MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. MARAS welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Articles
525 Documents
Budaya di Era Digital: Pengaruhnya Terhadap Masyarakat Indonesia
Hermawan, Nuhsandriya;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Ardiansyah, Muhammad Irfan
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v2i1.110
Budaya di era digital ini sangat erat kaitannya dengan pengaruh-pengaruh dari internet, kemudahan internet untuk diakses oleh banyak orang memberikan berbagai dampak, tidak hanya positif maupun negatif, tapi keduanya bisa diterima oleh warga Indonesia. Budaya yang dulunya sebatas menyebar secara lambat dari literatur; perilaku orang lain; dan sejarah, kini bertambah dengan internet. Bentuk audio-visual yang menyebar melalui sosial media seperti TikTok, Instagram atau juga YouTube adalah hal yang diterima oleh banyak warga internet. Fenomena viral merupakan bentuk lebih cepat dari meme, fenomena ini mampu memengaruhi banyak orang dalam waktu singkat, fenomena ini sering terjadi di internet, baik pada fenomena yang bernilai positif atau pun negatif. Budaya luar negeri yang masuk ke Indonesia, umumnya tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila yang dimiliki Indonesia, bahkan cenderung berbanding terbalik. Budaya ini tentu dapat mengancam identitas serta jati diri yang dimiliki dan masih bertahan sejak lama oleh bangsa Indonesia.
Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan pada Generasi Alpha sebagai Bentuk Ketahanan Diri dalam Mengahadapi Arus Globalisasi
Sumarni, Rindi;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Adriansyah, Muhammad Irfan
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v2i1.111
Semakin berkembangnya teknologi yang diiringi dengan semakin meluasnya arus globalisasi membuat peradaban manusia dari masa ke masa semakin canggih. Dengan lahirnya generasi alpha di tengah-tengah pesatnya perkembangan teknologi, membuat para generasi alpha sangat akrab dengan gadget sejak mereka dilahirkan. Maka, keberadaan tulisan ini dimaksudkan untuk memperingatkan kembali akan urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai sebuah alat yang mampu melindungi para generasi alpha dalam menghadapi penurunan rasa nasionalisme yang diakibatkan oleh mudahnya keterpengaruhan budaya asing yang diikuti dengan semakin meluasnya arus globalisasi. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan studi literatur, yaitu dengan mengkaji dan meneliti berbagai rujukan dari artikel jurnal dan analisis terdahulu yang berhubungan dengan objek yang diteliti. Terlihat sekarang ini ramai budaya luar yang sudah diterapkan di Indonesia, yang menunjukkan bahwa semangat nasionalisme di Indonesia semakin lama semakin memudar, terutama pada generasi alpha yang lahir dalam keadaan krisis budaya, dimana mereka sangat membutuhkan sikap positif yang dapat menumbuhkan rasa nasionalisme pada diri mereka melalui penerapan Pendidikan Kewarganegaraan sejak dini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada generasi alpha, Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sebuah cara yang paling dasar dalam menghadapi penurunan rasa nasionalisme dan permasalahan krisis budaya akibat dari mudahnya mengakses informasi budaya asing yang difasilitasi oleh perkembangan teknologi di era globalisasi.
MANFAAT MODAL SOSIAL DALAM OPERASIONAL UMKM SEKTOR IKAN HIAS
Doni Darmasetiadi;
Ricko Reynalta
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2023): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2023
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v1i3.112
Artikel ini berisikan peranan modal sosial dalam operasional UMKM sektor ikan hias. Tulisan ini dilakukan dengan studi kepustakaan. Tulisan ini menitikberatkan pentingnya penerapan modal sosial dalam operasional UMKM sektor ikan hias. Pembahasan dilakukan dengan elaborasi antara konsep Modal sosial dalam operasional UMKM. Modal sosial yang berunsur kepercayaan, norma, dan jaringan sosial menjadi kunci dalam operasional UMKM di sektor ikan hias. Penerapan ketiga unsur modal sosial ini tidak dapat terpisah. Masing-masing membentuk keterkaitan yang rumit dan menjadi dasar keberlanjutan usaha di sektor ikan hias. Kesimpulan dalam artikel ini adalah modal sosial dalam operasional UMKM di sektor ikan hias menjadi penting untuk diterapkan karena pengembangan usaha bergantung pada konsistensi dari penerapan semua unsur modal sosial hingga dapat berkelanjutan.
Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menumbuhkan Kesadaran Hukum Siswa Sekolah Dasar pada Era Globalisasi
Rahmadewi, Anzani;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Muhammad Irfan Adriansyah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v2i1.113
Pendidikan memiliki kedudukan yang sangat penting bagi bangsa Indonesia guna membentuk dan membangun karakter individu melalui proses perolehan pengetahuan, keterampilan, pemahaman yang berguna dalam kehidupan bangsa, serta nilai-nilai moral yang akan ditanamkan dalam diri individu. Peran guru Pendidikan Kewarganegraan dalam menumbuhkan kesadaran hukum pada siswa saat ini sangat penting karena derasnya arus globalisasi semakin merebak yang menyebabkan kesadaran hukum pada siswa menurun. Dengan adanya penelitian yang berbasis kualitatif ini, diharapkan dapat menjadikan siswa lebih menghormati guru, membiasakan aktivitas berdoa sebelum kelas dimulai, siswa lebih perhatian terhadap teman, berberpakaian rapi setiap hari, lebih disiplin dan menaati aturan, serta sadar akan kewajiban siswa sebagai kesadaran hukum.
Transformasi Digital dan Antisipasi Perubahan Ekonomi Global dalam Dunia Perbankan
Ardianto, Risna;
Ramdhani, Ridwan Faizal;
Apriliana Dewi, Lisa Octavia;
Prabowo, Abu;
Saputri, Yuniar Wandha;
Lestari, Aris Sri;
Hadi, Nur
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v2i1.114
Jurnal ini membahas dampak transformasi digital pada sektor perbankan dan upaya antisipasi terhadap perubahan ekonomi global. Transformasi digital telah menjadi fenomena utama yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk sektor keuangan. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana perbankan beradaptasi dengan perubahan global dan mengimplementasikan transformasi digital sebagai strategi utama. Dalam konteks ini, penelitian menggali peran teknologi dan digitalisasi dalam mempercepat layanan perbankan, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan, analisis data, dan teknologi cloud juga menjadi sorotan dalam membentuk landscape perbankan modern. Selain itu, penelitian ini membahas antisipasi perubahan ekonomi global yang dapat mempengaruhi sektor perbankan. Melalui analisis mendalam, penelitian ini mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul akibat perubahan ekonomi global, seperti fluktuasi suku bunga, ketidakpastian geopolitik, dan tuntutan regulasi yang berkembang. Penelitian ini mengeksplorasi langkah-langkah strategis yang diambil oleh lembaga keuangan untuk mengantisipasi dan merespon dinamika ekonomi global. Fokus khusus diberikan pada upaya meningkatkan ketahanan dan fleksibilitas perbankan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
PERAN BANK SYARIAH DALAM PENGHIMPUNAN DAN DISTRIBUSI ZAKAT KEPADA MUSTAHIK
Irwanda Ardhi Wijaya;
Dela Sheren Amarjupi;
Rosida Apriliana Shahirah;
Nita Rahayu;
Akbar Widya Pratama;
Yulianti Wardaningtri;
Nur Hadi
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2023): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2023
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v1i3.118
Peran lembaga keuangan, terutama Bank Syariah dalam menghadapi era ekonomi global yang terus berkembang menjadi semakin penting dalam konteks ekonomi Islam. Dengan nilai-nilai ekonomi Islam sebagai panduan, zakat bukan hanya menjadi kewajiban agama, tetapi juga instrumen yang memiliki dampak ekonomi dan sosial signifikan, khususnya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi para mustahik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki lebih mendalam mengenai kontribusi nyata Bank Syariah dalam mengelola zakat. Kendala dalam proses penghimpunan dan distribusi zakat, serta upaya peningkatan transparansi, juga menjadi fokus penelitian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data melalui literatur-literatur Islam seperti jurnal, buku, artikel yang berbasis Islam yang membahas tentang Bank Syariah dan zakat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Bank Syariah memiliki peran krusial dalam penghimpunan dan distribusi zakat kepada mustahik. Melalui mekanisme yang terstruktur, Bank Syariah tidak hanya menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga berkontribusi secara signifikan dalam pemberdayaan ekonomi mustahik dan pengembangan keuangan syariah.
PENGARUH REVIEW PELANGGAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI ONLINE SHOP
Rosida Apriliana Shahirah
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2023): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2023
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v1i3.119
Studi ini menganalisis pengaruh review pelanggan terhadap keputusan pembelian di online shop melalui pendekatan studi literatur. Temuan utama menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen, pengaruh jumlah ulasan, dan kualitas ulasan memainkan peran kunci dalam membentuk perilaku konsumen dalam lingkungan pembelian online. Hasil penelitian menegaskan bahwa tingkat kepercayaan konsumen terhadap ulasan pelanggan menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan pembelian. Selanjutnya, pengaruh positif jumlah ulasan memberikan dasar untuk strategi pemasaran yang fokus pada pengumpulan ulasan positif. Kualitas ulasan, termasuk kejelasan dan kedalaman informasi, ditemukan memengaruhi persepsi konsumen secara signifikan. Meskipun demikian, tantangan manajemen ulasan mencakup menjaga integritas, responsivitas terhadap umpan balik, dan memastikan keberagaman informasi. Implikasi strategis melibatkan peningkatan kepercayaan konsumen, upaya memperoleh lebih banyak ulasan, dan peningkatan kualitas ulasan sebagai strategi pemasaran yang efektif di online shop. Penelitian ini memberikan landasan untuk penelitian empiris lebih lanjut guna memvalidasi dan memperluas temuan-temuan ini dalam konteks perilaku pembelian online.
Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air pada Generasi Muda dalam Menghadapi Era Masyarakat 5.0 melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Tarigan, Emia Rita Pitriani;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Adriansyah, Muhammad Irfan
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v2i1.121
Masyarakat 5.0 membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia, termasuk perspektif dan perasaan tentang negara atau tanah air. Generasi muda di era ini perlu memiliki rasa cinta tanah air yang kuat agar mampu berkontribusi dalam membangun bangsa dan mengatasi masalah dunia yang semakin rumit. Upaya terbaik untuk menerapkan prinsip kebangsaan pada generasi penerus adalah dengan mengajarkan mereka Pancasila dan kewarganegaraan. Tujuan dari penelitian ini ialah ingin mengidentifikasi strategi dan teknik terbaik untuk menanamkan patriotisme pada generasi muda pada era masyarakat 5.0 melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Metode yang digunakan adalah studi literatur, data dikumpulkan dari berbagai referensi kredibel untuk studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila dapat membantu generasi muda memahami nilai-nilai dasar negara, sejarah, budaya, dan jati diri bangsa. Pendidikan ini juga dapat meningkatkan kesadaran serta keterlibatan setiap warga negara Indonesia dalam kehidupan sosial dan politik.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Pelanggaran Hak Asasi Manusia Implikasi dari Hilangnya Nilai Pancasila
Nafisa, Divaliya;
Dewi, Dinie Anggraeni;
Adriansyah, Muhammad Irfan
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v2i1.124
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan proses dalam pendidikan yang bertujuan untuk membentuk dan membangun karakter anak bangsa agar terciptanya generasi penerus bangsa yang bermanfaat untuk negara dan masyarakat luas, membangun karakter yang bermoral agar terwujudnya suatu negara sejahtera yang terpenuhi hak dan kewajibannya. Artikel ini mengeksplorasi peran esensial Pendidikan Kewarganegaraan dalam pencegahan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan dampak negatif yang timbul terhadap keberlanjutan nilai Pancasila. Tujuan dari artikel ini untuk mengetahui peran penting Pendidikan Kewarganegaraan sebagai pembentuk karakter anak bangsa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, metode kualitatif merupakan metode penelitian yang digunakan untuk memahami, menjelaskan, dan menggambarkan suatu fenomena dalam konteks yang lebih mendalam. Metode ini mengaitkan pengumpulan data yang bersifat deskriptif dengan menganalisis jurnal-jurnal yang sudah ada menggunakan metode studi literatur jurnal. Hasil yang didapat yaitu bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran yang sangat penting guna membentuk suatu karakter yang memiliki moral dan menanamkan nilai pancasila sehingga kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dapat berkurang, serta diharapkan dapat memberikan pandangan terhadap Pendidikan Kewarganegaraan yang dapat menjadi garda terdepan untuk mencegah pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) serta dapat memperkuat asas nilai Pancasila dalam pembentukan karakter generasi bangsa.
Peran Pendidikan dalam Meningkatkan Rasa Toleransi Beragama di Kalangan Siswa Sekolah Dasar
Tsalisa, Haifa Hafsah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v2i1.125
Pendidikan tentang toleransi beragama sangat penting untuk ditanamkan pada siswa SD. Rasa toleransi pada siswa dapat ditanamkan dan dapat ditingkatkan melalui pendidikan di Sekolah Dasar terutama pada pendidikan karakter. Sejak anak sudah menduduki bangku SD sudah saatnya mereka memahami apa itu toleransi agar nantinya anak-anak tidak melakukan hal yang tidak seharusnya dilakukan kepada orang yang sekiranya menurut mereka berbeda dari dirinya. Maka dari itu, pendidikan sangatlah berperan penting untuk menumbuhkan dan meningkatkan rasa toleransi pada siswa SD. Banyak sekali cara sekolah untuk meningkatkan rasa toleransi pada siswa di SD. Salah satunya adalah dengan memberikan pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, siswa dapat mempelajari bagaimana cara menghargai, menghormati antar sesama. Pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan juga siswa menjadi paham bahwa setiap manusia berbeda-beda tidak semua manusia itu sama. Mulai dari suku, agama, ras, dan masih banyak lagi. Pendidikan yang mendalam tentang toleransi dapat membantu mencegah prasangka, diskriminasi, dan konflik di masyarakat. Oleh karena itu, perlu ada upaya serius dalam mengintegrasikan pelajaran toleransi ke dalam kurikulum sekolah dasar guna menciptakan generasi yang lebih toleran dan terbuka terhadap perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan tentang toleransi beragama yang menggunakan metode penelitian dengan menelaah beberapa pustaka mengenai teori-teori yang berhubungan dengan masalah dalam penelitian ini.