cover
Contact Name
Munawwir Hadwijaya
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
mr.awinwijaya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Published by ANFA MEDIATAMA
ISSN : -     EISSN : 29617693     DOI : https://doi.org/10.572349/relinesia
Core Subject : Religion,
Relinesia: Jurnal Studi Agama dan Multikulturalisme Indonesia diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli, terdaftar dengan ISSN 2961-7693. Jurnal ini memfokuskan ruang lingkupnya pada isu-isu Agama di Indonesia dan Kajian Multikulturalisme. Jurnal ini menerbitkan penelitian empiris dan teoritis berkualitas tinggi yang mencakup semua aspek Agama dan Multikulturalisme Indonesia. Deradikalisasi Pendidikan Agama, Filsafat Pendidikan Agama, Kebijakan Pendidikan Agama, Gender dan Pendidikan Agama, Perbandingan Agama, dan Multikulturalisme.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 395 Documents
KISAH AL-QUR’AN Al Faruq, Umar; Ferdiansyah , Febry Agus; Miswah , Miswah; Azzahra , Raisya Jasmine
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kisah atau cerita dalam kitab suci Al-Qur'an merupakan serangkaian cerita dengan kemunculannya benar-benar terjadi sekaligus tidak dibuat-buat atau dikarang semata. Perwujudan dari kisah yang termaktub dalam kitab tersebut memuat perihal peristiwa pada orang-orang di masa yang jauh kala itu, cerita terkait nabi dan rasulnya sekaligus menyampaikan sejumlah tokoh penting yang bukan nabi dan rasul, baik tokoh antagonis maupun tokoh protagonis dan kisah terkait sejumlah peristiwa di masa kepemimpinan Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Adapun sejumlah kisah yang berkaitan dengan hal tersebut misalnya nabi Adam, nabi Nuh, nabi Yusuf nabi Musa, nabi Harun, nabi Ilyas nabi ilyasa, nabi Zakaria, dan nabi Yahya serta nabi Yakub sampai nabi Muhammad. Adapun kisah tentang tokoh yang bukan nabi ada banyak sekali, seperti kisah Siti Maryam, kisah raja Zulqarnain. Kisah ashhabul Kahfi, kisah Ashhabul Ukhdud, kisah Habil dan Qabil, kisah Qarun, kisah Jalut dan Thalut. Sedangkan sejumlah kisah yang merujuk pada fenomena konkrit dalam masa kepemimpinan nabi Muhammad misalnya contohnya terbelah bulan, perang badar atau kisah lain yang terjadi pada masa rasulullah masih hidup.
PERANAN ULUMUL QURAN DALAM PEMBENTUKAN HUKUM ISLAM Fauziah, Nur
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tentang peranan ulumul Qur'an dalam pembentukan hukum Islam.Ulumul Qur'an, atau ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an, memainkan peranan yang sangat penting dalam pembentukan hukum Islam. Ulumul Qur'an mencakup berbagai disiplin ilmu yang bertujuan untuk memahami, menafsirkan, dan mengaplikasikan isi Al-Qur'an. Beberapa cabang utama Ulumul Qur'an meliputi tafsir, asbabun nuzul (sebab-sebab turunnya ayat), nasikh dan mansukh (ayat yang menghapus dan yang dihapus), serta qira'at (varian bacaan).Dalam pembentukan hukum Islam, Ulumul Qur'an berfungsi sebagai sumber utama untuk mendapatkan petunjuk dan hukum yang ditetapkan Allah. Tafsir Al-Qur'an membantu dalam memahami konteks dan makna ayat-ayat yang bersifat normatif dan legislatif. Asbabun nuzul memberikan konteks sejarah dan situasional yang membantu para ulama dalam menafsirkan ayat-ayat hukum. Nasikh dan mansukh membantu mengidentifikasi ayat-ayat mana yang masih berlaku dan mana yang telah digantikan. Qira'at memperkaya pemahaman melalui varian bacaan yang dapat mempengaruhi interpretasi hukum.
AL-MUNASABAH Faruq, Umar Al; Pitaloka , Era Diana; Kumala , Ida; Ramadhan, Muhammad Fadin
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu munasabah menjelaskan hubungan kontekstual antar ayat atau surat dalam Al-Qur’an, yang berperan penting dalam memahami kandungan dan kebesaran kitab suci ini secara lebih dalam. Keahlian ini memungkinkan interpretasi Al-Qur’an yang lebih akurat dan mendalam, dengan mengeksplorasi hubungan antar teks baik yang bersifat sekuensial maupun tematik. Munasabah, yang merupakan bentuk ijtihad yang kompleks, memerlukan keahlian dalam berbagai disiplin ilmu oleh para mufassir, dan oleh karena itu dianggap sebagai cabang ilmu Al-Qur’an yang sangat penting dan strategis. Studi tentang munasabah tidak hanya menguatkan metodologi dalam memahami Al-Qur’an tetapi juga memperkaya pengalaman belajar kitab suci ini secara keseluruhan.
MENGGALI RELASI ANTARA AGAMA DAN SAINS MELALUI METODOLOGI YANG TERBUKA Hafidz, Muhammad Rifqi; Alawi, Mummar; Zahra, Alifia; Rizkiya, Hawin; Nurahman, Burhan Zein
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era kontemporer, relasi antara agama dan sains menarik perhatian yang semakin intens. Tulisan ini mengusulkan sebuah pendekatan metodologi yang terbuka untuk memahami dinamika hubungan antara kedua bidang tersebut. Dengan memadukan elemen-elemen metodologi dari sains, filsafat, dan studi agama, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana agama dan sains saling melengkapi, bertentangan, atau berdampingan secara harmonis dalam masyarakat modern. Melalui pendekatan ini, penelitian ini juga berupaya memahami perbedaan mendasar antara metode ilmiah dan pendekatan agamis terhadap pengetahuan dan kebenaran. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang dinamika kompleks antara agama dan sains serta membuka jalan bagi dialog yang lebih konstruktif dan toleransi antarkeyakinan, berkontribusi pada pemahaman lintas budaya yang lebih dalam.
URGENSI HISTORIS JAM’UL QUR’AN Al Faruq, Umar; Rohmah, Norul; Jamil, Ahmad Thoriq; Hulaimy, Ahmad Agung
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembahasan kali ini akan membahas tentang Jam’ul Al-qur’an, sebelum itu akan dikaji tentang devinisi Al-qur’an itu sendiri. Al-qur’an yang dikenal dengan kitab suci umat islam yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril sebagai petunjuk umat manusia serta menjadi pegangan bagi mereka untuk menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Pada proses pengumpulan mushaf terdapat tiga tahapan diantaranya yaitu pada masa Nabi, proses tersebut masih dikelola dengan cara penghafalan kemudian dilanjutkan dengan menulis menggunakan media yang sangat terbatas. Setelah itu, dilanjutkan pada masa khulafaur Rosyidin. Pada masa ini pengumpulan Al-qur’an mulai dibukukan secara bertahap lalu dijadikan mushaf dan proses terakhir yaitu pasca khulafaur rosyidin dimana mushaf telah dicetak dan disebar luaskan di beberapa negara.
EKSPLORASI KEWIRAUSAHAAN KRISTEN DI KALANGAN PEMUDA TORAJA MELALUI KONSEP INOVATIF Richard, Mikhael; Limbong , Sernyanti; Panggalo , Emi Nova
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i3.1907

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep inovatif kewirausahaan Kristen di kalangan pemuda Toraja. Masalah yang diangkat adalah rendahnya tingkat partisipasi pemuda Toraja dalam kegiatan kewirausahaan meskipun mereka memiliki kreativitas budaya dan etos kerja yang kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan nilai-nilai Kristen dengan konsep kewirausahaan inovatif guna mengatasi pola pikir konvensional yang membatasi inovasi di kalangan pemuda Toraja. Dengan memanfaatkan warisan budaya dan nilai-nilai luhur masyarakat Toraja, penelitian ini bertujuan memberikan wawasan tentang bagaimana nilai-nilai religius dapat mendukung kewirausahaan serta menawarkan solusi yang relevan terhadap tantangan ekonomi dan sosial yang dihadapi oleh pemuda Toraja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, dukungan keluarga, dan akses terhadap sumber daya merupakan faktor-faktor penting dalam mempromosikan kewirausahaan di kalangan pemuda Toraja. Penelitian ini menekankan perlunya pendekatan holistik dan inklusif yang menggabungkan pendidikan, sistem dukungan, dan strategi inovatif untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kewirausahaan. Integrasi nilai-nilai Kristen seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial dalam praktik kewirausahaan meningkatkan integritas bisnis dan dampak sosial, sehingga menciptakan model kewirausahaan yang berkelanjutan.
DINAMIKA HUKUM ISLAM DI MASA IMAM MADZHAB Al-Faruq, Umar; Zahro, Armilla Fatimatuz; Az-Zahra, Salma Fathimah; Adhani, Izmelia Asri
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa para imam madzhab—yakni ketika Imam Abu Hanifah, Malik, Syafi’I, dan Ahmad bin Hanbal—membentuk mazhab yang kelak menjadi landasan utama fikih Islam, kajian ini mengkaji dinamika fikih Islam. perkembangan hukum pada masa itu. Zaman dalam sejarah hukum Islam ini disebut masa emas karena ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang mempunyai dampak jangka panjang sampai sekarang. Kajian ini mengulas konteks historis, sosial, dan politik yang dapat mempengaruhi pembentukan dan perkembangan tasyri’ pada masa tersebut. Selain itu, artikel ini juga mengeksplorasi metode ijtihad dan istinbat hukum yang digunakan oleh masing-masing imam serta kontribusi mereka terhadap sistem hukum Islam. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan metodologi dan interpretasi hukum oleh para imam tidak hanya memperkaya khazanah hukum Islam, tetapi juga mencerminkan fleksibilitas dan adaptabilitas hukum Islam terhadap berbagai kondisi sosial dan budaya. Penelitian ini penting untuk memahami dinamika tasyri’ pada masa Imam Madzhab untuk menghargai keragaman dan kompleksitas tradisi hukum Islam kontemporer.
KEYAKINAN ANTARA SEKTE SYIAH IMAMIYAH, ZAIDIYAH, DAN ISMA'ILIYAH Selviana, Selviana; Santalia , Indo; Harun , Hamzah
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Jurnal ini akan dibahas terkait persamaan dan perbedaan sekte utama dalam syi’ah. Yaitu Sekte Imamiyah, Zaidiyah, dan Isma’iliyah dari segi keyakinan. Ketiga sekte ini memilki pemahaman yang unik terkait doktrin, praktek keagamaan dan kepemimpinan. Sekte Imamiyah terkenal dengan kepercayaannya terkait kepemimpinan umat islam yang dipimpin oleh dua belas Imam. Sedangkan sekte Zaidiyah mengakui bahwa Imam Zaid bin Ali bin Husain sebagai pemimpin mereka yang sah. Sementara itu disisi lain sekte Isma’iliyah meyakini adanya rangkaian imam yang tidak terputus dengan Ismai’il bin Ja’far yang bertindak sebagai imam ketujuh. Perbedaan-perbedaan ini telah menyebabkan perdebatan teologis yang berkelanjutan di antara ketiga sekte Syiah ini, namun selain perbedaan ketiga aliran syi’ah ini juga memiliki kesamaan dalam hal prinsip-prinsip dasar Islam Syi’ah. Metode yang digunakan dalam jurnal ini adalah metode penelitian literature.
ANALISIS KAIDAH FIKIH TENTANG TALAK DAN PENERAPANNYA DALAM HUKUM KELUARGA Umar, Umar; Adly, Mhd Amar; Firmansyah, Heri
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali dan memahami beberapa qaidah tentang talak, serta cara untuk mengaplikasikanya kaidah tersebut dangan persoalan berkaitan tantang talak. Penelitian ini menggunakan metode library research. Hasil dari penelitian kaidah tentang talak, bahwa menjatuhkan talak harus berdasarkan alasan yang berujung perceraian, karena jika percerain tanpa sebab maka seorang suami mendapat dosa, dan seorang suami yang menjatuhkan talak tersebut mesti sudah baligh dan berakal, sehingga dapat menjatuhkan talak.
IMPLEMENTASI ITTIBA’ DALAM USHUL FIQH Nafisah, Jauharotun; Aziza, Fira Ma’unatu; Mardhayani , Frisha Putri; Muttaqin, M. Imamul
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Ushul fiqh merupakan disiplin ilmu yang sangat urgen bagi para ahli hukum Islam dalam penetapan produk halal di Indonesia, karena dengan ilmu ini, seorang mujtahid atau ahli hukum Islam, dapat memperoleh kemudahan  untuk mengetahui hukum-hukum kontemporer ekonomi yang tidak terdapat  dalam nash sharîh (dalil pasti) dalam Al-quran maupun Al-Hadis. Selain itu, Ilmu  Ushul Fiqh juga dapat mempermudah untuk memahami dan menguasai  permasalahan furû’iyah atau fiqhiyyah yang terus berkembang dengan laju perkembangan zaman, situasi dan kondisi, dan itu semua tidak terhitung  jumlahnya. Ilmu ushul fiqh dalam bidang ekonomi bisa menjadi sebuah solusi  dalam menjastifikasi dan memberikan legitimasi hukum terhadap seluruh  gerak gerik aktifitas ekonomi dalam berbagai bidang transaksi (muamalah),  yang bilamana semua itu sudah sesuai dengan prinsip halal yakni, tidak bertentangan dengan nash dan maqhasid al-syari’ah.