cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,534 Documents
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Lumio by SMART Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Ekonomi Di SMA Negeri 1 Kuantan Hilir Debi Anggraini; Elvi Rahmi
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14313

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ekonomi. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh model Discovery Learning berbantuan Lumio by SMART terhadap hasil belajar siswa pada materi pengangguran. Pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment diterapkan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol melalui Pre-test dan Post-test. Kelas eksperimen memperoleh Discovery Learning berbantuan Lumio by SMART, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Uji prasyarat meliputi normalitas dan homogenitas untuk memastikan terpenuhinya asumsi analisis. Peningkatan hasil belajar dianalisis menggunakan N-Gain, sedangkan perbedaan kedua kelompok diuji melalui Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelas, sehingga Discovery Learning berbantuan Lumio by SMART berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi pengangguran dibandingkan pembelajaran konvensional. Integrasi Lumio by SMART dalam tahapan Discovery Learning menjadi kontribusi penelitian dalam menghadirkan pembelajaran berbasis penemuan dengan dukungan interaktivitas digital. Oleh karena itu, guru disarankan memanfaatkan model pembelajaran aktif berbantuan media interaktif sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar Ekonomi
Bistratal Semiotic Relations In English Figurative Expressions From Cambridge Dictionary allif syahputra bania; Anni Holila Pulungan
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14317

Abstract

Figurative expressions make the signifier-signified relation especially visible because their conventional meanings may diverge sharply from literal lexical composition while remaining stable within a linguistic community. The study purpose was to explain bistratal semiotic relations in ten English figurative expressions from Cambridge Dictionary with Ferdinand de Saussure's theory of the linguistic sign as the primary framework, focusing on signifier-signified, arbitrariness, value, difference, and langue-parole. Materials and methods. A qualitative descriptive design and structural-semiotic procedure were applied to ten purposively selected dictionary-attested expressions. The complete conventional figurative expression was fixed as the signifier, the dictionary-attested conventional concept as the signified, and literal component meanings were treated separately as possible sources of motivation. Hjelmslev's expression-content distinction was retained only as a secondary descriptive aid. Results. All ten expressions realize the same two-sided Saussurean architecture but differ in the degree and source of motivation between the two sides. Four recurrent patterns were identified: conventional idiomatic reinterpretation, embodied or action-based metaphor, symbolic-evaluative association, and conceptual-evaluative metaphor. Opaque expressions such as break a leg and spill the beans rely most strongly on convention, whereas green light, red flag, and time is money make differential, symbolic, or metaphorical motivation more visible. These differences are explained through arbitrariness, systemic value and difference, and the stabilization of conventional relations in langue. Conclusions. Arbitrariness does not require the absence of motivation; it indicates that no natural necessity fixes a particular signifier to a particular signified. The study contributes a focused and traceable operationalization of Saussurean sign theory for figurative language by locating variation in the motivation of the relation rather than in the definition of either side of the sign.
Pengembangan Dan Inovasi Kurikulum Di Pondok Pesantren: Perspektif Manajemen Pendidikan Islam Kontemporer Ade Suryani; Iswantir Iswantir
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinamika era Society 5.0 dan disrupsi digital menuntut lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia, yaitu pondok pesantren, untuk bersikap adaptif tanpa kehilangan identitas kulturalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengembangan dan inovasi kurikulum di pondok pesantren dengan menggunakan kacamata Manajemen Pendidikan Islam (MPI) kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Data sekunder dikumpulkan dari buku, jurnal ilmiah bereputasi, serta dokumen regulasi seperti UU No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) secara kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan kurikulum pesantren berpijak pada rekonstruksi lima landasan (filosofis, teologis, sosiologis, psikologis, dan yuridis) yang dipayungi oleh kaidah teologis muhafazhah ’ala al-qadim al-shalih dan al-akhdzu bi al-jadid al-ashlah; (2) siklus manajerial kurikulum di pesantren berjalan secara sistematis meliputi aspek perencanaan, pengorganisasian, implementasi (sinkronisasi metode sorogan, bandongan, halaqah dengan pembelajaran digital), serta evaluasi holistik 24 jam; (3) inovasi kurikulum bermanifestasi pada integrasi sains-agama, digitalisasi berbasis Artificial Intelligence (AI), penguatan soft skills, dan moderasi beragama yang melahirkan tipologi pesantren masa depan (pesantren teknologi, kewirausahaan, riset, dan tahfizh terintegrasi). Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa inovasi manajerial merupakan kunci keberlanjutan mutu pesantren dalam mencetak santri yang berdaya saing global sekaligus kokoh secara spiritual.
Penerapan Arm Swing Exercise terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Klien Diabetes Melitus Tipe 2: Studi Kasus Keperawatan Dadang Darmawan; Widya Nurrohmah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14330

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus Tipe II merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin atau gangguan sekresi insulin. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu mengendalikan kadar glukosa darah adalah Arm Swing Exercise (ASE).Tujuan: Menggambarkan penerapan Arm Swing Exercise pada klien Diabetes Mellitus Tipe II dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah melalui asuhan keperawatan keluarga di wilayah kerja Puskesmas Padasuka. Metode: Studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga pada dua klien Diabetes Mellitus Tipe II, yaitu Ibu L dan Ibu E. Intervensi meliputi pendidikan kesehatan tentang Diabetes Mellitus, diet rendah gula, dan Arm Swing Exercise selama 30 menit, satu kali sehari selama 5 hari berturut-turut. Hasil: Kadar gula darah sewaktu awal Ibu L sebesar 260 mg/dL dan Ibu E sebesar 364 mg/dL. Setelah intervensi, kadar gula darah menjadi 245 mg/dL pada Ibu L dan 236 mg/dL pada Ibu E. Keluhan sering haus, sering lapar, sering buang air kecil, dan kebas pada ekstremitas bawah berkurang. Tingkat kemandirian keluarga meningkat dari Keluarga Mandiri Tingkat II menjadi Keluarga Mandiri Tingkat III. Kesimpulan: Penerapan Arm Swing Exercise melalui asuhan keperawatan keluarga selama 5 hari membantu menurunkan kadar glukosa darah serta meningkatkan kemandirian keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan Diabetes Mellitus Tipe II.