cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,418 Documents
Kesesuaian Garasi PKP-PK Dengan Regulasi Dan Dampaknya Terhadap Kinerja Personel Di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Anisa Nazula Rahma Rahma; Alwazir Abdusshomad; Wahyu Dwi Agustini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2214

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum sesuainya lantai garasi PKP-PK dengan standar Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : PR 30 Tahun 2022 Pada BAB V tepatnya pada butir 5.3.4 huruf j dan k disebutkan bahwa fasilitas ruang penyimpanan kendaraan PKP-PK (vechile housing) harus dilengkapi dengan perangkat untuk pengisian baterai dan peralatan lainnya. yang berpotensi mengganggu keselamatan dan kinerja personel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kondisi lantai garasi unit PKP-PK di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan regulasi Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor : PR 30 Tahun 2022 Pada BAB V tepatnya pada butir 5.3.4 huruf j dan k disebutkan bahwa fasilitas ruang penyimpanan kendaraan PKP-PK (vechile housing) harus dilengkapi dengan perangkat untuk pengisian baterai dan peralatan lainnya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kinerja personel. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan metode gap analysis dengan membandingkan kondisi aktual dengan standar teknis yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lantai garasi masih berupa plester atau semen polos, tidak rata, dan tidak dilapisi bahan anti-slip sehingga menimbulkan risiko tergelincir, genangan air, dan pertumbuhan lumut. Hal ini berdampak langsung terhadap keselamatan personel dan kecepatan response time dalam situasi darurat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat kesenjangan nyata antara kondisi lapangan dengan regulasi yang berlaku, sehingga diperlukan perbaikan fisik berupa pelapisan lantai dengan epoxy, perataan permukaan, dan sistem drainase yang optimal guna mendukung keselamatan kerja personel
Pengaruh Etos Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima Widia Aryani; Ikbal Irawan; Mawar Hidayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2222

Abstract

This study aims to examine the influence of work ethic and work environment on employee productivity at the Office of the Ministry of Religious Affairs, Bima Regency. Work ethic and work environment are two crucial factors that can affect individual performance within an organization, especially in public institutions that demand professional and efficient public services. The research method used is quantitative with an associative approach. Data were collected through questionnaires distributed to 60 respondents who are active employees at the Ministry of Religious Affairs Office in Bima Regency. The data analysis techniques used include validity and reliability tests, multiple linear regression, t-test, and F-test to determine the partial and simultaneous influence of the independent variables (work ethic and work environment) on the dependent variable (work productivity). The results showed that work ethic has a positive and significant influence on employee productivity. The work environment also has a positive and significant impact on productivity. Simultaneously, work ethic and work environment significantly influence employee productivity. These findings indicate that improving work ethic and enhancing the work environment should be key considerations for management in their efforts to boost overall employee performance. Therefore, efforts to increase productivity can be achieved by fostering a positive work culture and providing a supportive work environment.
The Interaction Between Teacher Performance in Learning Implementation and Student Readiness on Social Science Learning Outcomes Nurdin Nurdin; Imam Suseno; Ari Wahyu; Albertus Marua Setyastanto; Rinovian Rais
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2225

Abstract

This study explores the interaction between teacher performance in conducting classroom learning and student readiness in relation to social science learning outcomes. A quantitative approach with a survey method was employed to collect data from senior high school students through structured questionnaires. The analysis reveals that both teacher performance and student readiness have a significant influence on student achievement when assessed individually. When considered simultaneously, the relationship remains statistically significant, although not particularly strong. These findings suggest that while teacher effectiveness and student preparedness are essential elements, other unexamined factors may also contribute to learning outcomes. The study underscores the importance of enhancing teacher competency through professional development and fostering student readiness through supportive learning environments. Such efforts are expected to create more meaningful and effective learning experiences that support academic success in the context of social science education.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dengan Perilaku Prakonsepsi Di Kabupaten Kudus Aulia Dita Kurnia; Noor Hidayah; Tri Suwarto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara tingkat pengetahuan sikap dengan perilaku prakonsepsi pada ibu yang merencanakan kehamilan di wilayah Puskesmas Kabupaten Kudus. Latar belakang menunjukkan bahwa kejadian kehamilan berisiko dan angka kematian ibu di wilayah kudus masih tinggi, menjadikan perawatan prakonsepsi krusial. Namun perilaku prakonsepsi masih rendah,dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap. Tujuan umum dari penelitian adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku prakonsepsi. Adapun tujuan khususnya meliputi identifikasi tingkat pengetahuan, sikap dengan perilaku prakonsepsi, serta menguji hubungan antara pengetahuan dengan perilaku prakonsepsi dan sikap dengan perilaku prakonsepsi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan observasi analitik dan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian terdiri dari 100 ibu yang merencanakan kehamilan dari 19 puskesmas di kabupaten Kudus. Pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner, selanjutnya data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji chi-square dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan (64,0%), sikap (57,0%), dan perilaku prakonsepsi (71,0%) yang baik. Berdasarkan hasil uji bivariat menemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku prakonsepsi P-value =0,001 COR 2,876 (1,563 -5,295) dimana pengetahuan kurang baik meningkatkan risiko perilaku kurang baik sebesar 2,876x lebih besar memilki perilaku prakonsepsi yang kurang baik. Kemudian terdapat hubungan signifikan antara sikap dan perilaku prakonsepsi P-value =0,073 COR 1,878(1,006-3,505), dengan ibu yang memiliki sikap kurang baik berisiko 1,878 x lebih besar menunjukan perilaku prakonsepsi yang kurang baik. Kesimpulannya terdapat hubungan pengetahuan sikap dengan perilaku prakonsepsi di kabupaten kudus. Disarankan agar puskesmas meningkatkan edukasi dan screening prakonsepsi untuk menurunkan risiko kehamilan.
Efektivitas Pijat Perineum terhadap Penurunan Derajat Ruptur Perineum pada Ibu Bersalin Wahyu Fuji Hariani; Indah Kurniawati; Nurul Lailatus Sa’adah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2241

Abstract

Ruptur perineum merupakan komplikasi umum pada persalinan pervaginam dengan prevalensi tinggi di Indonesia, yang dapat menyebabkan morbiditas fisik dan psikologis jangka panjang pada ibu. Pijat perineum direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis untuk meningkatkan elastisitas perineum dan mengurangi risiko trauma. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi pijat perineum terhadap penurunan derajat ruptur perineum pada ibu bersalin. Metode yang digunakan h kuasi-eksperimental dengan desain dua kelompok. Sampel terdiri dari 28 ibu hamil trimester III di TPMB Ayu Retnita Dewi, Banyuwangi, yang dipilih melalui purposive sampling dan dibagi 2 kelompok, intervensi (n=14) dan kontrol (n=14). Kelompok intervensi menerima pijat perineum terstandarisasi sebanyak 10 kali oleh bidan terlatih, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima edukasi. Data derajat ruptur dikumpulkan melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil mengindikasikan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Pada kelompok intervensi, sebanyak 91,7% responden tidak mengalami ruptur atau hanya mengalami ruptur derajat 1. Sebaliknya, pada kelompok kontrol, 93% responden mengalami ruptur, dengan mayoritas (93%) mengalami robekan signifikan derajat 2 dan 3. Hasil uji Chi-Square menunjukkan p=0,001, yang mengonfirmasi adanya pengaruh yang sangat signifikan dari pijat perineum terhadap penurunan derajat ruptur perineum. Pijat perineum merupakan intervensi yang efektif dan terbukti secara signifikan dapat mengurangi kejadian serta tingkat keparahan ruptur perineum pada ibu bersalin. Temuan ini memberikan implikasi kuat bagi tenaga kesehatan untuk mengintegrasikan pijat perineum sebagai bagian dari standar asuhan antenatal guna meminimalkan trauma persalinan dan meningkatkan pengalaman melahirkan yang lebih positif.
Penerapan Metode Jurnalistik Questions Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengidentifikasi Unsur Intrinsik Cerita Dongeng Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 8 Kutablang Zulkarnaini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2248

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur intrisik cerita dongeng pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Kutablang melalui penerapan metode Jurnalistik Questions. Penelitian tindakan kelas dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 19 siswa kelas IV SD Negeri 8 Kutablang tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan tes akhir tindakan. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data dan penarikan Kesimpulan. Data pra tindakan yang dikumpulkan 19 siswa dan dianalisis menunjukan nilai rata-rata mencapai 63,68 dan 11 orang mencapaian ketuntasan 57,89% sedangkan 8 siswa belum memiliki ketuntasan hasil belajar sebesar 42,10% dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita dongeng. Hasil belajar siklus I terdapat 13 siswa mampu mengidentifikasi unsur intrinsik cerita dongeng dengan ketuntasan 68,42%. Sedangkan 6 siswa belum mencapai ketuntasan dengan presentase 31,57%. Dengan nilai rata-rata hasil belajar mengidentifikasi unsur intrinsik cerita dongeng selama pembelajaran di kelas diperoleh sebesar 70 tes akhir siklus. Pada proses pembelajaran siklus II terjadi peningkatan 18 siswa mampu mengidentifikasi unsur intrinsik cerita dongeng dengan ketuntasan 94,73 %. Sedangkan 1 siswa belum mencapai ketuntasan belajar dengan presentase 5,26%. Nilai rata-rata hasil belajar yang dicapai siswa selama pembelajaran sebanyak 75.78. Sebelum melakukan tindakan ke siklus I terjadi peningkatan sebesar 10,53%, sedangkan siklus II mengalami peningkatan sebesar 26,31%. Hal tersebut metode Jurnalist Questions sebagai alternatif strategi peningkatan kemampuan siswa mengidentifikasikan unsur intrinsik cerita dongeng.
Hubungan Tingkat Kecemasan Siswa dengan Keaktifan Belajar pada Pembelajaran Matematika di SDN 003 Pauh Angit Nesa Apriwiliya; Siti Quratul Ain
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan siswa dengan keaktifan belajar dalam pembelajaran matematika di SDN 003 Pauh Angit. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan bahwa banyak siswa mengalami kecemasan saat mengikuti pelajaran matematika, yang berdampak pada rendahnya keaktifan mereka di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex-post facto dan teknik survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I sampai VI yang berjumlah 81 siswa, dengan sampel sebanyak 37 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert. Instrumen yang digunakan terdiri dari dua variabel, yaitu tingkat kecemasan siswa sebagai variabel bebas (X) dan keaktifan belajar siswa sebagai variabel terikat (Y). Uji validitas dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan reliabilitas diuji dengan rumus Cronbach’s Alpha. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan siswa dengan keaktifan belajar mereka. Semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami siswa, maka semakin rendah tingkat keaktifan belajar mereka, khususnya dalam mata pelajaran matematika. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecemasan berpengaruh negatif terhadap partisipasi aktif siswa, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang mampu menciptakan suasana yang nyaman, menyenangkan, dan mendukung kepercayaan diri siswa dalam proses belajar.
Pengaruh Model Kooperatif Berbasis Gamifikasi Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Tumbuhan Kelas IV SDN 151 Pekanbaru Melli Agustini; Dea Mustika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif berbasis gamifikasi terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada materi tumbuhan di SDN 151 Pekanbaru. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran konvensional yang kurang variatif dan minimnya keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuasi- eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV A sebagai kelompok perlakuan dan kelas IV B sebagai kelas kontrol (tidak diberi perlakuan). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pre-test dan post-test), wawancara, serta observasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penerapan model kooperatif berbasis gamifikasi terbukti mampu meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, mendorong partisipasi aktif, serta mengembangkan keterampilan kolaborasi dan komunikasi antar siswa. Dengan demikian, model kooperatif berbasis gamifikasi dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Respon Pertumbuhan Stek Pucuk Jati (Tectona Grandis L.) Terhadap Kombinasi Media Tanam dan Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Indole Butyric Acid (IBA) Cresensia Aprillya Weli; Pamona Silvia Sinaga; Norman P.L.B Riwu Kaho; Astin Elise Mau
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2268

Abstract

Tanaman Jati (Tectona grandis L.) dapat dibudidayakan secara generatif dan vegetatif, pembudidayaan Jati bisa dilakukan secara vegetatif dengan cara menyemaikan stek pucuk. Dalam perbanyakan stek pucuk yang perlu diperhatikan adalah penggunaan jenis media tanam dan penggunaan hormon tumbuh untuk mempercepat pertumbuhan akar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kombinasi media tanam serta konsentrasi zat pengatur tumbuh IBA terhadap pertumbuhan stek pucuk Jati. Parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu persentase tumbuh stek, tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar. Rancangan percobaan yang dilakukan rancangan percobaan faktorial dengan 2 faktor yang disusun secara rancangan acak lengkap. Faktor pertama kombinasi media tanam (A) terdiri dari 5 taraf yaitu tanah: pasir 2,5: 2,5 (A0), tanah: pasir: kompos: sekam padi 2:1:1:1 (A1), tanah: pasir: kompos: sekam padi 1:2:1:1 (A2), tanah: pasir: kompos: sekam padi 1:1:2:1 (A3), tanah: pasir: kompos: sekam padi 1:1:1:2 (A4). Faktor kedua konsentrasi IBA (B) 20 ppm, 30 ppm, dan 40 ppm. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara kombinasi media tanam dan pemberian hormon IBA berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh dan berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar. Faktor kombinasi media tanam berpengaruh nyata pada persentase tumbuh dan berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan panjang akar dan faktor pemberian hormon IBA berpengaruh sangat nyata pada semua parameter.
Penguatan Etnomatematika Marapu Melalui PBL dan Teknologi Digital Dalam Pembelajaran Matematika SD di Sumba Barat Daya Agustina Purnami Setiawi; Diana Reby Sabawaly; Olviana Tamo Ina; Herman Huki Ratu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2273

Abstract

Penelitian ini menggunakan (SLR) terhadap 380 artikel terpilih dan 145 relevan serta memenuhi kriteria inklusi. Artikel-artikel tersebut terdiri dari 6 studi etnomatematika budaya lokal (termasuk artikel spesifik tentang Marapu), 76 penelitian tentang penerapan (PBL) dalam konteks lokal, dan 63 studi mengenai integrasi teknologi digital dalam pembelajaran matematika. Sebaran publikasi menunjukkan peningkatan minat penelitian pada ketiga topik ini dalam dekade terakhir, dengan dominasi studi etnomatematika marapu (4%) diikuti PBL (52%) dan teknologi digital (44%). Artikel dari tahun 2020-2025 terpilih dari Google Scholar, Scopus, dan ERIC untuk menganalisis penguatan etnomatematika Marapu melalui Problem-Based Learning (PBL) dan integrasi teknologi digital dalam pembelajaran matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya Marapu mengandung konsep matematika yang kaya, termasuk pola geometri fractal pada tenun, sistem bilangan adat, dan pengukuran tradisional, yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum melalui pendekatan PBL berbasis konteks nyata. Analisis mengungkap bahwa PBL efektif meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman konsep matematika melalui eksplorasi masalah budaya, sementara teknologi digital (seperti tampilan rumah adat 3D dan aplikasi interaktif) berperan penting dalam memvisualisasikan konsep abstrak. Namun, implementasi menghadapi tantangan seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan kurangnya pelatihan guru. Temuan utama penelitian ini menawarkan kerangka holistik yang menggabungkan etnomatematika, PBL, dan teknologi digital, dengan rekomendasi praktis berupa pengembangan modul berbasis budaya, pelatihan guru, dan solusi teknologi sederhana untuk daerah terpencil. Studi ini berkontribusi pada pengembangan pedagogi matematika berbasis budaya sekaligus memberikan jalan bagi penelitian lanjutan tentang model evaluasi jangka panjang dan adaptasi pendekatan ini dalam konteks budaya lain.