cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,612 Documents
Strategi Media Sosial Terhadap Peningkatan Pemasaran Pada Usaha Jahit Ferra Fashion House Ferra Fajriyah; Fitriani Fitriani; Miftah Fadhli Asad; Sri Aisyah Yope
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2281

Abstract

The purpose of this study is to assess the impact of social media use on the growth of Ferra Fashion House's business. This business uses digital platforms like Instagram and WhatsApp to display product results and facilitate long-term communication with customers. The methodology used in this study is a kualitatif deskriptif approach with a focus on literature studies. The study's findings indicate that social media has a significant impact on increasing visibility, market share, and customer satisfaction. More than 70% of new transactions originate from initial interactions through social media, which were not previously facilitated by traditional promotions. Even though there are issues with content consistency and keterbatasan in digital marketing strategies, social media is still an effective tool for strengthening business-customer relationships and increasing business day-to-day in the digital age
Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Dikelurahan Awang Tangka Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone Fitrah Ramadina; Gani Gaffar; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani; Syamsiah Hasyim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2284

Abstract

Menemukan rencanauntuk meningkatkan pelayanan publik di Kelurahan AwangTangka, KecamatanKajuara, KabupatenBone, adalah tujuan dari penelitian ini. Metodologi penelitian kualitatif deskriptif yang dikombinasikan dengan teknik analisis data SWOT digunakan dalam penelitian ini. Untuk menampilkan kondisi organisasi saat ini, Matriks Ringkasan Analisis Eksternal Pabrik (EFAS) dan Ringkasan Analisis Internal Pabrik (IFAS) digunakan untuk melakukan analisis SWOT. Menurut temuan studi data, pemerintah desa Awang Tangka saat ini berada di Kuadran III (Strategi W-O). yang terletak di antara sumbu peluang dan kelemahan. Meskipun menerima peluang eksternal, desa ini juga menghadapi sejumlah kendala dan masalah internal. Agar dapat memanfaatkan peluang eksternal ini dengan baik, pemerintah desa harus menerapkan strategi turn-around, yang berarti menyelesaikan atau meminimalkan masalah internal organisasi. Berdasarkan temuan dari analisis matriks SWOT, enam isu strategis diidentifikasi. Litmus Test kemudian digunakan untuk menilai tingkat isu-isu strategis, dan ditemukan empat isu yang masuk dalam kategori strategis, yaitu: perlunya peningkatan sumber daya manusia aparatur pemerintah secara rutin dengan memberikan pelatihan yang dapat membantu mereka memecahkan masalah dalam pelayanan public, penggunaan media informasidan teknologi untuk mencoba meningkatkan palayanan public yangsesuai dengan harapan masyarakat, terdapat dua isu yang memiliki tingkat cukup strategis berdasarkan hasil litmus test: isu peningkatan koordinasi dan kerjasama antar pegawai agar kebutuhan pelayanan yang semakin tinggi dapat terpenuhi sesuai dengan harapan masyarakat, dan masalah dalam menciptakan aturan dan pedoman yang tepat untuk meningkatkan standar pelayanan publik dan meningkatkan loyalitas aparatur dalam memberikan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi. Meningkatkan infrastruktur dan fasilitas untuk memenuhi permintaan layanan publik yang terus meningkat merupakan salah satu dari masalah tersebut.
Studi Etnomedisin Tumbuhan Berkhasiat Obat Antidiabetes Pada Masyarakat Desa Panggung Rejo Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung Riesce Octa Verantika; Vicko Suswidiantoro; Wina Safutri; Mida Pratiwi; Elsya Azis Suryani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2285

Abstract

Diabetes melitus menjadi salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi yang terus meningkat di Kabupaten Mesuji, sehingga upaya pengelolaan pada penyakit ini perlu untuk ditingkatkan agar dapat menekan angka kejadian pada penyakit tersebut. Penggunaan etnomedisin dalam terapi diabetes melitus telah menjadi alternatif dalam pengobatan konvensional di berbagai budaya. Tujuan: Untuk menggali informasi terkait jenis tumbuhan, bagian tumbuhan serta cara pengolahan tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat Antidiabetes oleh Masyarakat Desa Panggung Rejo Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif Kualitatif dengan menggunakan metode Snowball Samplingdalam proses penggalian informasi yaitu pemilihan sampel dilakukan melalui informan kunci yang dipilih berdasarkan pengetahuan dan pemahamannya dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara semi terstruktur pada Masyarakat Desa Panggung Rejo Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung sebanyak 12 orang responden. Hasil: Didapatkan 13 jenis spesies tumbuhan yang digunakan sebagai obat Antidiabetes, tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan adalah tumbuhan Pandan dan jahe (14%). Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan yaitu bagian daun (62%), buah (15%), rimpang (15%) dan batang (8%). Cara Pengolahan tumbuhan yang diterapkan oleh Masyarakat yaitu dengan cara direbus (77%) diblender (15%) dan diparut (8%). Kesimpulan: Secara ilmiah, tumbuhan-tumbuhan tersebut terbukti mengandung senyawa bioaktif yang berperan dalam menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, menghambat enzim pencernaan karbohidrat, serta melindungi sel β pankreas dari kerusakan akibat stres oksidatif.
Efektivitas Program Digitalisasi Pelayanan Publik Di Desa Tongke-Tongke (Studi Kasus: Program Layanan Mandiri Desa) Sahrung Sahrung; Mukrimah Mukrimah; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2286

Abstract

Digital transformation in the public service sector has become a strategic step to enhance the efficiency and quality of services to the community, including at the village level. This study aims to analyze the effectiveness of the Layanan Mandiri (Self-Service Program) in Tongke-Tongke Village, Sinjai Timur District, Sinjai Regency, as a form of digitalized public service. This research uses a qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews and documentation. Data analysis refers to Budiani's effectiveness theory, which includes four key indicators: target accuracy, level of program socialization, goal achievement, and program monitoring. The findings show that although the self-service system is technically available and operational, its utilization has not yet reached all community groups. The service is mostly used by tech-literate individuals, while vulnerable groups such as the elderly are still not optimally engaged. Furthermore, program socialization remains limited, and the main objective—enabling administrative services to be accessed from home—has not been fully realized, as most residents still prefer to visit the village office directly. In addition, program monitoring is not yet conducted systematically. Thus, the effectiveness of the Layanan Mandiri program in Tongke-Tongke Village is still suboptimal and requires improvements in socialization, digital literacy, and ongoing evaluation.
Efektifitas Penerapan Absensi Sidik Jari (Finger Print) Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Pegawai (Asn) Kabupaten Sinjai Imran Imran; Darmawati Darmawati; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2288

Abstract

This research aims to assess how effective the implementation of the fingerprint attendance system is in enhancing employee discipline in Sinjai Regency. With a qualitative descriptive approach, data were obtained through interviews and observations in the Regional Civil Service Agency environment. The results of the study indicate that the fingerprint attendance system has a positive impact on the level of ASN discipline, although there are several technical obstacles such as power and fingerprint reading problems. This system is considered fair, transparent, and encourages employee order and accountability.
Evaluasi Good Governance di Kantor Desa Massangkae Kecamatan Kajuara dalam Mengoptimalkan Partisipasi Masyarakat Andi Resky Wahyuningsih; A Ilah Nurul Falah; Kiki Rasamala Sani; Fitriani Fitriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2289

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan prinsip-prinsip good governance di Kantor Desa Massangkae, Kecamatan Kajuara, serta menganalisis kontribusinya dalam mengoptimalkan partisipasi masyarakat dalam pemerintahan desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi telah dijalankan secara cukup efektif, antara lain melalui publikasi anggaran desa, pelayanan berbasis website, dan forum musyawarah desa. Inovasi digital turut mempercepat layanan publik, meskipun masih terdapat kendala pada aspek sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi. Partisipasi masyarakat tercermin dari keterlibatan aktif dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan, meski perlu diperkuat dalam hal fleksibilitas waktu pelaksanaan musyawarah dan peningkatan literasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara tata kelola pemerintahan yang baik dan pemberdayaan masyarakat lokal merupakan kunci keberhasilan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Kajian Kualitas dan Daya Terima Torta Caprese Substitusi Bubuk Kacang Tanah Sebagai Rintisan Usaha Gita Anggini Larasati; Natasha Diva Adelia; Pretty Metta Dewi; Guspri Devi Artanti; Yeni Yulianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2290

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas daya terima konsumen terhadap torta caprese substitusi bubuk kacang tanah dengan tiga perlakuan yang berbeda, yaitu 30%, 40% dan 50% substitusi kacang tanah. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi produk sebagi rintisan usaha. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pastry & Bakery, Program Studi Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan uji mutu sensoris dan uji daya terima konsumen, yang meilabtkan dengan 10 panelis ahli dan 100 panelis konsumen. Aspek yang dinillai meliputi warna bagian luar, warna bagian dalam, aroma kacang tanah, rasa manis, rasa kacang tanah, tekstur (kelembutan) dan pori-pori. Berdasarkan hasil keseluruhan penilaian aspek produk torta caprese substitusi bubuk kacang tanah dengan persentase 40% merupakan produk yang terbaik menurut penilaian panelis ahli dan pada persentase 50% merupakan produk yang terbaik menurut panelis konsumen. Produk ini akan selanjutnya dikembangkan sebagai rintisan usaha dengan merek “Peacotta”, yang dijual dengan harga Rp. 20.000,- per pcs. Hasil dari penjualan “Peacotta” selama satu bulan didapatkan dengan total omset sebesar Rp. 2.880.000-, Produk torta caprese substitusi bubuk kacang tanah dapat diaplikasikan untuk mengembangkan pemanfaatan bahan pangan lokal dan sebagai membuka peluang usaha kue berbasis bebas gluten.
Persepsi Dan Harapan Masyarakat Terhadap Layanan Publik Digital Di Kantor Desa Barugae Jumriah Jumriah; Septi Hikmatun; Syamsiah Hasyim; Fitriani Fitriani; Kiki Rasmala Sani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2291

Abstract

Penerapan layanan publik berbasis digital di tingkat desa menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi dan harapan masyarakat terhadap layanan publik digital yang diterapkan di Kantor Desa Barugae. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memandang layanan digital sebagai solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan akses geografis dan birokrasi yang sebelumnya lambat. Pemanfaatan layanan ini memberikan pengalaman pelayanan yang lebih cepat, praktis, dan efisien, serta membangun makna sosial baru terkait pelayanan publik yang lebih responsif. Namun demikian, masyarakat tetap berharap adanya penguatan sumber daya manusia, perbaikan infrastruktur digital, dan dukungan regulasi yang berkelanjutan untuk memastikan optimalisasi layanan. Temuan ini menegaskan bahwa proses digitalisasi di desa tidak hanya bersifat teknologis, melainkan juga sosial, di mana interaksi simbolik antara warga dan perangkat desa turut membentuk persepsi dan partisipasi dalam pelayanan publik.
Analisis Kualitas Partisipasi Masyarakat Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Barugae Fenisa Fitri; Yudarti Yudarti; Syamsiah Hasyim; Kiki Rasmala Sani; Fitriani Fitriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2292

Abstract

Penelitian ini mengkaji kualitas partisipasi warga Desa Barugae dalam forum Musrenbangdes. Kajian ini berfokus pada evaluasi peran pemerintah desa sebagai fasilitator serta identifikasi kendala dan solusi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa. Melalui pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen. Hasil penelitian mengungkap bahwa partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes masih terbatas pada kehadiran fisik, dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, dan budaya. Pendekatan personal oleh pemerintah desa belum optimal karena kurangnya dukungan sistem terstruktur dan teknologi informasi. Penelitian ini menyimpulkan perlunya reformulasi pendekatan partisipatif melalui penyederhanaan proses Musrenbang, edukasi publik, dan pemanfaatan teknologi untuk mencapai partisipasi yang lebih inklusif, representatif, dan berkelanjutan.
Analisis Kualitas Sensoris dan Daya Terima Grissini Substitusi Tepung Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Fahira Arsyika Mulia Hartono; Zakiyah Nur Kamilah; Yeni Yulianti; Guspri Devi Artanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2293

Abstract

Penelitian ini mengkaji kualitas sensoris grissini yang diformulasikan dengan substitusi tepung sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) sebagai alternatif diversifikasi pangan lokal. Sorgum dipilih karena kandungan gizinya yang tinggi serta potensinya sebagai bahan baku lokal pengganti gandum, di tengah tingginya impor tepung terigu di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan sensoris terhadap grissini dengan substitusi tepung sorgum. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Seni Kuliner dan Pengelolaan Jasa Makanan Universitas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan survei. Sampel penelitian ini yaitu grissini substitusi tepung sorgum dengan persentase sebesar 10%, 20% dan 30% yang dilakukan uji validitas 10 panelis ahli kemudian diperlukan penyebarluasan sebagai produk alternatif cemilan sehat sehingga perlu dilakukan uji daya terima oleh 100 panelis konsumen. Pengujian meliputi beberapa aspek yaitu bentuk, warna, aroma, rasa, kerenyahan dan rongga. Hasil validasi 10 panelis ahli menunjukkan bahwa grissini dengan substitusi tepung sorgum 30% memiliki nilai rata-rata tertinggi sebesar 3,1, terutama pada aspek aroma herbal (3,6), kerenyahan (3,5), dan warna (3,2). Kesimpulan hasil penilaian daya terima menunjukan terdapat pengaruh terhadap keseluruhan aspek dan berdasarkan produk yang paling disukai konsumen adalah grissini substitusi tepung sorgum sebanyak 30%. Penelitian ini menunjukkan bahwa sorgum memiliki potensi untuk digunakan dalam produk bakery sebagai langkah menuju penguatan ketahanan pangan nasional dan pengurangan ketergantungan terhadap bahan impor.