cover
Contact Name
M Dian Hikmawan
Contact Email
m.dian.hikmawan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dian.hikmawan@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl raya Pandeglang-Rangkas KM 2 Cilendu, Pandeglang-Banten
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
Journal of Citizenship
Published by HK-Publishing
ISSN : -     EISSN : 28296028     DOI : https://doi.org/10.37950/joc
Core Subject : Social,
Journal of Citizenship (JOC) is an open-access journal and peer-reviewed journal. JOC try to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and Political issues in Asia: Democratization, citizenship, Comparative politics, environmental issues, digital society and disruption, community welfare, social development, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, governance, human rights & democracy. (JOC) Invites researcher, academician, practitioners, and public to submit their critical writings and to contribute to the development of social and political sciences.
Articles 108 Documents
Analisis Good Governance dalam Implementasi E-Government pada Kebijakan E-KTP di Jakarta Selatan Najwa Annisa Balqis; Fairuz Arkan Fatihah; Maizia Hariyanti Zahra; Fatkhuri
Journal of Citizenship Volume 5, Issue 2, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i2.706

Abstract

Penerapan e-government melalui program Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) bertujuan untuk memodernisasi sistem administrasi negara dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program e-KTP di Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui perspektif good governance serta mengidentifikasi kendala lokal dan keterkaitannya dengan dinamika tata kelola di tingkat nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka dan analisis laporan resmi pemerintah. Analisis difokuskan pada empat variabel utama: transparansi, akuntabilitas, efektivitas, dan responsivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-KTP di Jakarta Selatan telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam aspek transparansi dan akuntabilitas, yang dibuktikan dengan kepatuhan prosedural yang tinggi dan kepuasan masyarakat yang positif terhadap integritas aparatur. Namun, penelitian menemukan bahwa efektivitas dan responsivitas masih belum optimal akibat kendala teknis, seperti ketidakstabilan server dan keterbatasan fasilitas fisik. Hambatan lokal tersebut pada dasarnya berkelindan dengan permasalahan sistemik di tingkat nasional, terutama terkait integrasi infrastruktur data dan manajemen rantai pasok blangko e-KTP. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun transformasi digital telah meningkatkan akuntabilitas administratif, keberhasilan akhirnya bergantung pada sinkronisasi kebijakan vertikal antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan sistem tata kelola yang responsif dan terintegrasi.
Peran Profitabilitas dalam Memediasi Pengaruh Risiko Kredit dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan Ida Bagus Kadek Krisna Bayu; Ni Ketut Purnawati
Journal of Citizenship Volume 5 Issue 1, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i1.711

Abstract

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan situasi aktual, karena nilai perusahaan di sektor perbankan Indonesia cenderung menurun dari tahun 2022 hingga 2024, meskipun kualitas kredit dan ukuran perusahaan sama-sama membaik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bisnis perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan melihat bagaimana profitabilitas memediasikan hubungan antara nilai perusahaan, risiko kredit, dan ukuran perusahaan. Penelitian ini mempergunakan data sekunder yang diambil dari laporan keuangan tahunan yang mencakup tahun 2022–2024 dan menerapkan metodologi kuantitatif asosiatif. Setelah menghilangkan outlier, prosedur pengambilan sampel sensus menciptakan 47 lembaga keuangan dan 102 observasi. Kombinasi analisis jalur dan uji Sobel digunakan untuk menganalisis data. Karena rata-rata rasio kredit macet (NPL) sebesar 2,75 persen lebih rendah dari ambang batas 5 persen yang ditetapkan oleh OJK dan dipandang positif oleh investor sebagai bagian dari mekanisme trade-off risiko-imbal hasil, temuan memperlihatkan risiko kredit secara signifikan memengaruhi nilai bisnis. Dampak risiko kredit terhadap profitabilitas dapat diabaikan, namun bernilai negatif. Nilai suatu korporasi menurun seiring bertambahnya ukuran, sementara laba meningkat sebagai hasil dari skala ekonomi. Meskipun profitabilitas memediasikan hubungan antara ukuran perusahaan dan nilai perusahaan, hal itu tidak memediasikan pengaruh risiko kredit kepada nilai perusahaan. Sebaliknya, profitabilitas memiliki pengaruh positif dan substansial kepada nilai perusahaan. Hasil ini mengungkapkan laba Adalah faktor penting dalam menentukan nilai suatu perusahaan, dan bahwa perusahaan yang lebih besar hanya menguntungkan jika labanya terus meningkat. Efisiensi aset, risiko kredit yang terkendali, dan peningkatan profitabilitas yang berkelanjutan harus menjadi prioritas utama manajemen perbankan untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Kata Kunci: risiko kredit, ukuran perusahaan, profitabilitas, nilai perusahaan, perbankan
Customer Experience dalam Membangun Loyalitas Konsumen melalui Review Celebrity Endorsement pada Produk Skintific Cover All Perfect Cushion Special Edition Nur Khusnul Hamidah; Mas’ud; Syamsuddin
Journal of Citizenship Volume 5 Issue 1, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i1.712

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara konsumen berinteraksi dengan merek, menjadikan customer experience sebagai faktor penting dalam membangun loyalitas. Salah satu strategi yang banyak digunakan perusahaan kosmetik adalah celebrity endorsement, di mana selebriti memberikan review produk yang dapat memengaruhi persepsi dan keputusan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana customer experience yang diperoleh melalui review celebrity endorsement membentuk loyalitas konsumen pada Skintific Cover All Perfect Cushion Special Edition. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan konsumen yang telah mengalami interaksi dengan review produk oleh selebriti pada akun resmi marketplace. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pengalaman konsumen, persepsi mereka terhadap review, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi loyalitas terhadap produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa celebrity endorsement berperan sebagai stimulus awal dalam membentuk persepsi konsumen melalui kredibilitas, keahlian, dan keaslian selebriti dalam menyampaikan review. Hal tersebut kemudian membentuk customer experience yang ditandai oleh kepercayaan konsumen, kesesuaian antara ekspektasi dan realitas produk, serta pengalaman penggunaan yang dirasakan secara langsung. Customer experience yang positif terbukti mendorong terbentuknya loyalitas konsumen, yang ditunjukkan melalui niat pembelian ulang, rekomendasi kepada orang lain, serta keterikatan emosional terhadap merek. Sebaliknya, ketidaksesuaian antara review dan pengalaman nyata dapat menurunkan kepercayaan dan loyalitas konsumen. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pemasar kosmetik dalam merancang strategi promosi yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara konsumen dan merek. Kata kunci: Customer Experience, Loyalitas Konsumen, Celebrity Endorsement, Review Produk
Faktor-faktor yang Memengaruhi Partisipasi Pekerja dalam Program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Gianyar Ni Komang Tria Erlika Yanthi; Putu Ayu Pramitha Purwanti
Journal of Citizenship Volume 5 Issue 1, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i1.713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan, pendidikan, pengetahuan tentang BPJS Ketenagakerjaan, pengalaman kerja, dan status pekerjaan terhadap keikutsertaan pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Gianyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi logistik. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang terdiri dari pekerja formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel pendapatan, pendidikan, pengetahuan tentang BPJS Ketenagakerjaan, pengalaman kerja, dan status pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap keikutsertaan pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Secara parsial, pendapatan, pengetahuan tentang BPJS Ketenagakerjaan, dan status pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keikutsertaan pekerja. Sementara itu, pendidikan dan pengalaman kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap keikutsertaan pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor ekonomi, tingkat pemahaman terhadap program, serta karakteristik pekerjaan memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi pekerja dalam jaminan sosial ketenagakerjaan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan sosialisasi dan edukasi mengenai BPJS Ketenagakerjaan serta kebijakan yang mendukung kemampuan ekonomi pekerja, khususnya bagi pekerja informal, guna meningkatkan cakupan kepesertaan. Kata kunci: keikutsertaan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan, pendapatan, pengetahuan, status pekerjaan
Disonansi Tata Kelola Ekonomi Biru, Insekuritas Pangan Pesisir, dan Kegagalan Ekologi Agro-Maritim di Nusa Tenggara Barat Arman; Nike Ardiansyah; Junaidin; Haeril
Journal of Citizenship Volume 5, Issue 2, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i2.716

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis disonansi tata kelola ekonomi biru terhadap meningkatnya insekuritas pangan pesisir dan kegagalan ekologi agro-maritim di Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui dua indikator utama, yakni Coastal Household Food Insecurity dan degradasi ekologi agro-maritim. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus yang dipadukan melalui kerangka political ecology, ekonomi politik pesisir, dan analisis tata kelola kebijakan. Tahapan penelitian dilakukan melalui analisis bibliometrik terhadap 400 artikel terindeks Scopus periode 2010–2025 menggunakan VOSviewer, penelusuran dokumen kebijakan makro dan meso, penentuan informan secara purposive sampling, pengumpulan data lapangan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam, serta analisis tematik-kritis terhadap relasi antara investasi maritim, kebijakan ekonomi biru, dan kerentanan sosial-ekologis masyarakat pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi biru di NTB mengalami reduksi teknokratis yang lebih berorientasi pada pertumbuhan investasi dibanding perlindungan sosial-ekologis masyarakat pesisir. Indikator Coastal Household Food Insecurity memperlihatkan tingginya kemiskinan, dominasi pengeluaran pangan rumah tangga di atas 60 persen, fluktuasi pendapatan nelayan, serta meningkatnya stunting dan ketergantungan pangan luar daerah. Sementara itu, indikator degradasi ekologi agro-maritim ditunjukkan melalui kerusakan mangrove, penurunan tutupan terumbu karang, abrasi pantai, intrusi air laut, sedimentasi, dan eksploitasi sumber daya laut yang memperlemah produktivitas perikanan tradisional. Penelitian ini menegaskan bahwa ekonomi biru di NTB belum mampu mentransformasikan kelimpahan sumber daya pesisir menjadi keadilan ekologis, ketahanan pangan, dan keberlanjutan penghidupan masyarakat pesisir. Kata kunci: Disonansi, Ekonomi Biru, Pangan Pesisir, Ekologi, Agro maritim.
Reinterpretasi Varians Anggaran: Sensemaking Auditee dan Paradoks Akuntabilitas Publik Dalam Perspektif Akuntansi Syariah Pada Dpupr Jember Andini Risma Ilhami; Annisa Zahrotun Hasana; Luluk Musfiroh
Journal of Citizenship Volume 5, Issue 2, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i2.719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemaknaan varians anggaran oleh auditee, bagaimana pemaknaan tersebut membentuk praktik akuntabilitas, serta dalam perspektif akuntansi syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varians anggaran dimaknai sebagai fenomena yang wajar karena dipengaruhi faktor teknis dan non-teknis seperti hasil lelang, perubahan harga, dan kondisi lapangan. Pemaknaan ini membentuk praktik akuntabilitas yang tidak hanya berbasis angka, tetapi juga narasi yang didukung data untuk memperoleh legitimasi dari auditor. Dalam praktiknya, terdapat kecenderungan symbolic compliance, di mana kepatuhan lebih bersifat administratif. Varians juga memengaruhi penilaian akuntabilitas, di mana kemampuan menjelaskan varians menjadi kunci dalam membangun kepercayaan. Dalam perspektif akuntansi syariah, pengelolaan anggaran dipandang sebagai amanah, namun masih terdapat kesenjangan antara nilai ideal dan praktik. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa varians anggaran merupakan fenomena multidimensional yang mencerminkan aspek teknis, sosial, dan normatif. Kata kunci: varians anggaran, akuntabilitas, sensemaking, symbolic compliance, akuntansi syariah
Penelitian ini memberikan analis Implementasi Artificial Intelligence Dalam Prediksi Hasil Panen Petani Di Wilayah Pedesaan Kabupaten Soppeng Kasmirandi 2280; Erwin Erwin; ZH Nurul Kusumawardhani; Chaeruddin Chaeruddin
Journal of Citizenship Volume 5, Issue 2, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i2.723

Abstract

Penelitian ini memberikan analisis komprehensif mengenai implementasi Artificial Intelligence (AI) untuk prediksi hasil pertanian di pedesaan Kabupaten Soppeng. Menghadapi volatilitas iklim yang meningkat, petani kecil di Soppeng mulai mengadopsi alat presisi digital untuk menstabilkan produktivitas padi dan jagung. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi spasial. Investigasi berfokus pada sinergi antara algoritma machine learning, data meteorologi real-time, dan sensor hara tanah. Temuan mengungkapkan bahwa meskipun platform AI seperti JIVA dan model machine learning lokal secara signifikan meningkatkan akurasi peramalan dan optimalisasi alokasi sumber daya, efektivitasnya terhambat oleh "kesenjangan digital" yang ditandai oleh rendahnya literasi di kalangan petani tua dan infrastruktur internet yang tidak memadai di kecamatan terpencil. Studi ini menekankan perlunya kerangka kebijakan yang mengintegrasikan peningkatan infrastruktur dengan pengembangan modal manusia yang intensif untuk memastikan transformasi digital yang berkelanjutan di pertanian pedesaan.
Rekonfigurasi Tata Kelola Maritim dan Kesejahteraan melalui Integrasi Hak Asasi Laut dan Pekerjaan Manusiawi di Pesisir Nusa Tenggara Wawan Mulyawan; Yuli Yanti Daaris; Sadrul Imam; Haeril
Journal of Citizenship Volume 5, Issue 2, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i2.724

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonfigurasi tata kelola maritim melalui integrasi hak asasi laut, ekonomi biru, dan pekerjaan manusiawi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif kritis-interpretatif dengan desain studi kasus multi-situs untuk memahami relasi kuasa, ketimpangan distribusi manfaat, serta dinamika sosial-ekologis dalam pembangunan maritim. Tahapan penelitian meliputi telaah literatur kritis dan analisis regulasi maritim, pemetaan aktor melalui purposive dan theoretical sampling, pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta analisis dokumen kebijakan yang divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ekonomi biru masih didominasi orientasi pertumbuhan dan investasi sehingga mempersempit akses ruang tangkap masyarakat pesisir, memperkuat marginalisasi nelayan kecil, serta menciptakan ketimpangan distribusi manfaat ekonomi. Selain itu, dominasi pekerjaan informal, lemahnya perlindungan sosial, rendahnya partisipasi substantif komunitas lokal, dan terbatasnya akses pendidikan serta kesehatan memperlihatkan bahwa pembangunan maritim belum mampu mentransformasikan pertumbuhan ekonomi menjadi kesejahteraan sosial-ekologis yang berkeadilan dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir. Kata kunci: ekonomi biru, hak asasi laut, tata kelola maritim, pekerjaan manusiawi, kesejahteraan pesisir.
Inflation Persistence and the Limited Impact of Monetary Policy Instruments Evidence from Indonesia Wila Delvia; Surya Dewi Rustariyuni
Journal of Citizenship Volume 5, Issue 2, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i2.726

Abstract

Inflation is one of the key indicators in maintaining a country’s economic stability. Changes in global economic conditions, the COVID-19 pandemic, and the dynamics of monetary policy have caused inflation in Indonesia to fluctuate during the 2015–2025 period. Monetary policies implemented by Bank Indonesia through the control of interest rates, money supply, and exchange rate stability play an important role in maintaining price stability. In addition, inflation in previous periods is also presumed to influence current inflation through the phenomenon of inflation persistence. This study aims to analyze the effects of interest rates, changes in money supply, exchange rate changes, and inflation lag on inflation in Indonesia during the 2015–2025 period. This study employed a quantitative approach using quarterly time-series data from 2015 to 2025. The data used were secondary data obtained from Bank Indonesia and Statistics Indonesia. The analytical techniques employed included descriptive statistical analysis, multiple linear regression analysis, classical assumption tests, simultaneous significance testing (F-test), and partial significance testing (t-test) using the EViews program. The results indicate that, simultaneously, interest rates, changes in money supply, exchange rate changes, and inflation lag have a significant effect on inflation in Indonesia. Partially, interest rates have a negative and insignificant effect on inflation, changes in money supply have a positive and insignificant effect on inflation, exchange rate changes have a positive and insignificant effect on inflation, while inflation lag has a positive and significant effect on inflation in Indonesia. These findings indicate that inflation in Indonesia tends to be influenced by inflation persistence from previous periods. The implications of this study suggest that inflation control does not solely depend on current monetary policy but also needs to consider the influence of inflation in previous periods. Therefore, Bank Indonesia needs to maintain the consistency of its monetary policy through the control of interest rates, liquidity, and exchange rate stability in order to preserve price stability and support national economic stability. Keywords: monetary policy, interest rates, money supply, exchange rate, inflation lag, inflation
Translasi Falsafah Maja Labo Dahu dalam Mediasi Penal: Paradigma Hukum Restoratif pada Penyelesaian Perkara Pidana di Bima dan Dompu Renni Sartika; Muhammad Nur; Nurfarhati; Haeril
Journal of Citizenship Volume 5, Issue 2, 2026
Publisher : HK Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/joc.v5i2.728

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis translasi falsafah Maja Labo Dahu dalam praktik mediasi penal sebagai paradigma hukum restoratif pada penyelesaian perkara pidana di wilayah Bima dan Dompu. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan fondasi aksiologis-transformatif yang memandang hukum sebagai realitas sosial yang hidup dalam kesadaran budaya masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap praktik mediasi penal yang melibatkan aparat penegak hukum, tokoh adat, tokoh agama, pelaku, korban, dan masyarakat. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik dan hermeneutik hukum untuk menafsirkan relasi antara nilai budaya lokal dengan praktik penyelesaian perkara pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai maja (malu) dan dahu (takut moral-spiritual) berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial yang efektif dalam mendorong pengakuan kesalahan, pemulihan hubungan sosial, dan pencegahan konflik lanjutan. Tingkat keberhasilan mediasi mencapai 81,25% dengan mayoritas korban menyatakan puas terhadap proses penyelesaian karena adanya pengakuan moral, pemulihan martabat, dan rekonsiliasi sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa mediasi penal berbasis Maja Labo Dahu mampu membentuk paradigma hukum restoratif yang humanistik, partisipatif, dan berakar pada living law masyarakat lokal. Kata Kunci: Maja Labo Dahu, mediasi penal, hukum restoratif, living law, rekonsiliasi sosial.

Page 10 of 11 | Total Record : 108