cover
Contact Name
Kamaludin
Contact Email
kamaludin.abahrizka@gmail.com
Phone
+6285642529172
Journal Mail Official
kamaludin.abahrizka@gmail.com
Editorial Address
PT. Pijar Pustaka Widyadhana Jl. H. Thoyib RT 02/RW 02, No.2 Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI)
ISSN : -     EISSN : 30309972     DOI : -
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI) adalah jurnal yang bertujuan untuk mendiseminasikan hasil penelitian, pengkajian, dan penerapan teknologi yang didedikasikan untuk perkembangan terbaru di bidang ilmu pendidikan, keguruan, manajemen pendidikan, dan psikologi. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI) terbit dengan frekuensi 3 (tiga) kali dalam setahun (Januari, Mei, dan September). Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI) adalah jurnal Open Access. Naskah yang dikirim ke jurnal ini akan ditinjau sejawat setidaknya 2 (dua) ahli dari Tim Peer-Reviewer secara double blind review.
Articles 79 Documents
Manajemen Kelas Pasca Masa Pandemi Covid-19 Di SMA Negeri 10 Pontianak Dinda Filzah Nasyanovariani
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pandemi covid-19 adalah sebuah epidemi yang menyebar ke seluruh negara, dan umumnya telah menyebar ke semua orang. Sejak pembelajaran tatap muka diberhentikan maka terjadi pembelajaran secara daring dikarenakan pandemi covid-19 telah menyebar semua ke dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan berimbas semua. Sekolah menggunakan pembelajaran daring dengan menggunakan google form dan zoom untuk mengumpulkan tugas dan pembelajaran secara daring. Penelitian ini dilakukan yang bertujuan untuk meneliti manajemen pembelajaran di kelas dikarenakan untuk membelajarkan siswa dengan menyediakan kondisi belajar yang optimal yang dapat dicapai jika guru mampu mengendalikan siswa dalam situasi yang menyenangkan terhadap lingkungan sekitar. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data-data yang dilakukan dengan mengumpulkan data berupa observasi, dan wawancara. Metode penelitian yang diguanakan yaitu dengan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini menggunakan creadibility untuk menguji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menujukkan bahwa manajemen kelas pasca masa pandemi yaitu dengan mengatur ruang kelas, mengelola pembelajaran di kelas, dan mengelola interaksi proses kegiatan belajar mengajar. Guru-guru di SMA Negeri 10 Pontianak menciptakan pembelajaran di kelas yaitu dengan menciptakan situasi pembelajaran kondusif, membuat model pembelajaran yang bervariasi, menanamkan dan mencontohkan sikap, etika, dan disiplin bagi siswa, menciptakan media pembelajaran yang ada di kelas, dan menginstruksikan untuk membersihkan kelas dan lingkungan di sekolah. Berdasarkan hasil kesimpulan yang terdapat di sekolah SMA Negeri 10 Pontianak ini yaitu dengan mencipatakan suasana pembelajaran di kelas dengan rapi dan bersih, mengatur ruangan kelas, dan mengelola interaksi kegiatan proses belajar mengajar.
Pancasila Sebagai Pilar Kesehatan Masyarakat dalam Membangun Kesadaran dan Aksi Berbasis Nilai-Nilai Luhur Aisyah Farra'; Cindi Ayu; Dian Larasati; Firnanda Setya; Lidya Virantika; Sandra Yulia
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendalami peran Pancasila sebagai pilar kesehatan masyarakat dalam upaya membangun kesadaran dan aksi berbasis nilai-nilai luhur. Dengan fokus pada nilai-nilai Pancasila, penelitian ini menyelidiki bagaimana filosofi kehidupan ini memengaruhi persepsi, sikap, dan tindakan individu dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan. Pancasila bukan hanya menjadi doktrin filosofis, tetapi menjadi panduan konkret dalam membangun kesadaran dan aksi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menghasilkan pengkajian dan pengamatan yang mendalam bagi masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pancasila sebagai dasar dan pandangan hidup bagi bangsa Indonesia, memegang peran krusial sebagai pilar kesehatan masyarakat dalam membentuk kesadaran dan aksi berbasis nilai-nilai luhur. Filosofi kehidupan ini mengandung nilai-nilai yang tidak hanya bersifat filosofis, tetapi juga praktis dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam konteks Kesehatan. Penelitian berkontribusi secara praktis dengan memberikan wawasan mendalam tentang kontribusi Pancasila dalam membentuk perilaku sehat dan memotivasi aksi positif di kalangan masyarakat.
Analisis Metode yang Relevan dalam Penanaman Nilai Karakter Tanggung Jawab Anak di Sekolah Inklusi SMP Negeri 7 Samarinda Afifatun Nisa Firda Wike Cahayani; Wingkolatin Wingkolatin; Novita Majid
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman nilai karakter yang dilakukan di dunia pendidikan harus mampu dirasakan oleh seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Di Kota Samarinda salah satu sekolah Inklusi adalah SMPN 7 yang dalam proses pembelajaran di kelas mereka dicampur dengan anak yang non ABK. Adapun, tujuan penelitian ini yaitu untuk menyelidiki metode yang relevan, hambatan serta upaya dalam proses penanaman nilai karakter tanggung jawab anak di Sekolah Inklusi. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, selanjutnya penelitian ini berfokus pada penggunaan metode yang relevan dalam penanaman nilai karakter tanggung jawab anak di Sekolah Inklusi SMPN 7 Samarinda. Penelitian dilaksanakan bulan November 2023. Subjek penelitian ialah 3 Guru PPKn, 2 Guru BK dan 3 Wali Kelas dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan metode pemahaman cenderung lebih efektif apabila diterapkan pada anak yang normal untuk diberi pengertian dan pemahaman. Siswa yang tergolong berkebutuhan khusus dapat dengan mudah menggunakan metode pembiasaan karena siswa terbiasa melakukan perilaku yang baik yang nantinya akan membentuk kesadaran dalam berperilaku. Anak berkebutuhan khusus mereka memiliki dunianya sendiri, sehingga menjadi kurang fokus dalam pembelajaran menjadi kendala bagi guru. Orang tua melakukan pengawasan tentang perkembangan anaknya di sekolah serta guru diikutsertakan dalam pelatihan untuk menangani siswa berkebutuhan khusus menjadi upaya sekolah untuk menangani kendala tersebut.
Hubungan Kebersyukuran dan Kesepian pada Mahasiswa Baru yang Tinggal di Asrama: Psychological Flexibility sebagai Mediator Shofwatun Amaliyah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Psychological flexibility telah diteliti memiliki peran dalam meningkatkan fungsi-fungsi psikologi dan menurunkan beberapa gangguan psikologis, seperti kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek mediator psychological flexibility dalam hubungan kebersyukuran dengan kesepian. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 110 mahasiswa dengan rata-rata usia 18 tahun, yang tinggal di Asrama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana pengumpulan data dilakukan menggunakan skala The Gratitude Questionnaire-Six–Item Form, The UCLA Loneliness Scale Ver. 3, The Acceptance and Action Questionnaire-II. Analisis mediasi dilakukan menggunakan PROCESS Macro dari Hayes. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peran psychological flexibility sebagai mediator dalam hubungan kebersyukuran dengan kesepian pada mahasiswa baru yang tinggal di asrama. Namun dalam pengujian kelompok yang berbeda, psychological flexibility tidak berperan secara signifikan dalam hubungan kebersyukuran dan kesepian pada kelompok mahasiswa berjenis kelamin perempuan.
MRU Keterampilan Membaca Pada Pengajaran BIPA Tingkat 1 Menggunakan Media Canva Maysita Rizky Utami; Khaerunnisa Khaerunnisa
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing) tingkat 1 pada keterampilan membaca menggunakan media canva. Keterampilan membaca dalam BIPA memiliki peran yang sangat penting untuk menangkap pesan yang ingin disampaikan penulis melaui kata-kata atau bahan tertulis juga untuk memilih serta memahami makna yang terkandung dalam bahan tertulis. Media canva dapat digunakan untuk membuat bahan bacaan yang terstruktur. Selain itu juga, tujuan penelitian untuk menerapkan media canva sebagai pengajaran BIPA agar pengajar lebih mudah dalam menyampaikan materi. Penelitian dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui pembelajaran daring oleh empat pemelajar BIPA Universitas Muhammadiyah Jakarta yang berasal dari Tajikistan. Hasil penelitian berbentuk langkah-langkah proses pada  pembelajaran BIPA melalui zoom meeting 1) penerapan kegiatan pembelajaran menggunakan media canva, 2) langkah-langkah pengajar pada proses pembelajaran BIPA. Salah satu media digital, seperti Canva dapat meningkatkan kemampuan pemelajar BIPA dalam membaca kata. Canva juga memungkinkan pembuatan materi pembelajaran yang menarik, seperti cerita bergambar, kartu kosakata, dan lain sebagainya. Dalam pengajaran BIPA Tingkat 1 di Universitas Muhammadiyah Jakarta, 3 pemelajar BIPA yang berasal dari Tajikistan ini sudah cukup fasih membaca dalam bahasa Indonesia. Namun, masih terdapat beberapa mahasiswa yang kesulitan untuk melafalkan dan memahami teks dikarenakan masih tingkat 1 atau pemula sehingga, perlu adanya latihan terus menerus agar pemelajar BIPA mempunyai kesempatan untuk membaca sesuai ejaan yang benar dan tepat dalam berbahasa Indonesia.
Peran Guru Sebagai Motivator Dalam Menanamkan Nilai Nasionalisme Pada Siswa Melalui Pembelajaran PPKn Di SMP Negeri 40 Samarinda Andrianus Ongko Wijaya Hingan; Wingkolatin Wingkolatin; Novita Majid
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru sebagai motivator dalam menanamkan nilai nasionalisme pada siswa melalui pembelajaran PPKn, kemudian kendala yang dihadapi dalam menanamkan nilai nasionalisme pada siswa melalui pembelajaran PPKn, serta upaya yang dilakukan dalam menghadapi kendala dalam menanamkan nilai nasionalisme pada siswa melalui pembelajaran PPKn. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 40 Samarinda pada bulan September 2023 – November 2023. Subjek penelitian ini ialah Guru PPKn, siswa-siswi, dan kepala sekolah dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PPKn di SMP Negeri 40 Samarinda, telah menjalankan peran sebagai motivator dengan baik dan secara maksimal. Peran guru sebagai motivator dalam menanamkan nilai nasionalisme, bukan hanya sekedar melakukan penanaman lewat materi saja tetapi memberikan motivasi, arahan, bimbingan, dan contohnya secara langsung kepada siswa-siswa. Seperti, mewajibkan siswa menyanyikan lagu wajib nasional pada saat pembelajaran dan menggunakan bahasa Indonesia yang sopan dan santun, mengarahkan untuk mencontoh nilai-nilai keteladanan dari para pahlawan Indonesia, memberikan dukungan dan membimbing siswa agar terus untuk berkomitmen dan terus bertanggung jawab selama proses pembelajaran. Dalam proses tersebut, terdapat kendala yang dialami oleh guru dan siswa yaitu kurang nya kesadaran diri dari siswa-siswa itu sendiri, pengaruh negatif dari globalisasi, perbedaan didikan antara lingkungan sekolah dan rumah, berbeda-beda serta lingkungan pertemanan nya. Selain itu kendala juga dialami oleh siswa yakni, berasal dari teman-teman sebayanya atau yang berada dalam lingkup kelas atau sekolah itu sendiri sehingga menghambat penanaman nilai nasionalisme oleh guru.
A Pengaruh Model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Matematika Mohamad Restu Cahyadi; Ratu Mauladaniyati; Eka Rosdianwinata
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mendapatkan pembelajaran model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional. Berpikir kritis merupakan berpikir secara langsung terhadap sesuatu yang dituju atau sebagai kegiatan mengevaluasi dan mempertimbangkan sebuah kesimpulan yang akan diambil dari beberapa faktor pendukung untuk membuat suatu keputusan. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian nonequivalent control grup design dengan Sampel penelitian yang terdiri dari dua kelas. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling dengan berbagai pertimbangan tertentu. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X.7 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.8 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata persentase N-gain pada kelas eksperimen yakni sebesar 61,34%. Berdasarkan hasil rata-rata pesentase N-gain penggunaan model Search, Solve, Create, and Share (SSCS) pada kelas eksperimen masuk dalam kategori cukup efektif. Sedangkan rata-rata persentase N-gain pada kelas kontrol sebesar 45,85%. Hal tersebut menunjukan bahwa penggunaan model konvensional pada kelas kontrol masuk dalam kategori kurang efektif. Berdasarkan hasil data persentase N-gain pada kelas eksperimen dan kelas kontrol di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mendapat pembelajaran menggunakan model Search, Solve, Create and Share (SSCS) dengan siswa yang mendapat model pembelajaran konvensional.
Analisis Literatur Faktor-Faktor yang Menyebabkan Stres Mahasiswa di Indonesia Ilham Hudi; Hadi Purwanto; Indah Rahayu; Maya Suryany; Mulyani Mulyani; Ratna Susanti; Suci Puspita Rini
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan stress pada mahasiswa. Mahasiswa dalam menjalani masa studinya cenderung rentan mengalami stress yang diakibatkan oleh tuntutan-tuntutan yang harus dipenuhi. Dalam penelitian ini, penting untuk memperhatikan peran yang dimainkan oleh faktor internal dan eksternal dalam menentukan prestasi akademik mahasiswa dan mengurangi stres yang disebabkan oleh beban akademik. Penelitian menggunakan  metode kajian literature review yang melibatkan kajian terhadap 50 artikel jurnal yang dipublikasi antara tahun 2017-2023. Kajian literatur merupakan sebuah metode yang melibatkan penyelidikan, analisis, dan sintesis literatur atau sumber-sumber tertulis yang relefan dengan topik penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal mempunyai hubungan yang erat terhadap stres pada mahasiswa.
Kesehatan Mental Anak di Dalam Keluarga Yang Broken Home Ilham Hudi; Hadi Purwanto; Khairun Nisa Defi; Putri Nur Bintang; Silvi Mayfitri Dewi; Solehatunisa Solehatunisa; Wulan Yulianti Nuraliffah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan generasi tangguh yang mampu menciptakan atau membangun negara dimana remaja sehat jasmani dan rohani, mengetahui tentang kesehatan jiwa dan mampu bertahan dalam perubahan zaman. Namun terkait literasi kesehatan mental, masih banyak masyarakat yang belum memiliki pengetahuan tersebut. Ketidaktahuan tentang kesehatan mental dapat mempengaruhi keadaan emosional seorang remaja, karena banyak gangguan perilaku seperti kata-kata kasar, bolos sekolah, berkelahi dan minum alkohol merupakan gangguan mental emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan emosional dan mental remaja yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti perceraian orang tua, perundungan, pelecehan seksual, trauma masa lalu dan gaya hidup yang tidak sehat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, yaitu 50 artikel majalah yang terbit pada tahun 2015 sampai dengan 2023. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kesehatan mental generasi muda sangat tinggi terutama pada usia 15 tahun keatas yaitu hingga mencapai 14,7% di dunia, terdapat berbagai faktor dan juga pengaruh dari faktor tersebut, sehingga perlu dilakukan pencegahan khususnya keluarga, karena merupakan sarana yang paling penting. Penelitian ini akan membantu mengidentifikasi penelitian tambahan yang dapat digunakan sebagai batu loncatan bagi peneliti masa depan yang tertarik dengan topik penelitian kesehatan mental remaja.
Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Meningkatkan Rasa Nasionalisme Siswa SMP Negeri 22 Samarinda Maria Vera Wati Angul
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan rasa nasionalisme di kalangan peserta didik, terutama terlihat dalam ketidak bersungguh-sungguh saat mengikuti upacara bendera pada hari Senin, menandakan kekhawatiran akan melemahnya kesadaran nasionalisme di kalangan mereka. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan peningkatan rasa nasionalisme melalui pendidikan dan implementasi program kurikulum yang responsif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengimplementasian penguatan profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 22 Samarinda, dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam proses tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi peran penguatan profil pelajar Pancasila dalam upaya meningkatkan rasa nasionalisme peserta didik di SMP Negeri 22 Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dilakukan di SMP Negeri 22 Samarinda pada periode September 2023 sampai dengan November 2023. Subjek penelitian melibatkan guru PPKn, siswa-siswi, dan kepala sekolah, dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penyimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Negeri 22 Samarinda telah berhasil mengimplementasikan penguatan profil pelajar Pancasila melalui penanaman nilai-nilai Pancasila dan pendekatan berkbhinekaan. Meskipun menghadapi kendala internal dan eksternal, sekolah berhasil menemukan solusi, terutama dengan memberikan pembekalan kepada guru melalui pelatihan in-house training (IHT) dan implementasi kurikulum. Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti upaya sekolah dalam mengatasi kendala dalam implementasi penguatan profil pelajar Pancasila, dengan fokus pada pembekalan kepada guru sebagai fondasi utama. Diharapkan temuan ini dapat menjadi landasan untuk perbaikan sistem pendidikan guna meningkatkan kesadaran nasionalisme di kalangan peserta didik.