cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Pengaruh E-Service Quality, Customer Experience, dan Customer Satisfaction terhadap E-Customer Loyalty Pada Marketplace Anggie Putri Utomo; Tantri Yanuar Rahmat Syah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4120

Abstract

Perkembangan internet telah mengubah pola bisnis secara global, dari metode tradisional kini beralih ke platform online, salah satunya adalah belanja online melalui marketplace. Dalam konteks ini, loyalitas pelanggan elektronik (e-customer loyalty) menjadi faktor penting bagi pertumbuhan dan keberhasilan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-service quality, customer experience, dan customer satisfaction terhadap e-customer loyalty pada platform marketplace. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Responden terdiri dari 119 pengguna marketplace berusia minimal 17 tahun yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin, dan pengujian validitas dan reliabilitas dilakukan melalui analisis faktor menggunakan software SPSS. Selanjutnya, analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui SmartPLS 4. Hasil menunjukkan bahwa e-service quality dan customer experience berpengaruh positif terhadap customer satisfaction dan e-customer loyalty. Selain itu, customer satisfaction juga memiliki peran penting dalam meningkatkan e-customer loyalty. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku bisnis untuk lebih memperhatikan kebutuhan pelanggan dan terus melakukan inovasi, misalnya dengan mengembangkan fitur-fitur yang dibutuhkan serta program loyalitas, untuk mempertahankan daya saing di tengah persaingan pasar digital yang kompetitif.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Pembentukan Peran Sosial dan Identitas Perempuan Generasi Z Cut Wan Moulida; Suryati Suryati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap pembentukan identitas diri dan peran sosial perempuan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 120 responden perempuan Generasi Z berusia 18-24 tahun yang aktif menggunakan media sosial. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan identitas diri (R² = 0,67) dan peran sosial (R² = 0,58) perempuan Generasi Z. Perempuan yang aktif dalam memproduksi konten personal branding dan aktivisme digital menunjukkan tingkat kepercayaan diri dan kesadaran identitas yang lebih tinggi serta keterlibatan yang lebih besar dalam kegiatan sosial dan isu publik. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga arena penting dalam membentuk agensi sosial dan konstruksi identitas perempuan muda di era digital. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya literasi digital berbasis kesadaran identitas dan peran sosial bagi generasi muda, khususnya perempuan.
Pengaruh Media Sosial Dan E-Commerce Dalam Peningkatan Penjualan Di Toko Emas Jakarta Signature Kota Wisata By Kemenangan Mas Sindogrub Yerikho Amoz Hazael; Hazael Hazael; Dwi Rachmawati; Ali Ridho
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial dan e-commerce terhadap peningkatan penjualan pada Toko Emas JakartaSignature Kota Wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkankepada 88 responden, setelah dilakukan proses deteksi dan penghapusan outlier. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasiluji t menunjukkan bahwa media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan (β = 0,225; Sig. = 0,024), demikian pula e-commerce yang juga berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,244; Sig. = 0,001). Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikanterhadap peningkatan penjualan dengan nilai signifikansi F sebesar 0,000 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,233 menunjukkan bahwamedia sosial dan e-commerce mampu menjelaskan 23,3% variasi peningkatan penjualan, sementara sisanya sebesar 76,7% dipengaruhi oleh faktorlain di luar model penelitian ini.
Penerapan Etika Bisnis Islam Dalam Mengungkap Keuntungan Usaha Nani Hamdani Amir; Nur Nilawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4159

Abstract

This study aims to examine in depth how mixed traders apply the principles of Islamic business ethics, particularly in the aspect of Honesty in disclosing business profits, which can contribute to achieving blessings in profits. This study uses a descriptive qualitative approach with a focus on 20 mixed traders using a purposive sampling technique. Data collection techniques were carried out through interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that this study aims to examine the implementation of Islamic business ethics principles in trading practices, particularly in terms of profit disclosure. Principles such as monotheism, balance, free will, responsibility, and truth become the moral foundation in trading activities that not only pursue material profits, but also blessings as a form of happiness in this world and the hereafter. The findings show that although most traders have not implemented a formal record-keeping system, they have informal mechanisms tailored to their capabilities. Disclosure of profits is done contextually and reflects the values of justice ('adl), trustworthiness, and benefit ( al-maslahah ). In addition, traders tend to set reasonable profit margins to maintain customer satisfaction. This reflects the integration between spiritual values and economic practices in realizing Islamic business ethics that are just and sustainable.
Konsep – Konsep yang Berkaitan dengan IPS di SD Sri Wana Tri Ayu; Elisabeth Nopianty; Padillah Annur; Najatamara Najatamara; Khairunnisa Khairunnisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep-konsep yang berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar serta implikasinya terhadap pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara guru, observasi proses pembelajaran, serta studi dokumentasi terhadap kurikulum dan buku ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep utama IPS di SD meliputi bidang geografi (ruang, lokasi, lingkungan), sejarah (waktu, peristiwa, tokoh), ekonomi (kebutuhan, produksi, distribusi), sosial budaya (norma, kerjasama, keberagaman), serta kewarganegaraan (hak dan kewajiban, simbol negara, persatuan). Konsep-konsep tersebut diajarkan secara sederhana, kontekstual, dan terintegrasi dalam pembelajaran tematik, sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa dan mampu menanamkan nilai sosial serta karakter kebangsaan. Analisis data menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis pengalaman langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa sekaligus membentuk sikap kritis, peduli, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran IPS di SD tidak hanya berperan dalam penguasaan pengetahuan sosial dasar, tetapi juga dalam penguatan nilai dan pembentukan karakter. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang kreatif dan kontekstual, sedangkan penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas model pembelajaran tertentu dalam memperdalam pemahaman konsep IPS di tingkat dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran IPA di Kelas IV SD Muhammadiyah 01 Pematangsiantar Nudia Lis Shalawati; Sahril Gajah; Salim Efendi; Eduardo Sianturi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar pelajaran IPA pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah 01 Pematangsiantar. Populasi penelitian ini adalah 26 orang siswa kelas IV. Sampel ini adalah sampel jenuh, yang di mana seluruh populasinya dijadikan sebuah sampel. Data pada penelitian ini diperoleh dari kegiatan penelitian yang dilakukan di SD Muhammadiyah 01 Pematangsiantar. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan Uji – T. Proses analisis data yang dilakukan terlebih dahulu adalah Uji Instrumen, Statistik Deskriptif dan Uji Hipotesis dengan taraf signifikansi P < 0,05. Adapun temuan penelitiannya adalah dari hasil Uji – T didapatkan nilai P sebesar 0,00, dimana dengan menggunakan taraf signifikansi sebesar 0,05 (5%), maka disimpulkan P < 0,05 yakni, P 0,00 < 0,05, yang artinya terdapat pengaruh yang positif. Maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sementara untuk melihat seberapa besarnya peningkatan presentase pada nilai siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Discovery Learning dapat dilihat dari nilai rata rata untuk Pretest sebesar 61,15 dan Posttest sebesar 85,38, dimana 85,38 – 61,15 = 24,23 artinya terjadi peningkatan nilai rata-rata yang signifikan, yaitu sebesar 24,23 (39,63%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model Discovery Learning memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap hasil belajar pelajaran IPA pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah 01 Pematangsiantar.
Pengaruh Omni-Channel Marketing dan E-Servicescape Terhadap Customer Loyalty Gojek (Studi Pada Pengguna Gojek di Kota Medan) Septi Paulina Purba; Onan Marakali Siregar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4173

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi di Indonesia telah merambah berbagai lapisan masyarakat sehingga menciptakan persaingan bisnis yang semakin kompetitif termasuk di sektor transportasi. Gojek sebagai salah satu platform transportasi online terbesar di Indonesia perlu memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap loyalitas pelanggan guna mempertahankan pangsa pasar. Dalam konteks ini, omni-channel marketing dan e-servicescape diidentifikasi sebagai variabel penting untuk memengaruhi tingkat loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi omni-channel marketing dan e-servicescape terhadap customer loyalty pengguna Gojek di Kota Medan. Pengaruh antara omni-channel marketing dan e-servicescape akan dianalisis secara parsial dan simultan terhadap customer loyalty. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden pengguna Gojek di Kota Medan. Kuesioner terdiri dari pertanyaan yang mengukur omni-channel marketing, e-servicescape dan customer loyalty. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa omni-channel marketing berpengaruh positif terhadap customer loyalty, dengan nilai thitung sebesar 3,407 yang lebih besar dari ttabel dan tingkat signifikansi 0,001 yang lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman pelanggan dalam menggunakan berbagai saluran layanan Gojek yang terintegrasi dengan baik mendorong loyalitas mereka terhadap platform ini. Selain itu, e-servicescape juga menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap customer loyalty dengan nilai thitung sebesar 4,657 dan signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Uji simultan (Uji F) menunjukkan bahwa omni-channel marketing maupun e-servicescape secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap customer loyalty, dengan nilai Fhitung yang jauh lebih besar dari Ftabel. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,602 menunjukkan bahwa 60,2% variasi dalam customer loyalty dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara 39,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Era Digital: Tantangan dan Strategi pada Universitas Islam Aceh Irma Rosita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4177

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di lembaga pendidikan tinggi, termasuk Universitas Islam Aceh. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi manajemen Sumber Daya Manusia di era digital, khususnya pada konteks perguruan tinggi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan literatur dan wawancara terbatas terhadap pimpinan universitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi mendorong perlunya pengembangan kompetensi digital dosen dan tenaga kependidikan, restrukturisasi sistem rekrutmen berbasis teknologi, serta integrasi nilai-nilai Islam dalam penggunaan teknologi informasi. Strategi yang efektif meliputi digital training, sistem manajemen kinerja berbasis aplikasi, serta penguatan budaya kerja Islami di tengah perubahan digital. Kesimpulannya, keberhasilan manajemen Sumber Daya Manusia dalam era digital bergantung pada keseimbangan antara inovasi teknologi dan spiritualitas keislaman.
Peran Ninik Mamak Sebagai Komunikator Budaya Dalam Pembagian Hak Waris Pada Sistem Matrilineal Di Keluarga Minangkabau Nada Aprilly Permata; Priatna Priatna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4178

Abstract

The Minangkabau matrilineal system places women as the heirs of lineage and managers of inheritance called Harta Pusako Tinggi. The Ninik Mamak serves as a cultural communicator who regulates and conveys inheritance rights to nieces and nephews according to customary law or Islamic law, while also preventing conflicts among heirs. This system distinguishes Harta Pusako Tinggi, inherited following customary inheritance law, from Harta Pusaka Rendah, which follows Islamic inheritance law. This study examines how the cultural communication role of Ninik Mamak contributes to preserving the matrilineal customs, strengthening family harmony, and maintaining Minangkabau values amid social changes. The research aims to understand the role of Ninik Mamak as a cultural communicator in resolving inheritance conflicts within the Minangkabau community. It also explores the challenges faced by Ninik Mamak in facilitating communication and deliberation among heirs. The methodology used is qualitative descriptive, involving discussions and interviews to explore experiences and meanings of the cultural communication process. The results show that the matrilineal system protects women through Harta Pusako Tinggi, and the role of Ninik Mamak is effective in upholding customs and family harmony. Although ownership of property is held by women, control remains with men or Ninik Mamak.
Music as a Linguistic Bridge: A Qualitative Study on Song-Mediated Grammar Acquisition in Maluku, Indonesia Wenssy Steva Nussy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4180

Abstract

This study investigates the role of early and sustained exposure to English-language music in the natural acquisition of English grammar among Indonesian learners with mixed-age backgrounds. It explores music as a primary source of comprehensible input in a context with limited formal instructional resources. A qualitative case study approach was employed, involving eleven participants from Ambon and Dobo, Indonesia, including the author, with ages ranging from 12 to adulthood. Data collection included analysis of participants' original social media captions , focusing on specific grammatical structures such as verb tense and article usage, and semi-structured interviews exploring their histories of music exposure. This approach provided a source of authentic, unprompted language data to complement self-reported experiences. All participants demonstrated a strong, intuitive command of English grammar in unprompted writing. This competence was unanimously attributed to long-term, intergenerational engagement with English music, which provided extensive, repetitive input that allowed for the internalization of grammatical patterns. The findings suggest that music can serve as a powerful, motivating, and accessible bridge for English grammar acquisition for learners of various ages, offering a model for informal language learning. Supporting the principles of Krashen's Input Hypothesis, this study highlights the potential of leveraging music as a key pedagogical tool to supplement formal language instruction.