerlukan literasi berbasis keterampilan, panduan tindakan praktis, serta penyederhanaan kontrol privasi oleh platform agar pengguna mampu menerapkan perlindungan secara konsisten.
Gambaran Motivasi Pemberian ASI dan Discharge Planning pada Ibu Postpartum di RSUD Raden Mattaher Jambi Fiola Rosa Dwina; Indah Mawarti; Meinarisa Meinarisa; Sri Mulyani; Muthia Mutmainnah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6357

Abstract

The study purpose was to describe breastfeeding motivation and discharge planning among postpartum mothers at RSUD Raden Mattaher Jambi, focusing on maternal adaptation to physical and psychological changes, readiness for breastfeeding, and preparedness for post-discharge care to support maternal and infant health. Materials and methods. This study employed a quantitative approach with a descriptive design and a cross-sectional method. The study was conducted in October 2025 in the inpatient wards and obstetric outpatient clinics, involving 65 postpartum mothers selected through total sampling. Data were collected using questionnaires on breastfeeding motivation and discharge planning, then analyzed univariately to describe the distribution of frequencies and percentage Results. Most postpartum mothers were aged 20–35 years (78.5%), had higher education (44.6%), were unemployed (66.2%), and were multiparous (84.6%). A total of 58.5% had high motivation, and 30.8% rated discharge planning as very good. Conclusions. The majority of postpartum mothers demonstrated good motivation for breastfeeding and perceived that discharge planning had been well implemented. Nevertheless, improvements are needed in the quality of education, family support, lactation facilities, and the consistency of discharge planning implementation and documentation.

Page 16 of 156 | Total Record : 1557