cover
Contact Name
Purba Sanjaya
Contact Email
p.sanjaya@fp.unila.ac.id
Phone
+6282229226300
Journal Mail Official
jurnalpengabdianfpunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Lampung Province, Indonesia (Kode Pos : 35145)
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28292243     EISSN : 28292235     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7916
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas lampung (JPFP) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Maret, dan September oleh Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan ilmu agroteknologi, agronomi dan hortikultura, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu peternakan, ilmu agribisnis, ilmu teknologi hasil pertanian, ilmu kehutanan, ilmu keteknikan pertanian, ilmu perikanan dan kelautan.
Articles 297 Documents
DISEMINASI PEMBUATAN CHARCOAL DIPERKAYA MIKROORGANISME LOKAL INSITU SEBAGAI MEDIA TUMBUH SAYUR ORGANIK UNTUK MENDUKUNG “SAFE AND HEALTHY FARM” DI KELURAHAN PINANG JAYA, BANDAR LAMPUNG Ramadhani, Winih Sekaringtyas; Afandi, Afandi; Buchari, Henrie
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8542

Abstract

Kelurahan di Bandar Lampung yang memproduksi sayur-mayur salah satunya terdapat di Kelurahan Pinang Jaya. Penggunaan pupuk kimia saat ini masih diterapkan dalam budidaya sayur-mayur, hal ini mengakibatkan kualitas dan kuantitas sayur rendah. Selain itu, Kelurahan Pinang Jaya memiliki pabrik penggilingan padi yang limbah sekam padi belum termanfaatkan, sehingga menjadi sarang tikus yang menjadi hama tanaman sayur. Akibatnya terjadi penumpukan limbah sekam padi yang tidak dikelola dengan tepat, sehingga mencemari lingkungan sekitar. Solusi yang dimungkinkan yaitu pemanfaatan limbah sekam padi menjadi charcoal untuk mendukung sistem pertanian “Safe and Healthy Farm” dalam mewujudkan pertanian organik. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan ceramah, demonstrasi, demoplot dan evalusi kegiatan. Sasaran dari kegiatan ini yaitu warga di Pinang Jaya dan anggota Safe and Healthy Farm. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman terkait pemanfaatan limbah sekam padi menjadi charcoal sebesar 75%. Indikator penilaian pemahaman peserta pengabdian dinilai dari hasil pre-test dan post-test. Pada hasil pre-test pemahaman warga terkait MOL sangat rendah yaitu 20%. Setelah dilakukan penjelasan serta demontrasi pembuatan charcoal, peserta pengabdian mengalami peningkatan pemahaman, hasil test setelah kegiatan yaitu 95%. Hal ini menunjukkan bahwa warga Pinang Jaya telah memahami pengelolaan limbah sekam padi  menjadi  charcoal. 
PELAKSANAAN EARLY POULTRY EDUCATION DI SEKOLAH TAHFIZH ANAK USIA DINI (TAUD) SAQU AL-HIKMAH BANDAR LAMPUNG RIYANTI, Rr; Hasiib, Etha ’Azizah; HASIIB, ETHA 'AZIZAH; Nova, Khaira; Septinova, Dian; Hanafi, Riyan; Nurwahid, Agus; Malhan, Malhan
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8557

Abstract

Sumber daya manusia yang antusias pada dunia peternakan tidak dilahirkan secara tiba-tiba, tetapi perlu ada usaha yang harus dilakukan. Salah satu usaha tersebut adalah pengenalan dan edukasi terkait dunia peternakan unggas kepada generasi muda pada saat anak usia dini. Pengenalan ternak ayam, khususnya ayam petelur dan produknya kepada anak usia dini dimaksudkan untuk menambah wawasan mereka mengenai pentingnya mengenal dunia peternakan ayam petelur dan pentingnya telur bagi pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan. Kegiatan early poultry education  telah dilakukan dengan metode ceramah dan  permainan untuk mempresentasikan materi  : a) pengenalan ayam petelur, b) pentingnya telur bagi tubuh,  c) proses produksi telur di peternakan. Kegiatan dilakukan langsung di lokasi Sekolah Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD)  SaQu Al Hikmah Bandar Lampung, Jalan Jl. Zainal Abidin Pagar Alam No 9  Kedaton , Tanjungkarang, Lampung, Indonesia 35141. Fasilitator dilakukan oleh dosen dan mahasiswa di bidang Produksi Ternak Unggas Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Unversitas Lampung. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kognitif para siswa terhafap materi yang disampaikan, para siswa antusias mengonsumsi telur untuk kebutuhan pertumbuhan dan kecerdasasannya dan  berminat tinggi berkiprah dalam dunia peternakan pada masa depan.
MENGENALKAN JAGUNG PANGAN FUNGSIONAL DI DESA ARGOPENI KECAMATAN SUMBEREJO KABUPATEN TANGGAMUS Agustiansyah, Agustiansyah; Timotiwu, Paul B; Manik, Tumiar Katarina; Pramono, Eko
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8565

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan jagung pangan fungsional yang dapat diolah menjadi produk pangan yang bermanfaat untuk kesehatan dan menunjang diversifikasi pangan. Varietas jagung pangan fungsional diantaranya srikandi ungu dan putih. Produk pangan yang dapat dibuat dari jagung pangan funsgsional antara lain es krim, brownies, jus jagung ungu, pia jagung, stick, keripik dan lain-lain.  Target dan sasaran yang akan dituju adalah petani dan warga agar mengenal jenis jagung yang cocok untuk diolah menjadi produk pangan selain jagung biasa yang ditanam untuk pakan ternak. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan membuat demplot percobaan budidaya jagung pangan fungsional di lahan petani/kelompok tani. Pemeliharaan tanaman dilakukan oleh petani sehingga memahami karakter jagung pangan fungsional varietas Srikandi ungu dan Srikandi putih. Tim pengabdi dari Unila akan memberikan penyuluhan tentang budidaya dan manfaat dan jenis-jenis produk olahan pangan dari jagung pangan fungsional serta demonstrasi pembuatan salah satu produk pangan berbahan baku jagung pangan fungsional yang ditanam oleh petani. Dari kegiatan pengabdian ini diharapkan petani dan warga mulai mengenal jagung pangan fungsional dapat membuat produk olahannya yang bermanfaat dan mengembangkan menjadi kegiatan bisnis. Dari hasil kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa petani di Desa Argopeni Kec. Sumberejo, Kab. Tanggamus belum mengenal jagung pangan fungsional.  Melalui kegiatan ini petani mengenal jenis jagung lain disamping jagung untuk pakan ternak.  Petani bersedia mencoba menanam jagung varietas Srikandi Ungu yang merupakan jagung pangan fungsional.
OPTIMALISASI POTENSI LOKAL MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH PELEPAH PISANG MENJADI KERIPIK DI DESA SUKA AGUNG, MESUJI Sianturi, Rizky J.; Romadhona, Salsabilla Noviya; Aprilia, Anggi; Racsyah, Raka Rifaldi; Sitorus, Ivo; Nizar, Dzahra Zhalika Lus; Nova, Rahmania Dhea; Widyastuti, RA Diana
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8591

Abstract

Tanaman pisang, sebagai salah satu sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, selama ini hanya dimanfaatkan sebatas buah, pelepah, dan daunnya, sementara potensi pelepah pisang kurang mendapatkan perhatian yang cukup. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan ekonomis pelepah pisang dengan mengolahnya menjadi keripik, sehingga dapat menciptakan nilai tambah yang signifikan. Artikel ini berupaya memberikan gambaran dan penjelasan terkait program kerja pembuatan keripik dari pelepah pisang, meliputi proses, tahapan, hasil, dan manfaatnya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif. Hasilnya, masyarakat menerima pemahaman dan wawasan baru dalam hal pembuatan keripik dari pelepah pisang. Selain itu, masyarakat juga dapat memahami potensi dan manfaat pelepah pisang yang selama ini kurang dimanfaatkan. Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih kreatif dan berinovasi dalam mengoptimalkan setiap bagian tanaman pisang untuk meningkatkan nilai ekonomis dan mencapai kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan.. Artikel ini terbatas pada pelaksanaan KKN Reguler Periode 1 2024 di desa Suka Agung, Mesuji. Artikel ini juga berkontribusi dalam keilmuan serta praktik dan strategi pengimplementasian poin SDGs.
Pengendalian Hama Tikus Pada Tanaman Padi Di Desa Pujo Rahayu Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran Sa'diyah, Nyimas; Wibowo, Lestari; Prasetyo, Joko; Pramono, Sudi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8642

Abstract

Tikus merupakan salah satu hama yang menyerang tanaman padi.  Hama tikus dapat menyebabkan penurunan hasil hingga 37%. Hal ini merupakan masalah yang serius bagi petani.  Upaya yang perlu diperhatikan dalam  pengendalian hama tikus, adalah bioekologi tikus. Pengendalian dilakukan secara terpadu dengan menerapkan beberapa teknik pengendalian yang efektif, dan harus terkoordinir dengan baik.  Pengendalian ini merupakan teknik pengendalian hama tikus secara terpadu dan  ramah lingkungan.  Cara yang dilakukan pada pengenadilan hama tikus ini dengan teknik trap barrier system (TBS) dan linear trap barrier system (LTBS). Pengendalian hama tikus dengan teknik TBS dan LTBS belum dikenal dan belum pernah diterapkan di desa Pujorahayu.  Penyampaian materi dan demonstrasi tentang pengendalian hama tikus dengan teknik TBS dan LTBS merupakan hal yang baru, sehingga petani sangat tertarik untuk mencoba teknik ini pada musim tanam yang akan datang.
Penyuluhan Introduksi Bibit Ayam Unggul dan Inovasi Teknologi Pengolahan Hasil Ternak dalam Rangka Pengembangan Kawasan Binaan Unila di Sentra Produksi Pangan di Pekon Wonosari Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Erwanto, Erwanto; Dakhlan, Akhmad; Sudarsono, Hamim; Septinova, Dian
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8644

Abstract

Penyuluhan mengenai introduksi bibit ayam unggul dan manfaatnya serta inovasi teknologi pengolahan hasil ternak berupa pembuatan nuget sehat menjadi bagian krusial dalam pengembangan kawasan binaan Universitas Lampung (Unila) di Sentra Produksi Pangan di Pekon Wonosari, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu. Desa tersebut dianggap strategis dalam kontribusinya terhadap ketahanan pangan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman peternak terkait bibit ayam unggul serta teknologi pengolahan hasil ternak yang inovatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan demonstrasi lapangan. Tim penyuluhan menyampaikan informasi terkait pemilihan bibit ayam unggul yang berkualitas serta teknologi pengolahan hasil ternak yakni pembuatan nuget. Selain itu, demonstrasi lapangan dilakukan untuk memberikan pemahaman praktis kepada peternak dalam menerapkan teknologi tersebut. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peternak terkait jenis-jenis bibit ayam unggul dan manfaatnya. Berdasarkan pre-test pada pertanyaan A mengenai ciri-ciri ayam unggul, 73,33% peserta awalnya tidak bisa menjawab dengan benar, namun setelah penyuluhan, jumlah peserta yang mampu menjawab meningkat menjadi 93,33%. Pada pertanyaan B mengenai pemahaman mengenai manfaat introduksi ayam unggul, terjadi peningkatan pemahaman peserta dari 66,67% menjadi 93,33% setelah penyuluhan. Berdasarkan pre-test pertanyaan C mengenai bahan pembuatan nugget sehat, sebanyak 86,67% peserta tidak mengetahui bahan-bahan yang digunakan, namun setelah penyuluhan, jumlah peserta yang mengetahui bahan-bahan tersebut meningkat menjadi 93,33%. Pada pertanyaan D mengenai proses pembuatan nugget sehat, terdapat peningkatan pengetahuan dari 20% menjadi 80% setelah penyuluhan. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa peternak antusias untuk mempelajari dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh, terutama terkait penggunaan bibit ayam unggul dan teknologi pengolahan hasil ternak. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak, serta meningkatkan potensi pengembangan usaha ternak unggas dan pengolahan hasil ternak di daerah tersebut. Kesimpulannya, penyuluhan introduksi bibit ayam unggul dan inovasi teknologi pengolahan hasil ternak merupakan langkah penting dalam mengembangkan potensi peternakan di Sentra Produksi Pangan Pekon Wonosari. Dengan pemahaman yang diperoleh dari kegiatan ini, diharapkan peternak dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas produk ternak mereka, serta berkontribusi secara signifikan terhadap ketahanan pangan lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat peternak di daerah tersebut.
Pengendalian Dan Perbanyakan Agensia Pengendali Hayati Hama Dan Penyakit Tanaman Padi Di Desa Karya Mulya Sari Candipuro Lampung Selatan Suharjo, Radix; Fitriana, Yuyun; Lestari, Puji; Helina, Selvi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8694

Abstract

Tanaman padi merupakan tanaman pangan utama yang banyak dibudidayakan petani. Namun, tanaman padi sering mengalami banyak permasalahan seperti serangan hama dan penyakit. Oleh karena itu, agar produksi padi dapat meningkat, perlu adanya tindakan khusus untuk mengendalikan hama dan penyakit salah satunya dengan menggunakan agensia pengendali hayati (APH). APH yang banyak dilaporkan mampu mengendalian hama dan penyakit adalah jamur Metarhizium, Beauveria dan Trichoderma. Ketiga jamur tersebut dirasa perlu dikenalkan kepada warga Desa Karya Mulya Sari Candipuro Lampung Selatan, agar tanaman padinya dapat memberikan hasil yang optimal. Tujuan dari pelatihan ini adalah 1) meningkatkan pengetahuan petani tentang jenis-jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman padi, 2) meningkatkan keterampilan petani dalam mengelola dan mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi khususnya menggunakan agensia pengendali hayati (APH) serta 3) melatih petani untuk dapat membuat perbanyakan agensia pengendali hayati jamur untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 4 Maret 2023 yang dihadiri sebanyak 16 orang. Pada penyuluhan ini Tim penyuluh melakukan ceramah tentang pengendalian hama dan dan penyakit menggunakan APH berupa jamur Metarhizium, Beauveria dan Trichoderma dan praktek perbanyakan APH dalam media beras. Dari petani yang mengikuti telah kegiatan ini, selanjutnya diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan mereka kepada petani lain di desa atau kelompok tani lain sehingga sasaran dari kegiatan ini akan semakin meluas.
Edukasi Pemanfatan Sampah Rumah Tangga Bagi Masyarakat Pesisir Bumi Waras-Lampung Lahay, Almira Fardani; Putra, Muhamad Gilang Arindra; Putriani, Rizha Bery; Putri, Septi Malidda Eka; Julian, David; Reza, Muhammad; Amiin, Muhammad Kholiqul
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8698

Abstract

Sampah menjadi salah satu permasalah umum yang menarik banyak perhatian dari seluruh kalangan karena hingga saat ini masih menjadi permasalahan yang belum dapat ditangani secara baik bahkan menjadi potensi bencana yaitu bencana darurat sampah. Sebagai Langkah mitigasi bencana darurat sampah dapat dilakukan dengan penanganan sampah. penanganan sampah adalah rangkaian kegiatan mencakup pemilahan-pemisahan sampah menurut jenis dan sifatnya, pengumpulan sampah, pengakutan sampah dan pengolahan hasil akhir. Satu bentuk pengolahan hasil akhir untuk sampah rumah tangga adalah dengan mengubah sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi kepada masyarakat Pesisiri Bumi Waras. Kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga dengan mengolah sebagai pupuk kompos, dapat diterima oleh masyarakat sebagai salah satu solusi upaya pengurangan penumpukan sampah di wilayah Pesisir Bumi Waras, dan juga dapat sebagai sarana usaha penjualan pupuk untuk menambah penghasilan masyarakat.
PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN CABAI DI PEKON TRITUNGGAL MULYA KABUPATEN PRINGSEWU Swibawa, I Gede; Sudarsono, Hamim; Susilo, F X; Ginting, Cipta
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8699

Abstract

Abstrak: Sebagian besar anggota kelompok tani Setia Bakti di Pekon Tritunggal Mulya Pringsewu menanam cabai. Gangguan hama yaitu ulat grayak dan ulat buah serta penyakit tanaman merupakan masalah serius yang dihadapi petani dalam budidaya cabai. Aplikasi pestisida kimiawi tidak menunjukkan hasil yang memuaskan. Kegagalan dalam mengatasi masalah hama dan penyakit tanaman cabai ini salah satunya disebabkan oleh pengetahuan petani tentang prinsip-prinsip pengelolaan hama dan penyakit pada tanaman cabai masih kurang. Berdasarkan alasan ini maka perlu diadakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tentang pengelolaan hama dan penyakit pada pertanaman cabai bagi petani anggota kelompok tani Setia Bakti di pekon Tritunggal Mulya Pringsewu. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan penngetahuan petani tentang jenis-jenis, bioekologi dan pengelolaan hama dan penyakit penting tanaman cabai. Kegiatan PKM dilaksakan di pekon Tritunggal Mulya kecamatan Adiluwih, kabupaten Pringsewu bulan Mei – Oktober 2023. Mitra yang terlibat dalam PKM ini adalah anggota kelompok tani Setia Bakti. Metode PKM yang diterapkan adalah penyuluhan di dalam ruangan. Hasil kegiatan sebagai berikut: 1) Antusiasme peserta selama kegiatan berlangsung tinggi yang ditunjukkan oleh kehadiran peserta melebihi jumlah yang diundang, keaktifan peserta menyimak dan berpartisiapasi aktif dalam diskusi, 2) Terjadi peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan setalah megikuti kegiatan PKM yang ditunjukkan oleh petani dengan nilai kategori sangat baik (>70) mencapai 91%,. Dari hasil PKM ini dapat disarankan untuk melakukan PKM lanjutan dengan topik pembuatan kompos dari limbah pertanian dan kotoran ternak sapi yang dihasilkan kelompok tani Setia Bakti untuk memupuk pertanaman cabai dan tanaman lain.
KONVERSI PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK UNTUK TANAMAN DI PEKON GIHAM SUKAMAJU, KECAMATAN SEKINCAU, LAMPUNG BARAT Hadi, Muhammad Syamsoel; Pramono, Eko; Kamal, Muhammad; Setiawan, Kukuh; Agustiansyah, Agustiansyah; Ardian, Ardian
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8712

Abstract

Abstrak: Pada umumnya petani di daerah Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat belum banyak mengetahui berapa banyak unsur hara yang disuplai ke dalam tanah akibat pemberian pupuk organik.  Selain itu aplikasi pupuk organik di daerah tersebut belum merupakan suatu kegiatan yang biasa dilakukan.  Di lain pihak, potensi sumberdaya bahan pembuatan pupuk organik cukup tersedia.  Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam pemahaman terhadap berapa banyak sebetulnya pupuk organik yang dibutuhkan yang harus disuplai ke pertanaman agar dapat setara dengan pemberian pupuk anorganik yang direkomendasikan. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa petani sangat antusias dalam menyerap materi yang disampaikan. Dengan perhitungan yang relatif cukup sederhana para petani yang diwakili oleh para tokoh yang cukup berpendidikan semua penjelasan dapat dimengerti dengan baik.