cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Strategi Guru Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn di SD Ibrahim No.060874 Dewi Romantika Tinambunan; Esra Natasya Br Sitepu; Putri Widia Ningsih; Jahya Adiputra Simbolon; Sri Yunita; Chandra Fhutu Neva
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4348

Abstract

Teknik dan strategi guru dalam mengajar diperlukaan untuk memacu minat siswa dalam belajar, khususnya untuk materi dan pembahasan PPKn tingkat dasar. Mata pelajaran PPKn pada kelas 2 SD belum terpisah dari mata pelajaran lainnya dan masih dirangkum di dalam mata pelajaran Tematik. Pembelajaran PPKn di desain khusus untuk mempelajari moral, etika, dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pelaksanaan pembelajaran masih menggunakan system yang lama dan belum menggunakan alat-alat teknologi sebagai alat bantu belajar yang menarik bagi anak. Namun, Guru melakukan pendekatan secara psikologis kepada siswa untuk memenuhi kebutuhan belajar anak. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif. Pengumpulan data berupa wawancara terhadap guru bidang studi. Laporan ini menghasilkan pemahaman tentang bagaimana peran dan Teknik dari guru PPKn dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran ppkn di sd Ibrahim no.060874 di SD Ibrahim no.060874.
Implementasi Program Pembinaan Kepribadian Rohani bagi Narapidana Asing dalam Sistem Pemasyarakatan di Indonesia: Studi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan I Gede Aditya Bayu Purwadi; Iman Santoso
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4354

Abstract

Penanganan narapidana asing dalam sistem pemasyarakatan Indonesia menghadapi tantangan yang kompleks, terutama terkait dengan perbedaan budaya, bahasa, dan kebutuhan rohani. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan yang dikenal menampung sejumlah besar narapidana asing, menerapkan program pembinaan kepribadian rohani sebagai salah satu strategi pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program tersebut dalam kerangka sistem pemasyarakatan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap narapidana asing, petugas pembinaan, serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan rohani di Lapas Kerobokan dilaksanakan secara inklusif, mencakup berbagai agama dan keyakinan yang dianut narapidana asing. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan spiritualitas, tetapi juga berkontribusi terhadap pengendalian perilaku, peningkatan disiplin, serta penciptaan iklim yang lebih kondusif di dalam lapas. Meskipun demikian, terdapat kendala berupa keterbatasan tenaga pembina, hambatan bahasa, dan kurangnya fasilitas pendukung yang memadai. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa implementasi program pembinaan rohani bagi narapidana asing memiliki peran signifikan dalam mendukung tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk narapidana agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan tidak mengulangi tindak pidana, sekaligus menumbuhkan suasana harmonis dalam kehidupan lapas yang multikultural.
Efektivitas Retorika Antarpribadi Terhadap Kualitas Hubungan Teman Sebaya Di Lingkungan Kampus : Suatu Kajian Pragmatik Anggi Nur Febriani; Safira Ayesha Ismaidin; Hoirina Pulungan; Regita Amelia; Ferdinand Simbolon
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4355

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya retorika antarpribadi dalam membangun dan menjaga kualitas hubungan teman sebaya di lingkungan kampus. Mahasiswa sebagai individu yang berada pada fase transisi menuju kedewasaan memerlukan keterampilan komunikasi yang efektif untuk membentuk relasi sosial yang sehat, produktif, dan suportif. Retorika antarpribadi dipandang sebagai sarana strategis dalam menciptakan pemahaman timbal balik, yang dalam penelitian ini dianalisis melalui perspektif Teori Relevansi Sperber & Wilson. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi efektivitas penerapan retorika antarpribadi terhadap peningkatan kualitas hubungan teman sebaya serta menjelaskan mekanisme relevansi komunikasi yang berkontribusi pada penguatan relasi sosial mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari 10 mahasiswa Universitas Negeri Medan melalui wawancara mendalam, observasi interaksi, dan dokumentasi aktivitas kelompok. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retorika antarpribadi yang berbasis prinsip relevansi terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hubungan teman sebaya. Mahasiswa yang mampu menyampaikan pesan dengan mempertimbangkan konteks kognitif lawan bicara lebih berhasil membangun rasa saling percaya, empati, dan solidaritas. Strategi komunikasi yang menekankan kesesuaian informasi dan kebutuhan mitra interaksi berperan penting dalam menciptakan hubungan sosial yang harmonis di kampus.
Studi Etnografi Tentang Pengalaman Siswa Dengan Cyberbullying Pada Lingkungan Sekolah Menengah Atas Di Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen Muhammad Daniel
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4357

Abstract

Cyberbullying dapat menimbulkan dampak emosional dan psikologis yang besar pada remaja. Oleh karena itu, penting untuk memahami pengalaman siswa dengan cyberbullying dari perspektif mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk cyberbullying di sekolah, menganalisis peran lingkungan sosial terhadap korban, menelaah pengaruh nilai dan kebijakan sekolah dalam penanganannya, serta mengeksplorasi strategi siswa dalam menghadapi cyberbullying secara individu maupun kelompok. Metode penelitian ini adalah etnografi. Etnografi bertujuan mendapatkan deskripsi dan analisis mendalam tentang kebudayaan berdasarkan penelitian lapangan yang intensif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, observasi partisipan dan analisis dokumen. Sumber data penelitian ini adalah siswa, guru dan guru BK SMA pada Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa 1) Cyberbullying di sekolah muncul dalam berbagai bentuk seperti penyebaran fitnah (denigration), pelecehan daring (harassment), dan pengucilan (exclusion). Media sosial terutama WhatsApp, Instagram, dan Facebook menjadi ruang utama terjadinya perundungan digital yang mencerminkan dinamika sosial remaja; 2) Dukungan dari teman, guru, dan keluarga sangat menentukan ketahanan korban. Lingkungan yang empatik membantu siswa menghadapi tekanan secara positif, sementara sikap abai memperburuk kondisi psikologis siswa; 3) Nilai-nilai keislaman dan adat peumulia jamee memiliki potensi mencegah perundungan digital, tetapi penerapannya di sekolah masih terbatas. Kebijakan yang ada cenderung administratif dan belum menyentuh pembentukan karakter serta etika bermedia; dan 4) Siswa menggunakan strategi adaptif seperti mencari dukungan sosial dan menghindari pelaku, serta strategi maladaptif seperti membalas atau menarik diri. Keberhasilan strategi sangat dipengaruhi oleh tingkat self-efficacy dan kemampuan regulasi diri siswa.
Pengaruh Respiration Training Terhadap Kemampuan Fonasi Pasien Dengan Unilateral Vocal Fold Paralysis di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat Yekti Mahanani; Nadya Susanti; Anggi Resina Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4361

Abstract

Unilateral vocal fold paralisis merupakan salah satu penyebab terjadinya gangguan suara. Di RSPAD Gatot Soebroto, prevalensi terjadinya unilateral vocal fold paralysis sekitar 86% dari jumlah total pasien disfonia. Kondisi ini terjadi ketika posisi pita suara terbuka selama fonasi, sehingga udara yang dialirkan tidak dapat menggetarkan pita suara, menyebabkan suara serak dan terengah-engah, terjadinya penurunan durasi fonasi dan penurunan kenyaringan (Boone et al., 2020). Respiration training adalah salah satu latihan yang dapat membantu seseorang dengan gangguan suara untuk dapat meningkatkan kemampuan pernafasan yang kuat dalam berfonasi, sehingga dapat meringankan ketegangan yang terjadi pada pita suara dan memperbaiki pola pernafasan yang salah saat digunakan untuk mengkompensasi disfungsi laring (Desjardins & Bonilha, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian respiration training dalam meningkatkan kemampuan berfonasi bagi pasien suara  unilateral vocal fold paralysis di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen. Penulis menggunakan  pre- Experimental Designs (non design) yang merupakan desain penelitian tanpa adanya variable kontrol dan sampel tidak dipilih secara random sebanyak 10 responden. Bentuk desain yang digunakan yaitu “One Groups Pretest-Posttest Design". Hasil uji hipotesis dengan Paired T test dengan nilai ρvalue adalah 0.006 yang artinya jika ρvalue < dari 0.05 maka disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima. Terdapat pengaruh respiration training terhadap kemampuan fonasi pasien dengan unilateral vocal fold paralysis di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat.
Gambaran Pengetahuan Ibu Anak Tentang Demam Berdarah Dengue Di KelurahanSumber Mulyorejo WilayahPuskesmas PerawatanTanah Tinggi Gryttha Tondang; Indra Hizkia Perangin; Sri Andriani Br Tampbulon
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4362

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Pengetahuan ibu sebagai pengasuh utama dalam keluarga memiliki peran krusial dalam deteksi dini, pencegahan, dan penanganan DBD pada anak. Kelurahan Sumber Mulyorejo yang berada dalam wilayah kerja Puskesmas Perawatan Tanah Tinggi masih menghadapi tingginya kasus DBD pada anak, yang mengindikasikan perlunya kajian mendalam tentang tingkat pengetahuan masyarakat, khususnya ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu anak tentang Demam Berdarah Dengue di Kelurahan Sumber Mulyorejo Wilayah Puskesmas Perawatan Tanah Tinggi tahun 2024.Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel berjumlah 48 ibu yang memiliki anak penderita DBD yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner terstruktur yang telah divalidasi, terdiri dari 20 pertanyaan pilihan benar-salah untuk mengukur pengetahuan berdasarkan enam indikator: definisi, tanda dan gejala, penyebab/etiologi, penularan, pengobatan, dan pencegahan DBD.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik pada aspek definisi (58,3%), tanda dan gejala (54,2%), pengobatan (54,2%), dan pencegahan (47,9%). Namun, ditemukan kesenjangan signifikan pada aspek penyebab/etiologi dimana hanya 33,3% responden berpengetahuan baik, serta aspek penularan dengan hanya 37,5% yang memahami mekanisme transmisi secara komprehensif. Mayoritas responden berusia 30-39 tahun (52,1%), berpendidikan SMP (45,8%), dan berstatus ibu rumah tangga (52,1%). Kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun tingkat pengetahuan ibu tentang DBD cukup baik pada aspek definisi, gejala, pengobatan dan pencegahan, masih terdapat kebutuhan mendesak untuk memperkuat edukasi tentang penyebab biologis dan mekanisme penularan penyakit. Intervensi edukasi kesehatan yang lebih intensif, berkelanjutan, dan disesuaikan dengan karakteristik demografis masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan menekan angka kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Perawatan Tanah Tinggi.
Pengaruh Kualitas Produk dan Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Advan Store Mall Ambasador Muhammad Faisal Basri; Nurvi Oktiani; Syahrir Syahrir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4363

Abstract

This study aims to analyze the effect of product quality and service quality on customer satisfaction at Advan Store Mall Ambasador. The research method used is a quantitative approach with a survey technique to 80 respondents who are Advan customers. Data were collected using a closed questionnaire with a five-point Likert scale and processed using multiple linear regression analysis through the SPSS version 25 program. The results of the study indicate that both product quality and service quality have a positive and significant effect on customer satisfaction partially and simultaneously. The t-test value for the product quality variable is 2.737 (significance 0.008) and for the service variable is 2.450 (significance 0.017), which means both have a significant effect on customer satisfaction. Meanwhile, the F-test result of 10.699 with a significance value of 0.000 <0.05 indicates that together product quality and service have a significant effect on customer satisfaction. The coefficient of determination of 49.76% indicates that almost half of the variation in customer satisfaction can be explained by these two variables, while the rest is influenced by other factors outside the study. Thus, improving product and service quality is an important factor for Advan in building customer satisfaction and loyalty amidst increasingly tight competition in the electronics market.
Students’ Motivation in Learning English at MTs Cendekia Muhammadiyah Kotamobagu Wahyu Wijayati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.4368

Abstract

Motivation is one of the most important aspects of the learning process. Without motivation, learning objectives are difficult to achieve. When students possess motivation in the learning process, they will better understand the material, especially English. The purpose of this study is to determine the students’ motivation in learning English among seventh-grade students at MTs Cendekia Muhammadiyah Kotamobagu. This research employed a descriptive qualitative method. The data were collected through a student motivation questionnaire consisting of ten items and an interview containing five questions. The data were analyzed using percentages and descriptive explanations. The main findings show that the students are generally highly motivated. Based on the results of the questionnaire and interviews, it can be concluded that the seventh-grade students at MTs Cendekia Muhammadiyah Kotamobagu possess strong motivation in learning English. The questionnaire results revealed that most students agreed with the positive statements, indicating their enjoyment in learning English. Furthermore, the interview results show that students are highly interested in learning English. However, teachers should be more creative in using media, strategies, or materials in the teaching and learning process to further enhance students’ motivation.
Persepsi Terapis Wicara Terhadap Penggunaan Evidence Based Practice Dalam Pemilihan Metode Terapi Pada Pasien Autism Spectrum Disorder di Jakarta Ratna Musriani; Alfiani Vivi Sutanto; Dian Atnantomi Wiliyanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4373

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan yang memengaruhi kemampuan komunikasi, interaksi sosial, serta pola perilaku individu. Peningkatan jumlah penyandang ASD mendorong perlunya intervensi yang efektif, salah satunya melalui layanan terapi wicara. Secara ideal, pemilihan strategi terapi harus berlandaskan Evidence-Based Practice (EBP), yaitu pendekatan pengambilan keputusan yang menggabungkan temuan ilmiah, keahlian klinis, serta kebutuhan dan preferensi klien. Namun, penerapan EBP di Indonesia belum optimal karena terbatasnya akses sumber literatur, sarana pendukung, dan pemahaman praktisi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi terapis wicara terkait penggunaan EBP dalam menentukan metode terapi untuk anak dengan ASD di Jakarta. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan 20 terapis wicara dari berbagai fasilitas layanan, yang diwawancarai secara mendalam dan dianalisis secara tematik. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar terapis memiliki pandangan positif terhadap EBP, tetapi pelaksanaannya sering bersifat implisit dengan mengandalkan pengalaman klinis dibandingkan rujukan literatur ilmiah. Waktu yang terbatas, minimnya dukungan institusi, dan kendala akses jurnal menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan fasilitasi yang lebih memadai untuk mendorong implementasi EBP secara konsisten dalam praktik terapi wicara
Reflection of Islamic Civilization History in English Language Teaching: A Humanistic and Spiritual Approach Wahyu Wijayati; Sabil Mokodenseho
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4377

Abstract

Motivation in English language learning remains a critical factor for achieving effective outcomes, yet integrating cultural, ethical, and spiritual values is often overlooked in contemporary education. Previous studies highlight the importance of humanistic and spiritual approaches, but limited research connects English learning with Islamic civilization history to enhance students’ motivation. This study aims to explore how reflections on Islamic civilization, combined with humanistic and spiritual approaches, can enrich English language learning. A qualitative descriptive method was employed, using literature review and document analysis as data sources. Findings indicate that integrating Islamic civilization values increases students’ cultural awareness, moral understanding, and intrinsic motivation, while humanistic and spiritual dimensions foster self-confidence, ethical awareness, and holistic development. The study concludes that such integration produces meaningful and transformative learning experiences. It is recommended that English teaching incorporate historical, ethical, humanistic, and spiritual elements to improve student engagement, linguistic proficiency, and character development.