cover
Contact Name
Eka Deviany Widyawaty
Contact Email
renacipta49@gmail.com
Phone
+6282233325390
Journal Mail Official
renacipta49@gmail.com
Editorial Address
Puri Kartika Asri Blok II No. 8, Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Health Care : Journal of Community Service
Published by Rena Cipta Mandiri
ISSN : -     EISSN : 30466075     DOI : https://doi.org/10.62354/healthcare
Core Subject : Health,
Health Care : Journal of Community Service as an International Journal focuses on community service program to advance theories, research and practices related to all forms of outreach and community service, which have developing health community. Community service means services to society, especially in health sector, applying science and technology based on their field, increasing the capacity of society and community empowerment. The journal draws on existing issues from that health of field. This includes highlighting innovation of community empowerment, and reporting on health research, community-based research, action research, and community services, as well as improving the knowledge and practice in the field of health community.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025)" : 24 Documents clear
Edukasi Manajemen Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Pekerja Pengelasan (Welding) di PT. Catra Dharma Kara Damayanti, Dinda Camela; Hasta, Arys
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/pa948f45

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) are one of the health problems often experienced by welding operators in the industry, especially due to unergonomic working postures, long working durations, and repetitive movements. This community service was carried out at PT. Catra Dharma Kara with the aim of increasing workers' understanding of MSDs risk management. The Service Learning (SL) approach was used through observation, interview and lecture methods. Pre-test and Post-test were used to evaluate workers' understanding before and after education. The results showed a significant increase in understanding of MSDs risk management, with a change from 10% in the pre-test to 100% in the post-test.
Edukasi Fisioterapi tentang Postur Tubuh pada Pekerja di MIN 1 Murung Raya Kalimantan Tengah Alifa, Ahmad Naufal; Rakhmad Rosadi
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/hac5zm23

Abstract

Pendahuluan: Efektivitas suatu pekerjaan dapat dianalisis berdasarkan postur kerja yang digunakan. Kebiasaan kerja yang baik serta postur yang ergonomis akan mendukung pekerja dalam menghasilkan output yang optimal. Guru merupakan profesi yang menuntut aktivitas fisik dalam jangka waktu lama, seperti berdiri saat mengajar, membungkuk atau duduk dalam waktu yang cukup lama saat memeriksa tugas dan sebagainya. Metode: yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah dengan menggunakan poster. Untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan penyuluhan dan edukasi yang telah dilaksanakan, diperlukan evaluasi sebelum yaitu pre-test dan sesudah penyuluhan yaitu post-test. Evaluasi ini dilakukan dalam bentuk kuesioner yang disampaikan melalui sesi tanya jawab. Hasil: pemahaman pekerja di MIN 1 Murung Raya meningkat secara signifikan pada semua materi, dengan persentase mencapai 100%. Kesimpulan: Hasil yang didapatkan berdasarkan post-test yakni adanya peningkatan dengan persentase sebesar 100% yang dimana waktu pre-test hanya sebesar 20-30% yang mencakup pengetahuan dan pemahaman guru tentang postur tubuh beserta latihan mandiri dirumah.
Edukasi Fisioterapi  Untuk Manajemen Dismenore Pada Perkumpulan Ibu PKK FISIP UNSRI Meutia Siti Zahara; Atika Yulianti
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/400s6831

Abstract

Pendahuluan; Dismenore merupakan nyeri haid yang sering dialami oleh perempuan usia produktif dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mengatasi nyeri haid adalah fisioterapi, yang meliputi latihan peregangan, teknik relaksasi, serta terapi panas.  Tujuan: Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu anggota PKK FISIP Universitas Sriwijaya mengenai manajemen dismenore melalui fisioterapi. Metode Penelitian : Metode yang digunakan adalah one group pre-post test, di mana peserta diberikan pre-test sebelum edukasi dan post-test setelah edukasi untuk menilai efektivitas program. Materi edukasi disampaikan melalui presentasi menggunakan media poster, serta demonstrasi latihan fisioterapi. Hasil: Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik fisioterapi dalam mengatasi nyeri haid. Kesimpulan: Edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran serta keterampilan peserta dalam menerapkan metode fisioterapi untuk mengurangi nyeri dismenore secara mandiri.  
Mengatasi Neck pain pada Pekerja Cuci Mobil: Studi Kasus Edukasi Fisioterapi di Mulya Carwash Samarinda Fatmarianni; Nurul Aini Rahmawati
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i1.96

Abstract

Introduction: Neck pain is one of the musculoskeletal disorders that is often experienced, especially by workers who do heavy physical activities, such as car wash workers. This condition can interfere with the quality of life and work productivity. Objective: This study aims to provide physiotherapy education on the prevention and treatment of neck pain using static stretching and self-stretching methods. Method: The method used is one group pre-posttest, where 21 participants from Mulya Carwash Samarinda took a pretest to evaluate their understanding of neck pain before education. During the counseling, participants were given material on the definition, risk factors, signs and symptoms, and self-stretching techniques that can be done independently. Conclusion: The results of the study showed a significant increase in participants' understanding of the prevention and treatment of neck pain, this educational activity succeeded in providing insight and skills to workers to prevent and treat neck pain independently, which has the potential to improve their quality of life and productivity.
EDUKASI POSISI ERGONOMI UNTUK MENGURANGI RESIKO TERJADINYA MUSCULOSKELETAL DISORDER LOWERBACK PADA PEKERJA CLEANING SERVICE DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KUTAI BARAT Batasa Rachman, Dani Alqea; Nurul Aini Rahmawati
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/88fzhd36

Abstract

Pendahuluan: Penyakit akibat kerja seperti musculoskeletal disorders (MSD) adalah keluhan nyeri, pegal-pegal dan lain-lain pada sistem otot rangka seperti pembuluh darah, sendi, tendon, akibat aktivitas kerja, sedangkan ergonomi adalah ilmu tentang perilaku manusia dalam bekerja dan sikap dalam bekerja. Penyakit atau keluhan pada sistem muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan yang dapat mengurangi produktivitas dan aktivitas pekerja. Keluhan semacam ini umumnya dialami oleh pekerja yang melakukan rutinitas seperti mengangkat beban, mencuci, memasak, menyapu, berkegiatan dengan postur statis dan janggal.  Tujuan: Penyuluhan bertujuan untuk memberikan edukasi posisi ergonomi pekerja untuk mencegah serta penanganan pada kasus Musculoskeletal Disorder (MSD) pada lower back terutama pada pekerja cleaning service. Metode:  Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada pekerja cleaning service, berupa promosi kesehatan ergonomic, dengan menggunakan leaflet sebagai media, dengan tujuan memberikan informasi terkait dengan posisi ergonomi pada pekerja, melakukan tanya jawab untuk mengetahui informasi tentang keluhan yang dialami oleh pekerja, dan mengedukasi dengan latihan-latihan untuk mencegah MSD pada lower back. Kesimpulan: Proses penyuluhan berjalan lancar, pekerja memahami terkait pentingnya posisi ergonomic yang baik, dengan tujuan untuk membuat pemahaman pekerja tentang posisi ergonomic meningkat dari 0% hingga 100% setelah penyuluhan dilakukan. Sehingga dengan memahami pentingnya posisi ergonomi akan dapat membuat tingkat resiko MSD pada pekerja cleaning service menjadi turun setelah menerapkan posisi ergonomi yang diberikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaab Kutai Barat.
Edukasi Peran Fisioterapi dalam Manajemen Diastasis Recti pada Komunitas Ibu Hamil di Puskesmas Lolo Kalimantan Timur Fajar Abhyasa Abimanyu; Rakhmad Rosadi; Herlina
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/bg1eem41

Abstract

Diastasis recti abdominis (DRA) is a condition characterized by the separation of the rectus abdominis muscles greater than 2.5 cm due to abdominal wall stretching during pregnancy. This condition can lead to impaired trunk stability, postural changes, and back pain in postpartum women. Physiotherapy plays an essential role in managing DRA through strengthening exercises for the transversus abdominis (TrA) and pelvic floor muscles (PFM), core stability training, and the use of supportive aids such as elastic binders to increase intra-abdominal pressure and enhance abdominal muscle stability. This study aims to improve pregnant women's understanding of DRA through education and self-exercise programs at the Maternal Health Posyandu in Keluang Lolo Village, Janju Village, and Sempulang Village, Kuaro District, Paser Regency, East Kalimantan. The method used in this activity was educational counseling through leaflet distribution and direct demonstrations. Evaluation was conducted by comparing pre-test and post-test results to measure participants' understanding improvement. The results showed a significant increase in knowledge, with the majority of participants initially having low understanding, progressing to higher comprehension after the education session. This educational activity proved effective in enhancing pregnant women's awareness of the role of physiotherapy in DRA management and how to perform self-exercises at home.
EDUKASI PENCEGAHAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI Vika Khoiruna’im; Atika Yulianti; Maryono
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i1.100

Abstract

Fisioterapi berperan penting dalam meningkatkan pemahaman pekerja konstruksi mengenai pencegahan Low Back Pain (LBP), yang sering terjadi akibat posisi kerja yang tidak baik. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam industri konstruksi, di mana kecelakaan kerja dan masalah kesehatan muskuloskeletal, termasuk LBP, masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan terkait gejala, penyebab, dan pencegahan LBP kepada 22 pekerja konstruksi melalui metode observasi dan wawancara. Penyuluhan dilakukan pada tanggal 15 Maret 2025, menggunakan media leaflet dan kuesioner sebagai alat ukur efektivitas. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan pekerja tentang LBP, di mana persentase pemahaman meningkat dari 40% sebelum penyuluhan menjadi 100% setelahnya. Temuan ini menekankan pentingnya pendidikan dalam mencegah LBP di kalangan pekerja konstruksi, serta perlunya penerapan pengetahuan yang diperoleh dalam praktik kerja sehari-hari.
Kegiatan Sosialisasi dan Penyeluhan Kesehatan : Pendemonstrasian dan Sosialisasi Kebencanaan SDN 1 Punggul Sidoarjo Arkha Rosyaria Badrus; Nurul Fathiyyah; Rakhmalia Imeldawati; Ainun Ganisia; Miftahul Khairoh; Shinta Nur Rochmayati; Kholifatul Ummah; Alief Ayu Purwitasari
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i1.102

Abstract

Indonesia, sebagai negara dengan tingkat kerawanan bencana alam yang tinggi, menjadikan upaya kesiapsiagaan sebagai prioritas nasional. Kabupaten Sidoarjo, dengan karakteristik geografis dan demografisnya, juga rentan terhadap berbagai ancaman bencana lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan terkait tanggap bencana yang dilaksanakan di SDN Punggul 1 Sidoarjo. Metode pelaksanaan meliputi pengembangan materi adaptif, pembelajaran interaktif, simulasi rutin, pembentukan tim siaga bencana sekolah, sosialisasi kepada orang tua, penyediaan sarana prasarana darurat, dan integrasi dalam kegiatan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman siswa, guru, dan staf mengenai jenis-jenis bencana, tanda peringatan dini, dan tindakan yang diperlukan. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran akan risiko bencana, keterampilan praktis evakuasi dan pertolongan pertama, kesiapsiagaan individu dan kolektif, serta penguatan kapasitas tim siaga bencana sekolah. Pengetahuan dengan sarana prasarana darurat juga meningkat. Kegiatan ini berkontribusi positif dalam membentuk komunitas sekolah yang lebih siap, aman, dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana. Evaluasi pasca-kegiatan melalui kuis, observasi simulasi, dan umpan balik peserta mengkonfirmasi efektivitas intervensi ini sebagai landasan pengembangan program kesiapsiagaan bencana di tingkat sekolah.
Edukasi Postur Tubuh Ergonomi Untuk Mencegah Frozen Shoulder Pada Guru di SMP Dwiyanti, Reni; Arys Hasta
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i1.103

Abstract

Ergonomi merupakan ilmu yang mempelajarikarakteristik tubuh manusia dalam merancang produk, fasilitas, dan sistem kerja guna menciptakan kualitas kerja yang optimal. ilmu ini bertujuan untuk memastikan kesehatan, keselamatan, dan tetap terjaga selama bekerja. dalam penerapannya ergonomimengatur aktivitas manusia agar lingkungan kerja menjadi nyaman. kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan di SMP Negeri 20 Buru, Maluku dengan melibatkan 2o partisipan. metode yang digunakan adalah service learning, dengan evaluasi ketercapaian melalui pre-test dan post-test. evaluasi ini mencangkup, beberapa indikator seperti definisi postur tubuh ergonomis, definisi frozen shoulder, tanda dan gejala, serta rehabilitasinya. hasil pre-test menunjukkan tingkat pemahaman sebesar 5% hingga 15% sementara hasil post-test meningkat hingga 95%. dengan demikian kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan partisipan.
Penyuluhan Pola Hidup Sehat Pada Lansia Iis; Ela Rohaeni; Elsa Almanda; Nabila Nurfarah F.; Anisa Dwi Nurmala; Nena Khairunnisa
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i1.104

Abstract

The elderly are an age group that is susceptible to various degenerative diseases and decreased physical function, so they require special attention in maintaining their health. A healthy lifestyle is an important factor in improving the quality of life of the elderly. However, the results of the Self-Awareness Survey conducted in RW 04 Mayung Village showed that most elderly people still have low knowledge regarding healthy lifestyles. This community service activity aims to increase the elderly's understanding of the importance of a healthy lifestyle through counseling and elderly exercise activities. The method used is direct health education through interactive lectures and joint exercise activities, which were held on Saturday, July 6, 2024 at the RW 04 Mayung Village Health Center with 25 elderly participants. The results of the activity showed an increase in knowledge and enthusiasm of the elderly in implementing a healthy lifestyle, such as maintaining a diet, exercising regularly, and checking their health regularly. This activity is expected to contribute to forming positive habits in the elderly and become a sustainable program that involves the active role of the community and local health workers.  

Page 2 of 3 | Total Record : 24