cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Perlindungan Hukum Terhadap Anak di Bawah Umur Korban Pencabulan Pada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Banda Aceh Nurhadisah Nurhadisah; Safira Mustaqilla; Delfi Suganda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi anak di bawah umur yang dilakukan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Banda Aceh, serta menelaah peran lembaga tersebut dalam memberikan pendampingan hukum dan pemulihan psikologis bagi korban. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pihak-pihak terkait di P2TP2A Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak korban pencabulan di Banda Aceh telah dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu perlindungan preventif dan represif. Perlindungan preventif mencakup kegiatan pendampingan, konseling, edukasi, dan advokasi, sedangkan perlindungan represif dilakukan melalui proses hukum pidana sesuai dengan ketentuan dalam KUHP, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Dalam perspektif hukum Islam, perlindungan terhadap anak merupakan bagian dari maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya menjaga keturunan (ḥifẓ al-nasl) dan kehormatan (ḥifẓ al-‘irdh). Dengan demikian, tindakan pencabulan terhadap anak merupakan perbuatan haram yang wajib dicegah dan ditindak secara tegas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan referensi bagi pemerintah daerah, lembaga perlindungan anak, serta akademisi dalam memperkuat kebijakan dan implementasi perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual di Aceh.
Reinterpretasi Hadis "Satu Usus dan Tujuh Usus": Pendekatan Musykil Al-Hadits dan Hermeneutik Muhamad Maimun; Helmi Helmi; Ahmad Fawaid
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7431

Abstract

Dalam literatur hadis, ada sekian hadis yang sepintas problematik secara makna (musykil), di antaranya hadis tentang “Muslim makan dengan satu usus dan non-muslim makan dengan tujuh usus”. Hadis ini seringkali dipahami secara tesktual sehingga secara teologis, antropologis, dan etis akan menjadi problematis. Pemahaman tekstual terhadap hadis ini berpotensi menimbulkan kesan diskriminatif serta bertentangan dengan realitas empiris dan prinsip Islam yang rahmat li al-‘alamin. Artikel ini bertujuan untuk melakukan reinterpretasi hadis tersebut melalui pendekatan Musykil al-Hadits dan hermeneutika. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif kepustakaan dengan melakukan analisis terhadap kitab hadis primer, syarah klasik, serta literatur kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa hadis tersebut bersifat simbolik dan etis, bukan biologis. Hadis ini menegaskan perbedaan orientasi hidup dan etika konsumsi antara muslim dan non-muslim, bukan perbedaan hakikat kemanusiaan. Dengan demikian, reinterpretasi ini meneguhkan relevansi hadis dalam konteks modern sebagai kritik terhadap gaya hidup konsumtif dan hedonistik
SHOLAWAT SEBAGAI REFLEKSI GERAKAN POSITIF DALAM LINGKUNGAN SOSIAL MASYARAKAT; ANALISIS HADIS RIWAYAT IMAM AHMAD Ahmad Muzawwir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7432

Abstract

Fenomena majelis shalawat di era digital telah mengalami transformasi dari sekadar forum dzikir menjadi ruang ekspresi religius yang megah dan viral. Video-video di media sosial menunjukkan ribuan jamaah yang berkumpul dalam atmosfer panggung, lighting, dan sound system yang menyerupai konser. Di satu sisi, ini memperlihatkan antusiasme generasi muda dalam mengekspresikan kecintaan kepada Nabi Muhammad. Namun di sisi lain, muncul diskusi kritis terkait bentuk ekspresi keagamaan yang mulai melebur dengan budaya populer.Tulisan ini mengkaji fenomena tersebut dengan pendekatan fenomenologi sosial dan kajian hadis. Pendekatan fenomenologi, khususnya dari Alfred Schutz, digunakan untuk membaca keterlibatan kolektif jamaah sebagai konstruksi makna sosial yang saling terhubung. Sedangkan pendekatan kajian hadis menelusuri otoritas dan makna normatif dari hadis riwayat Abu Thalhah dalam Musnad Ahmad serta hadis-hadis lain yang relevan. Dari kajian ini ditemukan bahwa shalawat bukan hanya ibadah lisan, tetapi juga memiliki kekuatan sosial dan spiritual yang mendalam. Namun, perlu ada kesadaran bersama untuk menjaga adab dan ruh ibadah dalam semangat dakwah kekinian. Majelis shalawat idealnya menjadi ruang dakwah yang merangkul semangat modern tanpa kehilangan kedalaman tradisi.
Interkoneksi Media Konkret dengan Model Pembelajaran Applied Behavior Analisys Bagi Santri Autis Cholifah Cholifah; Eva Nur Fadilah Febriyana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7451

Abstract

Penelitian ini membahas interkoneksi antara penggunaan media konkret dan model pembelajaran Applied Behavior Analysis (ABA) dalam proses pendidikan bagi santri autis di Pondok Pesantren Roudlotul Nasyiin Ash-Shiddiqiyyah Desa Dadapan Kecamatan Sedan, Rembang. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa santri autis menghadapi sejumlah hambatan, seperti tantrum, kesulitan memahami informasi, emosi yang tidak stabil, serta keterbatasan komunikasi dan interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media konkret memiliki peran penting dalam membantu santri autis memahami konsep dengan lebih mudah melalui pengalaman langsung dan meningkatkan fokus. Sementara itu, model ABA membantu penguatan perilaku, pembiasaan ibadah, peningkatan kemandirian, serta kemampuan bersosialisasi. Interkoneksi keduanya menciptakan proses pembelajaran yang sistematis, dan humanis, yang relevan dengan kultur pembelajaran pesantren. Sinergi media konkret dan model ABA tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik, tetapi juga membentuk integritas, kemandirian, dan perilaku religius santri autis. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi kedua pendekatan tersebut dapat menjadi model pembelajaran inklusif yang efektif di lingkungan pesantren.
Manajemen Persediaan yang Efektif untuk Meningkatkan Efisiensi Rumah Sakit Nailul Fithri Arrasily; Tri Jenny Minarsih; Budi Hartono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7452

Abstract

Manajemen persediaan merupakan salah satu komponen strategis dalam pengelolaan rumah sakit karena berkaitan erat dengan efisiensi biaya operasional, mutu pelayanan kesehatan, dan keselamatan pasien. Rumah sakit mengalokasikan proporsi anggaran yang besar untuk pengadaan obat-obatan, alat kesehatan, serta bahan medis habis pakai, sehingga diperlukan sistem pengelolaan persediaan yang efektif, terencana, dan berbasis data. Ketidaktepatan dalam pengelolaan persediaan, baik dalam bentuk kelebihan stok (overstock) maupun kekurangan stok (understock), dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti pemborosan anggaran akibat obat kedaluwarsa dan stok mati, serta terganggunya kontinuitas pelayanan medis akibat ketiadaan item kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen persediaan dalam meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka terhadap artikel ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan nasional yang relevan dengan sistem logistik dan manajemen persediaan rumah sakit. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan metode pengendalian persediaan yang sistematis dan ilmiah, seperti analisis ABC–VEN, Economic Order Quantity (EOQ), penetapan safety stock dan reorder point, serta integrasi sistem persediaan dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS), terbukti mampu mengurangi pemborosan biaya, menekan risiko obat kedaluwarsa, dan menjamin ketersediaan item yang berhubungan langsung dengan keselamatan pasien. Selain meningkatkan efisiensi biaya, manajemen persediaan yang efektif juga berkontribusi terhadap kelancaran pelayanan dan stabilitas operasional rumah sakit. Dengan demikian, manajemen persediaan yang terintegrasi, berbasis data, serta didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan teknologi informasi yang memadai merupakan strategi penting dalam meningkatkan efisiensi, mutu pelayanan, dan keberlanjutan rumah sakit, khususnya dalam era Jaminan Kesehatan Nasional dengan sistem pembayaran INA-CBGs.
Pengelolaan Sarung Tenun Desa Masalili Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna Selawesi Tenggara Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Mimik Parwati; Louisa N Kandoli; Telly F. S. Tangkere
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7454

Abstract

This study aims to determine whether the management of Masalili village woven sarongs can improve family income. Masalili woven sarongs are used for traditional Muna clothing in Southeast Sulawesi. The type of research used in this study is qualitative research. Data collection techniques used in this study were interviews, observation, and documentation. With a total of 5 housewives as informants. Data were collected using interview techniques. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study are that the management of Masalili woven sarongs can improve family income and as additional income for daily life. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results revealed that the management of woven sarongs in Masalili Village shows significant potential for improving family incomes. Empowering artisans, developing products, and effectively marketing them can significantly impact the well-being of the Masalili community. Sales of woven sarongs provide an important source of additional income for families and can even help husbands meet their daily needs, reducing dependence on a single source of income
Evaluasi Kapasitas dan Tingkat Pelayanan Jalan Raya di Kota Ambon Berbasis Analisis Derajat Kejenuhan dengan Metode MKJI 1997 Billy Christ Mual; Frando Simon Hukom; I Made Krisnajnana Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7455

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kapasitas dan tingkat pelayanan jalan di Kota Ambon berbasis analisis derajat kejenuhan dengan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997 untuk mengidentifikasi kondisi kritis pada ruas-ruas jalan utama. Evaluasi komprehensif terhadap derajat kejenuhan, kapasitas efektif, dan tingkat pelayanan jalan menjadi instrumen vital dalam mengidentifikasi titik-titik kemacetan kritis serta merumuskan strategi intervensi yang tepat guna meningkatkan efisiensi mobilitas perkotaan di wilayah kepulauan.Materi dan metode penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei lapangan pada tiga ruas jalan utama di Kota Ambon yaitu Jalan A.Y. Patty, Jalan Said Perintah, dan Jalan Dr. Kayadoe. Pengumpulan data primer dilakukan selama tiga hari kerja pada periode jam puncak pagi, jam normal, dan jam puncak sore menggunakan traffic counter untuk pencacahan volume kendaraan, speed gun untuk pengukuran kecepatan, serta formulir survei untuk hambatan samping. Analisis data dilakukan dengan menghitung kapasitas jalan menggunakan formula MKJI 1997 yang mempertimbangkan kapasitas dasar dan berbagai faktor penyesuaian.Hasil penelitian menunjukkan ketiga ruas jalan mengalami kondisi kritis dengan derajat kejenuhan berkisar antara 0,82 hingga 0,98. Jalan Said Perintah mencatat kondisi paling kritis dengan derajat kejenuhan 0,98 dan tingkat pelayanan E. Hambatan samping dengan frekuensi 500-723 kejadian per jam menjadi faktor dominan yang menurunkan kapasitas efektif jalan hingga 20-25 persen. Kecepatan tempuh rata-rata mengalami penurunan signifikan sebesar 26,9-32,1 persen dari kecepatan arus bebas teoritis.Kesimpulan penelitian adalah sistem transportasi jalan di Kota Ambon telah mendekati batas kapasitas maksimal yang memerlukan intervensi segera melalui strategi rekayasa lalu lintas, pengurangan hambatan samping, dan pengembangan sistem angkutan umum massal untuk mencegah degradasi lebih lanjut.
Pemodelan Bangkitan dan Tarikan Perjalanan Kawasan Komersial Kota Ambon Menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dan Karakteristik Lalu Lintas Billy Christ Mual; Lenora Leuhery
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7456

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model matematis bangkitan dan tarikan perjalanan kawasan komersial Kota Ambon serta menganalisis karakteristik lalu lintas yang terbentuk sebagai basis perencanaan transportasi perkotaan yang berkelanjutan. Pertumbuhan aktivitas komersial di Kota Ambon telah memicu peningkatan volume lalu lintas yang berimplikasi pada kemacetan dan penurunan tingkat pelayanan jalan, sehingga diperlukan pemahaman mendalam mengenai pola bangkitan dan tarikan perjalanan berdasarkan karakteristik kawasan komersial. Metode Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan terhadap 15 zona komersial utama di Kota Ambon. Data primer diperoleh melalui traffic counting, survei wawancara terhadap pengunjung kawasan, dan inventarisasi karakteristik fisik bangunan komersial, sedangkan data sekunder bersumber dari instansi pemerintah terkait. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik lalu lintas dan regresi linear berganda dengan metode stepwise untuk mengidentifikasi variabel signifikan yang mempengaruhi bangkitan dan tarikan perjalanan. Hasil penelitian menunjukkan model bangkitan dengan R² = 0,847 mengidentifikasi luas lantai bangunan, jumlah tenaga kerja, dan kapasitas parkir sebagai variabel signifikan, sedangkan model tarikan dengan R² = 0,862 dipengaruhi oleh keberagaman barang-jasa, aksesibilitas, luas lantai, dan fasilitas penunjang. Karakteristik lalu lintas menunjukkan volume harian rata-rata 8.450 kendaraan dengan dominasi sepeda motor 62,3 persen, puncak sore hari mencapai 1.520 kendaraan per jam, dan kecepatan rata-rata 15,2-18,5 km/jam mengindikasikan tingkat pelayanan kategori D-E. Kesimpulan menunjukkan model yang dikembangkan memiliki akurasi tinggi dengan R² > 0,84 dan telah memenuhi uji asumsi klasik, sehingga dapat diaplikasikan sebagai instrumen prediksi kebutuhan pergerakan untuk mendukung perencanaan transportasi perkotaan yang berkelanjutan di Kota Ambon dan evaluasi dampak pengembangan kawasan komersial terhadap sistem lalu lintas.
Pengaruh Motivasi Pelayanan Publik Terhadap Emotional Labor Pada Petugas Polisi Kota Batu Nadiya Andromeda; Esy Suraeni yuniwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7462

Abstract

Tuntutan bagi petugas kepolisian untuk menampilkan emosi yang selaras dengan standar organisasi merupakan hal yang krusial. Hal ini melibatkan tugas-tugas seperti tetap bersikap ramah saat menerima kekerasan verbal dari masyarakat atau menjaga ketenangan di tempat kejadian perkara yang mengerikan—sebuah fenomena yang dikenal sebagai Emotional Labor (Kerja Emosional). Namun, tidak semua petugas mengalami dampak negatif yang sama dari beban emosional ini. Variabel kunci yang membedakan pengalaman tersebut adalah Public Service Motivation (PSM), yang didefinisikan sebagai dorongan internal individu untuk berbuat kebaikan bagi masyarakat dan negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi pelayanan publik terhadap emotional labor yang dilakukan oleh petugas kepolisian di Kota Batu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Emotional Labor Scale (ELS) dari Brotheridge & Lee (2003) dan skala Public Service Motivation dari White (2019). Subjek penelitian terdiri dari 48 petugas polisi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi pelayanan publik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap emotional labor, yang ditunjukkan dengan nilai R sebesar 0,687 dan nilai koefisien sebesar 0,460. Pengaruh ini memiliki arah positif, yang berarti semakin tinggi motivasi pelayanan publik, semakin tinggi pula skor emotional labor. Lebih lanjut, nilai koefisien determinasi ( sebesar 0,472 mengindikasikan bahwa variabilitas motivasi pelayanan publik mampu menjelaskan 47,2% perubahan dalam strategi emotional labor petugas kepolisian.
Transformasi Berpikir Kritis Siswa Melalui Pendekatan Inkuiri Dalam Menulis Esai Argumentatif Wakhibah Dwi Khusnah; M. Subhan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7465

Abstract

Critical thinking skills are essential competencies in the digital era, particularly in constructing evidence-based arguments. This study aims to analyze the transformation of students’ critical thinking skills through the implementation of an inquiry-based approach in argumentative essay writing. This qualitative research, employing a case study design, was conducted at MA Al Fatah. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with teachers and 12th-grade science students, and document analysis of students’ essay drafts. Data analysis techniques included data reduction, data display, and conclusion drawing, with technical triangulation to ensure the validity of findings. The results indicate that the inquiry approach significantly shifts the students’ role from passive information recipients to independent researchers. The exploration phase, utilizing driving questions, successfully reduced writer’s block, while the investigation phase enhanced students’ information literacy in verifying authentic data sources. The pinnacle of cognitive transformation was observed in the students' ability to construct coherent logical flows and present counter-arguments objectively. The average student evaluation scores, ranging from 87 to 90, confirm the effectiveness of this method. This study concludes that the inquiry method not only improves writing quality but also strengthens students’ independent thinking and metacognitive awareness, which are crucial for higher education.