cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
mgcn.sidik@gmail.com
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
jmia@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.pedurungan kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK
ISSN : 30327385     EISSN : 30327377     DOI : https://doi.org/10.61722/jmia.v1i2
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA) , ISSN: (cetak), ISSN: (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV. Kampus Akademik Publising . JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum. Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,132 Documents
Pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam Program Bina Talenta di Madrasah Wahyu Prihatiningrum; Siti Masrungah; Yuli Astuti; Nur Chasanah; Arif Rohman; Huriyah Susilowati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendekatan pembelajaran mendalam dalam Program Bina Talenta di MAN 2 Rembang dan MIN 6 Boyolali, serta mengidentifikasi faktor pendukung, hambatan, dan tindak lanjut program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru pembina, guru mata pelajaran, peserta didik, dan pengelola program di kedua madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam dalam Program Bina Talenta dilaksanakan melalui pemetaan potensi peserta didik, pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, pembinaan akademik dan nonakademik, penguatan projek, pendampingan portofolio, serta refleksi perkembangan talenta. Di MAN 2 Rembang, pelaksanaan program lebih tampak pada pembinaan riset, olimpiade, literasi, debat, tahfidz, seni, olahraga, organisasi, dan kepemimpinan. Sementara itu, di MIN 6 Boyolali, pelaksanaan program lebih menekankan pengenalan potensi melalui literasi dasar, tahfidz, pidato, seni, olahraga, sains sederhana, komunikasi, dan projek sederhana yang dekat dengan kehidupan anak. Faktor pendukung program meliputi dukungan kepala madrasah, komitmen guru pembina, budaya religius, budaya apresiasi, keterlibatan orang tua, dan ruang aktualisasi peserta didik. Hambatan utama yang ditemukan adalah keterbatasan waktu dan perbedaan kesiapan belajar peserta didik. Tindak lanjut program dilakukan melalui pemetaan ulang bakat dan minat, penataan jadwal serta bentuk pembinaan, dan penguatan kolaborasi antar-guru disertai pengembangan portofolio talenta. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran mendalam menjadikan Program Bina Talenta sebagai ruang pembelajaran yang reflektif, kontekstual, menggembirakan, serta sesuai dengan karakter madrasah
Penerapan Pembelajaran Mendalam Melalui Model Love Based Story Telling Wahadi Wahadi; Endang Wahju Ningsih; Agus Ariyanto; Dwi Ratnawati; Elysa Indriyani; Listiani Listiani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 5 (2026): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i5.11843

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Love Based Story Telling dalam mendukung pembelajaran mendalam di kelas, sekaligus mengidentifikasi kendala dan tantangan yang muncul dalam pelaksanaannya. Subjek penelitian adalah guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Klaten dan MAN Sukoharjo. Informan penelitian ini adalah guru. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu Penerapan model ini agar efektif dan terarah dilakukan melalui langkah-langkah sistematis, yaitu: (1) pembukaan dan pengondisian love climate untuk membangun suasana kasih sayang; (2) penyajian cerita bermakna (story delivery) yang terkait materi; (3) pemaknaan dan dialog reflektif (meaning making discussion); serta (4) aksi dan penguatan (action & reinforcement) disertai penilaian. Hasil kajian menunjukkan bahwa model ini berpotensi memperkuat pembelajaran mendalam karena membantu siswa memahami materi secara kontekstual, merefleksikan nilai, dan mengaitkannya dengan kehidupan nyata. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi dua persoalan utama. Pertama, rendahnya keterampilan guru dalam teknik bercerita, yang berdampak pada kurang hidupnya penyampaian cerita, alur yang kurang terarah, serta pengelolaan waktu yang belum efektif. Kedua, tantangan menjaga keterlibatan seluruh siswa dari tahap cerita hingga refleksi akibat perbedaan perhatian, minat, dan gaya belajar, sehingga partisipasi siswa belum merata. Oleh karena itu, keberhasilan penerapan Love Based Story Telling memerlukan peningkatan kompetensi storytelling guru serta strategi pembelajaran yang variatif agar seluruh siswa terlibat aktif dan memperoleh pemahaman yang bermakna.
Penerapan Pembelajaran Mendalam Melalui Project Based Learning Agus Ma'sum; Paryanti Paryanti; Sumarni Sumarni; Suwardi Suwardi; Muh. Sholikhin; Dwi Erna Hidayati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11844

Abstract

Project Based Learning (PjBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang efektif dalam mendukung tercapainya pembelajaran mendalam. PjBL menekankan keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan proyek yang menuntut kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan kreativitas. Subjek penelitian adalah guru di MTs Muhammadiyah 1 Gondangrejo Karanganyar, MTs Sudirman Ngargoyoso Karanganyar, MTs Miftahul Ulum Karanganyar, Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo, Madrasah Aliyah Negeri 4 Boyolali, Madrasah Aliyah Negeri 1 Magelang. Informan penelitian ini adalah guru. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu Project Based Learning (PjBL) merupakan model pembelajaran yang mampu mendukung tercapainya pembelajaran mendalam melalui langkah-langkah yang sistematis. Penerapan PjBL diawali dengan menentukan pertanyaan mendasar yang bersifat kontekstual untuk mendorong siswa berpikir kritis dan memahami masalah secara mendalam. Selanjutnya, guru bersama siswa menyusun perencanaan proyek yang mencakup tujuan, langkah kerja, pembagian tugas, sumber belajar, serta produk yang akan dihasilkan. Tahap berikutnya adalah penyusunan jadwal dan monitoring proyek, di mana guru memberikan bimbingan dan umpan balik agar siswa tetap fokus, disiplin, serta mampu mengatasi kesulitan yang muncul. Tahap akhir dilakukan melalui penilaian proses dan hasil proyek serta refleksi pengalaman belajar guna memperkuat pemahaman siswa. Dalam proses ini, peran guru bergeser dari pusat informasi menjadi fasilitator dan pembimbing yang merancang pembelajaran menantang, menyediakan sumber belajar, serta memfasilitasi diskusi dan kerja kelompok. Dengan demikian, penerapan PjBL tidak hanya menghasilkan produk pembelajaran, tetapi juga membangun pemahaman konsep dan keterampilan siswa secara lebih bermakna dan mendalam.
Implementasi Program Bina Talenta dalam Mengembangkan Potensi Akademik dan Nonakademik Siswa Madrasah Indah Ekiyanti Listiyaningsih; Sriyanto Sriyanto; Sarkuji Waluya; Lailatun Nikmah Hidayati; Tininggar Tininggar; Sri Mulyani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program bina talenta dalam mengembangkan potensi akademik dan nonakademik siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Klaten, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Program bina talenta merupakan strategi penting dalam memberikan ruang kepada siswa untuk mengenali, mengembangkan, dan mengaktualisasikan bakat serta minat yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada pelaksanaan program bina talenta di lingkungan madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program bina talenta dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu identifikasi bakat, minat, dan potensi siswa; perencanaan program pembinaan; pelaksanaan pembinaan akademik dan nonakademik; serta evaluasi dan tindak lanjut program. Program ini mampu mendukung pengembangan potensi akademik siswa melalui kegiatan olimpiade, literasi, riset, dan pendalaman mata pelajaran, serta potensi nonakademik melalui kegiatan seni, olahraga, keagamaan, kepemimpinan, keterampilan sosial, kreativitas, dan pembentukan karakter religius. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor pendukung implementasi program bina talenta meliputi minat dan motivasi siswa, dukungan guru pembina, serta lingkungan madrasah yang kondusif. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sarana dan prasarana serta keterbatasan waktu pembinaan akibat padatnya kegiatan pembelajaran di madrasah. Dengan pengelolaan yang sistematis, kerja sama seluruh pihak, dan evaluasi berkelanjutan, program bina talenta di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Klaten dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk siswa yang berprestasi, percaya diri, kreatif, mandiri, dan berkarakter
Penerapan Model Transcendental Writing dalam Pembelajaran Mendalam Naelli Rita Saadah; Nursalim Nursalim; Nani Kurnia Dianandari; M. Rasid; Suyadi Mustaqim; Galih Ismail Abdul Rozaq Al Fadjri
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Transcendental Writing dalam pembelajaran mendalam serta menganalisis perannya dalam meningkatkan pemahaman, refleksi, dan kesadaran diri siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Magelang, Madrasah Tsanawiyah Negeri 11 Boyolali, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Boyolali, MTs Al Huda 2 Jenawi, dan Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model Transcendental Writing dilakukan melalui empat tahap utama, yaitu pemberian stimulus pembelajaran bermakna, penulisan reflektif mendalam, refleksi terbimbing dan umpan balik, serta internalisasi dan tindak lanjut pembelajaran. Pemberian stimulus kontekstual mendorong siswa berpikir reflektif sebelum menulis, sementara kegiatan penulisan membantu siswa mengonstruksi pengetahuan secara aktif dan bermakna. Refleksi terbimbing memperkuat kesadaran metakognitif siswa melalui dialog dan umpan balik konstruktif. Tahap internalisasi menjadikan pembelajaran berkelanjutan serta mendukung pembentukan sikap dan nilai. Penerapan model ini terbukti tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif, tetapi juga menumbuhkan kesadaran diri, tanggung jawab belajar, serta penguatan karakter siswa di madrasah. Evaluasi terhadap penerapan model ini menunjukkan bahwa model Transcendental Writing dapat memperkuat kemampuan refleksi siswa, meningkatkan pemahaman yang lebih komprehensif, dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna. Sebagai hasilnya, pembelajaran mendalam yang diterapkan melalui model ini mampu memfasilitasi siswa dalam menghasilkan karya tulis yang lebih reflektif dan mendalam dalam pemahaman materi..
Penerapan Inquiry Learning Dalam Pembelajaran Mendalam Kamidi Kamidi; Wakhidah Kurniawati; Ali Maskuri; Erma Hidayati Choiriyah; Suratmin Suratmin; Suchristini Suchristini
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Inquiry Learning dalam mendukung pembelajaran mendalam serta mengidentifikasi strategi optimalisasi yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inquiry Learning mendukung pembelajaran mendalam melalui tiga langkah utama: perumusan pertanyaan pemantik, pelaksanaan penyelidikan aktif, dan bimbingan reflektif melalui scaffolding. Langkah-langkah ini meningkatkan keterlibatan kognitif, kemampuan berpikir kritis, serta pendalaman pemahaman konsep siswa. Optimalisasi penerapan dapat dilakukan melalui penggunaan media pembelajaran yang variatif, penguatan budaya bertanya, pembiasaan refleksi, dan pendampingan bertahap. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa Inquiry Learning efektif meningkatkan kualitas pembelajaran mendalam serta mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa
Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta Untuk Meningkatkan Rasa Ingin Tahu Siswa Catur Endah Suprihatin; Puryono Puryono; Kunmala Kunmala; Hami Fadhilah; Khoiriyah Umuri; Sri Lestari
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11848

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan model Joyful Learning sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kurikulum berbasis cinta dalam meningkatkan rasa ingin tahu siswa. Pendekatan ini menekankan nilai kasih sayang, empati, dan penghargaan dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai cinta menciptakan suasana belajar yang hangat dan mendukung keterlibatan siswa secara emosional. Kondisi tersebut meningkatkan motivasi dan rasa ingin tahu siswa, yang tampak dari keaktifan mereka dalam bertanya dan mengeksplorasi materi. Dengan demikian, kurikulum berbasis cinta berkontribusi positif terhadap pengembangan karakter dan semangat belajar siswa..
Implementasi Kurikulum Cinta: Dimensi Kognitif, Afektif Dalam Pembelajaran Mendalam Zulia Nugrahaningsih; Amir Thoha; Sugimin Sugimin; Haris Mahmud; Endang Listyowati; Anik Listyawati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 5 (2026): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i5.11849

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Cinta melalui integrasi dimensi kognitif dan afektif dalam pembelajaran mendalam di madrasah. Kurikulum Cinta menekankan nilai-nilai kemanusiaan seperti empati, kasih sayang, dan toleransi sebagai fondasi pendidikan karakter. Sementara itu, pembelajaran mendalam dipilih karena mendorong pemahaman bermakna, reflektif, dan kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus di empat madrasah di Jawa Tengah. Hasil menunjukkan bahwa guru mulai menerapkan strategi pembelajaran yang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata, mendorong diskusi reflektif, dan membangun keterlibatan emosional siswa. Kendala seperti keterbatasan waktu dan kurangnya pelatihan masih dihadapi, namun integrasi Kurikulum Cinta dan pembelajaran mendalam dinilai potensial dalam membentuk siswa yang cerdas dan berkarakter.
Analisis Nilai Moral dalam Buku Ceritera Rakyat Bengkulu Kera Sepiak dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter Siswa di Sekolah Dasar Zahra Hidayah; Pebrian Tarmizi; Yuli Amaliyah
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 5 (2026): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i5.11857

Abstract

Penelitian ini disusun untuk mengungkap serta mengkaji nilai-nilai moral yang tersirat dalam cerita rakyat Kera Sepiak dari Bengkulu, sekaligus melihat kaitannya dengan upaya penanaman karakter pada siswa jenjang sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Sumber data primer berupa buku Ceritera Rakyat Bengkulu tulisan H. Bambang Suwondo yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1982. Untuk menjaga keabsahan data, peneliti menempuh peer debriefing serta memeriksa reliabilitas melalui pembacaan berulang (intrarater) dan diskusi dengan pihak lain (interrater). Hasilnya memperlihatkan bahwa cerita Kera Sepiak memuat delapan nilai moral pokok, yakni tanggung jawab, kerja keras, kepedulian sosial, cinta damai, religiusitas, kepedulian lingkungan, penghargaan atas prestasi, toleransi, dan kejujuran. Kedelapan nilai tersebut tampak melalui perilaku para tokoh, konflik yang muncul, serta cara cerita ini diselesaikan, dan mencerminkan tiga sifat nilai moral: terkait tanggung jawab manusia, terkait hati nurani, dan bersifat wajib secara mutlak. Nilai-nilai moral dalam cerita ini sejalan dengan nilai-nilai pendidikan karakter yang termuat dalam kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), sehingga berpotensi diintegrasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia maupun Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan sebagai sumber belajar kontekstual berlandaskan kearifan lokal.
Peran Ruang Terbuka Hijau dalam Mendukung Kesehatan Lingkungan Perkotaan: Studi Kualitas Udara di Kota Kupang Merlintry B.Yulinda Tlonaen; Erens Nomleni
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11866

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan aktivitas perkotaan di Kota Kupang dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan tekanan terhadap kualitas lingkungan, khususnya kualitas udara ambien. Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik memiliki peran ekologis penting sebagai penyerap polutan sekaligus penyedia ruang rekreasi yang sehat bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran RTH dalam mendukung kesehatan lingkungan perkotaan melalui studi kualitas udara di empat taman kota Kupang, yaitu Taman Tagepe, Taman Nostalgia, Taman Kota, dan Taman Ina Boi. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional lapangan. Data primer diperoleh melalui pengukuran in situ terhadap parameter PM2,5, PM10, PM1,0, formaldehida (HCHO), TVOC, suhu, kelembapan, serta kecepatan angin pada tanggal 16 Desember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi PM2,5 (15–19 µg/m³) dan PM10 (11–23 µg/m³) di seluruh lokasi berada jauh di bawah Baku Mutu Udara Ambien Nasional sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Meskipun demikian, ditemukan dua anomali: konsentrasi PM1,0 tertinggi di Taman Kota (23 µg/m³) yang diduga bersumber dari emisi kendaraan bermotor, serta konsentrasi HCHO yang sangat tinggi di Taman Nostalgia (137 mg/m³) yang mengindikasikan adanya sumber emisi senyawa organik volatil spesifik. Nilai konstanta kecepatan angin tertinggi tercatat di Taman Kota (5,08), berkorelasi dengan rendahnya konsentrasi PM10, sedangkan vegetasi padat di Taman Tagepe terbukti berperan signifikan dalam menjebak partikulat meskipun kondisi angin cenderung stagnan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas RTH dalam mendukung kualitas udara ditentukan oleh interaksi antara karakteristik vegetasi, faktor meteorologi lokal, dan kedekatan dengan sumber emisi. Temuan ini diharapkan menjadi landasan empiris bagi perencanaan dan pengelolaan RTH yang lebih efektif di Kota Kupang serta kota-kota beriklim tropis kering lainnya.