cover
Contact Name
Mega Firdaus
Contact Email
megafirdaus@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
ner@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo, Kampus II. Rangkah Kidul, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur 61234
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara Educational Review
ISSN : -     EISSN : 30255678     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Nusantara Educational Review (NER) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Jurnal ini diterbitkan dalam versi online dengan akses terbuka dan unduhan gratis. NER menerbitkan artikel penelitian pada bidang pendidikan. Nusantara Educational Review terbit dua kali setahun pada bulan Agustus dan Februari.
Articles 83 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Menningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Pada Materi Pecahan dalam Pelajaran Matematika Kelas VI Sabila Nanda Sukiwijaya; Rizki Sugiarto; Mahcfudzil Asror
Nusantara Educational Review Vol 4 No 2 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/x9e0h204

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SDN Karangtanjung dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas VI pada materi pecahan dalam pelajaran Matematika melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Subjek penelitian adalah 32 siswa (15 laki-laki dan 17 perempuan) yang sebelumnya teridentifikasi mengalami kesulitan dalam memahami konsep bilangan pecahan, dengan persentase ketuntasan awal yang rendah (hanya 25% mencapai KKM). PBL dipilih sebagai solusi karena model ini memfasilitasi pembelajaran aktif dan mendorong siswa memecahkan masalah nyata, yang secara langsung mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan standar PTK (Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Pengamatan, dan Refleksi). Hasil penelitian, yang akan diperoleh setelah dua siklus, diharapkan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dan konsisten dalam pemahaman konsep pecahan siswa, yang dibuktikan dengan kenaikan persentase ketuntasan belajar di kelas VI SDN Karangtanjung. This Classroom Action Research (CAR) was conducted at SDN Karangtanjung to improve Grade VI students' conceptual understanding of fractions in Mathematics through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model. The research subjects consisted of 32 students (15 boys and 17 girls) who had previously been identified as having difficulty grasping the concept of fractions, evidenced by a low initial mastery rate (only 25% met the Minimum Mastery Criteria/KKM). PBL was selected as the solution because it facilitates active learning and encourages students to solve real-world problems, thereby directly supporting the development of critical thinking skills and conceptual understanding. The research was carried out over two cycles following standard CAR stages: Planning, Action Implementation, Observation, and Reflection. The results obtained after the two cycles are expected to demonstrate a significant and consistent improvement in students' understanding of fraction concepts, as evidenced by an increase in learning mastery among Grade VI students at SDN Karangtanjung.
Penggunaan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pembagian Bersusun (Porogapit) Pada Siswa Kelas V Syaibatul Ayuni; Riski Sugiarto; Machfudzil Asror
Nusantara Educational Review Vol 4 No 2 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/acc3qt49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model discovery learning dalam meningkatkan pemahaman konsep pembagian bersusun (porogapit) pada siswa kelas V SDN Karangtanjung. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus diterapkan untuk mengatasi rendahnya penguasaan konsep (55,17%) melalui inovasi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Intervensi meliputi penerapan model discovery learning, bimbingan aktif dalam penemuan konsep, dan peningkatan intensitas bimbingan guru. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan klasikal, dari 55,17% menjadi 82,76% (meningkat 27,59%) pada akhir Siklus II. Peningkatan ini didukung oleh peningkatan aktivitas guru (55,88% menjadi 88,24%) dan siswa (61,11% menjadi 80,56%). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa model discovery learning efektif meningkatkan pemahaman konsep porogapit pada siswa kelas V SDN Karangtanjung. This study aims to examine the effectiveness of the discovery learning model in improving fifth-grade students' understanding of the long division (porogapit) concept at SDN Karangtanjung. A Classroom Action Research (CAR) design comprising two cycles was implemented to address the low level of conceptual mastery (55.17%) through a student-centered instructional innovation. The intervention involved implementing the discovery learning model, providing active guidance during concept discovery, and increasing the intensity of teacher guidance. The results indicate a significant improvement in the class mastery rate, rising from 55.17% to 82.76% (an increase of 27.59%) by the end of Cycle II. This improvement was supported by increased activity levels among both teachers (rising from 55.88% to 88.24%) and students (rising from 61.11% to 80.56%). These findings confirm that the discovery learning model is effective in enhancing fifth-grade students' understanding of the long division concept at SDN Karangtanjung.
Analisis Kontribusi Pendidikan Inklusif dalam Meningkatkan Kesadaran Kemanusiaan dan Kesetaraan di Lingkungan Sekolah Ajeng Sari Rahmawati; M Ricky Alfiansyah; Novianti Anggun Nirmala Sari; Danar Rezky Febrian; Anik Fitriani; Nur Asitah
Nusantara Educational Review Vol 4 No 2 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jnfekg87

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendidikan inklusif dalam meningkatkan kesadaran kemanusiaan dan kesetaraan di lingkungan sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA untuk menjamin proses seleksi dan analisis literatur yang sistematis dan transparan. Sumber data diperoleh dari Google Scholar melalui kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, sehingga menghasilkan tujuh artikel yang relevan dan ditelaah secara mendalam. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pendidikan inklusif berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan nilai empati, toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, dan sikap saling menghormati melalui pembelajaran adaptif, kurikulum yang fleksibel, peran guru dan guru pendamping, serta dukungan layanan bimbingan dan konseling. Selain berdampak positif terhadap capaian akademik, pendidikan inklusif juga memperkuat perkembangan sosial dan emosional siswa. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya, kompetensi guru yang belum merata, serta dukungan kelembagaan yang belum optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan mengaitkan pendidikan inklusif dengan pembentukan kesadaran kemanusiaan dan kesetaraan, serta menawarkan implikasi praktis bagi pendidik, pimpinan sekolah, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat praktik pendidikan inklusif di sekolah dasar. This study aims to analyze the contribution of inclusive education in increasing awareness of humanity and equality in elementary schools. The study used a Systematic Literature Review (SLR) approach with reference to the PRISMA guidelines to ensure a systematic and transparent literature selection and analysis process. Data sources were obtained from Google Scholar through predetermined inclusion and exclusion criteria, resulting in seven relevant articles that were reviewed in depth. The synthesis results indicate that inclusive education contributes significantly to fostering the values of empathy, tolerance, appreciation of diversity, and mutual respect through adaptive learning, a flexible curriculum, the role of teachers and assistant teachers, and support from guidance and counseling services. In addition to positively impacting academic achievement, inclusive education also strengthens students' social and emotional development. However, its implementation still faces challenges such as limited resources, uneven teacher competency, and suboptimal institutional support. This study provides a conceptual contribution by linking inclusive education to the formation of awareness of humanity and equality, and offers practical implications for educators, school leaders, and policymakers in strengthening inclusive education practices in elementary schools.