cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
ISSN : 30264707     EISSN : 30264170     DOI : https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 669 Documents
Kesenjangan Sosial Terhadap Pendidikan Sebagai Pengaruh Era Globalisasi Prastika Cahya Widyawati; Nabila Rachmaniyah; Bakhrudin All Habsy
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2934

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kesenjangan sosial terhadap pendidikan sebagai pengaruh era globalisasi. Kesenjangan sosial ini semakin mencolok di era globalisasi, di mana akses dan kualitas pendidikan tidak merata antara kelompok masyarakat. Globalisasi, yang membawa kemajuan teknologi dan pertukaran informasi, juga memperlebar jurang antara mereka yang memiliki akses terhadap sumber daya pendidikan dan mereka yang tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kesenjangan pendidikan dalam konteks globalisasi, serta dampaknya terhadap masyarakat. Melalui analisis data dan studi kasus, ditemukan bahwa faktor ekonomi, budaya, dan kebijakan pemerintah berperan signifikan dalam menciptakan ketidaksetaraan. Selain itu, pergeseran nilai dan norma akibat globalisasi turut memengaruhi motivasi dan aspirasi masyarakat terhadap pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mengurangi kesenjangan sosial dalam pendidikan, diperlukan upaya kolaboratif dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.
MODUL AJAR DIGITAL : DOKUMEN BERBASIS DIGITAL PENDEKATAN BARU UNTUK PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL Afifah Intan Febriyanti; Anis Nurrahmah; Iklila Nur Muzayanah; Luqman Hakim; Amirul Arif
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2935

Abstract

Transformasi teknologi dalam pendidikan telah mendorong inovasi dalam pengembangan sumber belajar, salah satunya adalah modul ajar berbasis digital. Artikel ini membahas pengembangan dan implementasi modul ajar digital dokumen berbasis digital sebagai pendekatan baru untuk pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). Modul ini dirancang untuk mendukung pembelajaran yang interaktif, fleksibel, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek dipilih karena kemampuannya untuk mendorong keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas siswa, sesuai dengan tuntutan keterampilan abad ke-21. Modul digital dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi dokumen berbasis cloud dan integrasi multimedia untuk meningkatkan aksesibilitas dan keterlibatan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode desain dan pengembangan (R&D) yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan modul, implementasi, dan evaluasi efektivitas. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan modul ajar digital ini mampu meningkatkan minat belajar siswa, memperkuat pemahaman konsep, serta mendorong keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran berbasis proyek. Artikel ini juga membahas tantangan dalam penerapan modul digital, seperti kesiapan infrastruktur dan kompetensi teknologi guru, serta memberikan rekomendasi untuk pengintegrasian modul digital ke dalam kurikulum. Dengan demikian, modul ajar digital dokumen berbasis digital menjadi solusi inovatif untuk mendukung pembelajaran yang relevan, efektif, dan adaptif di era transformasi digital.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SETINGKAT MENENGAH ATAS Afif Rofi Ubaidillah; Didit Darmawan
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2951

Abstract

Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan belajar terhadap hasil belajar siswa di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Lingkungan belajar yang efektif merupakan salah satu faktor penting yang mendukung proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar yang optimal. Lingkungan belajar dapat mencakup lingkungan fisik, sosial, dan psikologis, yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi motivasi, konsentrasi, dan pemahaman siswa dalam mengikuti pembelajaran. Melalui kajian literatur, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis hasil penelitian sebelumnya yang terkait dengan bagaimana lingkungan belajar, baik di dalam maupun di luar kelas, dapat memengaruhi hasil belajar siswa. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang kondusif, seperti ketersediaan fasilitas belajar yang memadai, suasana kelas yang mendukung, interaksi yang positif antara guru dan siswa, serta dukungan sosial dari teman sebaya, memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Implikasi dari hasil studi ini menekankan pentingnya pengembangan lingkungan belajar yang optimal untuk mendukung proses pembelajaran siswa di SMA.
PERMASALAHAN PENDIDIKAN DALAM PRAKTIK PENDIDIKAN Bakhrudin All Habsy; Lucyana Lucky Edward; Aulia Nidaus Syafaqoh
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2971

Abstract

Pendidikan merupakan usaha etis dari manusia, untuk manusia, dan untuk masyarakat manusia. Kualitas pendidikan di Indonesia masih timpang, terutama di daerah terpencil. Hal ini berdampak pada prestasi belajar anak-anak di sana. Permasalahan ini menunjukkan perlunya perhatian lebih dari pemerintah untuk mengatasi kesenjangan pendidikan dan memastikan semua siswa mendapatkan akses yang sama terhadap pendidikan berkualitas. Pengidentifikasian permasalahan pendidikan di Indonesia dalam atikel ini menggunakan metode studi literatur dari berbagai sumber dan referensi data yang sudah ada. Peneliti menelusuri materi dari satu referensi ke referensi lain kemudian disusun menjadi satu kesatuan materi utuh sesuai topik artikel. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai bahan pembelajaran peneliti serta untuk mengetahui permasalahan pendidikan yang paling umum terjadi di Indonesia dan strategi-strategi pemecahannya. Hasil penelitian menyatakan bahwa masih banyak problematika pendidikan dalam negeri yang perlu diberi penyelesaian efektif untuk memberantas rendahnya pendidikan. Dengan pelaksanaan proses pendidikan yang maksimal dan berkualitas, akan menciptakan generasi yang kompeten pula.
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENGOLAHAN DAN PENATAAN MAKANAN DARI SAGU SEBAGAI PENGGANTI BERAS DI KAMPUNG MALA KECAMATAN MANGANITU KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Samuel Ambrosius Dalenoh; Loisa Kandoli; Telly Tangkere
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat terkait pengolahan dan penataan makanan berbahan dasar sagu, serta penerimaannya sebagai pengganti pangan non-beras di Kampung Mala, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Sangihe. Daerah ini dikenal sebagai salah satu penghasil sagu "baruk" terbesar di wilayah Kepulauan Sangihe. Meskipun sagu memiliki potensi besar sebagai bahan pangan lokal, penerimaannya di masyarakat masih terbatas, karena pergeseran kebiasaan yang lebih memilih beras sebagai makanan pokok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap sagu dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kebiasaan, kesehatan, cita rasa, dan ketersediaan pangan. Masyarakat yang masih mempertahankan kebiasaan mengonsumsi sagu cenderung memiliki pandangan positif, sedangkan mereka yang telah beralih ke beras memiliki pandangan yang kurang baik terhadap sagu. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa persepsi masyarakat sangat mempengaruhi penerimaan sagu sebagai pangan alternatif, dan dibutuhkan edukasi serta pelatihan dalam pengolahan dan penataan sagu agar dapat diterima lebih luas sebagai pengganti beras. Penelitian ini memberikan saran kepada pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan kampanye dan program diversifikasi pangan lokal yang berbasis sagu, guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kepulauan Sangihe.
Hakikat Manusia dan Keterkaitannya Dengan Pendidikan Serta Konsep Pendidikan Sepanjang Hayat Long Life Education Zahra, Najwa Izzahtus; Habsy, Bakhrudin All Habsy; Rahayu, Amanda Trinita Putri Rahayu; Maghfiroh, Shafira Nur Lailiyah Maghfiroh
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2984

Abstract

Belajar sepanjang hayat memberikan  kesempatan  belajar  secara  wajar dan  luas  kepada  setiap  orang  sesuai  dengan  perbedaan  minat,  usia,  dan kebutuhan  belajar  masing-masing.  Kesempatan  ini  merupakan  peluang  yang dapat  dimanfaatkan  untuk  belajar  seperti  program-program  kegiatan  belajar kelompok  (group  learning),  kegiatan  belajar  perorangan  (individual  learning), dan  kegiatan  belajar  melalui  media  massa. Integrasi  juga  penting  untuk  memastikan  bahwa pendidikan   tidak   hanya   terfokus   pada   aspek   teoritis,   tetapi   juga   praktis,   yang memungkinkan  individu  untuk  terus  belajar  sepanjang  hayat. Sementara itu, pendidikan sepanjang hayat menekankan pentingnya pembelajaran yang terus-menerus, baik secara formal maupun informal, dalam berbagai tahapan kehidupan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman tentang hakikat manusia dan keterkaitannya dengan pendidikan, serta pendidikan sepanjang hayat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dan fokus pada tiga peran penting konsep di atas.
Peran Guru Dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme Terhadap Peserta Didik Sekolah Dasar Demengan1 Bangkalan Lutfiah; Parrisca Indra Perdana
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.2998

Abstract

Nasionalisme adalah ciri khas cinta tanah air, rasa akan nasionalisme merupakan sesuatu yang harus dimiliki Oleh setiap orang. Sehingga waktu yang dihabiskan untuk menanamkan sikap nasionalime menjadi modalYang signifikan dalam ketahanan hidup bernegara. Penelitian ini didasari pada bagaimana tugas pendidik Dalam menanamkan sikap patriotik terhadap siswa. Metode penelitian yang diaplikasikan yaitu penelitian Kualitatif deskriptif dengan subjek dalam tinjauan ini adalah 7 (individu) yang terdiri dari kepala sekolah dan Enam pendidik di UPTD SDN Demengan 1 Bangkalan. Teknik pengumpulan inforrmasi melalui dokumentasi, persepsi dan Strategi wawancara. Tujuan dari penelitian ialah untuk mengetahui peran guru dalam penanaman sikap Nasionalisme serta pengimplementasiannya. Hasil dari penelitian mengatakan bahwa peran yang dilakukan Pendidik dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air siswa harus dimungkinkan selama pembelajaran di kelas Serta pemahaman mentalitas sikap patriotisme peserta didik. Selama ini siswa tidak ada penciptaan perspektif Patriotisme dalam bergaul di sekolah dan kantor dan ada dua faktor masalah yang dialami oleh seorang Pendidik, yaitu faktor internal siswa dan faktor luar peserta didik  
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA SETINGKAT MENENGAH ATAS Nur Elsa Choiru Ummah; Didit Darmawan
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3009

Abstract

Studi literatur ini mengkaji pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di berbagai sekolah menengah atas di Indonesia. Meningkatkan hasil belajar siswa harus mampu menerapkan ketepatan waktu, konsistensi dalam belajar, dan sikap tanggung jawab sebagai faktor pentingnya yang dapat mempengaruhi hasil belajar. Meningkatkan disiplin belajar siswa diperlukan untuk menerapkan betapa pentingnya dalam ketepatan waktu, konsistensi dalam belajar dan rasa tangung jawab terhadap kedisplinan waktu belajar. Studi ini menerapkan metode kajian literatur melalui analisis terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian mengungkapkan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran pendidikan agama islam. Pengaruh disiplin belajar memiliki peran penting karena dapat mendorong munculnya sifat dan sikap siswa dalam hal menerapkan kedisplinan dalam belajar, konsistensi dalam pembelajaran dan tanggung jawab atas kedisplinan waktu belajar serta dapat memfokuskan siswa untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh siswa. Harapan seorang guru pada siswa untuk dapat memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, menerapkan kedisplinan dalam hal belajar dan menghargai waktu agar mencapai hasil belajar yang maksimal.
Pemgembangan Materi Pendidikan Agama Islam Berbasis   kesetaraan gender Muhammad Aldian Syah; Asmaiwaty Arief; Rehani
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3020

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman nilai-nilai agama yang adil dan seimbang, termasuk dalam konteks kesetaraan   kesetaraan gender. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan materi pendidikan Islam yang berbasis  kesetaraan gender, dengan mempertimbangkan perspektif keadilan sosial dan penghargaan terhadap hak-hak individu tanpa memandang jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis literatur dan studi kasus untuk merancang materi yang dapat mengakomodasi kebutuhan siswa dari berbagai latar belakang   kesetaraan gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi pendidikan Islam berbasis   kesetaraan gender dapat memperkenalkan konsep kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam kehidupan beragama, serta menghilangkan stereotip   kesetaraan gender yang sering kali terdistorsi dalam pemahaman keagamaan. Pengembangan materi ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang inklusif, di mana seluruh peserta didik mendapatkan kesempatan yang setara dalam pengembangan diri dan pemahaman agama. Dengan demikian, materi pendidikan Islam berbasis   kesetaraan gender berpotensi untuk menjadi alat yang efektif dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan beradab, yang menghargai kesetaraan   kesetaraan gender dalam konteks agama.
Pemanfaatan IPTEK dalam Pendidikan Bakhrudin All Habsy; Alifah Sufwandiandra Putri; Kirana Ula Muzhaffarah
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3022

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan IPTEK dalam pendidikan. Ilmu pengetahuan adalah sumber teknologi dan dapat memberi kemungkinan munculnya teknologi baru, sedangkan teknologi adalah bentuk penerapan dari ilmu pengetahuan sehingga dapat menghasilkan peralatan yang canggih. Kolaborasi diantara keduanya berfungsi untuk memberi kemudahan dan kenyamanan dalam kehidupan manusia. Di dunia yang serba modern saat ini, IPTEK memainkan peran yang sangat penting karena manfaatnya dalam memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan dan memperbaiki kualitas hidup manusia. Salah satu bentuk pemanfaatan IPTEK adalah adanya teknologi Informasi yang muncul untuk menyebarkan pengetahuan dan menjadi pendorong utama di balik reformasi pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengetahui Konsep pemanfaatan IPTEK dalam dunia pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode studi literatur. Metode studi literatur atau dikenal juga dengan istilah studi kepustakaan adalah teknik pengumpulan data dan informasi dengan menelaah sumber-sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku referensi, ensiklopedia, serta sumber-sumber lain yang terpercaya baik dalam bentuk tulisan atau dalam format digital yang relevan dan berhubungan dengan objek yang sedang diteliti. Didapati hasil penelitian konsep pemanfaatan IPTEK adalah penjelasan mengenai (1) Teknologi komunikasi dan informasi, (2) Multimedia dan Pembelajaran Interaktif, (3) E-Learning, (4) Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR), (5) Inovasi dalam pengajaran dan Kurikulum