cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Narasi Digital Dalam Lanskap Kuliner: Eksplorasi Intensi Dan Perilaku Adopsi Tiktok Pada Pelaku Usaha Kuliner Kota Medan Mohd Haritza Zuhri; Tapi Rondang Ni Bulan; Ani Murwani Muhar; Maulidina Yuliani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4651

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha kuliner untuk memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasaran. TikTok menjadi salah satu platform populer dengan potensi besar, namun penggunaannya oleh café dan restoran di Kota Medan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, kepercayaan, dan pengaruh sosial terhadap niat perilaku, serta pengaruh niat perilaku terhadap perilaku aktual penggunaan TikTok.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 120 pelaku usaha kuliner yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS V 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kegunaan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap niat perilaku, sedangkan persepsi kemudahan berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Kepercayaan dan pengaruh sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat perilaku. Selain itu, niat perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku aktual penggunaan TikTok.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan dan pengaruh sosial menjadi faktor utama dalam mendorong adopsi TikTok oleh pelaku usaha kuliner di Kota Medan, sementara faktor teknis seperti kegunaan dan kemudahan relatif kurang berpengaruh.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBl) terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas X SMKN 3 Payakumbuh Yennita Yennita; Gema Hista Medika; Tasnim Rahmat; Nola Nari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4659

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar matematika siswa di kelas X jurusan Busana di SMKN 3 Payakumbuh. Hal ini terlihat dari hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti memberi solusi dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika.Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas X jurusan Busana di SMKN 3 Payakumbuh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X Busana 4. Pada kelas sampel diterapkan model Problem Based Learning dalam pembelajaran matematika. Data penelitian diperoleh dari angket motivasi belajar matematika siswa yang diberikan pada saat pretest dan posttest. Berdasarkan penelitian pada kelas sampel diperoleh data berdistribusi normal dan homogen. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test dengan hasil diperoleh = 15,984972 dan pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh = 2,03224 sehingga . Artinya ditolak dan diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata motivasi belajar matematika siswa sebelum dan sesudah penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas X SMKN 3 Payakumbuh
Analisis Literasi Digital Dan Literasi Numerasi Terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Di Era Kurikulum Merdeka Mayya Kholidah Masruroh; Suharmono Kasiyun
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4669

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada tingkat sekolah dasar. Proses pembelajaran yang sebelumnya bersifat konvensional kini bergeser menuju pembelajaran berbasis teknologi yang menuntut siswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif. Dalam konteks tersebut, literasi digital dan literasi numerasi menjadi kompetensi penting yang harus dikuasai siswa untuk menghadapi tantangan pembelajaran di era Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan literasi numerasi terhadap prestasi belajar siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur melalui penelaahan berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berperan dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengelola informasi serta memanfaatkan teknologi secara produktif, sedangkan literasi numerasi membantu pengembangan kemampuan berpikir logis, analitis, dan pemecahan masalah berbasis data. Sinergi antara kedua literasi tersebut terbukti mendukung pencapaian tujuan Kurikulum Merdeka dalam membentuk profil pelajar Pancasila yang kritis, kreatif, dan berdaya saing di era modern.
Implementasi Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan melalui Inovasi Produk Magnet Kulkas dari Limbah Popok Bayi (PROMALIM) Ramah Lingkungan Irvan Wananda Febriansyah; Risal Kartika Bintoro; Muhammad Pandu Prapto Utomo; Ranum Kayla Az Zahra; Latifa Novita Naya; Sri Purwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4682

Abstract

Permasalahan limbah popok bayi sekali pakai menjadi isu lingkungan yang mendesak di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kota Surakarta. Limbah ini sulit terurai secara alami dan berpotensi mencemari tanah serta air. Urgensi penanganan limbah tersebut mendorong mahasiswa Universitas Islam Batik untuk melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan melalui inovasi produk PROMALIM (Produk Magnet Kulkas dari Limbah Popok Bayi). Kegiatan ini bertujuan mengubah limbah anorganik menjadi produk suvenir ramah lingkungan yang bernilai ekonomi sekaligus edukatif. Mitra kegiatan adalah Bank Sampah Kitiran Emas Surakarta yang berperan sebagai penyedia bahan baku limbah popok steril dan pendukung edukasi masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan, yaitu persiapan, produksi, pemasaran, dan evaluasi. Proses produksi mencakup sterilisasi, pewarnaan, pencampuran resin, pencetakan, finishing, dan pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan capaian produksi sebanyak 840 unit dan penjualan 186 unit dengan omzet sementara Rp1.674.000, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap nilai guna limbah rumah tangga. Luaran kegiatan meliputi produk inovatif PROMALIM, sertifikat Hak Cipta (HKI No. EC002025154315), akun media sosial promosi aktif, dan artikel ilmiah. Program ini berdampak pada penguatan jiwa kewirausahaan hijau mahasiswa, pemberdayaan mitra masyarakat, serta mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 tentang konsumsi dan produksi berkelanjutan.
Analisis Distribusi Spasial dan Keterlayanan Fasilitas Bank Sampah di Kota Tanjungpinang Zuleriwati A.S; Nefriwati Hilmi; Aditia Ayu Rahma Nabila; Meylia Vivi Putri; Halimah Fahri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4756

Abstract

This study aims to analyze the spatial distribution of waste banks in Tanjungpinang City and to identify gap areas or residential zones that remain underserved by these facilities. A quantitative descriptive approach was employed, utilizing spatial analysis based on Geographic Information Systems (GIS). The dataset consisted of waste bank coordinate points, administrative boundaries, residential zoning maps, and population density data. Analytical procedures included buffer analysis to assess service coverage within a 300–500 meter radius, overlay analysis to identify serviced and unserviced residential areas, and a gap area assessment to quantify disparities across sub-districts. The findings indicate that the spatial distribution of waste banks in Tanjungpinang is uneven, with the highest concentration located in Bukit Bestari (25 units) and Tanjungpinang Timur (24 units), while Tanjungpinang Barat and Tanjungpinang Kota have significantly fewer facilities. Buffer analysis revealed that Bukit Bestari achieved the highest service coverage at 70.17%, followed by Tanjungpinang Kota (52.54%), Tanjungpinang Barat (49.07%), and Tanjungpinang Timur (46.47%). Overall, only 52.99% of the total 7.68 km² of residential areas are currently served by waste bank facilities. These results highlight spatial inequalities in access to waste management services, particularly in peripheral and densely populated neighborhoods. The study concludes that strategic expansion and equitable redistribution of waste bank facilities are necessary to promote more effective, inclusive, and sustainable waste management practices in Tanjungpinang City
Konflik Antar Kelas dalam Pelaporan Keuangan berdasarkan Perspektif Teori Konflik Karl Marx pada Perusahaan Makanan Siap Saji X, Y, Z di Nusa Tenggara Barat Dina Amalya Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4759

Abstract

This study aims to analyze class conflicts in financial reporting practices based on Karl Marx’s conflict theory in three food companies located in West Nusa Tenggara, Indonesia. Marx’s conflict theory serves as the conceptual framework to understand power relations between capital owners (bourgeois class) and workers (proletarian class) within the context of financial reporting, which is not merely technical but also ideological. This research employs a qualitative descriptive approach using a case study method on Companies X, Y, and Z. Data were collected through in-depth interviews with management, accounting staff, and production workers, as well as documentation of internal and external financial reports. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing based on the Miles and Huberman model. The results reveal that financial reporting serves as an arena where class conflicts are manifested between capital owners striving to maximize profit and workers seeking better welfare. The conflicts are evident in accounting decisions such as labor cost recognition, inventory valuation, and disclosure policies. Financial reporting is also used as a legitimacy tool to maintain the company’s image among investors and regulators, while issues of distributive justice for workers are often marginalized. Although auditing and corporate governance mechanisms help mitigate conflicts, they still tend to favor the interests of the capital-owning class. This study contributes to the development of critical accounting literature in Indonesia by demonstrating that financial reporting is not entirely neutral but is embedded with power relations and economic interests. Furthermore, the findings provide practical implications for companies to strengthen transparency, ethics, and social justice in their financial reporting practices.
Kombinasi Kualitas Pelayanan Dan Store Atmostphere Dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan di Yusscafe Moh Albudairi Addumyati; Triana Setiyarini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan suasana toko terhadap kepuasan pelanggan di Yuss Café, Bangkalan, Jawa Timur. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif, penelitian ini melibatkan 68 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Sebaliknya, suasana toko memiliki pengaruh positif yang signifikan. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dengan suasana toko menjadi faktor dominan dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang memuaskan.
The Interpersonal Meaning In Prince Charles III Grief Speech Andini Syita Savitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4776

Abstract

This study refers to analyzing language called for communication. It fully focuses on Prince Charles III delivers Queen’s speech from the perspective of SFL especially dealing with the Tenor of the discourse of the speech. In other words, this object is about interpersonal meaning of the speech that is able to be used to discuss speaker’s posture towards what s/he is delivering in the speech. In conducting this study, it has two objectives to achieve. First, this study tried to figure the interpersonal meaning of Prince Charles III  speech by looking deeply on the Mood system of the sentence of the speech which indicates analyzing the two constituents of Mood are Subjects and Finites of the clauses in the speech. Second, it also tried to unbox Charles posture towards his people by applying the Appraisal theory proposed by Martin. Appraisal offers an ideal analytical framework to frequently identify interpersonal meanings in language. The result of this study showed that the most subject found in the speech was I – Prince Charles meant that Charles himself was aware to what he was preaching in the speech. The Finites in the speech were primarily stapulated in Simple Present Tense that was emphasized that in giving his speech, Charles gave the general truth at the moment of the speaking. Since nearly all of the clauses were declarative clauses, Charles was considered to share information in this case he shared how much he loves his mother who just passed away and how she become a role model to him to be a great sovereign. That shared information was further analyzed with the Appraisal theory which tent to the conclusion that Charles in deeply lost someone who is important in his life. Based on this study, finally it comes to an understanding that it is important to understand any kinds of speech well. One among paths to do it is by analyzing that speech through its interpersonal meaning and its appraisal system. This study is beneficial for readers, especially English Department students in order to get able to figure the meaning behind a text well.  
Kompetensi Profesional Guru Al-Islam SMK Muhammadiyah I Terbanggi Besar Lampung Tengah Nuri Ekawati; M. Sholihin; Arizal Eka Putra; Anggi Septia Nugroho
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4779

Abstract

Penelitian ini didorong oleh kebutuhan untuk memahami secara mendalam bagaimana guru Al-Islam di SMK Muhammadiyah 1 Terbanggi Besar menerapkan kompetensi profesional mereka. Fokusnya meliputi kedalaman penguasaan materi ajar, kreativitas dalam pengembangan materi yang kontekstual, serta efektivitas perancangan dan pelaksanaan pembelajaran di kelas, kemampuan melakukan evaluasi dan refleksi terhadap kinerja profesionalnya, diharapkan guru Al Islam mampu mengaitkan pendidikan Islam dengan bidang kejuruan sehingga siswa dapat mempunyai etos kerja dan karakter Islamiyah. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya, proses analisis data dilakukan secara bertahap, meliputi reduksi data, penyajian data, dan diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru Al-Islam di SMK Muhammadiyah 1 Terbanggi Besar telah memahami pola pikir keilmuan, memahami kurikulum serta konsisten dalam pembuatan rancangan di setiap mata pelajaran yang di ampu, memilih materi yang sesuai dengan kurikulum dan yang dibutuhkan oleh siswa, mengikuti pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kompetensi profesional, penggunaan teknologi, serta metode belajar yang kreatif dan variatif dalam pembelajaran AL-Islam dapat meningkatkan minat belajar siswa. Faktor masalah yaitu kurang nya fasilitas teknologi, dan jaringan internet di sekolah yang kurang luas.Diharapkan dengan adanya penelitian ini SMK Muhammadiyah 1 Terbanggi Besar menjadi SMK yang lebih di minati dari segi kualitas guru dan fasilitasnya yang memadai, agar siswa menjadi lebih semangat dalam mengejar prestasi akademik maupun nonakademik.
Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Perubahan Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji pada Mahasiswa Muhammad Reza; Novida Humaira; Muhammad Muhammad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4780

Abstract

Perubahan gaya hidup mahasiswa yang cenderung praktis dan sibuk menyebabkan tingginya konsumsi makanan cepat saji (fast food), yang berisiko terhadap kesehatan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gizi terhadap perubahan perilaku konsumsi makanan cepat saji pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pre-test post-test. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi di Aceh, dengan sampel sebanyak 60 mahasiswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner perilaku konsumsi fast food, modul edukasi gizi, serta media intervensi berupa seminar, leaflet, dan video edukatif. Pre-test dilakukan untuk mencatat frekuensi konsumsi fast food, dilanjutkan edukasi gizi selama dua sesi, dan post-test dilakukan dua minggu setelah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan frekuensi konsumsi fast food, dari rata-rata 3,1 kali per minggu menjadi 1,4 kali per minggu (p = 0,001). Selain itu, mahasiswa melaporkan peningkatan sikap selektif dalam memilih makanan dan memperhatikan nilai gizi. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi gizi efektif dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa dan mempengaruhi perilaku konsumsi makanan cepat saji ke arah yang lebih sehat. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa intervensi edukasi gizi di lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi strategi promotif-preventif dalam menjaga kesehatan mahasiswa.