cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Perbedaan Gender: Sejauh Mana Mempengaruhi Numerasi Matematika Mahasiswa PGSD? Febiyanti R. Hasan; Hikmahturrahman Hikmahturrahman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana perbedaan gender mempengaruhi numerasi matematika mahasiswa PGSD. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 mahasiswa dengan kemampuan kategori tinggi. Instrumen yang digunakan adalah 2 butir soal Asesemen Kompetensi Minimum dan pedoman wawancara. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yakni metode tes, wawancara, dan domunentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Perbedaan gender dalam konteks ini tidak mennujukkan perbedaan signifikan dalam kemampuan berhitung, tetapi terlihat pada pendekatan berpikir dan kedalaman pemahaman konsep matematis. Subjek Laki-Laki cenderung berpikir analitik, logis, dan reflektif, menunjukkan keunggulan dalam pemahaman konsep dan strategi pemecahan masalah. Subjek Perempuan berpikir tekstual, prosedural, dan sistematis, menunjukkan keunggulan dalam ketelitian dan keteraturan langkah, tetapi masih kurang dalam pemahaman makna konseptual dan evaluasi hasil. Dengan demikian, perbedaan gender berpengaruh pada gaya kognitif dan strategi numerasi matematika, bukan pada kemampuan berhitung dasar. Subjek Laki-Laki lebih menonjol pada penalaran konseptual, sedangkan Subjek Perempuan lebih kuat pada ketelitian prosedural.
Analisis Perbedaan Kualitas Pelayanan Kesehatan Pada Pasien Rawat Inap Dan Jalan Peserta JKN Di RSUD Toto Kabila Moh Ichsan A. Antu; Merlin Abd Rahman; Rismunandar Katili
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4614

Abstract

Kualitas Pelayanan adalah perbedaan antara pelayanan yang diharapkan dengan pelayanan yang diterima. Apabila harapan lebih besar jika dibandingkan dengan kinerja, maka kualitas yang dirasakan lebih kecil jika dibandingkan dengan kepuasannya, karenanya ketidakpuasan konsumen terjadi. Rumusan masalah Apakah ada perbedaan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat inap dan jalan peserta jaminan kesehatan nasional di RSUD kabila?. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat inap dan jalan peserta jaminan kesehatan nasional di RSUD kabila. Penelitian ini merupakan penelitian Observasional analitik menggunakan Uji Independent Sampel T Test. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah t kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat inap dan jalan peserta jaminan kesehatan nasional di RSUD kabila. Sampel berjumlah 96 orang pasien, terdiri dari 48 pasien rawat inap dan 48 pasien rawat jalan, penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yakni mengambil populasi pasien sebagai sampel penelitian. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada perbedaan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat inap dan jalan. Diharapkan kepada masyarakat aktif mencari tahu tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), agar sebagai peserta bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.
Peran Komunikasi terhadap Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Commuter Marriage Nugraheni Putri Utami; Novi Elisadevi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4615

Abstract

Fenomena commuter marriage semakin meningkat di Indonesia seiring dengan tuntutan karier dan mobilitas kerja yang tinggi. Pasangan commuter marriage menghadapi tantangan yang unik dalam mempertahankan kualitas hubungan. Komunikasi menjadi elemen krusial dalam menjaga kepuasan pernikahan ketika pasangan hidup terpisah secara geografis. Tujuan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan commuter marriage. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 215 orang menjalani commuter marriage yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Skala Komunikasi Pernikahan (α = 0,934) dan Skala Kepuasan Pernikahan (α = 0,947) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara komunikasi dengan kepuasan pernikahan (r = 0,687; p<0,001). Komunikasi memberikan sumbangan efektif sebesar 47,2% terhadap kepuasan pernikahan pasangan commuter marriage. Aspek komunikasi paling berpengaruh terhadap kepuasan pernikahan pasangan commuter marriage adalah keterbukaan diri (β = 0,412), diikuti oleh empati (β = 0,331), dan frekuensi komunikasi (β = 0,289). Kesimpulan. Komunikasi memiliki peran signifikan dalam membentuk kepuasan pernikahan pada pasangan commuter marriage. Kualitas komunikasi mampu menjadi mekanisme adaptif dalam menghadapi tantangan perpisahan geografis.
A Cognitive Processes of PGSD Students in Solving Algebra Literacy Problems: Proses Kognitif Mahasiswa PGSD dalam Memecahkan Masalah Literasi Aljabar Rizal Masaniku; Hikmahturrahman Hikmahturrahman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4620

Abstract

This study aims to explore the cognitive processes of PGSD students in solving algebraic literacy problems. This study is qualitative in nature, using a case study approach. The subjects in this study were two PGSD students with high mathematical ability. The instruments used were one algebraic literacy question and interview guidelines. The methods used for data collection were tests, interviews, and documentation. The data analysis techniques used included data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that PGSD students in the high category have mature algebraic literacy. SKT1 demonstrates analytical, reflective, and systematic cognitive processes in interpreting information and explicitly constructing mathematical models. Meanwhile, SKT2 displays efficient, strategic, and abstractive thinking with logical model simplification. Both are able to relate calculation results to the problem context in a meaningful way, reflecting the integration of conceptual, procedural, and reflective understanding in algebraic thinking.
Pengaruh Pemberian Effleurage Massage Terhadap Kualitas Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Basung Endang Anjelina; Kiki Megasari; Berliana Irianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4629

Abstract

Postpartum adalah masa di mulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat kandungan kembali semula seperti sebelum hamil, yang berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari. Gangguan tidur ini dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental ibu, serta berpotensi terjadinya postpartum blues. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang dapat meningkatkan kualitas tidur ibu hamil adalah Efflurage Massage Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Efflurage Massage terhadap kualitas tidur ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Basung Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain quasi- experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri dari 18 Responden ibu Postpartum, Kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah pemberian Efflurage Massage. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok sebelum dan sesudah diberikan intervensi. P-value yang diperoleh sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa Efflurage Massage berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas tidur ibu Postpartum. Efflurage Massage terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas tidur ibu Postpartum di Puskesmas Muara Basung. Oleh karena itu, Efflurage Massage dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi non- farmakologis yang aman dan efektif untuk meningkatkan kualitas tidur pada ibu Postpartum.
Radiologi Modern dan Kecerdasan Buatan dalam Deteksi Dini Penyakit Kronis: Analisis Multimodalitas dan Implikasi Preventif Ferawati Dakio
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4630

Abstract

Modern radiology may be classified as a pivotal determinant in the early detection of chronic diseases, particularly through advances in imaging technology and the integration of artificial intelligence (AI). This study aims to examine the contribution of CT, MRI, ultrasound, and PET to identifying subclinical abnormalities and to evaluate the impact of AI in enhancing diagnostic accuracy and operational efficiency. Employing a systematic and PRISMA-based scoping review methodology, data were collected from PubMed, Embase, Scopus, and IEEE Xplore (2015–2025). The analysis indicates that AI-assisted mammography achieved an AUC of 0.92 with 95% sensitivity and 78% specificity, while low-dose CT screening reduced lung cancer mortality by up to 20%. MRI- and ultrasound-based radiomics improved non-invasive detection of hepatic and renal fibrosis with >85% accuracy. Molecular PET and multimodal imaging demonstrated potential for detecting inflammatory and metabolic alterations at an early stage. Furthermore, AI improved interpretation efficiency by approximately 30% and reduced diagnostic errors by 25%. Nonetheless, data bias, limited external validation, and ethical issues in data governance remain persistent challenges. These findings affirm the strategic role of modern radiology as the cornerstone of preventive medicine and underscore the necessity for multidisciplinary collaboration to develop a standardized, ethically governed multimodal data ecosystem.
Efektivitas Program Sleep Hygiene Berbasis Sekolah–Keluarga terhadap Kesehatan Fisik dan Psikologis Anak Sekolah Dasar Eva Faradianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4631

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of a school–family-based sleep hygiene program in improving sleep quality and overall well-being among Indonesian elementary school children. A quasi-experimental design was employed with intervention (n=90) and control (n=90) groups. Data were collected using the Sleep Disturbance Scale for Children, Pittsburgh Sleep Quality Index, Strengths and Difficulties Questionnaire, and actigraphy for objective triangulation. Findings indicated a significant increase in sleep duration (+42.3 minutes/night, p<0.01) and sleep efficiency (+6.8%), accompanied by improvements in emotional regulation (+14.2%) and prosocial behavior (+9.6%). Somatic complaints decreased by 22.4%, while illness-related absences were reduced by 1.2 days per student. Family compliance and school support were identified as key moderators of program success. Although BMI reduction was not statistically significant, the positive trend suggests long-term metabolic benefits. These results confirm the effectiveness of multilevel school–family interventions in enhancing children’s physical and psychological health, contributing empirical evidence from Southeast Asia to inform culturally grounded, preventive health education policies in Indonesia.
The Influence of Organizational Support, Remote Work Policy and Perceived Ease of Use on Employee Digital Engagement of Remote Workers Mury Andayani; Riesna Apramilda; Enny Diah Astuti; Muhammad Hery Santosa; Tyahya Whisnu Hendratni; Muhammad Abi Berkah Nadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4636

Abstract

This study analyzes the interactions of organizational support, remote working conditions, and perceived usability from the viewpoints of the employees working offsite regarding their engagement with digital tools. The methodology employed in the research was quantitative, and data was gathered by means of a survey with 200 participants. The participants were selected intentionally according to the requirements of having been working remotely for not less than six months and having employed digital technologies in their daily work. The results showed that all three independent variables have a positive and significant effect on employee digital engagement. Organizational support has been shown to increase employee loyalty and emotional attachment, remote work policy strengthens work-life balance and motivation, while perceived ease of use increases digital comfort and participation. Theoretically, this study enriches the literature on digital human resource management, while practically provides guidance for organizations in designing effective, adaptive remote employee management strategies oriented towards sustainable digital engagement.
Analisis Kesesuaian Kawasan Peruntukan Pemakaman Umum Baru Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Kecamatan Koto Tangah Bima Razaqi Haropanta; Endah Purwaningsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4642

Abstract

Ketersediaan lahan untuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) merupakan tantangan dalam perencanaan tata ruang wilayah yang berkelanjutan, terutama di kawasan padat seperti Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan bagi TPU baru dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Analisis dilakukan berdasarkan empat kriteria utama: penggunaan lahan, fisik, ekonomi, dan ekologi. Hasil AHP menunjukkan penggunaan lahan memiliki bobot tertinggi (0,502), diikuti ekologi (0,192), fisik (0,171) dan ekonomi (0,135). Proses overlay menghasilkan empat tingkat kesesuaian: sangat sesuai (S1), sesuai (S2), kurang sesuai (S3), dan tidak sesuai (N). Dari total 23.037 hektar wilayah studi, 1% tergolong sangat sesuai dan 14% sesuai. Proyeksi kebutuhan lahan TPU hingga 2035 sebesar 43,27 hektar masih jauh lebih kecil dibandingkan ketersediaan lahan kategori S1 dan S2 yang mencapai 3.394 hektar. Ini menunjukkan ketersediaan lahan yang mencukupi untuk pengembangan TPU secara berkelanjutan.
Pengaruh Self Efficacy Dan Perceived Organizational Support Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Employee Engagement Sebagai Variabel Intervening Pada PT. Alam Agro Abadi Devi Annisa; T. Lyza Tahura Chairunnisa; Ani Muwarni
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4650

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada PT. Alam Agro Abadi yang merupakan perusahaan bergerak di bidang kelapa sawit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh yang diberikan oleh Self Efficacy dan Perceived Organizational Support terhadap kinerja karyawan dengan Employee Engagement sebagai Variabel Intervening. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan kebun yang bekerja di PT. Alam Agro Abadi sebanyak 150 karyawan, dan pengambilan sampel dengan sampel sensus yaitu sebanyak 150 responden. Sumber data menggunakan data primer dan teknik pengumpulan data menggunakan survei yaitu kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji Kualitas Data, uji asumsi klasik, uji analisis jalur, uji kelayakan model dan uji sobel test. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa self efficacy dan perceived organization suport secara parsial berpengaruh signifikan terhadap employee engagement dan kinerja, sedangkan secara simultan self efficacy, perceived organization suport dan employee engagement berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Employee engagement tidak berperan sebagai variabel intervening pada pengaruh antara self efficacy dan perceived organization suport dengan kinerja karyawan dalam melakukan tugasnya. Terdapat korelasi yang kuat antara self efficacy, Perceived Organizational Support, Employee Engagement dengan kinerja karyawan dalam melakukan tugas di perusahaan. Kinerja karyawan di perusahaan dapat dijelaskan oleh self efficacy, Perceived Organizational Support, Employee Engagement sebesar 42,9% dan sisanya sebesar 57,10% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.