cover
Contact Name
Sucipto Sucipto
Contact Email
sucipto@unpkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dimastara@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Dahlan No.76, Mojoroto, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur 64112
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
ISSN : -     EISSN : 28285646     DOI : https://doi.org/10.29407/dimastara
Jurnal Dimastara merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bidang keilmuan/kegiatan pengabdian yaitu Teknik, Manajemen, Kewirausahaan, Pendidikan, Sosial, Sains, Kesehatan, Pertanian dan Peternakan, Seni dan Budaya.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024" : 12 Documents clear
Partisipasi dalam Pengabdian Masyarakat melalui Pembuatan Plang Makam dan Plang Nama Jalan di Desa Bapeang Riyadi, Slamet; Khairul Sadi; Nada Ananda Puteri; Selvianor; Luluk Indrawati; Siti Julia Fatmi; Rahmad Ramadhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.23817

Abstract

Abstrak—Mahasiswa KKN IAIN Palangka Raya telah menyelesaikan 45 hari pengabdian masyarakat. Partisipasi melalui pengabdian masyarakat dalam pembuatan plang makam dan plang nama jalan di Desa Bapeang merupakan langkah strategis untuk meningkatkan identitas dan kenyamanan masyarakat. Plang makam berfungsi sebagai penanda lokasi pemakaman, yang tidak hanya menghormati arwah tetapi juga memudahkan pengunjung dalam mencari lokasi. Sementara itu, plang nama jalan berperan penting dalam memudahkan navigasi, meningkatkan aksesibilitas, dan memberikan identitas pada setiap jalan di desa. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat rasa kebersamaan dan identitas komunitas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya infrastruktur yang teratur. Selain itu, pemasangan plang ini juga berpotensi menarik perhatian wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat budaya lokal. Melalui partisipasi aktif masyarakat dalam proses pemasangan, diharapkan akan tercipta rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap fasilitas yang ada. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya meningkatkan estetika desa tetapi juga berkontribusi pada pembangunan sosial yang berkelanjutan. Peningkatan fasilitas ini sejalan dengan program pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur desa demi kesejahteraan masyarakat.
Penerapan Mesin Pencuci Telur Untuk Meningkatkan Produktivitas Pengusaha Telur Asin Nevita, Ary Permatadeny; Santoso, Rachmad; Munawi, Hisbulloh Ahlis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.23937

Abstract

Mitra dalam PkM ini adalah pengusaha telur asin di Desa Sonoageng, Prambon, Nganjuk. Proses pencucian telur asin pada mitra saat ini masih dilakukan secara manual. Tahap pencucian telur sangat penting karena akan menentukan kualitas telur, dimana proses pencucian telur asin dilakukan dua kali proses yaitu sebelum diasinkan dan setelah diasinkan dengan cara menggosok satu persatu menggunakan kasa kasar. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra saat ini adalah proses pencucian telur asin yang masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu proses yang cukup lama dan membutuhkan banyak tenaga. Metode pengabdian yang kami lakukan dengan memberikan edukasi pada mitra dengan memberikan sosialisasi tentang telur asin, penggunaan alat pencuci telur, pendampingan dan evaluasi kegiatan selama pengabdian. Mesin pencuci telur dengan tenaga motor listrik ini telah dikembangkan dengan kapasitas 5 telur sekali proses pencucian sehingga dengan adanya alat ini akan memberikan kemudahan pada mitra dalam proses pencucian telur menjadi lebih efisien dan produktif dari segi waktu dan tenaga yang digunakan dan mampu bersaing di pasar yang semakin ketat dengan permintaan yang terus bertambah. Hasil ketercapaian edukasi bisa dilihat dari tingkat ketercapaian sasaran atau program yang diberikan kepada mitra melalui kuesioner sebelum dan sesudah sosialisasi yang menunjukkan peningkatan dari sebelum mendapatkan sosialisasi.
Aplikasi Screw Press Pada Mesin Pemarut Dan Pemeras Singkong Multifungsi Guna Meningkatkan Produktivitas UMKM Kerupuk Sadariyah Di Desa Puhjajar Nadliroh, Kuni; Nugroho, Wibowo Harso; Sugianto, Arif; Istiqlaliyah, Hesti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.23979

Abstract

Kerupuk sadariyah merupakan salah satu produk yang dihasilkan dari bahan baku singkong atau ketela pohon, dimana dalam proses pengolahannya harus melalui beberapa tahapan. Mulai dari pengupasan kulit, pencucian, pemarutan, pemerasan, pemasakan, perajangan lontongan kerupuk hingga penggorengan. Dalam serangkaian kegiatan produksi tersebut, beberapa proses masih dikerjakan secara manual. Sehingga membutuhkan banyak waktu dan tenaga kerja yang pada akhirnya berimbas pada besarnya biaya dan kapasitas produksinya. Hal ini yang menjadikan sering terjadi keterlambatan pengiriman dan dapat mengakibatkan kekecewaan konsumen. Dari permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nusantara PGRI kediri mencoba membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi produsen dengan merancang satu mesin pemarut dan pemeras singkong multifungsi yang mengaplikasikan sistem srew press. Hasil yang diperoleh setelah menggunakan mesin ini adalah peningkatan kapasitas produksi yang awalnya hanya mencapai 300kg/hari menjadi sekitar 350kg/hari. Produsen tentunya sangat terbantu dengan adanya mesin perajang ini, mereka pada ahirnya mampu memenuhi permintaan pasar yang cukup tinggi.
Pelatihan Memanfaatkan Teks Sastra Untuk Melatih Bernalar Kritis Bagi Guru-Guru di Gugus 01 Loceret, Kabupaten Nganjuk Nurhajati, Diani; Kencanawati, Dewi; Susanti, Yunik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.24060

Abstract

Nilai rapot sekolah tahun 2024 Sekolah Dasar (SD) yang tergabung dalam GUGUS SEKOLAH 1 Kecamatan Loceret mengalami penurunan pada beberapa indikator, di antaranya pada indikator kemampuan literasi: kompetensi membaca teks sastra, dan bernalar kritis. Penyebab masalah tersebut adalah kurangnya pemahaman guru-guru dalam mengembangkan kegiatan yang melatih siswa bernalar kritis sehingga berdampak pada kemampuan mereka untuk menyusun soal yang mengasah keterampilan berfikir tingkat tinggi siswa. Kondisi itu disebabkan kurangnya pemahaman Kurikulum Merdeka oleh guru-guru secara menyeluruh, khususnya yang berkaitan dengan profil pelajar Pancasila. Untuk itu perlu adanya pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru yang melatih bagaimana memanfaatkan teks sastra untuk melatih siswa bernalar kritis agar nilai rapot pada aspek tersebut dapat meningkat. Kegiatan dilakukan selama bulan Agustus-Oktober 2024 dengan tahapan sebagai berikut: persiapan, pelatiham, dan pendampingan. Setelah mengikuti pelatihan, guru-guru menunjukkan perubahan dalam memanfaatkan teks sastra sederhana, memilih kegiatan pembelajaran dan menyusun soal yang melatih siswa bernalar kritis.
Penerapan Sistem Pertanian Aquaponik sebagai Bentuk Resiliensi Kesulitan Irigasi Air di Desa Sukoanyar Mahiya, Vanessa Irhad; Mumtaz, Muhammad Yasir; Salsabila, Dita Aura; Sadhya, Putri Callista
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.24130

Abstract

ABSTRAK Desa Sukoanyar menghadapi tantangan serius dalam bidang pertanian, khususnya terkait dengan keterbatasan air dalam irigasi dan ketidakpastian pendapatan yang dialami oleh para petani. Situasi ini diperburuk oleh kecenderungan generasi muda yang lebih memilih untuk bekerja di luar daerah daripada terlibat dalam pertanian, sehingga mengancam keberlangsungan sektor pertanian di desa tersebut. Sebagai solusi terhadap permasalahan ini, penelitian ini mengimplementasikan sistem pertanian aquaponik sebagai pendekatan inovatif dan membangun ko-produksi pengetahuan baru yang dapat meningkatkan efisiensi penggunaan lahan dan air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi survei awal untuk mengenali kebutuhan masyarakat, dilanjutkan dengan sosialisasi dan pemasangan sistem aquaponik di Balai Desa Sukoanyar. Kegiatan sosialisasi melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, termasuk kelompok tani dan perangkat desa, untuk meningkatkan pemahaman mengenai manfaat dan cara kerja sistem aquaponik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi, dengan 38 peserta aktif terlibat dalam sesi tanya jawab. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya pengetahuan mendalam tentang teknologi aquaponik serta keterbatasan alat yang diperlukan untuk pelaksanaannya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa sistem aquaponik dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan ketahanan pangan dan pendapatan masyarakat di Desa Sukoanyar. Diharapkan dengan dukungan berkelanjutan dan pelatihan tambahan, sistem ini dapat diterapkan secara lebih luas, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat desa.
Implementasi Intervensi Komunitas: Sosialisasi Kepemimpinan untuk Regenerasi Pengurus Karang Taruna di Desa Wringinanom: - Adista, Ayu Aulia; Permatasari, Vira; Azzahiya, Hilya; Bening, Dinda; Farida, Nafilatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.24131

Abstract

Wringinanom Village, strategically located as a buffer zone for Bromo Tengger Semeru National Park (TNBTS), holds significant potential in agriculture and tourism. However, since 2019, the village’s youth organization, Karang Taruna, has faced inactivity due to a lack of leadership regeneration and the impact of the COVID-19 pandemic, which disrupted the social activities of the village youth. Through a community service program, community-based interventions were implemented using community mapping and focus group discussion (FGD) methods to reactivate Karang Taruna. The program's outcomes include the establishment of a functional new organizational structure, increased youth participation, and empowerment through leadership training. Additionally, the program strengthened collaboration between youth, community leaders, and the village government to support sustainable village development. Recommendations for follow-up actions include developing entrepreneurial and social programs, as well as conducting regular monitoring and evaluation to ensure organizational sustainability.
Optimalisasi Kegiatan Pojok Belajar sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Anak pada Sanggar Belajar Desa Wayang Setyowati, Endah; Rifa'i, Muhammad; Putra, Alfando Triyoga Setya; Pertiwi, Nuryyah Dewi; Karina, Shafira Faiza; Ardinza, Selvi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.24157

Abstract

Pendidikan merupakan bidang yang paling penting dalam usaha menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan anak bukan hanya mengenai pendidikan akademik, namun juga pendidikan non akademik seperti keterampilan anak. Desa Wayang, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, terus berusaha untuk meningkatkan pendidikan melalui fasilitas sekolah formal, taman pendidikan Al-Qur’an, dan lembaga bimbingan belajar bernama Sanggar Belajar Wayang. Tim pengabdian masyarakat menemukan potensi yang dapat dikembangkan dari anak-anak Sanggar Belajar Wayang melalui pendekatan Asset Based Community-driven Development (ABCD). Guna meningkatkan potensi yang dimiliki oleh anak sanggar belajar, maka tim pengabdian masyarakat melaksanakan kegiatan Pojok Belajar. Kegiatan Pojok Belajar merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk mengoptimalkan pendampingan terhadap anak-anak di Sanggar Belajar Wayang dalam mengembangkan keterampilan. Kegiatan Pojok Belajar difokuskan pada kegiatan pembelajaran non akademik atau keterampilan, yang terdiri dari pendampingan pembuatan kerajinan tangan dan pendampingan peningkatan jiwa leadership dan followership melalui outbound. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa anak sanggar belajar harus terus didampingi guna meningkatkan keterampilan, kreativitas, percaya diri, dan kerjasama yang baik. Diharapkan pihak Sanggar Belajar Wayang dapat merutinkan kegiatan pendampingan agar mampu mengoptimalkan kreativitas dan keterampilan anak di Desa Wayang.
Pelatihan Analisa Proses Bisnis di Divisi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi KPU Kota Kediri Nugroho, Arie; Dwi Harini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.24220

Abstract

Di era yang kompetitif ini, organisasi dihadapkan pada berbagai tantangan untuk tetap bertahan dan berkembang. Salah satu kuncinya adalah dengan memiliki proses bisnis yang efisien dan efektif. Dengan memahami proses bisnis, organisasi dapat mengidentifikasi dan menghilangkan inefisiensi, seperti duplikasi langkah, waktu tunggu yang lama, dan pemborosan sumber daya. Hal ini dapat menghemat waktu, uang, dan meningkatkan produktivitas. Pelatihan analisa proses bisnis pada divisi PPID KPU Kota Kediri diperlukan untuk memberikan pelatihan kepada pegawai terkait agar mengetahui proses manakah yang memiliki aktivitas dan berpotensi menyebabkan kesalahan. Pada pelatihan ini menggunakan analisa proses bisnis metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Dalam pelatihan juga dibahas bagaimana membuat rekomendasi proses bisnis menggunakan metode Business Process Improvement (BPI). Berdasarkan pelatihan pada perhitungan BPI, proses bisnis yang memiliki Risk Priority Number (RPN) tertinggi adalah penerimaan permohonan informasi publik
Penguatan Bisnis UMKM Drens Bawang Goreng Melalui Inovasi Teknologi san Smart Packaging Untuk Meningkatkan Daya Saing di Sektor Ekonomi Kreatif prahesti, Fidya Eka; Indrawati, Elsanda Merita; agus suwardono; Manikta Puspitasari, M. Dewi; Maulidina, Miftakhul; Hadi, sofyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.24290

Abstract

Bawang merah merupakan bahan pokok yang sangat dibutuhkan dalam industri makanan dan rumah tangga. Namun, proses pengolahan bawang merah, terutama tahap pemotongan, sering kali menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha. Pada umumnya, pelaku UMKM pengolahan bawang merah masih menggunakan metode manual dalam proses pemotongan. Metode ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko cedera kerja, khususnya pada tangan. Hasil dari beberapa riset data penelitian menunjukkan 18% kasus cedera kerja yang telah terjadi akibat proses pemotongan bawang merah secara manual. proses pemotongan manual membuat sistem produksi pengolahan bawang merah ini menjadi lambat dan ketergantungan dengan memberikan teknologi tepat guna dalam PKM ini, Melalui kegiatan PKM ini, tim pengusul menjalankan beberapa solusi, yaitu: (1) Pembuatan alat pemotong bawang merah otomatis yang efektif, praktis, dan efisien dalam mengatur ukuran irisan bawang merah; dan (2) Memberikan pelatihan dan pengaplikasian alat pemotong bawang merah otomatis , diharapkan solusi yang diberikan mampu membantu UMKM pengolahan bawang merah goreng untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas usaha, sehingga produktivitas dan profitabilitas usaha dapat meningkat.
Optimalisasi Lahan Sempit Sebagai Usaha Produktif Ibu Rumah Tangga Perumahan Wilis Indah Kelurahan Pojok Kota Kediri forijati, forijati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i1.24353

Abstract

Abstrak— Pemanfaatan lahan sempit di daerah perkotaan terutama di daerah perumahan belum optimal. Di Kelurahan Pojok Kota Kediri terutama di daerah perumahan Wilis Indah, mayoritas ibu rumah tangga belum mengoptimalkan lahan sempit agar produktif. Program pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga melalui pelatihan dan pendampingan dalam mengoptimalisasi lahan sempit seperti urban farming dan hidroponik yang berguna untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Hasil dan pengabdian pada masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pemahaman bagimana mengoptimalkan lahan sempit, ketrampilan berkebun, pengetahuan menggunakan teknologi pertanian juga rasa percaya diri dari ibu rumah tangga dalam memanfaatkan lahan sempit secara optimal serta meningkatnya perubahan konsumsi makanan keluarga. Pengabdian pada masyarakat ini tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan keluarga akan tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi. Dengan suatu pendekatan yang berkelanjutan diharapkan akan tercipta keluarga yang mandiri dan sejahtera. . Kata Kunci— pemberdayaan, lahan sempit, ibu rumah tangga, urban farming, ketahanan pangan Abstract— The utilization of narrow land in urban areas, especially residential ones, is not optimal. In Pojok Village, Kediri City, especially in the Wilis Indah housing area, most housewives have not optimized narrow land to be productive. This community service program aims to empower housewives through training and mentoring in optimizing narrow land such as urban farming and hydroponics which are useful for increasing family food security. The results of this community service are an increase in understanding of how to optimize narrow land, gardening skills, knowledge of using agricultural technology as well as the confidence of housewives in utilizing narrow land optimally and increasing changes in family food consumption. This community service not only contributes to improving the economy and family food security but also encourages economic independence. With a sustainable approach, it is hoped that an independent and prosperous family will be created. Keywords— empowerment, small land, housewives, urban farming, food security

Page 1 of 2 | Total Record : 12