cover
Contact Name
Kamaludin
Contact Email
kamaludin.abahrizka@gmail.com
Phone
+6285642529172
Journal Mail Official
kamaludin.abahrizka@gmail.com
Editorial Address
PT. Pijar Pustaka Widyadhana Jl. H. Thoyib RT 02/RW 02, No.2 Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI)
ISSN : -     EISSN : 30309972     DOI : -
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI) adalah jurnal yang bertujuan untuk mendiseminasikan hasil penelitian, pengkajian, dan penerapan teknologi yang didedikasikan untuk perkembangan terbaru di bidang ilmu pendidikan, keguruan, manajemen pendidikan, dan psikologi. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI) terbit dengan frekuensi 3 (tiga) kali dalam setahun (Januari, Mei, dan September). Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPPSI) adalah jurnal Open Access. Naskah yang dikirim ke jurnal ini akan ditinjau sejawat setidaknya 2 (dua) ahli dari Tim Peer-Reviewer secara double blind review.
Articles 79 Documents
ART Keterkaitan Regulasi Emosi dan Prestasi Akademik Siswa: Perspektif Psikologi Pendidikan: Studi Literatur tentang Keterkaitan Antara Regulasi Emosi dan Hasil Belajar dalam Konteks Psikologi Pendidikan Sindy , Sofi Syahara; Eka , Nanda Najwa; Munawaroh , Hidayatu
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 2 No 3 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan individu dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan bisa dievaluasi melalui prestasi akademik. Selain faktor akademik, aspek psikologis juga berperan penting dalam mempengaruhi proses belajar. Regulasi emosi merupakan faktor krusial dalam pencapaian akademik, yang juga diartikan sebagai kemampuan individu dalam mengendalikan serta mengelola emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam keterkaitan antara regulasi emosi dan prestasi akademik siswa dari perspektif psikologi pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi pustaka dengan proses analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif, dimana teknik pengumpulan datanya meliputi membaca, menelaah, memilah-milah baik buku, artikel dan sumber lain yang relevan. Hasilnya menunjukkan bahwa regulasi emosi yang efektif akan berdampak positif pada prestasi akademik siswa. Individu dengan regulasi emosi yang baik cenderung memiliki motivasi yang kuat dalam menghadapi tantangan akademik sehingga akan berdampak pada peningkatan prestasi akademik. Sebaliknya individu dengan regulasi emosi yang kurang akan cenderung kesulitan dalam menghadapi tantangan akademik. Implikasi penting dari penelitian ini adalah pentingnya memasukkan program pengembangan regulasi emosi dalam kurikulum pendidikan sebagai bagian dari upaya peningkatan prestasi akademik siswa.
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Disiplin melalui Pembiasaan di SMA Syaichona Cholil Samarinda Andriawan, Muhammad Ferry; Hardoko , Aloysius; Bahzar , Moh.; Suryaningsi, Suryaningsi; Pardosi, Jawatir; Marwiah, Marwiah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 2 No 3 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penguatan pendidikan karakter disiplin melalui pembiasaan di SMA Syaichona Cholil Samarinda. Latar belakang penelitian ini berangkat dari keprihatinan akan lemahnya karakter disiplin siswa, yang tercermin dalam perilaku seperti keterlambatan hadir ke sekolah, ketidakpatuhan terhadap tata tertib, dan rendahnya tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa dari kelas X, XI, dan XII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter disiplin siswa. Pembiasaan kehadiran tepat waktu dilakukan melalui absensi digital dan pengawasan guru piket setiap pagi, yang terbukti meningkatkan ketepatan waktu siswa. Pembiasaan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah diwujudkan melalui pemeriksaan rutin, pengarahan harian, serta teladan dari guru yang mendorong siswa untuk menaati aturan sekolah. Sementara itu, pembiasaan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas diperkuat dengan sistem reward dan monitoring tugas yang mendorong siswa menyelesaikan tugas tepat waktu serta aktif dalam kegiatan sosial sekolah. Data kuantitatif menunjukkan peningkatan signifikan pada ketiga aspek disiplin setelah program pembiasaan diterapkan secara konsisten. Kesimpulannya, pembiasaan merupakan strategi yang efektif dan aplikatif dalam membentuk karakter disiplin siswa secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Perkembangan Kepribadian Pada Remaja : Membangun Identitas Simamora , Sartika Celsilya; Bima; Yuliani Saputri; Chintya Purba; Romiaty, Romiaty
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 2 No 3 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas secara mendalam tentang bagaimana identitas remaja terbentuk dalam konteks sosial budaya Indonesia, serta bagaimana kepribadian berkembang sebagai hasil interaksi antara berbagai faktor internal dan eksternal. Fokus utama penelitian adalah pada pentingnya peran lingkungan, keluarga, pendidikan, dan media digital dalam membentuk pola pikir, perilaku, serta karakter remaja. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai jurnal, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan, kemudian dianalisis melalui analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas remaja sangat dipengaruhi oleh faktor internal seperti perkembangan psikologis, emosi, dan pengalaman pribadi, serta faktor eksternal seperti nilai budaya, tekanan sosial, dan kemajuan teknologi. Konteks Indonesia yang memiliki keberagaman budaya dan nilai-nilai sosial yang kompleks, tantangan dalam pembentukan identitas menjadi semakin besar, terutama di era digital saat ini. Remaja cenderung mengalami kebingungan identitas akibat pengaruh media sosial yang membentuk persepsi tidak realistis tentang diri dan lingkungan. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan strategis dalam membangun identitas yang sehat, seperti membangun komunikasi yang terbuka dengan orang tua, mengembangkan kecerdasan emosional, serta menyediakan ruang bagi remaja untuk bereksplorasi dan mengenali jati diri mereka. Rekomendasi yang diberikan menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang suportif guna membentuk kepribadian remaja yang kuat, mandiri, dan berkarakter. Melalui pemahaman dinamika ini, para pihak yang berkepentingan diharapkan mampu memberikan pendampingan yang sesuai bagi perkembangan remaja di Indonesia.
Kontribusi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Membina Karakter Tanggung Jawab Peserta Didik di SMP Negeri 22 Samarinda Agustina, Monika; Hardoko , Aloysius; Johansyah , Marwiah; Majid , Novita
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 2 No 3 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Kontribusi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Dalam Membina Karakter Tanggung Jawab Peserta Didik Di SMP Negeri 22 Samarinda. Kemudian partisipasi peserta didik dalam pelaksanaan P5 untuk membangun karakter tanggung jawab, bentuk kerja sama peserta didik dalam pelaksanaan P5 untuk membina karakter tanggung jawab, dan hasil karakter tanggung jawab peserta didik pada pelaksanaan P5. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 22 Samarinda pada bulan Januari hingga Maret 2025. Subjek penelitian ini ialah guru fasilitator P5 sebagai informan dan siswa/i kelas VII E, F, dan G sebagai responden dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) memiliki kontribusi dalam membina karakter tanggung jawab peserta didik di SMP Negeri 22 Samarinda. Kegiatan P5 membantu siswa untuk mengembangkan tanggung jawab tidak hanya dalam hal tugas individu, tetapi juga dalam kerja sama kelompok. Melalui tugas-tugas kolaboratif, siswa belajar untuk menyelesaikan bagian mereka dengan baik, mengatur waktu dengan efektif, dan memastikan kelancaran proyek kelompok. Pembagian tugas yang adil dan komunikasi yang efektif antar anggota kelompok memperkuat rasa tanggung jawab bersama, yang sangat penting dalam mencapai tujuan kelompok secara maksimal. Selain itu, P5 mendorong siswa untuk bertanggung jawab secara individu, di mana keberhasilan kelompok bergantung pada kontribusi setiap individu. Hal ini tidak hanya mempersiapkan siswa untuk menjadi lebih bertanggung jawab di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, P5 berperan penting dalam membina karakter tanggung jawab yang berkelanjutan, yang memberikan dampak positif pada perkembangan pribadi siswa.
Psikologi Pendidikan Islam: Kunci Pembentukan Karakter Anak di Era Modern Mardalena, Rilta; Shofiah , Vivik; Lestari, Yuliana Intan
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 2 No 3 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena degradasi moral di kalangan anak dan remaja saat ini menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan. Maraknya perilaku negatif seperti perundungan, penyalahgunaan media sosial, serta rendahnya rasa hormat kepada otoritas sosial menunjukkan urgensi penerapan pendidikan karakter secara menyeluruh. Sayangnya, sistem pendidikan modern cenderung lebih menitikberatkan pada pencapaian akademik dan mengabaikan pembinaan akhlak. Pendidikan tidak lagi cukup hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga harus mencakup dimensi afektif dan spiritual yang berperan penting dalam pembentukan kepribadian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Psikologi Pendidikan Islam sebagai pendekatan integral dalam pembentukan karakter anak di era modern. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menelaah literatur yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir, termasuk jurnal, buku, dan publikasi ilmiah yang membahas pendidikan karakter, psikologi Islam, dan perkembangan moral anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa Psikologi Pendidikan Islam menekankan pembentukan karakter melalui pendekatan spiritual, emosional, dan kognitif yang seimbang dengan landasan nilai-nilai Islam seperti tauhid, akhlak, dan tanggung jawab sosial. Integrasi nilai-nilai keislaman dalam praktik pendidikan terbukti mampu membentuk kesadaran moral yang kuat serta mendorong perkembangan karakter anak secara menyeluruh. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pendidikan dan orang tua mengadopsi prinsip-prinsip psikologi pendidikan Islam sebagai kerangka dalam membina generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Studi Tentang Strategi Pembinaan Sikap Disiplin dalam Kegiatan Upacara Bendera oleh Guru PKn di SMP Negeri 2 Samarinda Octavia , Niken Ayu; Hardoko , Aloysius; Handayani , Nur Fitri; Jamil, Jamil
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 2 No 3 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui strategi guru PKn membina sikap disiplin siswa dalam pelaksanaan upacara bendera di SMP Negeri 2 Samarinda dan mendeskripsikan pendekatan, metode dan menganalisis model digunakan oleh guru PKn dalam membina sikap disiplin peserta didik. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Samarinda pada bulan Januari hingga Maret 2025. Subjek penelitian ini ialah guru Guru PKn sebagai informan dan siswa/i kelas VII, VII, dan IX sebagai responden dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan sikap disiplin oleh guru PKn dilakukan melalui pendekatan yang bersifat demokratis, partisipatif, dan afektif yang berfokus pada kesadaran internal siswa. Strategi ini diwujudkan melalui model pembelajaran berbasis pengalaman, kontekstual, dan aktif, di mana siswa dilibatkan langsung dalam kegiatan upacara bendera. Pembiasaan dan keteladanan menjadi metode utama, dibarengi nasihat, pengawasan, dan pemberian penghargaan. Proses ini membentuk sikap disiplin secara bertahap dan alami, bukan karena paksaan, melainkan melalui pengalaman langsung yang bermakna dan pembentukan karakter secara emosional dan sosial.
Manajemen Program Kegiatan OSIS dalam Menguatkan Karakter Disiplin Siswa di SMAS Tunas Kelapa Samarinda Akmal, Muhammad; Hardoko , A.; Pardosi , Jawatir; Suryaningsi, Suryaningsi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 2 No 3 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan hasil dari manajemen program kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam menguatkan karakter disiplin siswa di SMAS Tunas Kelapa Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMAS Tunas Kelapa Samarinda, Kalimantan Timur pada bulan Desember 2024 hingga Februari 2025. Subjek penelitian ini adalah pengurus OSIS SMAS Tunas Kelapa Samarinda, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program OSIS, khususnya kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS (LDKO) dan Turnamen Futsal STUPA CUP, dirancang dan dilaksanakan dengan manajemen yang cukup baik. Program-program tersebut mampu menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap aturan serta meningkatkan partisipasi aktif dalam kegiatan sekolah. Dengan demikian, manajemen program kegiatan OSIS terbukti berpengaruh dalam membentuk dan menguatkan karakter disiplin siswa di lingkungan sekolah.
Analisis Kompetensi Guru PKn dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran di SMP Negeri 1 Loa Janan Too, Herlina Felitas; Hardoko , Aloysius; Handayani, Nur Fitri; Wingkolatin, Wingkolatin
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (in Press)
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kompetensi guru PKn dalam memilih dan membuat media dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 1 Loa Janan. Kemudian, mendeskripsikan kompetensi guru PKn dalam mengimplementasikan media pembelajaran berbasis perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) di SMP Negeri 1 Loa Janan. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian di lakukan di SMP Negeri 1 Loa Janan pada bulan Januari hingga Maret 2025. Subjek penelitian ini ialah guru Pkn kelas VIII sebagai informan dan siswa/i kelas VIII A dan B sebgai responden dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan guru Pkn memiliki kompetensi yang mendukung dalam pemanfaatan media pembelajaran. Guru mampu memilih dan membuat media yang sesuai dengan materi pembelajaran serta memperhatikan aspek-aspek penting dalam tahap perencanaan pembelajaran.  Kompetensi guru Pkn dalam pemanfaatan media pembelajaran di SMP Negeri 1 Loa Janan mendukung kegiatan pembelajaran di mana guru harus memilih dan membuat media pembelajaran yang sesuai dengan materi. Pemanfaatan media memiliki kontribusi dalam proses pembelajaran sehingga membina tanggung jawab peserta didik di SMP Negeri 1 Loa Janan. Pemilihan media dalam pembelajaran di lakukan oleh guru tentunya juga harus melihat beberapa aspek dari tahap perencanaan pembelajaran, sehingga media yang di gunakan menjadi lebih efektif
Membaca dengan Cara Berbeda: Mengapa Disleksia Perlu Dipahami? Mardalena, Rilta; Shofiah, Vivik
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (in Press)
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disleksia sering kali dipahami secara keliru sebagai ketidakmampuan belajar atau keterbelakangan intelektual, padahal pada kenyataannya individu dengan disleksia memiliki kecerdasan rata-rata hingga di atas rata-rata. Penelitian ini bertujuan untuk memahami disleksia secara komprehensif sebagai cara membaca yang berbeda serta implikasinya terhadap praktik pendidikan inklusif. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber literatur seperti buku, artikel ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi akademik terkait disleksia. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan mengkategorikan literatur berdasarkan tema-tema utama, meliputi definisi disleksia, karakteristik individu dengan disleksia, dampak akademik dan psikososial, serta strategi intervensi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa disleksia merupakan gangguan belajar spesifik yang bersifat neurokognitif dan ditandai oleh kesulitan dalam memproses bahasa tertulis, khususnya pada aspek fonologis dan pengenalan kata. Namun demikian, disleksia tidak berkaitan dengan rendahnya tingkat kecerdasan, melainkan dengan perbedaan cara otak memproses simbol dan bunyi bahasa. Pemahaman disleksia sebagai variasi neurokognitif menuntut perubahan paradigma pendidikan dari pendekatan berbasis defisit menuju pendekatan berbasis potensi (strength-based approach). kolaborasi antara lembaga pendidikan, pendidik, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan ramah terhadap keberagaman gaya belajar. Implementasi strategi pembelajaran multisensori, pelatihan fonologis, serta dukungan sosial-emosional yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam membantu anak dengan disleksia mengoptimalkan potensi akademik dan sosialnya. Strategi dan pemahaman yang komprehensif dan penerapan strategi berbasis bukti diharapkan dapat mengurangi stigma terhadap disleksia, meningkatkan kualitas intervensi pendidikan.