cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
mgcn.sidik@gmail.com
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
jmia@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.pedurungan kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK
ISSN : 30327385     EISSN : 30327377     DOI : https://doi.org/10.61722/jmia.v1i2
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA) , ISSN: (cetak), ISSN: (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh CV. Kampus Akademik Publising . JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum. Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali (Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 719 Documents
Analisis Potensi Blockchain dalam Mengurangi Risiko Korupsi Berbasis Kolusi pada Proyek Infrastruktur Chandra, Nicholas; Tan, Michael; Tjoe, Dectaryu; Mulia, Margo; Brinnardo, Steven; Andrea, Dellon; Joosten Joosten
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i5.6881

Abstract

Korupsi, terutama yang melibatkan kolusi merupakan tantangan besar dalam pelaksanaan proyek infrastruktur di banyak negara, yang berdampak pada inefisiensi anggaran, penurunan kualitas, dan hilangnya kepercayaan. Penelitian ini disusun untuk menganalisis potensi Blockchain dalam mengurangi dan memitigasi risiko korupsi berbasis kolusi dalam pelaksanaan proyek infrastruktur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur pada penelitian serupa guna mengidentifikasi potensi berbagai solusi yang ditawarkan teknologi Blockchain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan blockchain dapat menekan praktik korupsi dalam proyek infrastruktur dengan fitur seperti Smart Contract dan Distributed Ledger yang berperan mengurangi intervensi manusia.Penerapan blockchain yang tepat dapat mencapai tingkat transparansi dan akuntabilitas yang lebih tinggi sehingga meningkatkan kepercayaan publik dalam proyek-proyek yang akan datang. Namun, penerapan teknologi blockchain tidak luput dari tantangan. Hambatan terletak pada kesiapan infrastruktur yang kurang memadai, regulasi yang belum matang dan sumber daya manusia yang tidak kompeten. Secara keseluruhan, penerapan blockchain dalam proyek infrastruktur membuka peluang untuk transparansi dan integritas tinggi yang dapat meningkatkan kepercayaan dalam proyek infrastruktur yang dilaksanakan. Namun demikian, penerapan blockchain di bidang infrastruktur juga menghadapi sejumlah tantangan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama terletak pada kesiapan infrastruktur digital yang belum merata, regulasi hukum yang belum jelas, serta kurangnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi blockchain. Tanpa dukungan yang memadai, penerapan blockchain berisiko tidak berjalan optimal. Oleh karena itu, agar penerapan teknologi ini berhasil, diperlukan dukungan kebijakan yang kuat, peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, serta kolaborasi antar lembaga pemerintah dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem yang kondusif.
Evaluation of Artificial Intelligence–Blockchain Technology Integration in the Industry 4.0 Era: Systematic Literature Review Sidabukke, Aripin; Wijaya, Jonsen; Br. Tarigan , Agata Theodora Febriani; Pratama, Vandika; Lotandes, Aldo; Joosten Joosten
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i5.6882

Abstract

This study aims to analyze the integration of Artificial Intelligence (AI) and Blockchain technology to optimize processes within the Industry 4.0 framework. The background of this research is the increasing demand for operational transparency, data security, and autonomous decision-making in modern manufacturing and supply chains. While Industry 4.0 generates massive data (Big Data), it faces challenges in data integrity and intelligent automation. The research method used is a Systematic Literature Review (SLR) with a qualitative approach, analyzing academic publications from 2020 to 2025. Data were collected from databases such as IEEE Xplore, Scopus, and ScienceDirect, focusing on integration architecture and use cases. The results show that AI integration (specifically machine learning) on the Blockchain enables decentralized predictive maintenance, autonomous smart contracts, and secure data provenance for AI training. The synergy between AI's analytical power and Blockchain's immutability shows significant potential to increase efficiency, reduce fraud, and build trust among stakeholders. This indicates that the AI-Powered Blockchain model has a positive and significant effect on optimizing Industry 4.0 systems. Thus, this integration can be recommended as an innovative framework for building autonomous, transparent, and intelligent industrial systems.
Evaluasi Implementasi Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2025 Aziza, Lativa; Dian Paramitha Asyari; Meta Dwi Andriani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.6905

Abstract

Adolescence is a phase that is vulnerable to various physical, mental, and social health problems. This study aims to evaluate the implementation of the Adolescent Care Health Service Program (PKPR) at the Andalas Public Health Center in Padang City based on the aspects of input, process, and output. The research used a qualitative method with a descriptive approach through interviews, observations, and document reviews. The results show that in terms of input, policies and guidelines are available, but facilities, infrastructure, and health workers remain limited. In the process aspect, activities have been planned and organized; however, health promotion in schools is not yet optimal and no specific room for PKPR services is available. Regarding the output, adolescent health services are running but have not yet met national targets. Overall, the implementation of PKPR at the Andalas Health Center is not yet optimal, requiring improved facilities, coordination, and continuous evaluation.
MABUK, JUDI DAN ZINA SEBAGAI ALASAN PERCERAIAN: KAJIAN NORMATIF TERHADAP Pasal 39 UU No. 1 Tahun 1974 Priscila, Michel; Sidi Ahyar Wiraguna
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i5.6906

Abstract

This study examines divorce on the grounds of moral misconduct specifically habitual drunkenness, gambling, and adultery based on Article 39(2) of Law No. 1 of 1974 on Marriage and Article 116(f) of the Compilation of Islamic Law. Using a normative juridical approach and qualitative analysis, the research explores statutory provisions, court decisions, and factual cases. The findings reveal that such behaviors significantly disrupt marital harmony and are legally recognized as valid grounds for divorce. However, victims often face procedural and evidentiary challenges in court, particularly in presenting direct proof of misconduct. The study concludes that divorce due to moral deviation serves as a form of legal protection for victims in unhealthy marriages. Strengthening access to justice, improving legal literacy, and aligning legal norms with social realities are essential to ensure fair and effective protection.
Padepokan Pencak Silat Bandrong Badak Putih dalam Pelestarian Kesenian Silat dan Debus di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon Tahun 2015-2023 Inayah, Hania Nur; Anak Agung Ayu Rai Wahyuni; Anak Agung Ayu Dewi Girindra Wardani
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.6947

Abstract

This study examines the role of the Bandrong Badak Putih Pencak Silat Padepokan in the preservation of the traditional arts of Debus and Silat in Citangkil District, Cilegon City, in the period 2015 to 2023. The main focus of this research is to understand how this relatively young padepokan is able to maintain its existence and even develop rapidly in the midst of globalization, compared to several other padepokans that were established earlier. In the context of modernization which often encourages a shift in local cultural values, the existence and consistency of this padepokan is an interesting phenomenon to be further researched. The formulation of the problem in this study includes: (1) how the role of Padepokan Bandrong Badak Putih in the preservation of Debus and Silat arts; (2) why this padepokan is able to survive in the midst of the onslaught of modernization and globalization; and (3) what are the social and cultural implications of its existence on the surrounding community. This research aims to analyze the contribution of padepokan in preserving local cultural heritage, identify conservation strategies carried out, analyze supporting and inhibiting factors, and understand the socio- cultural impact of the existence of padepokan in the Citangkil community. The method used is qualitative descriptive with data collection techniques through in- depth interviews, field observations, and documentation studies. Data analysis was carried out thematically based on historical theory and cultural preservation theory. The results of the study show that Padepokan Bandrong Badak Putih plays an active role in training, cultural performances, and regeneration through youth involvement. The success of this padepokan is supported by the collective spirit, adaptation to technology, and instilled cultural values. The implications are not only on cultural preservation, but also on strengthening local identity and social solidarity of the community.
PENGEMBANGAN E-CATALOGUE SEBAGAI MEDIA PROMOSI PADA PLATFORM INSTAGRAM BANK PEREKONOMIAN RAKYAT DELTA ARTHA KENCANA KABUPATEN MALANG Ahmad Fauzi; Heru Utomo; Firmansyah, Ananda Rizki
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.6950

Abstract

The growth of social media has encouraged companies to utilize it as a digital promotion tool. BPR Delta Artha Kencana faced challenges in efficiently presenting its product catalog through Instagram. This study aims to develop an e-catalogue as a promotional medium on Instagram and to measure its design effectiveness using the EPIC model. This research used action research as its method. Data collection techniques included interviews, observations, documentation, and questionnaires, with data processed using Likert scales, simple tabulation, and EPIC rate analysis covering the dimensions of Empathy, Persuasion, Impact, and Communication. The results showed that the e-catalogue design, developed and linked through Linktree in the Instagram bio, helped the audience easily access financial service information from BPR Delta Artha Kencana. Effectiveness assessment using the EPIC model achieved an average score above 4 across all dimensions, indicating that the design was considered effective. This study concludes that using an e-catalogue through the Instagram platform is an effective promotional strategy for BPR Delta Artha Kencana.  
HUKUM ADAT PERNIKAHAN DI OGAN KOMERING ILIR, SUMATERA SELATAN Ellisah Pertiwi; Zainudin Hasan
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.6953

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara, ideologi, dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang menjadi pedoman utama dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkeadilan, beradab, dan bermartabat. Di era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, Indonesia menghadapi tantangan seperti lunturnya semangat gotong royong, meningkatnya individualisme, serta krisis moral dan etika sosial. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman konseptual terhadap nilai-nilai Pancasila dan pengamalannya dalam kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat serta relevansinya terhadap dinamika sosial, politik, ekonomi, dan budaya modern. Dengan pendekatan normatif dan empiris, penelitian menelusuri implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan, keteladanan pemimpin, dan kebijakan publik berkeadilan sosial. Hasil kajian menunjukkan pentingnya pembiasaan, keteladanan, dan pendidikan karakter berbasis Pancasila. Revitalisasi nilai-nilai Pancasila menjadi keharusan untuk membentuk generasi muda yang nasionalis, toleran, dan berkepribadian Indonesia, agar bangsa tetap kokoh dan bermartabat di tengah arus perubahan global.
PANCASILA DALAM MEMBENTUK DAN MEMBANGUN KARAKTER PELAJAR DI ERA DEKADENSI MORAL Altis Nurhalijah; Brefi Syahfitri; Dila Aprisesa Armanida
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.6954

Abstract

Kemajuan zaman yang memungkinkan terjadinya perkembangan pada ilmu pengetahuan serta teknologi memberikan pola baru yang sangat signifikan pada pelaksanaan pembelajaran para remaja dan pelajar. Dimana pelajar dapat mengakses berbagai informasi yang diinginkan dalam waktu yang sangat singkat, melakukan komunikasi dengan individu lain tanpa terbatas oleh jarak dan waktu. Para remaja dan pelajar kini telah masuk pada era perubahan generasi, dari generasi milenal menuju generasi Z. Dimana kalangan remaja dan pelajar sekarang tumbuh dengan sebutan generasi Z, adalah generasi yang tumbuh kembangnya beriringan dengan pertumbuhan teknologi, yang menyebabkan generasi ini telah terbiasa dengan keterbukaan informasi dan menyesuaikan diri dengan nilai yang dibawa oleh keterbukaan tersebut. Hal ini menyebabkan generasi ini mengalami dekadensi moral, karena adanya peralihan nilai yang terjadi dalam dirinya dan mengakibatkan terjerumusnya diri menuju penurunan moral atau terbawanya hal-hal negatif yang berdamapak untuk dirinya. Dalam situasi ini, Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa memiliki peran penting untuk membentuk dan memperkuat karakter pelajar agar tetap berpegang pada nilai moral yang baik.
KETIMPANGAN SOSIAL DI INDONESIA SEBAGAI TANTANGAN NYATA DALAM MEWUJUDKAN NILAI KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA BERDASARKAN SILA KELIMA PANCASILA Acha Nurafifah; Dika Amanda Mega Permata; Halimatussa’diyah Halimatussa’diyah; Fahmatul Aulia; Alia Lestari; Husnul Vatimah Alazwa
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.6955

Abstract

Sila kelima Pancasila, “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” mengandung makna penting mengenai pemerataan kesejahteraan dan kesempatan bagi seluruh warga negara. Namun, kondisi ketimpangan sosial di Indonesia masih menjadi persoalan serius yang menghambat terwujudnya nilai tersebut. Ketimpangan terjadi dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, pendidikan, dan akses terhadap sumber daya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penyebab dan dampak ketimpangan sosial terhadap implementasi nilai keadilan sosial di Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan kajian literatur dan fenomena sosial yang terjadi. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketimpangan disebabkan oleh pembangunan yang tidak merata, kesenjangan pendidikan, serta kebijakan ekonomi yang belum sepenuhnya inklusif. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan keadilan sosial melalui pemerataan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.
MEMBUMIKAN 5 SILA: PERAN PANCASILA DALAM MEMPERSATUKAN BANGSA Zainudin Hasan; Saskya Regita Putri; Jessica Ananta Hermanto; Zeshya Febby Putri Priona
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.6956

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara, ideologi, dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang menjadi pedoman utama dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkeadilan, beradab, dan bermartabat. Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi saat ini, bangsa Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan yang mengancam nilai-nilai dasar kebangsaan seperti lunturnya rasa gotong royong, meningkatnya individualisme, serta krisis moral dan etika sosial. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman konseptual terhadap nilai-nilai Pancasila dan pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam proses internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia serta menganalisis relevansi nilai-nilai tersebut terhadap dinamika sosial, politik, ekonomi, dan budaya bangsa di era modern. Melalui pendekatan normatif dan empiris, kajian ini menelusuri bagaimana nilai-nilai Pancasila diimplementasikan melalui pendidikan formal dan nonformal, keteladanan pemimpin, serta kebijakan publik yang berorientasi pada keadilan sosial dan kesejahteraan bersama. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi harus dicapai melalui pendidikan, keteladanan pemimpin, dan penerapan dalam kebijakan publik, menjadikan Pancasila sebagai ideologi dinamis yang harus terus dihidupi.