cover
Contact Name
Muhammad Abror Rosyidin
Contact Email
jurnalmillatuna@unhasy.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmillatuna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Irian Jaya 55 Tebuireng Tromol Pos IX Jombang Jatim
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Millatuna: Jurnal Studi Islam
ISSN : 30464986     EISSN : 30464986     DOI : https://doi.org/10.33752/mjsi
Millatuna: Jurnal Studi Islam adalah publikasi multi-disiplin yang didedikasikan untuk studi ilmiah semua aspek berkaitan dengan Islam dan dunia Islam. Perhatian khusus diberikan pada karya-karya yang berhubungan dengan pendidikan Islam, Hukum Islam, Manajemen pendidikan Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, dserta pertanyaan-pertanyaan etis yang berkaitan dengan penelitian ilmiah bernuansa studi Islam. Jurnal ini berupaya menempatkan Islam dan tradisi Islam sebagai fokus utama penyelidikan akademis dan mendorong pertimbangan komprehensif dari berbagai aspeknya; menyediakan forum kajian Islam dan masyarakat Muslim dalam konteks global; mendorong kajian interdisipliner dunia Islam yang bersifat lintasnasional dan komparatif; untuk mendorong penyebaran, pertukaran dan diskusi temuan penelitian; dan mendorong interaksi antar akademisi dari berbagai tradisi pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 216 Documents
Strategi Manajemen Madrasah Diniyah dan Implikasinya di Kalangan Masyarakat Semi-Perkotaan Moh Hanif Adzhar; Muhamad Khozin; Ismi Rohmattul Muslimah
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v3i01.9615

Abstract

Kebutuhan strategi pengelolaan Madrasah Diniyah yang adaptif terhadap dinamika sosial masyarakat semi-perkotaan menjadi penting di tengah masifnya pergeseran nilai. Sebagian besar penyelenggaraannya masih menghadapi tantangan manajerial dalam merespons perubahan sosial. Sehingga kajian tentang strategi pengelolaan Madrasah Diniyah menjadi penting untuk memperkuat eksistensi dan relevansinya terhadap kebutuhan masyarakat semi-urban. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan dilakukan secara partisipatif, penyesuaian ekonomi masyarakat dan berbasis visi kelembagaan. Pelaksanaan pembelajaran bersifat adaptif dengan mengintegrasikan aspek akademik, spiritual, dan sosial, disertai fleksibilitas, dan partisipasi masyarakat. Sedangkan evaluasi dilaksanakan melalui pendekatan holistik yang melibatkan guru, santri, dan wali santri. Strategi tersebut menjadikan madrasah relevan dengan fungsinya sebagai lembaga pendidikan keagamaan dan pusat penguatan karakter, moral masyarakat semi-urban. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan model manajemen pendidikan berbasis komunitas sebagai pendekatan strategis yang kontekstual dan responsif terhadap dinamika sosial kemasyarakatan bagi lembaga pendidikan Islam di Indonesia.
Representasi Moral Pada Film Animasi Nussa dan Rara Episode “Jaga Amanah” Dalam Chanel Nussa Official Rohmawati, Zulia; Sayidah Afyatul Masruroh
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v3i01.9810

Abstract

Film animasi merupakan tontonan yang populer di kalangan anak-anak karena menawarkan hiburan menarik dan imajinatif, sekaligus berpotensi sebagai media pendidikan. Salah satu film animasi yang memberikan pengaruh positif dalam pembentukan karakter anak-anak adalah Nussa dan Rara, khususnya episode berjudul "Jaga Amanah". Episode ini dianggap penting karena menyampaikan pesan moral yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tanda dan makna tanda moral dalam episode tersebut; dan (2) menggambarkan representasi moral yang terkandung di dalamnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika teori Roland Barthes. Data dianalisis berdasarkan setiap adegan yang memuat pesan moral. Tahapan penelitian mencakup penentuan topik, perumusan masalah, metode, pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna tanda dalam episode ini dapat diklasifikasikan menjadi tiga, yakni denotasi, konotasi, dan mitos. Selain itu, ditemukan lima pesan moral utama: kepedulian, kejujuran dan prasangka baik, kesabaran, tanggung jawab, serta pentingnya meminta maaf. Nilai-nilai ini penting dalam membangun hubungan harmonis dalam keluarga dan masyarakat.
Implementasi Nilai-Nilai Al-Qur’an Dalam Membangun Toleransi Antarumat Beragama di Lereng Gunung Muria Desa Rahtawu Muhammad Khoiril Anam; Salsa Zahrul Anam
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v3i01.10153

Abstract

Toleransi antarumat beragama merupakan nilai fundamental dalam membangun keharmonisan masyarakat multikultural. Al-Qur’an sebagai sumber ajaran utama dalam Islam mengandung prinsip-prinsip universal seperti keadilan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap perbedaan keyakinan yang relevan dalam konteks kehidupan sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam membangun sikap toleransi antarumat beragama Di desa Rahtawu, sebuah desa multikultural yang terletak di lereng Gunung Muria, Kabupaten Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat lintas agama, serta dokumentasi kegiatan sosial keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat desa Rahtawu mampu mewujudkan kehidupan yang harmonis dengan menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan etika sosial, seperti menghormati perbedaan, hidup berdampingan secara damai, serta terlibat aktif dalam kegiatan sosial lintas agama. Toleransi tidak hanya diwujudkan dalam sikap pribadi, tetapi juga dalam praktik kolektif masyarakat, termasuk penggunaan makam bersama dan perayaan budaya desa. Temuan ini menunjukkan bahwa ajaran Al-Qur’an dapat diinternalisasikan secara kontekstual dalam kehidupan masyarakat plural untuk menciptakan kohesi sosial yang inklusif.
Dampak Yuridis Dispensasi Kawin Terhadap Perlindungan Anak Dalam Hukum Keluarga Islam Syahrudin, Fahmy; Akbar Salama
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v3i01.10848

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak yuridis dispensasi kawin terhadap perlindungan anak dalam perspektif Hukum Keluarga Islam. Latar belakang studi ini berangkat dari meningkatnya permohonan dispensasi kawin meskipun batas usia perkawinan telah dinaikkan oleh Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas perlindungan anak dalam praktik. Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan menganalisis regulasi, putusan pengadilan agama, serta literatur fikih dan kajian kontemporer mengenai perkawinan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dispensasi kawin masih menjadi celah hukum yang melegalkan perkawinan anak, sehingga membawa implikasi serius terhadap hak anak, seperti kesehatan reproduksi, pendidikan, status nasab, nafkah, dan warisan. Temuan juga mengungkap adanya ketegangan antara tujuan normatif perlindungan anak dan realitas sosial yang mendorong hakim mengabulkan permohonan dispensasi. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, sebagian praktik dispensasi tidak sejalan dengan prinsip kemaslahatan karena berpotensi menimbulkan mudarat bagi anak di masa depan. Kesimpulannya, dispensasi kawin perlu diterapkan secara ketat dan komprehensif dengan mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi anak, serta didukung edukasi sosial dan pembaruan kebijakan agar tujuan perlindungan anak dapat terwujud secara optimal.
Reinterpretasi Makna Khilāfah Prespektif Emha Ainun Najib Dalam Esai “Khilafah” Pada Situs caknun.com Prespektif Emile Durkheim Khalilul Majid, Muhammad
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v3i01.11237

Abstract

Wacana khilāfah dalam Islam telah mengalami berbagai bentuk interpretasi, mulai dari pemaknaan historis hingga narasi ideologis yang berkembang dalam konteks kontemporer dan media sosial. Dalam esainya pada Caknun.com yang berjudul "Khilafah", Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) menolak tafsir khilāfah sebagai proyek politik formal dan justru menempatkannya sebagai fungsi moral dan sosial setiap individu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan content analysis sebagai perangkat analisis data. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran tersebut melalui kerangka teori fungsionalisme Emile Durkheim yang memandang agama sebagai instrumen integrasi sosial dan stabilitas moral. Hasil analisis menunjukkan bahwa tafsir Cak Nun terhadap ayat-ayat khilāfah sejalan dengan teori Durkheim, di mana agama dan simbol-simbolnya berfungsi menjaga solidaritas sosial, mencegah anomie, dan membentuk kesadaran kolektif. Tafsir pada esai ini menjadi alternatif penting dalam memahami khilāfah secara lebih inklusif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Penafsiran terhadap makna khilāfah juga mendapatkan respon dari masyarakat Indonesia, yang dimana adanya keresahan masyarakat modern terhadap makna khilāfah yang sangat kaku dan dogmatis.
Implementasi Program Adiwiyata Pada Pengolahan Sampah Berbasis Handycraft Dalam Meningkatkan Karakter Muslim Peduli Lingkungan Intan Fitri Ariani; Burhanuddin Ridlwan
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 3 No. 01 (2026): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v3i01.11379

Abstract

Masalah lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, menjadi isu global yang mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Program Adiwiyata pada pengolahan sampah berbasis handycraft dalam meningkatkan karakter kepedulian siswa di MTs Miftahul Ulum Jarakkulon Jogoroto Jombang. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Adiwiyata telah diterapkan secara menyeluruh, mulai dari pemilahan sampah, penyediaan sarana terpilah, hingga pemanfaatan limbah menjadi produk kreatif dalam program handycraft. Program handycraft ini menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kreativitas, kedisiplinan, dan kepedulian lingkungan pada siswa. Kegiatan dilakukan secara rutin dan kolaboratif, serta didukung oleh kebijakan sekolah dan keterlibatan guru. Melalui proses ini, siswa menunjukkan perubahan perilaku yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, program ini tidak hanya berhasil mengurangi limbah, tetapi juga membentuk karakter siswa yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan.